Anda di halaman 1dari 21

SISTEM PENGHANTARAN OBAT

MELALUI VAGINA

Oleh :
Christica Ilsanna Surbakti, S.Farm., Apt.

1
Contents:
 Pendahuluan
 Kelebihan dan Kelemahan
 Anatomi dan Fisiologi Vagina
 Faktor yang mempengaruhi absorpsi obat di vagina
 Perkembangan Penghantaran Obat Melalui Vagina
 Evaluasi In vitro & in vivo Formulasi Vagina
 Kesimpulan

2
Sejarah:
 Penghantaran obat melalui vagina sudah digunakan
sejak lama bersamaan ditemukannya ilmu
farmakoterapi, yang pertama kali didokumentasikan
pada abad ke 19 SM.
 Walaupun pada awalnya digunakan untuk pengobatan
lokal, mulai awal abad ke 20 dari hasil penelitian cara
penghantaran ini terbukti dapat diabsorpsi untuk
pengobatan sistemik.

3
Pendahuluan:
 Vagina merupakan alat kelamin dengan fungsi
sebagai reproduksi yang dapat digunakan
untuk rute pemberian obat.
 Biasanya digunakan untuk aksi lokal pada
daerah vagina.
 Selain itu, dapat juga untuk pemberian obat
secara sistemik maupun tertarget ke uterus.

4
Kelebihan :
• Dapat digunakan pada kasus mual-muntah
• Iritasi lambung dan usus dapat dihindari

• Absorpsi obat dan onsetnya cepat


• Penghentian obat dapat dihentikan dengan mudah

• Aktivitas enzimatik relatif sedikit


• Terhindar dari first pass effect

5
Kelemahan:
• Beberapa obat sensitif thp pH vagina
• Beberapa obat menyebabkan iritasi lokal

• Perubahan vagina pada siklus menstruasi


• Adanya pengaruh hubungan seksual

• Spesifik utk jenis kelamin tertentu


• Kebersihan pribadi

6
Vaginal anatomy and physiology

7
Absorpsi obat:
Transcellular Paracellular Vesicular

• Difusi • Tight • Receptor


tergantung junctions mediated
pada
konsentrasi
mediated transport

8
Faktor yang mempengaruhi absorpsi
obat :
Faktor Fisiologi:
 pH vagina (3,5 – 4,9)
 Efek masa subur terhadap permeabilitas membran
mukosa vagina
 Kerapatan epitelium vagina
 Volume cairan vagina
 Komposisi cairan vagina

9
Faktor Fisika Kimia Obat:
 Berat molekul
 Lipofilisitas
 Ionisasi
 Ukuran partikel
 Tipe sediaan

10
Faktor yang berhubungan dengan sediaan:

 Pelepasan obat dari sediaan: Terbatasnya jumlah


cairan, tipe sediaan
 Konsentrasi obat
 Area kontak efektif (luas rongga vagina: ~60 cm2):
Hidrofilisitas, ukuran bentuk sediaan, viskositas
 Waktu tinggal : bioadhesion and phase change
polymers

11
Bentuk sediaan vagina
 Pessary
 Vagina ring
 Douche
 Intrauterine device

12
Pessary
 Merupakan alat kesehatan yang dimasukkan ke dalam
vagina.
 Ada 3 tipe:
1. Moulded pessaries berbentuk torpedo dan
dibuat seperti pada pembuatan suppositoria.
2. Compresses pessaries  berbagai bentuk dan
dibuat seperti pada pembuatan tablet oral dgn
tekanan.
3. Vaginal capsules seperti kapsul soft gelatin oral
tetapi bentuk dan ukurannya berbeda.

13
14
15
Vaginal ring
 Alat penghantaran obat berupa polimer berbentuk
seperti donat yang dirancang dengan pelepasan
terkendali ke vagina dan waktu yang lama.
 Beberapa produk vaginal ring yang tersedia antara
lain:
1. Femring cincin yang melepaskan estradiol asetat
dosis rendah dibuat dari elastomer silikon, untuk
meredakan hot flashes dan atropi vaginal terkait
dengan menopause.
2. NuvaRing  kontrasepsi vaginal ring dosis rendah
yang melepaskan progesteron dan estrogen.

16
17
Douche
 Alat yang digunakan untuk mengalirkan air ke seluruh
tubuh dengan tujuan medis atau kebersihan.

Sebuah penyuntik vagina berbentuk "Pancuran vagina" hanya digunakan


bohlam. Perhatikan lubang-lubang kecil untuk mendouche saja, yaitu dengan
di ujungnya (sekitar 1cm, atau setebal menganti ujung mocong enema dengan
1/2 inci). moncong vaginal (di kiri bawah).
Moncong vaginal memiliki ciri lebih
panjang, lebih tebal, dan memiliki
lubang.
18
Intrauterine device
 Alat pengontrol kelahiran yang diletakkan di uterus, biasa
disebut IUD atau coil.
 IUD adalah alat kontrasepsi yang sering digunakan.
 Alat ini harus dimasukkan atau dikeluarkan oleh dokter.
 Apabila tidak ingin hamil, alat tersebut tetap ditanam
dalam uterus. IUD dapat digunakan untuk 5 – 10 tahun.
 Ada 2 kategori IUD:
1. Inert dengan basis tembaga
2.Basis hormonal yang bekerja melepaskan
progesteron.

19
20
TERIMA KASIH

21