Anda di halaman 1dari 24

PERENCANAAN

KARANGAN
Pemilihan Masalah
 Masalah yang masih baru dan belum pernah diteliti

 Setiap penelitian harus bertolak dari suatu masalah. Penelitian


dilakukan justru karena adanya masalah. Tanpa masalah penelitian
tidak perlu dilakukan. Artinya masalah merupakan syarat mutlak
bagi suatu penelitian. Kemudian penelitian dilakukan untuk
memecahkan masalah. Namun dalam praktiknya untuk menggali
dan menentukan masalah untuk keperluan penyusunan proposal
penelitian seringkali tidak mudah. Pada umumnya mahasiswa
menghadapi kesulitan untuk memetakan sekalipun sudah jelas-
jelas tampak di depan mata. Artinya, mahasiswa seringkali tidak
mampu melihat dan memahami gejala-gejala yang ada di
sekitarnya sebagai masalah.
Pemilihan Masalah
 Ketika Anda hendak menyusun proposal penelitian, langkah
pertama yang perlu Anda lakukan adalah menentukan masalah.
Masalah dapat mengemuka dalam bentuk kinerja, produktivitas,
prestasi kerja, motivasi kerja, kepuasan kerja karyawan/ pegawai
perusahaan atau instansi pemerintah yang menurun atau belum
optimal. Masalah bisa pula tampak dalam bentuk pelayanan
karyawan/ pegawai perusahaan/ instansi yang menurun atau
belum optimal, pelanggan yang tidak puas atau prestasi dan
motivasi belajar siswa yang surut. Intinya dalam masalah terdapat
gejala-gejala yang mengindikasikan adanya penurunan,
kemunduran, kemerosotan, atau paling tidak belum sesuai dengan
harapan, standar, atau kriteria yang digunakan/dibakukan.
Pemilihan Masalah
Contohnya :

1. Karyawan yang datang ke kantor sering terlambat, mengambil waktu istirahat melebihi jam
istirahat, pulang lebih cepat, dan sering mangkir tanpa alasan yang jelas. Ini
mengindikasikan adanya gejala-gejala aktual rendahnya motivasi kerja atau kinerja
karyawan.

2. Siswa yang nilai raportnya menurun adalah indikasi dari masalah yang terkait dengan
motivasi belajar siswa.

3. Guru mengajar dengan output lebih dari 50% siswanya tidak lulus adalah gejala yang
mengarah pada masalah motivasi mengajar atau kinerja guru.

4. Karyawan di suatu instansi yang korup adalah indikasi adanya masalah yang terkait dengan
kinerja karyawan dalam hubungannya dengan spiritualitas, kecerdasan emosional,
pengawasan, atau budaya organisasi.

Jadi dapat menggunakan indikasi penurunan, kemunduran atau kemerosotan tersebut untuk
melihat adanya masalah. Jika tidak ada gelaja yang mengarah ke indikasi tersebut, maka dapat
melihat dari sisi yang lain, yaitu ketidakmampuan dalam mencapai atau memenuhi standar, kriteria
atau harapan.
Pembatasan dan Perumusan Masalah

Pembatasan Masalah
 Jika hendak menyusun proposal penelitian untuk penulisan disertasi, harus
memasukkan semua faktor tersebut ke dalam paket identifikasi masalah, bahkan
perlu ditambah faktor lain yang baru. Tetapi, jika mau menyusun proposal skripsi
atau tesis, tidak perlu memasukkan semua faktor tersbut. Gunakan saja beberapa
yang paling relevan dengan masalah yang akan diteliti. Pertimbangkan segenap
keterbatasan, khususnya tenaga, waktu, biaya, dan kemampuan teoritik dan
metodologis. Pembatasan masalah minimal mencakup dua hal : (1) Lokasi/Obyek
Penelitian :Hal ini berkaitan langsung dengan tempat yang dijadikan obyek
penelitian, misalnya : perusahaan, instansi pemerintah, sekolah, pesantren,
masjid, gereja, pasar/mall, dan lain-lain. (Variabel atau Fokus Penelitian :Hal ini
berkaitan dengan variabel-variabel atau dokus penelitian yang akan diteliti.
Pembatasan dan Perumusan Masalah
 Jadi dalam pembatasan masalah, 2 (dua) unsur tersebut harus terpenuhi. Sebagai
gambaran dapat diberikan contoh untuk penelitian mengenai kinerja pegawai PT. X
sebagai berikut :

 ”Seperti diuraikan diatas, faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai sangat


banyak. Padahal, dalam waktu yang sama, penulis memiliki sejumlah keterbatasan,
terutama waktu, biaya, tenaga dan kemampuan akademik. Menyadari kondisi
tersebut dan terutama sesuai dengan kaidah keilmuan, maka permasalahan
penelitian ini dibatasi hanya pada masalah pengaruh motivasi dan kompensasi kerja
terhadap kinerja pegawai PT. X”.

 Dalam contoh ini, unsur pertama diwakili oleh PT. X, sedangka unsur kedua diwakili
oleh variabel-variabel motivasi, kompensasi dan kinerja pegawai.
Pembatasan Perumusan dan Masalah

Perumusan Masalah

Apabila sudah berhasil membatasi masalah dengan tepat, maka langkah berikutnya

adalah merumuskan masalah. Perumusan masalah harus sesuai dan sinkron

dengan pembatasan masalah dan disajikan dalam bentuk pertanyaan. Dengan

merujuk pada contoh pembatasan masalah diatas maka dapat diberikan contoh

rumusan masalah sebagai berikut :

1. Apakah terdapat pengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai PT. X?

2. Apakah terdapat pengaruh kompensasi terhadap kinerja pegawai PT.X?

3. Apakah terdapat pengaruh motivasi dan kompensasi secara bersama-sama

terhadap kinerja pegawai PT. X?


Pembatasan dan Perumusan Masalah
Atau dalam versi lainnya :

1. Apakah motivasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai PT. X?

2. Apakah kompensasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai PT.X?

3. Apakah secara bersama-sam motivasi dan kompensasi berpengaruh


terhadap kinerja pegawai PT. X?
Atau kalau judulnya mengenai Hubungan, maka rumusan masalahnya sebagai
berikut :

4. Apakah terdapat hubungan antara motivasi dengan kinerja pegawai PT. X?

5. Apakah terdapat hubungan antara kompensasi dengan kinerja pegawai PT.


X?

6. Apakah terdapat hubungan antara motivasi dan kompensasi secara


bersama-sama dengan kinerja pegawai PT. X?
Pembatasan dan Perumusan Masalah

 Banyak variasinya dalam menyajikan perumusan masalah. Anda


pilih saja salah satu yang paling sesuai dengan selera perguruan
tinggi tempat Anda kuliah. Ada kalanya Anda tidak puas pada
selera perguruan tinggi tempat Anda kuliah, tetapi sebagai
mahasiswa Anda tidak dapat berbuat banyak. Sebagai bagian dari
civitas akademika. Anda harus mengikuti aturan main yang berlaku
di perguruan tinggi tersebut.
Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian harus sejalan dan sinkron dengan masalah penelitian yang

sudah diformulasikan dalam bentuk rumusan masalah.

Contohnya :

Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka penelitian ini ditujukan untuk :

 Mengetahui pengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai PT. X

 Mengetahui pengaruh kompensasi terhadap kinerja pegawai PT. X

 Mengetahui pengaruh motivasi dan kompensasi secara bersama-sama

terhadap kinerja pegawai PT. X


Tujuan Penelitian
Atau kalau rumusan masalahnya mengenai Hubungan, maka tujuan

penelitiannya sebagai berikut :

Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka penelitian ini ditujukan untuk :

 Mengetahui hubungan antara motivasi dengan kinerja pegawai PT. X

 Mengetahui hubungan antara kompensasi dengan kinerja pegawai PT. X

 Mengetahui hubungan antara motivasi dan kompensasi secara bersama-

sama dengan kinerja pegawai PT. X


Manfaat Penelitian
Kegunaan/manfaat penelitian umumnya dipilah menjadi dua kategori, yaitu
teoritis/akademis dan praktis/fragmatis. Kegunaan teoritis/akademis terkait
dengan kontribusi tertentu dari penyelenggaraan penelitian terhadap
perkembangan teori dan ilmu pengetahuan serta dunia akademis. Sedangkan
kegunaan praktis/fragmatis berkaitan dengan kontribusi praktis yang diberikan
dari penyelenggaraan penelitian terhadap obyek penelitian, baik individu,
kelompok, maupun organisasi.

Contohnya :

Merujuk pada tujuan penelitian diatas, maka penelitian ini sekurang-kurangnya


diharapkan dapat memberikan dua kegunaan, yaitu :

1. Manfaat teoritis, dapat memperkaya konsep atau teori yang menyokong


perkembangan ilmu pengetahuan manajemen sumber daya manusia,
khususnya yang terkait dengan pengaruh motivasi dan kompensasi terhadap
kinerja pegawai PT. X.
2. Manfaat praktis, dapat memberikan masukan yang berarti bagi PT. X dalam
meningkatkan kinerja pegawainya, khususnya melalui perspektif motivasi
dan kompensasi.
Sistematika Penulisan
PENELITIAN KUANTITATIF

BABI PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah : berupa pengantar mengenai arti penting topik


tersebut untuk diteliti, alur berpikir hingga muncul permasalahan, yang diakhiri
oleh perumusan masalah yang berbentuk kalimat tanya

B. Tujuan Penelitian : berisi tujuan diadakannya penelitian tersebut

C. Manfaat Penelitian : berisi manfaat teoritis dan manfaat praktis


Sistematika Penulisan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA

A. Variabel terikat / kriterium : berisi pengertian atau defmisi variabel tersebut, aspek /
dimensi / komponen / bentuk / gejala dsb dari variabel tersebut yang nantinya dijadikan
indikator dari alat ukur yang digunakan, faktor-faktor yang mempengaruhi, dan sebagainya

B. Variabel bebas / prediktor : berisi pengertian atau definisi variabel tsebut, aspek /
dimensi / komponen / bentuk / gejala dsb dari variabel tersebut yang nantinya dijadikan
indikator dari alat ukur yang digunakan, faktor-faktor yang mempengaruhi, dan sebagainya

C. Subjek Penelitian : untuk menggambarkan subjek penelitian -- berisi pengertian,


karakteristik dsb) mengenai subjek penelitian (misal : remaja, ibu rumah tangga, waria,
pekerja seks komersil, dsb)

D. Hubungan antara Variabel A dengan B atau Perbedaan pada variabel A berdasarkan


variabel B : berupa dinamika yang menggambarkan keterkaitan antara variabel A clan
Variabel B (baik berupa hubungan, pengaruh, atau perbedaan), sehingga nantinya dapat
ditarik suatu hipotesis

E. Hipotesis
Sistematika Penulisan
BAB III METODE PENELITIAN

A. Identifikasi variabel-variabel penelitian : berisi variabel apa saja yang ada dalam penelitian tersebut

B. Definisi operasional variabel-variabel penelitian : bentuk operasional dari variabel-variabel yang


digunakan, biasanya berisi definisi konseptual, indikator yang digunakan, alat ukur yang digunakan
(bagaimana cara mengukur) & penilaian alat ukur (semakin tinggi skor menunjukkan semakin
tinggi .......)

C. Subjek penelitian : berisi karakteristik subjek yang digunakan dalam penelitian, juga diberi
penjelasan mengenai populasi, sampel dan teknik sampling yang digunakan

D. Teknik pengumpulan data : teknik dan alat ukur yang digunakan dalam pengumpulan data dan
setiap alat ukur yang digunakan perlu dijelaskan

E. Validitas dan reliabilitas alat pengumpul data : berisi pengertian mengenai konsep validitas dan
reliabilitas serta teknik yang dilakukan. Jika menggunakan alat ukur yang sudah ada, hasil uji
validitas dan reliabilitasnya harap ditulis.

F. Teknik analisis data : teknik yang digunakan untuk menganalisis data penelitian
Sistematika Penulisan
BAB IV PENUTUP

A. Simpulan : berupa poin-poin yang berisi hasil penelitian yang menjawab


hipotesis penelitian dan hasil tambahan lainnya.

B. Saran : saran untuk subjek atau pihak-pihak yang berkaitan dengan hasil
penelitian, juga untuk penelitian selanjutnya

Daftar Pustaka
Lampiran
Sistematika Penulisan
PENELITIAN EKSPERIMEN

BABI PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah : berupa pengantar mengenai arti penting topik


tersebut untuk diteliti, alur berpikir hingga muncul permasalahan & diakhiri oleh
perumusan masalah yang berbentuk kalimat tanya

B. Tujuan Penelitian : berisi tujuan diadakannya penelitian tersebut

C. Manfaat Penelitian : berisi manfaat teoritis dan manfaat praktis


Sistematika Penulisan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA

A. Variabel terikat : berisi pengertian atau definisi variabel tersebut, aspek / dimensi / komponen /
bentuk / gejala dsb dari variabel tersebut yang nantinya dijadikan indikator dari alat ukur yang
digunakan, faktor-faktor yang mempengaruhi, dan sebagainya

B. Variabel bebas : berisi pengertian atau definisi variabel tersebut, aspek / dimensi / komponen /
bentuk / gejala dsb dari variabel tersebut yang nantinya dijadikan indikator dari alat ukur yang
digunakan, faktor-faktor yang mempengaruhi, dan sebagainya

C. Subjek Penelitian : untuk menggambarkan subjek penelitian -- berisi pengertian, karakteristik dsb)
mengenai subjek penelitian (misal : remaja, ibu rumah tangga, waria, pekerja seks komersil, dsb)

D. Pengaruh / efektivitas variabel bebas terhadap (untuk meningkatkan) variable terikat : berupa
dinamika yang menggambarkan pengaruh dari variabel bebas terhadap variabel terikat pada subjek
penelitian (kelompok eksperimen dan kelompok kontrol), sehingga nantinya dapat ditarik suatu
hipotesis

E. Hipotesis
Sistematika Penulisan
BAB III METODE PENELITIAN

A. Identifikasi variabel penelitian : berisi variabel apa saja yang ada dalam penelitian tersebut

B. Definisi operasional variabel penelitian : bentuk operasional dari variabel-variabel yang digunakan,
biasanya berisi definisi konseptual, indikator yang digunakan, alat ukur yang digunakan (bagaimana
cara mengukur) & penilaian alat ukur

C. Subjek penelitian : berisi karakteristik subjek yang digunakan dalam penelitian.

D. Teknik pengumpulan data : teknik dan alat ukur yang digunakan dalam pengumpulan data dan
setiap alat ukur yang digunakan perlu dijelaskan

E. Validitas dan reliabilitas alat ukur : berisi pengertian mengenai konsep validitas dan reliabilitas
serta teknik yang dilakukan. Jika menggunakan alat ukur yang sudah ada, hasil uji validitas dan
reliabilitasnya harap ditulis.

F. Rancangan Eksperimen : menggambarkan rancangan eksperimen yang digunakan dalam


penelitian

G.Teknik analisis data : teknik yang digunakan untuk menganalisis data penelitian
Sistematika Penulisan
BAB IV PENUTUP

A. Simpulan : berupa poin-poin yang berisi hasil penelitian yang menjawab hipotesis penelitian dan
hasil tambahan lainnya.

B. Saran : saran untuk subjek atau pihak-pihak yang berkaitan dengan hasil penelitian, juga untuk
penelitian selanjutnya

Daftar Pustaka

Lampiran
Sistematika Penulisan
PENELITIAN KUALITATIF

BABI PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah : berisi pengantar mengenai alasan topik tersebut diteliti dan signifikansi
masalah

B. Pertanyaan Penelitian : berupa perumusan masalah yang berbentuk kalimat tanya (mengapa,
bagaimana)

C. Tujuan Penelitian : berisi tujuan diadakannya penelitian tersebut

D. Manfaat Penelitian : berisi manfaat teoritis dan manfaat praktis


Sistematika Penulisan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA

A. Fokus Penelitian (konsep) 1 : berisi pengertian atau definisi konsep tersebut, aspek / dimensi /
komponen / bentuk / gejala dsb dari konsep tersebut yang nantinya akan dijadikan indikator dari
konsep tersebut, faktor¬faktor yang mempengaruhi, dan sebagainya

B. Fokus penelitian (konsep) 2 (jika menggunakan 2 konsep) : berisi pengertian atau definisi konsep
tersebut, a5pek / dimensi / komponen / bentuk / gejala dsb dari konsep tersebut yang nantinya akan
dijadikan indikator dari konsep tersebut, faktor¬faktor yang mempengaruhi, dan sebagainya

C. Dinamika yang menggambarkan keterkaitan antara konsep 1 dan konsep 2 (jika menggunakan 2
konsep)

D. Hipotesis (jika mengajukan hipotesis)


Sistematika Penulisan
BAB III METODE PENELITIAN

A. Subjek penelitian : berisi karakteristik subjek yang digunakan dalam penelitian dan jumlah subjek
yang akan diteliti

B. Tahap-tahap penelitian : berisi gambaran mengenai tahap persiapan dan pelaksanaan yang
dilakukan dalam penelitian

C. Teknik pengumpulan data : gambaran mengenai teknik dan alat ukur yang digunakan dalam
pengumpulan data

D. Instrumen Penelitian : alat bantu yang digunakan di dalam penelitian

E. Keabsahan dan keajegan penelitian : berisi pengertian dan gambaran mengenai konsep
keabsahan (validitas - dimana didalamnya termasuk triangulasi data) dan keajegan (reliabilitas -
termasuk cek dan ricek) dalam penelitian kualitatif
Sistematika Penulisan
BAB IV PENUTUP

A. Simpulan : berupa poin-poin yang berisi hasil penelitian yang menjawab pertanyaan penelitian dan
hasil temuan lainnya.

B. Saran : saran untuk subjek atau pihak-pihak yang berkaitan dengan hasil penelitian, juga untuk
peneliti selanjutnya

Daftar Pustaka

Lampiran (termasuk pedoman wawancara, pedoman observasi, verbatim)