Anda di halaman 1dari 16

PERBEDAAN MODEL KOOPERATIF LEARNING

TIPE JIGSAW DENGAN METODE CERAMAH


TERHADAP HASIL BELAJAR MATA KULIAH
ASUHAN KEBIDANAN III MAHASISWA
SEMESTER III DIII AKADEMI KEBIDANAN
GEMILANG HUSADA LAMPUNG UTARA
TAHUN 2013

By YOELISTINA UMAR
BAB I
• Latar Belakang
Pendidikan merupakan salah satu sector penting
dalam pembangunan di setiap Negara. Berhasil
tidaknya pendidikan yang dilaksanakan akan
menentukan maju mundurnya Negara tersebut.
Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana
untuk mengembangkan segala potensi yang dimiliki
peserta didik melalui proses pembelajaran.
Rumusan Masalah
 Bagaimana model kooperatif learning tipe Jigsaw
pada pembelajaran Asuhan Kebidanan III pada
mahasiswa semester III DIII Akademi Kebidanan
Gemilang Husada Lampung Utara tahun 2013 ?.
 Bagaimana metode ceramah pada pembelajaran
Asuhan Kebidana III pada mahasiswa semester III DIII
Akademi Kebidanan Gemilang Husada Lampung Utara
tahun 2013 ?
 Bagaimana hasil belajar mahasiswa kebidanan pada
pembelajaran Asuhan Kebidanan III pada mahasiswa
semester III DIII Akademi Kebidanan Gemilang Husada
Lampung Utara tahun 2013.
Tujuan Penelitian
 Mengetahui hasil model kooperatif learning jigsaw
pada pembelajaran Asuhan Kebidana III pada
mahasiswa semester III DIII Akademi Kebidanan
Gemilang Husada Lampung Utara tahun 2013.
 Mengetahui hasil metode ceramah pada pembelajaran
Asuhan Kebidana III pada mahasiswa semester III DIII
Akademi Kebidanan Gemilang Husada Lampung Utara
tahun 2013.
 Mengetahui Perbedaan Model Kooperatif Learning
Tipe Jigsaw Dengan Metode Ceramah Terhadap Hasil
Belajar Mata Kuliah Asuhan Kebidanan III Pada
Mahasiswa Semester III DIII Akademi Kebidanan
Gemilang Husada Lampung Utara Tahun 2013.
Ruang Lingkup Penelitian

 Dalam penelitian ini penulis membatasi ruang lingkup


penelitian yang hanya meneliti tentang Perbedaan
Model Kooperatif Learning Tipe Jigsaw Dengan
Metode Ceramah Terhadap Hasil Belajar Mata Kuliah
Asuhan Kebidanan III Pada Mahasiswa Semester III DIII
Akademi Kebidanan Gemilang Husada Lampung Utara
Tahun 2013 dan tempat penelitian adalah Prodi DIII
Akademi Kebidanan Gemilang Husada Lampung Utara
yang waktu penelitiannya adalah setelah dilakukan
sidang proposal.
BAB II
KERANGKA TEORI
Berdasarkan uraian teori di atas maka dapat disusun kerangka teori seperti
pada gambar berikut ini Gambar 2.1 Kerang Teori

•Factor yang berasal dari luar diri


(eksternal) terdiri dari:
•Factor non social
•Factor social
•Guru/ pengajar.
•Kurikulum/ bahan pelajaran.
Hasil Belajar
•Metode yang digunakan.
•Sarana dan fasilitas.
•Administrasi dan manajemen.
•Factor yang berasal dari dalam
diri (internal) terdiri dari:
•Factor fisiologis.
•Factor psikologis

Sumber: Modifikasi teori Sumadi Suryabrata (2002: 233) dan Goleman dalam
Riana Mashar (2011; 60-61).
KERANGKA KONSEP
Berdasarkan uraian di atas, selanjutnya variable penelitian
tersebut dapat digambarkan dalam kerangka penelitian atau
paradigm penelitian sebagai berikut.

Model Kooperatif
Learning Tipe Jigsaw
Hasil Belajar
Metode Ceramah

Gambar 2.2 Kerangka Konsep


BAB III
Jenis Penelitian
Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif
dengan pendekatan survey, yaitu data yang
menyangkut seluruh variabel akan dikumpulkan
untuk menggambarkan keadaan yang sebenarnya
(objektif). Peneliti ingin melihat perbedaan hasil
belajar peserta didik dengan menggunakan
metode role playing dan metode ceramah
(Notoatmodjo, 2002)
• Waktu dan Tempat Penelitian
Waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan
November - Desember, di DIII Akademi Kebidanan
Gemilang Husada Lampung Utara Semester III
• Rancangan Penelitian
Metode penelitian yang digunakan adalah metode
penelitian survey, yang dititik beratkan pada
penelitian quast eksperiment, penelitian quasi
eksperimen merupakan penelitian yang
dimaksudkan untuk mengetahui ada tidaknya akibat
dari “sesuatu” yang dikenakan pada subjek selidik
(Notoatmodjo, 2005).
 Populasi
Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa DIII
Akademi Kebidanan Gemilang Husada Lampung
Utara tahun 2013 yang berjumlah 58 orang.
 SAMPEL
Sampel dalam penelitian ini adalah keseluruhan
total populasi sampel yang digunakan dalam
penelitian sebanyak 58 orang yang akan di bagi
menjadi dua kelompok yaitu 29 orang
menggunakan metode kooperatif learing tipe jigsaw
dan 29 orang menggunakan metode ceramah
 Teknik sampling
Dalam penelitian ini digunakan sistematic random
sampling, dengan cara pengambilan acak untuk
pembagian dua kelompok.
 Variabel Penelitian
Variable dalam penelitian ini adalah model
kooperatif learning tipe jigsaw dan metode ceramah
sebagai variable bebas (independent) dan hasil
belajar sebagai variable terikat(dependent)
Definisi Operasional
Tabel 3.1 Definisi Operasional

Variabel Definisi Operasional Cara Ukur Alat Ukur Hasil Ukur Skala Ukur
Dependen
Merupakan bentuk
Model kooperatif pembelajaran dengan cara
learning tipe siswa belajar dan bekerja
jigsaw dalam kelompok-kelompok
kecil secara kolaboratif
yang anggotanya terdiri
dari empat sampai dengan
enam orang dengan struktur
kelompok yang bersifat
Heterogen.

Suatu cara penyampaian


Metode Ceramah bahan secara lisan oleh
pengajar
Independen
Kuesioner Nilai test Asuhan Rentang nilai 1 - Rasio
Hasil Belajar Merupakan suatu prestasi Kebidana III 100
belajar mahasiswa
berdasarkan Nilai test
Asuhan Kebidana III
 Alat Ukur
Alat pengumpulan data dalam penelitian ini
menggunakan kuesioner. Kuesioner dikembangkan oleh
peneliti sebelum digunakan untuk penelitian. Kuesioner
akan diuji coba terlebih dahulu untuk menentukan
validitas dan realibilitas
 Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang akan peneliti lakukan
menggunakan data primer dan data sekunder. Data
primer diperoleh langsung dari responden dengan
menggunakan lembar observasi dan kuesioner.
Sedangkan data sekunder diperoleh dari sumber tertulis
seperti nilai test Asuhan Kebidana III mahasiswa dan
data-data lain yang berhubungan dengan penelitian.
Analisa Data
 Analisa Univariat
Analisa univariat dilakukan untuk mendapatkan
gambaran statistic deskriptif dari masing-masing
variable, baik variable independen maupun
dependent. Variable independent dalam penelitian
ini berskala ukur ordinal, jadi nilai yang digunakan
dalam distribusi frekuensi dengan ukuran
persentase dan dilakukan juga pada variable
dependen yang berskala ordinal
• Analisa Bivariat

Analisa yang dilakukan untuk mengetahui hubungan


variable independent (model kooperatif learning
tipe jigsaw dan metode ceramah) dengan variable
dependent (hasil belajar) dengan menggunakan uji
statistic T dengan taraf kesalahan (α) 5% kemudian
deprogram dengan system computer menggunakan
program SPSS for Windows
TERIMA KASIH...............