Anda di halaman 1dari 31

Perdarahan Uterus

Abnormal
Oleh:
dr. Abdullah
Pembimbing:
dr. Vidiatma, Sp.OG
RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie
2018
1
Identitas
 Nama : Ny. I
 Umur : 50 tahun
 Alamat : Jl. Putri Candramidi Gg Prajaya
 Pendidikan terakhir : SMA
 Pekerjaan : Ibu rumah tangga
 No. RM : 061448

2
Anamnesis

 Keluhan Utama : Haid terus menerus

3
Riwayat Penyakit Sekarang

 Pasien P4A0M0 datang ke poli dengan keluhan haid terus


menerus sejak 42 hari yang lalu. Pasien juga merasa darah haid
lebih banyak dari haid biasanya. Perdarahan berwarna merah
kehitaman bentuk seperti gumpalan-gumpalan. Pasien ganti
pembalut 5x perhari. Pembalut yang digunakan berukuran 35cm.
Perdarahan selalu muncul setiap hari. Pasien juga mengeluh mulas,
sakit perut bawah hilang timbul sejak haid ini, pusing, dan badan
terasa lemas..
 Penurunan atau peningkatan berat badan drastis (-)
 Pendarahan pasca coitus (-)
 Demam (-)
 Mual (-), muntah (-)
 BAK tidak ada keluhan
 BAB tidak ada keluhan
4
Riwayat Pengobatan

 Pasien prnah pergi ke bidan dan diberi asam traneksamat


dan vitamin. Pasien merasa obat yang dikonsumsi
memberikan perubahan sedikit. Pendarahan sedikit
berkurang namun nyeri perut kadang-kadang masih
dirasakan.

5
Riwayat Obstetri

 P4A0M0
1. Perempuan/26 tahun/bidan/spontan/aterm/2700 gr
2. Laki-laki/24 tahun/bidan/spontan/aterm/2800 gr
3. Laki-laki/23 tahun/bidan/spontan/aterm/3300 gr
4. Laki-laki/21 tahun/bidan/spontan/aterm/3200 gr

6
Riwayat Menstruasi

 Menarche : 12 tahun
 Siklus haid :
 Siklus haid saat tahun pertama haid tidak teratur, haid dialami 2-3
bulan sekali
 Sejak tahun kedua sejak haid pertama dialami, haid teratur setiap
bulan, terjadi pertengahan bulan, tanggalnya berbeda 2-3 hari. Haid
dialami selama 5-6 hari. Nyeri perut dan pinggang kadang dirasakan
pasien saat haid, namun tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.

7
Riwayat Kontrasepsi

 Pasien pernah menggunakan kontrasepsi bentuk pil KB


setelah melahirkan anak pertama sekitar 1 tahun, kemudian
berhenti
 Pasien tidak sedang menggunakan kontrasepsi saat ini

8
Riwayat Penyakit Dahulu

 Riwayat hipertensi (-)


 Riwayat DM (-)
 Riwayat penyakit jantung (-)
 Riwayat penyakit tiroid (-)

9
Riwayat Penyakit Keluarga

 Riwayat hipertensi (-)


 Riwayat DM (-)
 Riwayat penyakit jantung (-)
 Riwayat gangguan pembekuan darah (-)

10
Pemeriksaan Fisik

 KU: Baik  BB: 63 kg


 Kesadaran : CM  TB: 164 cm
 TD: 140/90 mmHg  BMI : 23,4
 HR: 88x/menit (normoweight)
 RR: 20x/menit
 T: 36,7OC

11
Status Generalis

Mata : Konjungtiva anemis (-/-), sklera ikterik (-/-)


Leher : Pembesaran KGB (-)
Paru : Suara nafas dasar vesikuler (+/+), rhonki (-/-),
wheezing (-/-)
Jantung : S1-S2 reguler, murmur (-), gallop (-)
Abdomen : Datar, BU (+) dbn, nyeri tekan (-), timpani (+)
Ekstremitas : Edema (-/-), akral hangat, CRT < 2 detik

Genitalia :
 Bimanual vaginal examination  Pasien menolak
dilakukan pemeriksaan
Inspekulo  Pasien menolak dilakukan pemeriksaan
12
USG dr. Sp.OG

Uterus reguler, padat,


antefleksi, uk 9,9x5,6x5,1
cm, tampak massa
kompleks intrauterin
diameter 3 cm, adneksa
dalam batas normal

13
Pemeriksaan Penunjang

 Urine pregnancy test : Negatif (-)

14
Diagnosis

 Abnormal uterine bleeding

15
Tatalaksana

 Medikamentosa, kontrol 1 minggu


 Asam traneksamat tab 500mg 3x1
 Norethisterone tab 5 mg 2x1

16
Definisi Abnormal Uterine Bleeding

 RCOG  flow outside of normal volume, duration,


regularity or frequency

 AUB  encompasses heavy menstrual bleeding (HMB)


and intermenstrual bleeding (IMB)

17 Goldstein S.R and Lumsden Abnormal Uterine Bleeding in Perimenopause. International


Menopause Society. 2017
Karakteristik Haid Normal

 Pada pasien ini ditemukan karakteristik haid yang tidak


normal. Haid memanjang dan volume darah yang bertambah

L. Whitaker, H.O.D. Critchley. Abnormal Uterine Bleeding. Best Practice & Research Clinical
18
Obstetrics and Gynaecology 34.2016
Terminologi Gangguan Haid

• Prolonged (>7 days) and/or heavy (>80 mL)


Menorrhagia uterine bleeding occurring at regular intervals.

• Variable amounts of intermenstrual bleeding


Metrorrhagia occurring at irregular but frequent intervals.

• An abnormally short interval (<21 days)


Polymenorrhea between regular menses.

• An abnormally long interval (>35 days)


Oligomenorrhea between regular menses.

Norwitz, Errol R and Schorge, John O. Obstetrics and Gynecology at a Glance fourth Edition. John Wiley and Sons: West Sunsex. 2013
Begum,
19 Munawar et al. Menstrual Disorde: Cause and Natural Remedies. Journal of Pharmaceutical, Chemical and Biological Science.
June-August 2016; 4(2): 307-320
Insidensi Abnormal Uterine Bleeding
 Umum terjadi  perubahan anatomis, disfungsi hormon,
infeksi, penyakit sistemik, obat-obatan dan komplikasi dalam
kehamilan

 Insidensi AUB  Faktor usia & status reproduksi.

 14% - 25% terjadi pada wanita usia reproduktif.

 Perimenopause  pendarahan uterin anovulatori

 Jarang pada wanita prepubertas dan menopause.


20 Hoffman, Barbara L et al. Williams Gynecology, Third Edition.. Mc Graw Hill Education: USA. 2016
L. Whitaker, H.O.D. Critchley. Abnormal Uterine Bleeding. Best Practice & Research Clinical Obstetrics and Gynaecology 34.2016
Klasifikasi AUB Berdasarkan Jenis Perdarahan
Pasien dalam kasus ini
datang dengan keluhan
perdarahan pervaginam
yang banyak sejak 42 hari
yang lalu

Perdarahan yang banyak Jika perdarahan


sehingga perlu dilakukan Jika perdarahan terjadi diantara 2
penanganan segera untuk uterus abnormal > siklus haid yang
mencegah kehilangan darah 3 bulan teratur

21 Affandi B, Hesdiantoro A, Sumapradja K, Maidarti M, Olivia S. Konsensus tatalaksana perdarahan


uterus abnormal karena efek samping kontrasepsi. HIFERI; POGI. 2011.
Klasifikasi AUB berdasarkan Penyebab
 PALM-COEIN classification system :

22 L. Whitaker, H.O.D. Critchley. Abnormal Uterine Bleeding. Best Practice & Research Clinical
Obstetrics and Gynaecology 34.2016
Dysfunctional (endocrinologic) causes
 The diagnosis of dysfunctional uterine bleeding (DUB) can
be made after organic, systemic, and iatrogenic causes for
abnormal vaginal bleeding have been ruled out (diagnosis
of exclusion).
 Anovulatory DUB
 Tipe predominan pada pasca menarche dan perimenopause 
perubahan dan penyesuaian fungsi neuroendokrin
 Pembentukan estradiol terus menerus, tanpa pembentukan korpus
luteum
 Edometrium terus menebal  suplai darah bertambah
 Ovulatory DUB
 Insidensi  10% perempuan usia reproduktif
 pemendekan fase folikular dan pemanjangan fase luteal

Norwitz,
23 Errol R and Schorge, John O. Obstetrics and Gynecology at a Glance fourth Edition. John Wiley and
Sons: West Sunsex. 2013
Diagnosis Banding AUB

24 Baziad A, Hestiantoro A, Wiweko B. Panduan tatalaksana perdarahan uterus abnormal. HIFERI; POGI. 2011.
Pilihan Obat Pada AUB Akut

Hoffman, Barbara L et al. Williams


Gynecology, Third Edition.. Mc Graw Hill
Education: USA. 2016
25
Terapi pada AUB Perimenopause

Terapi Farmakologi
• Terapi Hormonal
• NSAID  Asam Mefenamat, Ibuprofen
• Asam Tranexamat
Non medikamentosa
• Ablasi endometrial
26 Goldstein S.R and Lumsden Abnormal Uterine Bleeding in Perimenopause. International
Menopause Society. 2017
Surgical Management in AUB
Surgical Management, based on :
1) Clinical stability of the patient
2) The severity of bleeding
3) Contraindications to medical management
4) The patient’s lack of response to medical
management
5) The underlying medical condition

Surgical Option :
1) Dilatation and curettage Pertimbangkan
(D&C) apakah pasien masih
2) Endometrial ablation ingin memiliki
3) Uterine artery embolization keturunan atau tidak
4) Hysterectomy

27 American College of Obstetricians and Gynecologists. Management of acute abnormal uterine bleeding in nonpregnant
reproductive-aged women. Committee Opinion No. 557. ACOG. Obstet Gynecol. 2013;121:891-6.
Kesimpulan

 AUB umum terjadi dan insidensinya dipengaruhi oleh faktor usia dan
status reproduksi

 Klasifikasi AUB berdasarkan etiologi  PALM COEIN classification


system.

 Pendekatan diagnosis AUB  Telusuri kemungkinan masalah organik,


sistemik, kehamilan, iatrogenik.
Jika sudah disingkirkan  Dysfunctional Uterine Bleeding (DUB).

 Tatalaksana AUB :
 Terapi definitif berdasarkan etiologi
 Terapi untuk perdarahan akut
 Terapi pembedahan dipertimbangkan jika terapi medikamentosa gagal
menghentikan perdarahan akut
28
Surgical management
 Dilation and curettage (D&C) can be both diagnostic and
therapeutic
 Hysteroscopy
 Endometrial ablation
 Hysterectomy

Norwitz,
29 Errol R and Schorge, John O. Obstetrics and Gynecology at a Glance fourth Edition. John Wiley and
Sons: West Sunsex. 2013
 Panduan tatalaksana
AUB akut & banyak 

Keterangan :
EEK : Estrogen Ekuin konyugasi
D&K : Dilatasi & Kuretase
PKK : Pil Kontrasepsi Kombinasi
• Baziad A, Hestiantoro A, Wiweko
B. Panduan tatalaksana perdarahan
uterus30 abnormal. HIFERI; POGI.
2011.
TERIMA KASIH

31