Anda di halaman 1dari 18

PENGOLAHAN LIMBAH PADAT

NON-B3
KELOMPOK 2
ALFINA DAMAYANTI
ELIS ALYA SOPIAN
RENDY YUSTI FUJI
SAMSUL RAMLI
PENGERTIAN LIMBAH
limbah adalah bahan sisa yang dihasilkan dari
suatu kegiatan dan proses produksi, baik pada
skala rumah tangga,industri dan pertambangan
BENTUK LIMBAH
PADAT

BENTUK LIMBAH CAIR

GAS
KARAKTERISTIK LIMBAH
1. Berukuran makro ataupun mikro
2. Dinamis
3. Berdampak luas ( penyebaran )
4. Berdampak generasi panjang
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
KUALITAS LIMBAH
A. Volume limbah
B. Kandungan bahan pencemar
C. Frekuensi pembuangan limbah
Limbah berdasarkan toksisitasnya
(kadar racun)
• Limbah B3 (bahan berbahaya beracun)
mempunyai sifat eklosif (mudah
meledak),beracun,berbahaya,mutagenik dan
teratogenik
• Limbah non-B3
limbah yang tidak mengandung bahan yang
berbahaya dan beracun. Limbah ini biasanya
berasal dari limbah keluarga dan pertanian
PENANGANAN LIMBAH NON-B3
1. Penampungan dalam bak sampah
2. Pengumpulan sampah
3. Pengangkutan
4. Pembuangan di TPA
METODE PENGOLAHAN LIMBAH PADAT
NON-B3
1. COMPOSTING
Penanganan limbah organis menjadi
kompos.
METODE PENGOLAHAN LIMBAH PADAT
NON-B3
METODE PENGOLAHAN LIMBAH PADAT
NON-B3
2. SANITARY LANDFILL
Metode penanganan limbah padat dengan
cara membuangnya pada area tertentu.
METODE PENGOLAHAN LIMBAH PADAT
NON-B3
METODE PENGOLAHAN LIMBAH PADAT
NON-B3
3. INSENERASI
Metode pengolahan limbah padat melalui
proses pembakaran secara tertutup di dalam
insenerator.
METODE PENGOLAHAN LIMBAH PADAT
NON-B3
METODE PENGOLAHAN LIMBAH PADAT
NON-B3
4. METODE OPEN DUMPING
Metode pengolahan limbah padat tanpa
dikontrol melalui proses penumpukan sampah
di tempat terbuka.
METODE PENGOLAHAN LIMBAH PADAT
NON-B3
METODE PENGOLAHAN LIMBAH PADAT
NON-B3
5. METODE RECYCLE
Metode pengolahan limbah melalui proses
daur ulang menjadi produk lain yang punyanilai
ekonomis.
MANFAAT PENGOLAHAN LIMBAH
Limbah padat digunakan untuk menimbun
lahan/dataran rendah
Limbah dapat digunakan untuk pupuk
Limbah dapat digunakan sebagai pakan ternak,baik
langsung maupun mengalami proses pengolahan
lebih dulu
Mengurangi tempat perkembangbiakan
penyakit/vektor penyakit
Mengurangi kemumngkinan terjadinya penyakit
menular
Menghemat biaya pemeliharaan kesehatan karena
masyarakat yang sehat
TERIMAKASIH