Anda di halaman 1dari 12

Raeynaldo B.S.

61180279
Ramses F. U. 61180285
Anthony Hui 61180323
Google maps Google maps Sketsa pribadi
Jl. Polowijan No.11, Patehan, Kec. Kraton, Daerah Istimewa Yogyakarta

Sejak tahun 1809 05.00-16.00

 Masyarakat percaya sudah berdiri dari 1809, dan pada 1960 baru mulai banyak
penjual burung di pasar ini
 Karena sejak 1960 banyak penjual burung, pasar ini dulunya merupakan pasar
burung hingga pada 22 Maret 2010, Pasar Ngasem (Pasar Burung) dipindahkan ke
PASTY yang berlokasi di Dongkelan dalam rangka renovasi pasar
 Semenjak dipindahkan, Pasar Ngasem kemudian berubah fungsi dari pasar
burung menjadi pasar sayur, buah, hingga perkakas rumah tangga
 Di bagian belakang pasar juga dibangun plaza untuk menggelar pertunjukan seni

Wikipedia.com
Pohon
Kolom dari beton dan kayu
Gapura

Meja-meja pedagang Tempat parkir

foto pribadi
Pukul 09.30-11.00

 Penglihatan

Transaksi jual-beli, tempat yang cukup penuh


 Pendengaran

Berdasar wawancara kecil yang kami lakukan, pengunjung


mengatakan mereka dominan mendengar suara pedagang yang menjajakan
dagangannya serta suara dari penjual daging yang memotong daging. Namun,
kami sendiri selain mendengar apa yang pengunjung lain dengar, juga
mendengar suara mesin motor.
 Penciuman
Berdasar pengamatan terhadap pengunjung, para pengunjung sempat
menutup hidung saat mereka mencium bau yang menyengat pada titik-titik
tertentu misalnya pada kompleks daging & ikan, sedangkan di bagian yang
menjual jajanan pasar, para pengunjung cenderung berhenti untuk melihat-
lihat yang mungkin disebabkan oleh aroma wangi makanan

Tekstur kolom yang menjadi pembatas antar penjual cukup halus sketsa pribadi
karena dilapisi cat namun ada beberapa bagian yang terkelupas
Pukul 16.45

 Penglihatan

Sudah tidak ada aktivitas jual-beli, pasar sudah sepi dan


penjual sudah pulang.
 Pendengaran

Hening, hanya terdengar suara mesin motor dan lalu lalang


lalu lintas.
 Penciuman
Saat berkeliling, kami menemui beberapa titik masih
meninggalkan bau seperti bau amis dan bau buah

 Peraba

Tekstur kolom yang menjadi pembatas antar penjual


cukup halus karena dilapisi cat namun ada beberapa bagian yang
terkelupas sketsa pribadi
space

 Pasar ini merupakan


pasar yang buka
pukul 05.00-16.00
 Pasar menjadi space place
ketika tidak ada
tindakan jual-beli
(saat pedagang tidak
berjualan)
 Namun, pada jam 5.00 Pukul 16.45
hingga 16.00 pasar ini foto pribadi
menjadi place dimana
tempat ini terdapat
keramaian yakni
aktivitas jual-beli
Pukul 10.30
Scale (potongan)
Aspek sense of place

 Scale : Manusia / public dimana ruang bergerak cukup


nyaman
 Intensity : Cukup intens dan padat oleh penjual
 Landmark : Gapura dan pasar itu sendiri
 Stock : Meja-meja yang dimana digunakan penjual untuk
berjualan dan lampu jalan untuk menerangi jalanan ke plaza
ngasem, dan juga space untuk kios-kios yang terbentuk dari kolom-
kolom pasar

landmark
Stock & intensity
sketsa pribadi
Aspek sense of place Vertical greenery

 Vertical grain : - Vertical hard wall = kolom-kolom beton dan


kayu
- Vertical greenery = pohon-pohon yang
berderet didekat dinding pagar pasar yang
membentuk linear di sebelah utara pasar
 Public realm : space system pada jalan utama terbentuk dari
jarak antar 2 pasar itu sendiri, dan dalam
pasarnya sendiri space terbentuk dari kolom-
kolom bangunan untuk kios-kios penjual dan
untuk ruang jalan pembeli pada bagian yang
sudah ditunjukan

Vertical hard wall

foto pribadi
Aspek sense of place

 Diversity : Keberagaman aneka jualan (sayur, buah,


daging, perkakas, jajanan pasar, snack)
pasttimes
 Vitality : Transaksi jual-beli
 Street life : Keseharian yang dilakukan disana yakni
transaksi jual-beli
 Pasttimes : Pasar ini dulunya merupakan pasar burung
hingga pada 22 Maret 2010, Pasar Ngasem (Pasar Burung)
dipindahkan ke PASTY yang berlokasi di Dongkelan
 Opening hours : 05.00-16.00 WIB
 Transaction Base : Penjual bersistem perorangan yang dimana
tidak saling terikat sehingga pembeli membayar ke
perseorangan

Diversity, street life


Kangjava.wordpress.com, sketsa pribadi
Aspek sense of place

 Wawancara bersama penjaga parkir pasar


Penjaga parkir ini besar di daerah Pasar Ngasem, dan
dia mengatakan bahwa Pasar Ngasem ini sudah berdiri
dari lama dan yang diingatnya ialah pada tahun 1998-
1999 diadakan renovasi pertama kali dan pada tahun
2010 diadakan renovasi besar (+ pembangunan plaza
ngasem) dan pengalihan fungsi dari pasar burung
menjadi pasar kuliner, sayur, dsb. Berdasarkan
pengamatannya pasar ini ramai di pagi hari hingga
siang hari

foto pribadi
Aspek sense of place

 Wawancara bersama salah satu bapak penjual


Bapak penjual ini mengatakan sudah cukup lama Area kios bapak
berjualan disini dan mengatakan bahwa selama
berjualan disini ia merasa cukup nyaman karena pasar
ini sudah terbagi sesuai kompleks barang jualan. Dia
mengatakan bahwa jam ramai dari pasar ini adalah
pagi dimana penjual masih sangat ramai menjajakan
dagangannya serta pembeli juga cukup ramai. Namun,
sang bapak penjual menyayangkan perawatan
bangunan pasar yang agak kurang terawat dan ada
beberapa kios yang membuang sampah sembarangan
sehingga menimbulkan aroma tidak sedap (di
beberapa area pasar)

sketsa pribadi