Anda di halaman 1dari 29

LOGO

1
Ruang Lingkup Penagihan Pajak LOGO

DASAR HUKUM
UU 28/2009 UU KUP (16/2009)
PENAGIHAN
(LEX SPECIALIST) UU PPSP (19/2000)
PAJAK

PENGERTIAN DIFINISI
PENAGIHAN PENAGIHAN HUTANG PAJAK PENAGIHAN
PAJAK PAJAK DG SURAT
PAKSA
CARA
PENAGIHAN PENAGIHAN PENAGIHAN
PAJAK PERSUASIF AKTIF PENAGIHAN
SEKETIKA DAN
SEKALIGUS
JURU SITA PENNGANGKATAN DAN
PAJAK PEMBERHENTIAN JURU SITA

ANGSURAN DAN DASAR HUKUM


PENUNDAAN UU PDRD 28/29
PEMBAYARAN UU KUP 16/2009

PENGELOLAAN DAN SEBELUM DAN SESUDAH


PENGHAPUSAN PENGERTIAN MASA PENGALIHAN
PIUTANG PAJAK
LOGO
Cara Penagihan Pajak

•Penagihan Aktif (yaitu untuk


1 tunggakan yang telah jatuh tempo)

•Penagihan persuasif (yaitu untuk


2 tunggakan yang belum jatuh tempo)
TATA CARA PEMBAYARAN LOGO
DAN PENAGIHAN

SEJAK
SPPT 6 bulan
D TEMPAT
1 bulan I PEMBAYARAN
SKPD T - Bank,
E - Tempat lain
R
1 bulan yg ditunjuk
STPD I
M
SK Pembt/ A
Kebrt/Bnd
Sesuai masa nya
S PT P D
PEMBAYARAN PAJAK DAERAH LOGO

BANK
YANG DITUNJUK

Pembayaran

WAJIB Pelimpa
PAJAK han
1 x 24
Jam
Pembayaran
REKENING
KAS DAERAH
BENDAHARAWAN
PENERIMA
PROSEDUR, PENAGIHAN PAJAK DAERAH, LOGO
DAN SANKSI ADMINISTRASINYA

SKPD
SPTPD/SSPD (KB/KBT)

PENDATAAN
SPPT/
SKPD

JATUH
TEMPO
1 bulan/6 bulan

Segera
1 bln JATUH stlh. 21 hr SURAT
STPD TEMPO 7 hr
TEGORAN
PAKSA
+ bunga 2%
sebulan
(maks 15 bulan) 2 X 24 JAM
Paling
Cepat SURAT PERINTAH
KLN PERMINTAAN JADWAL
WAKTU & TEMPAT PELELANGAN MELAKUKAN PE-
14hr NYITAAN
LOGO
Hutang pajak

Pajak yang masih harus dibayar


Termasuk sanksi administrasi berupa
bunga, denda, atau kenaikan

Tercantum dalam STPD/SKPD atau surat


sejenisnya berdasarkan ketentuan peraturan
perundang-undangan perpajakan

Pasal 1 angka 8 UU PPSP


JENIS SANKSI ADMINISTRASI LOGO
DALAM PENERAPAN PAJAK DAERAH

50
100%%
KEBERATAN
Selisih pokok pjk
100 %
BANDING Selisih pokok pjk

Penandatanganan Rp. 7,5 juta


PPAT/
DENDA Akta/Risalah tanpa Per Pelanggaran
Ka. KLN
bukti SSPD
Tidak melaporkan Rp. 250.000,-
Pembuatan Akta/ Per Pelaporan
SKPD KB/ Risalah
SPPT PBB
BUNGA SETELAH JATUH TEMPO /6 BLN 2%
MAKS 24 BLN
S PT P D UTK STPD :MAKS 15 BULAN

SKPD KB 25 %
(Jabatan) POKOK PAJAK

SKPD 100 % dari jmlh


KENAIKAN Kekurangan pjk
KBT
LOGO
Penagihan pajak

SERANGKAIAN TINDAKAN AGAR PENANGGUNG PAJAK


MELUNASI UTANG PAJAK DAN BIAYA PENAGIHAN PAJAK
DENGAN MENEGUR ATAU MEMPERINGATKAN, MELAKSANAKAN
PENAGIHAN SEKETIKA DAN SEKALIGUS MEMBERITAHUKAN
SURAT PAKSA, MENGUSULKAN PENCEGAHAN, MELAKSANAKAN
PENYITAAN, MELAKSANAKAN PENYANDERAAN, MELAKSANAKAN
PEMBLOKIRAN, MENJUAL BARANG YANG TELAH DISITA

PEJABAT YANG BERWENANG

Pasal 1 angka 9 UU PPSP


LOGO
Juru Sita adalah

Juru Sita Pajak Daerah adalah


pelaksana tindakan penagihan pajak
yang meliputi penagihan seketika dan
sekaligus,pemberitahuan Surat Paksa,
penyitaan dan penyanderaan.
LOGO
Wajib pajak vs penanggung pajak

Penanggung
Wajib Pajak
Pajak PIHAK YANG BERTANGGUNG
JAWAB ATAS
PIHAK YANG MEMPUNYAI
PEMBAYARAN/PELUNASAN
KEWAJIBAN PAJAK/ORANG
PAJAK YANG TERUTANG
PRIBADI ATAU BADAN YANG
OLEH WP/PIHAK YANG
NAMANYA TERCANTUM
BERTANGGUNG JAWAB ATAS
DALAM SURAT KETETAPAN
PEMBAYARAN UTANG PAJAK
PAJAK
YANG TERCANTUM DALAM
SURAT KETETAPAN PAJAK
LOGO
penanggung pajak

Penanggung
Pajak

Orang
Badan
Pribadi

Termasuk Wakil/Pengurus;
• yang menjalankan hak dan memenuhi kewajiban wajib pajak menurut
ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan;
• termasuk orang yang nyata-nyata mempunyai wewenang ikut menentukan
kebijaksanaan dan/atau mengambil keputusan dalam perusahaan.

Pasal 32 ayat (4) UU KUP


PEJABAT YANG BERWENANG LOGO

Pejabat ditunjuk oleh:


Pajak Pusat Pajak Daerah
Pasal 2 UU PPSP
Ditunjuk oleh Menteri Ditunjuk oleh Kepala
Keuangan Daerah
kewenangan
Kepala KPP Pratama Kepala Dinas
Pendapatan Daerah

1. mengangkat dan memberhentikan Jurusita Pajak.


2. menerbitkan :
 Surat Teguran, Surat Peringatan atau Surat lain yang sejenis
 Surat Perintah Penagihan Seketika dan Sekaligus;
 Surat Paksa;
 Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan;
 Surat Perintah Penyanderaan;
 Surat Pencabutan Sita;
 Pengumuman Lelang;
 Pembatalan Lelang; dan
 surat lain yang diperlukan untuk pelaksanaan penagihan pajak.
LOGO
Juru sita

PELAKSANA TINDAKAN PENAGIHAN PAJAK YANG MELIPUTI


PENAGIHAN SEKETIKA DAN SEKALIGUS, PEMBERITAHUAN
SURAT PAKSA, PENYITAAN DAN PENYANDERAAN
Pasal 1 angka 6 UU PPSP

SYARAT-SYARAT, TATA CARA PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN SEBAGAI


JURU SITA DITETAPKAN OLEH MENTERI

KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN


NOMOR 562/KMK.04/2000
(Peraturan Kepala Daerah No. ……)
Dasar Penagihan Pajak
LOGO

• STP •STPD
• SKPKB •SKPDKB
• SKPKBT •SKPDKBT

SK Keberatan
SK Pembetulan
Putusan Banding
Putusan Peninjauan Kembali

Yang menyebabkan jumlah pajak yang


harus dibayar bertambah tidak dilunasi
sampai dengan tanggal jatuh tempo

Menurut Pasal 4 PMK Nomor 24/PMK.03/2008 tentang


Tata Cara Pelaksanaan Penagihan dengan Surat Paksa
dan Pelaksanaan Penagihan Seketika dan Sekaligus
LOGO
Proses pelaksanaan penagihan pajak
NO. JENIS TINDAKAN ALASAN WAKTU PELAKSANAAN

1. Penerbitan Surat Teguran Penanggung Pajak tidak Setelah 7 hari sejak saat jatuh
atau Surat Peringatan atau melunasi utang pajaknya tempo pembayaran
surat lain yang sejenis sampai dengan jatuh tempo
•Pasal 8 PMK No. 24/2008 pembayaran
•Peraturan Kep Daerah No. ..
2. Penerbitan Surat Paksa Penanggung Pajak tidak Lewat 21 hari sejak
(Pasal 7 UU PPSP) melunasi utang pajaknya diterbitkannya Surat Teguran
dan kepadanya telah atau Surat Peringatan atau
diterbitkan Surat Teguran surat lain yang sejenis
atau Surat Peringatan atau
surat lain yang sejenis
3. Penerbitan Surat Perintah Penanggung Pajak tidak Setelah lewat 2x24 jam Surat
Melaksanakan Penyitaan melunasi utang pajaknya Paksa diberitahukan kepada
(Pasal 12 UU PPSP) dan kepadanya telah Penanggung Pajak
diberitahukan Surat Paksa
4. Pengumuman Lelang Setelah penyitaan ternyata Lewat 14 hari setelah
Penanggung Pajak tidak penyitaan
melunasi utang pajaknya

5. Penjualan/Pelelangan Barang Setelah pengumuman lelang Lewat 14 hari setelah


Sitaan (Pasal 26 UU PPSP) ternyata Penanggung Pajak pengumuman lelang
tidak melunasi utang
pajaknya
Alur dan jadwal pelaksanaan penagihan
LOGO
pajak
 UTANG PAJAK &
Dasar Hukum : BIAYA
Peraturan Men Keu No. 03/2008 PENAGIHAN
PENCABUTAN
Peraturan Kepala Daerah No. … SITA`  PUTUSAN
PENGADILAN

LUNAS

STP 1 bulan 7 hari SURAT 21 hari 2X24 jam SPMP/


SP PENYITAAN 14 HARI TDK LUNAS
SKPKB TEGURAN
SKPKBT
Jatuh tempo  SPMP PENGUMUMAN
 JURUSITA + 2 SAKSI
STPD  PARATE EXECUTIE
 BAP SITA
LELANG
 DIBERITAHUKAN
SKPDKB OLEH JURUSITA
 BRG BERGERAK & BRG
SKPDKBT PAJAK
TDK BERGERAK
 BRG YG DISITA DILARANG:
dll  DIBUAT BAP SP  DIPINDAHTANGANKAN
14 hari
 DISEWAKAN
 DIPINJAMKAN
 DISEMBUNYIKAN
 DIHILANGKAN
 DIRUSAK PELAKSANAAN
 PENYITAAN ATAS REK. LELANG
BANK & EFEK

PENGUMUMAN SYARAT:
PEMBLOKIRAN PENCEGAHAN PENYANDERAAN  UTANG PAJAK ≥ Rp100 jt
PENUNGGAK
 DIRAGUKAN ITIKAD BAIK
PAJAK DI
JANGKA WAKTU:
MEDIA MASSA
6 BLN DPT DIPERPANJANG MAX 6 BLN
AKIBAT:
UTANG PAJAK TDK HAPUS &
PENAGIHAN TETAP DILAKSANAKAN
* KEP / IJIN MENKEU
LOGO
Penagihan seketika sekaligus
Tindakan penagihan pajak yang dilaksanakan oleh Jurusita Pajak kepada Penunggak Pajak
(PP) tanpa menunggu tanggal jatuh tempo pembayaran yang meliputi seluruh utang pajak dari
semua jenis pajak, masa pajak, dan tahun pajak

apabila
a. PP akan meninggalkan Indonesia untuk selama-lamanya atau berniat untuk itu;
b. PP memindahtangankan barang yang dimiliki atau yang dikuasai dalam rangka menghentikan
atau mengecilkan kegiatan perusahaan atau pekerjaan yang dilakukan di Indonesia;
c. Terdapat tanda-tanda PP akan membubarkan badan usahanya, atau menggabungkan
usahanya, atau memekarkan usahanya, atau memindahtangankan perusahaan yang dimiliki
atau dikuasainya,atau melakukan perubahan bentuk lainnya;
Pasal 20 ayat (2) UU KUP
d. Badan usaha akan dibubarkan oleh negara; atau,
e. Terjadi penyitaan atas barang PP oleh pihak ketiga atau terdapat tanda-tanda kepailitan.

a. nama WP/ WP dan PP


b. besarnya utang pajak
Diterbitkan SPPSS oleh Pasal 6 UU PPSP
c. perintah untuk membayar
Pejabat sebelum SP d. saat pelunasan pajak
LOGO
HAK MENDAHULU TAGIHAN PAJAK
Pasal 21 ayat (3) UU KUP jo
Pasal 39 ayat (3) UU
Ketentuan
Hak Kepabeanan jo
Mendahulu Pasal 19 ayat (6) UU PPSP

Penegasan dan
pengakuan adanya Hak
Mendahulu dari Kas Secara eksplisit
Negara dll badan umum dalam Pasal 1137
pemerintah KUH Perdata

Hak mendahulu untuk tagihan pajak melebihi segala hak mendahulu


lainnya kecuali terhadap:
a. Biaya perkara yang semata-mata disebabkan suatu penghukuman
untuk melelang suatu barang bergerak maupun tidak bergerak
b. Biaya yang telah dikeluarkan untuk menyelamatkan suatu barang
c. Biaya perkara yang semata-mata disebabkan pelelangan dan
penyelesaian suatu warisan
LOGO
PENCEGAHAN
Dasar hukum
a. Pasal 29 sd 32 UU PPSP
b. UU No 9 Tahun 1992 tentang Keimigrasian
c. Pasal 1 angka 13 KMK No 300/KMK.01/2002
tentang Pengurusan Piutang Negara
LOGO
PELAKSANAAN PENCEGAHAN
Larangan yang bersifat sementara terhadap Penanggung Pajak tertentu untuk
keluar dari wilayah Negara RI berdasarkan alasan tertentu sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan
(Pasal 1 angka 20 UU PPSP)

Utang pajak Rp100.000.000,- dan diragukan itikad baikknya dalam melunasi


pajak

Pencegahan Berdasarkan keputusan Menteri Keuangan atas permintaan Pejabat atau


atasan Pejabat ybs sesuai UU Keimigrasian sepanjang menyangkut urusan
piutang negara

Dapat dilakukan terhadap beberapa orang sebagai Penanggung Pajak WP


badan atau ahli waris

Jangka waktu pencegahan paling lama 6 bulan dan dapat diperpanjang untuk
selama-lamanya 6 bulan
LOGO
PROSEDUR PENCEGAHAN
USULAN USULAN
PENCEGAHAN PENCEGAHAN MENKEU
1 2

DJP c.q. DIT P2/


KPP/DPPKAD
Kep Daerah 3
5
4
7 3
6 21
5 SURAT KEPADA
4 MEN HUKUM &HAM
3
2
1
PENETAPAN PENCEGAHAN KMK
PP BEPERGIAN KE LN, SALINAN PENCEGAHAN
DIBERIKAN KPD:
1. MENTERI HUKUM & HAM
2. DIRJEN PAJAK/ Kepala Daerah
3. DIR. PEMERIKSAAN & PENAGIHAN
4. KAKANWIL Ka DPPKAD
5. KPP
6. PP YBS
LOGO
KETENTUAN PENYANDERAAN
Pengekangan sementara waktu kebebasan Penanggung Pajak dengan
menempatkannya di tempat tertentu.
(Pasal 1 angka 21 UU PPSP)
Tempat tertentu à rutan negara yang terpisah dari tahanan lain
(Kepdirjen No Kep-218/PJ/2003)
Utang pajak sekurang-kurangnya Rp100.000.000,- dan diragukan itikad baiknya
dalam melunasi pajak
Dilakukan sangat selektif, hati-hati, dan merupakan upaya terakhir penagihan pajak
Penyanderaan
Telah lewat waktu 14 hari sejak tanggal Surat Paksa diberitahukan kepada
Penanggung Pajak
Telah mendapat ijin tertulis dari Menteri Keuangan atau Gubernur Kepala Daerah
Tingkat I (untuk pajak daerah)
Masa penyanderaan paling lama 6 bulan dan dapat diperpanjang untuk selama-
lamanya 6 bulan
Jika PP melarikan diri dan tertangkap, maka ybs dimasukkan ke Rutan kembali
berdasarkan SPP yang diterbitkan pertama kali dan masa pelarian tidak dihitung
sebagai masa penyanderaan
Penyanderaan tidak boleh dilaksanakan dalam hal PP sedang beribadah, atau
sedang mengikuti sidang resmi, atau sedang mengikuti Pemilu
LOGO
SYARAT PELEPASAN PENYANDERAAN

Utang pajak dan biaya penagihan pajak


telah dibayar lunas
Syarat PP PP sudah membayar 50% atau lebih dari
Jangka waktu yang ditetapkan dalam
yang Surat Penyanderaan telah dipenuhi
jumlah utang pajak/sisa utang pajak, dan
disandera sisanya akan dilunasi dengan angsuran
dilepas Berdasarkan putusan pengadilan yang PP sanggup melunasi dengan menyerahkan
telah mempunyai kekuatan hukum tetap bank garansi

Berdasarkan pertimbangan tertentu PP sanggup melunasi dengan menyerahkan


Menteri Keuangan atau Gubernur harta kekayaan yang sama nilainya dengan
utang pajak dan biaya penagihan pajak

PP telah berumur 75 tahun atau lebih

Untuk kepentingan negara dan kepentingan


umum
LOGO
PROSEDUR PENYANDERAAN
USULAN IZIN USULAN IZIN
PENYANDERAAN PENYANDERAAN

MENKEU
1 2

KPP/DPPKAD DJP c.q. DIT P2


KEPALA DAERAH
3
5
4

3 JURU SITA
2
1 + 2 SAKSI
SPP
IZIN
PENYANDERAAN
SURAT PERINTAH BERITA ACARA
PENYANDERAAN PENYANDERAAN
DISERAHKAN KPD:
• JURU SITA
• PP
• KEPALA RUTAN

TTD:
• JURUSITA
• KEPALA RUTAN
• SAKSI2
LOGO
PENGHAPUSAN PIUTANG PAJAK
Dasar Hukum
 Pasal 24 UU KUP

 KMK No. 565/KMK.04/2000 (Perkepda No. … tentang Tata Cara


Penghapusan Piutang pajak dan Penetapan Besarnya
Penghapusan.
 KMK No. 539/KMK.03/2002 tentang perubahan atas KMK No.
565/KMK.04/2000 tentang Tata Cara Penghapusan Piutang pajak
dan Penetapan Besarnya Penghapusan.
 Kep Dirjen No. KEP-15/PJ./2004 tentang Tata Cara Penghapusan
Piutang pajak dan Penetapan Besarnya Penghapusan Piutang
Pajak.
 Perkepda No. … tentang Tata Cara Penghapusan Piutang pajak dan
Penetapan Besarnya Penghapusan Piutang Pajak.
PIUTANG PAJAK YANG DAPAT DIHAPUSKANLOGO
· Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT);
· Surat Ketetapan Pajak (SKP);
· Surat Tagihan Pajak (STP);
· Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB);
1. Tercantum · Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan (SKPKBT);
dalam · Surat Ketetapan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan Kurang Bayar (SKBKB);
· Surat Ketetapan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan Kurang Bayar Tambahan (SKBKBT);
· Surat Tagihan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (STB);
· Surat Keputusan Pembetulan, Surat Keputusan Keberatan, Putusan Mahkamah Agung, dan Putusan Banding, yang
menyebabkan jumlah pajak yang harus dibayar bertambah

· Wajib Pajak dan/atau Penanggung Pajak tidak dapat ditemukan atau meninggal dunia dengan tidak meninggalkan harta
warisan dan tidak mempunyai ahli waris, atau ahli waris tidak dapat ditemukan;
· Wajib Pajak dan/atau Penanggung Pajak tidak mempunyai harta kekayaan lagi;
2. Kondisi WP
· penagihan pajak secara aktif telah dilaksanakan dengan penyampaian Salinan Surat Paksa kepada Penanggung Pajak melalui
orang pribadi Pemerintah Daerah setempat;
· hak untuk melakukan penagihan pajak sudah daluwarsa; atau
· sebab lain sesuai hasil penelitian.

· Wajib Pajak bubar, likuidasi, atau pailit dan pengurus, direksi, komisaris, pemegang saham, pemilik modal, atau pihak lain yang
dibebani untuk melakukan pemberesan atau likuidator, atau kurator tidak dapat ditemukan;
· Wajib Pajak dan/atau Penanggung Pajak tidak memiliki harta kekayaan lagi;
3. Kondisi · penagihan pajak secara aktif telah dilaksanakan dengan penyampaian Salinan Surat Paksa kepada pengurus, direksi, likuidator,
WP badan kurator, pengadilan negeri, pengadilan niaga, atau Pemerintah Daerah setempat, baik secara langsung maupun dengan
menempelkan pada papan pengumuman atau media massa;
· hak untuk melakukan penagihan pajak sudah daluwarsa; atau
· sebab lain sesuai hasil penelitian.
ALUR USULAN LOGO
PENGHAPUSAN PIUTANG PAJAK
KABID yg membidangi KEPALA Penelitian
Pajak daerah DPPKAD/DISPENDA Ulang

Akhir bulan
Lampiran Kep. Kepala Rincian Lampiran
Daftar PiutangPajak Daerah Daftar Rekapitulasi Kep. Kepala Daerah Daftar DUPP Pajak
Penghapusan Piutang Pajak PenghapusanPiutang Pajak
Surat Perintah Rangkap 3 utk
Penelitian Setempat arsip : Bidang
/Seksi
Penelitian
Administrasi - Lampiran Kep. Kepala Daerah berlogo (rangkap )
- Rincian Lampiran Kep. Kepala Daerah (rangkap
2) berlogo
- DUPP Pajak (rangkap 1) tidak berlogo, ditanda
Lap.Hasil Penelitian Administrasi Laporan Hasil Penelitian Setempat
tangani Kepala Dinas)

Konsep Kep. Kepala Daerah


Buku Register Usulan tentang Penghapusan
Penghapusan Piutang Pajak Piutang Pajak
KABID
Setiap Yang membidangi pajak
semester daerah

Menyusun DUPP Pajak Menyusun Daftar Keputusan Kepala Daerah


Penghapusan Piutang Pajak (BUPATI/WALIKOTA)
tentang Penghapusan KEPALA
Piutang Pajak DISPENDA/DPPKAD
LOGO

Thank you for your attention

DEP
ART ERI
EMEN DALAM NEG