Anda di halaman 1dari 8

ASET TIDAK BERWUJUD

Safira Astrinita
1811070024

Menurut IAS 38 Aset tidak berwujud adalah
aset non-moneter yang dapat diidentifikasi tanpa
substansi fisik. Suatu aset adalah sumber daya
yang dikendalikan oleh entitas sebagai hasil dari
peristiwa masa lalu (misalnya, pembelian atau
penciptaan sendiri) dan diharapkan mempunyai
manfaat ekonomi di masa depan.

2
3 ATRIBUT YANG PENTING DARI ASET TIDAK BERWUJUD

◉ Dapat Diidentifikasikan
◉ Dapat Dikendalikan
◉ Mempunyai manfaat ekonomis dimasa yang akan datang

3 KARAKTERISTIK UTAMA ASET TIDAK BERWUJUD

◉ Kurang memiliki eksistensi fisik


◉ Bukan merupakan instrumen keuangan
◉ Mempunyai manfaat ekonomis dimasa yang akan datang

3
PENGAKUAN ASET TIDAK BERWUJUD

Dapat diidentifikasikan jika: Dapat diakui jika:


◉ Mampu dipisahkan atau dibagi dari entitas ◉ Besar kemungkinan manfaat
dan dijual, ditransfer, lisensi, disewakan atau ekonomis yang diharapkan di
ditukar, baik sendiri maupun bersama-sama masa depan yang dapat
dengan kontrak yang terkait, aset yang dapat diatribusikan pada aktiva
diidentifikasi atau kewajiban, terlepas dari tersebut akan mengalir ke
apakah entitas bermaksud untuk entitas, dan
melakukannya, atau ◉ Biaya perolehan aset dapat
◉ muncul dari hak hukum kontrak atau lainnya, diukur secara andal.
terlepas dari apakah hak-hak tersebut dapat
dialihkan atau dipisahkan dari entitas atau
dari hak-hak lain dan kewajiban.

4
PENILAIAN ASET TIDAK BERWUJUD

Aktiva tidak berwujud pada awalnya harus diakui sebesar biaya perolehan. Biaya
perolehan aktiva tidak berwujud terdiri dari:
◉ Harga beli, termasuk bea masuk (import), dan pajak pembelian yang tidak dapat
dikembalikan, setelah dikurangkan diskon.
◉ Segala biaya yang dapat dikaitkan secara langsung dalam mempersiapkan asset
tersebut sehingga siap untuk digunakan.
Contoh dari biaya yang dapat dikaitkan langsung adalah:
◉ Biaya imbalan kerja yang timbul secara langsung dengan membawa aktiva ke kondisi
kerja (siap digunakan).
◉ Biaya professional yang muncul secara langsung untuk membawa aktiva ke kondisi
kerja (siap digunakan).
◉ Biaya untuk menguji apakah aktiva tersebut dapat berfungsi dengan baik.

5
MASA MANFAAT NILAI SISA AMORTISASI ASET TIDAK
BERWUJUD
Pada umumnya masa Nilai sisa suatu aset tidak berwujud
manfaat aset tidak seharusnya diasumsikan sama Amortisasi adalah alokasi sistemat
berwujud tidak akan dengan nol, kecuali ada komitmen is jumlah tersusutkan suatu aset
melebihi 20 tahun dari pihak ketiga untuk membeli tidak berwujud selama masa
sejak tanggal aset siap aset tersebut pada akhir masa manfaatnya. Harga perolehan aset
digunakan, terkecuali manfaatnya, atau ada pasar aktif tidak berwujud dibebankan secara
ada bukti yang bagi aset tersebut, nilai sisa aset periodik ke dalam perhitungan laba
menyakinkan bahwa dapat ditentukan dengan mengacu rugi perusahaan. pembebanan
masa manfaat suatu pada harga yang berlaku di pasar harga perolehan aset ini disebut
aset tidak berwujud tersebut dan terdapat amortisasi. Aset tidak berwujud
melebih 20 tahun. kemungkinan yang cukup besar umumnya diamortisasi
bahwa yang aktif tersebut akan menggunakan metode garis lurus.
tetap ada pada akhir masa
manfaat aset.

6
KLASIFIKASI ASET TIDAK BERWUJUD

◉ Hak Cipta (Copy Rights) ◉ Aset tidak berwujud yang timbul karena aktivitas
penelitian dan pengembangan produk, adanya nilai
◉ Hak Paten lebih perusahaan, perubahan struktur, kepemilikan
◉ Hak Merk Dagang dalam perusahaan, reorganisasi perusahaan
◉ Hak Franchaise ataupun rearrangement sistem, seperti :
◉ Hak Sewa  Formula dan proses rahasia
◉ Hak Eksklusif  Software
◉ Goodwill  Lisensi penyiaran
 Hak merk dagang

7
THANKS!
8