Anda di halaman 1dari 35

Gangguan Psikoseksual

Batasan :
Gangguan psikoseksual gangguan dalam
bidang seks yang disebabkan faktor
kejiwaan.
Disfungsi psikoseksual  suatu kondisi
disaat respons psikoseksual normal hilang,
dihambat atau berlebihan sehingga
mengganggu proses sanggama yang sedang
berlangsung
ICD X ketidak mampuan seseorang untuk
berpartisipasi dalam hubungan seks spt
yang dikehendakinya.
PPDGJ III
Disfungsi seksual meliputi berbagai
gangguan dimana individu tidak mampu
berperan serta dalam hubungan seksual
seperti yang diharapkan.
Gangguan berupa :
- Kekurangan minat (interest)
- Kenikmatan (enjoyment)
- Gagal dalam respon fisiologis
Respon seksual suatu proses psikosomatik
dan keduanya biasanya terlibat sebagai
penyebab disfungsi seksual.
Gangguan psikoseksual dibagi atas :
a. Disfungsi seksual :
- Kurang atau hilangnya napsu seksual
- Tidak menikmati seks
- Kegagalan dari respon genital
- Disfungsi orgasme
- Ejakulasi dini
- Vaginismus nonorganik
- Dispareunia nonorganik
- Dorongan seksual yang berlebihan
- Disfungsi seksual lain
b. Gangguan identitas jenis kelamin
- Transseksualisme
- Transvetisme peran ganda dll
c. Gangguan preverensi seksual
- Fetishime
- Transvestisme fetishistik
- Ekshibionisme dll
d. Gangguan psikologis dan perilaku yang
berhubungan dengan perkembangan dan
orientasi seksual.
- Gangguan dan maturitas seksual
- Gangguan seksual egodistonik
- Gangguan jalinan seksual dll
Gangguan psikoseksual

Disfungsi seksual Ggn preverensi seksual

Ggn identitas Jenis kelamin Ggn psikologis perilaku


berhbgn dgn perkmbgn
dan orientasi seksual
Respon seksual Normal.
Respon seksual normal atau fisiologis
menurut Masters dan Johnson tdd :
1. Fase perangsangan
2. Fase plateau
3. Fase orgasme
4. Fase resolusi
Menurut Helen Singer Kaplan
4 fase respon seksual :
- Fase napsu (Desire)
- Perangsangan
- Orgasme
- Resolusi
Disfungsi Psikoseksual.
- Bisa pada laki-laki/perempuan/ suami atau
isteri.
- Disfungsi dapat timbul pada kegiatan
sendiri : masturbasi, homoseksual,
heteroseksual
- Primer : disfungsi sejak muda
Sekunder : Timbul sesudah suatu waktu
berfungsi baik atau diperoleh
- Penyebab : organik/psikis atau kombinasi.
- Jika NPT (nocturnal Penile tumescence)
ereksi pagi hari) ada psikis
- Ereksi normal masturbasi atau tidur dgn
partner lain psikogenik
Beberapa gangguan psikoseksual :
Kurang atau hilangnya napsu seksual
(F52.0)
- Hilangnya napsu seksual merupakan
masalah utama (bukan ggn sekunder)
- Berkurangnya napsu seksual tidak
menyingkirkan kenikmatan atau bangkitan
seksual tetapi menyebabkan kurangnya
aktivitas awal seksual
termasuk : Frigiditas
Penolakan dan kurangnya kenikmatan
seksual. (F52.1)
F.52.10
- Penolakan seksual
- Adanya perasaan negatif terhadap interaksi
seksual, shg aktivitas seksual dihindarkan
F52.11
- Kurangnya kenikmatan seksual
- Respon seksual berlgsng normal dan
mengalami orgasme tetapi kurang ada
kenikmatan yang memadai
Dorongan seksual yang berlebihan.
- Baik pria maupun wanita dapat kadang-
kadang mengeluh dorongan seksual
berlebihan sbg problem dalam dirinya,
biasanya pada remaja akhir belasan tahun
atau dewasa muda.
- Bila keadaan ini sekunder dari gangguan
afektif atau terjadi pada stadium awal dari
demensia, maka gangguan primernya harus
di-diagnosis.
Disfungsi Ereksi.
Ketidakmampuan untuk memperoleh
ereksi dan atau mempertahankan ereksi
hingga coitus selesai.
Kesukaran untuk terjadinya atau
mempertahankan ereksi yang memadai
untuk sanggama yang memuaskan.
- Insiden pada usia muda 8%
- 35-50 % Keluhan seksual disfungsi
ereksi (laki-laki)
 Bisa karena penyakit sistemik/lokal :
- DM
- Hipertensi
- Obat-obatan : antihipertensi/antipsikotik/
antidepresan/preparat hormon dll.
Penyebab : organik /psikis atau kombinasi
 Penyebab psikis segera :
- anxietas
- tekanan oleh pasangan
- Problem-problem perkawinan
- konfik-konflik masa oedipal
Pemeriksaan :
- medik
- psikiatrik
- seksual
Pemeriksaan laboratorium
Gula darah, kolesterol, fungsi hati,
testosteron/prolaktin
 Diagnosis
Keluhan kesulitan memperoleh ereksi atau
mempertahankan ereksi sewaktu senggama
hingga selesai
 Ejakulasi Dini.
Terjadi umumnya bersamaan dengan
orgasme pada laki-laki.
- Ejakulasi yang terjadi sebelum diharapkan
oleh yang bersangkutan.
- Penyebab paling sering psikis.
- Dikaitkan : anxietas dan rasa bersalah
 Penyebab psikis :
- rasa bersalah dibidang seks
- perfeksionisme
- pengharapan yang tidak realistik dalam
bidang seksual.
- hipersensitif dalam relasi dan
- konflik orang tua anak.
- Diagnosis  terdapat keluhan terjadinya
ejakulasi sebelum dikehendaki.
Gangguan perangsangan pada
perempuan.
- Perempuan terangsanglubrikasi
- Lubrikasi transudat dari darah yang
menembus dinding liang vagina
- Umumnya lubrikasi yang berkurang
liang vagina kering.
- Mengalami gangguan orgasme
- 33% perempuan menikah  gangguan
dalam keterangsangan seksual.
- Menopauseestrogen berkurang
lubrikasi berkurang
- Terapi menopause  hormon estrogen.
Gangguan Orgasme pada perempuan.
Ketidakmampuan atau keterlambatan
memperoleh orgasme sesudah
perangsangan yang cukup.
- Ada yang mudah mencapai orgasme,sukar
dan tidak pernah mencapai orgasme.
- Ada orgasme vaginal dan klitoral.
- Penyebab : organik maupun psikis.
- Terapi seks atau perbaikan tehnik koitus
Dispareunia dan vaginismus.
Dispareunia rasa sakit yang timbul saat
bersanggama didaerah genital dan
sekitarnya . Bisa pada wanita dan pria.
Vaginismus berkontraksinya sepertiga
bagian luar vagina , sehingga sulit terjadi
intromisi penis. Spasme dari otot vagina
menyebabkan tertutupnya liang vagina.
- Berhubungan dengan kurangnya lubrikasi
bisa akibat kekerasan seksual spt :
perkosaan
Gangguan identitas Gender.
- 2 yang terkenal : transseksualime dan
transvestisme peran ganda (transseksual yg
tdk menginginkan operasi kelamin)
- Identitas gender perasaan seseorang
tentang kejantanan atau keperempuanan
dirinya juga merupakan kondisi saat
seseorang mengatakan dirinya maskulin
atau feminin.
Orientasi seksual objek dari impuls
seksual seseorang (heteroseksual,
homoseksual,biseksual)

Transseksualisme.
-Transseksualisme (waria) suatu kondisi
disaat seseorang merasa dirinya tak sesuai
seperti jenis kelamin fisiknya dan ia
berusaha mengoreksinya lewat operasi
ganti kelamin atau terapi hormonal.
 Transsekual lelakilelaki yang merasa
dirinya perempuan dan berusaha menjadi
perempuan dan sebaliknya untuk
perempuan.
 Penyebab : organik dan psikis
Gangguan Preferensi Seksual
- Dahulu deviasi seksual, perversi seksual
atau parafilia.
- Parafiliarespons seksual tetap ada hanya
gejalanya sebuah penyimpangan yang
berarti dari stimulus erotik atau dalam
kegiatannya sendiri adalah prakondisi
untuk perangsangan serta orgasme
seksualnya.
- Fantasi seksual bizarre.
- Menimbulkan kepuasan dan kenikmatan.
Kriteria diagnostik :
- Fantasi yang sangat kuat , rekuren
dorongan atau perilaku seks melibatkan
objek non manusiawi.
- Terjadi sedikitnya 6 bulan
- Fantasi harus menimbulkan distress yg
berarti atau gangguan dalam kehidupan
sosial, okupasional atau aspek fungsi lain.
- Fetishismemenyukai benda mati seperti :
pakaian dalam, pakaian karet, tungkai
palsu dll(objek seksual).
- Transvestisme festihistik mendpt
kepuasan seksual dgn memakai busana
lawan jenis.
- Ekshibionisme gemar memamerkan
organ genitalia (penis) dalam keadaan
ereksi atau masturbasi.
- Voyeurisme suka mengintip tubuh yang
telanjang atau sedang melakukan koitus.
- Pedofilia objek seks anak-anak
- Hebefilia tertarik pada remaja
- Sado-masokhisme gemar menyakiti atau
disakiti selama melakukan hubungan
seksual.
Homoseksualitas.
- Sinonim : gay (laki-laki)
lesbian (perempuan).
- Egodistonik  tidak merasa identitas diri
mereka sebagai homoseks (kurang/tidak
cocok) ><Ego-sintonik.
- Kinsey membagi dalam 6 skala :
skala 0 heteroseksual murni
6 homoseksual murni
- Tidak lagi dianggap gangguan kejiwaan