Anda di halaman 1dari 36

PROMOSI KESEHATAN

DI TEMPAT KERJA
(PKDTK)
Disampaikan:
Pada Peningkatan Kapasitas Petugas Kesehatan
Dalam Bidang Kesehatan Kerja, Tahun 2010

Direktorat Bina Kesehatan Kerja


Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat
Kementerian Kesehatan RI
Jln. H.R. Rasuna Said Kav X-5 No. 4-9
Ruang 612 Lantai VI Blok C Jakarta 12950
Telp/Fax (021) 521 4870, 527 5256
Email: ditkesja@yahoo.com
Website: www.kesehatankerja.depkes.go.id
PENDAHULUAN
• Masalah kesehatan, kasus PAK dan KK
terutama disebabkan oleh perilaku dan
lingkungan kerja yang tidak sehat dan
aman seperti merokok, pola makan tidak
sehat, stress, faktor fisik (panas, bising,
radiasi dll), faktor biologi (bakteri, jamur,
virus dll), faktor kimia (benzene, toluen,
xylene dll)

• Untuk mengatasi hal tersebut, perlu


dikembangkan suatu PKDTK yang
bertujuan meningkatkan pengetahuan dan
memberdayakan pekerja untuk hidup
sehat dan produktif sehingga dapat
mendukung peningkatan kinerja
perusahaan/organisasi
PENGERTIAN
• Promosi Kesehatan adalah suatu ilmu dan seni yang
membantu orang merubah perilaku hidupnya untuk
menuju tingkat kesehatan yang optimal. Kesehatan
yang optimal adalah suatu keseimbangan antara
fisik, emosi, sosial, spiritual dan intelektual di
dalam diri manusia

• PKDTK sebagai program kegiatan yang


direncanakan melalui proses peningkatan
pengetahuan, sikap, perilaku dan keterampilan
dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat di
tempat kerja, sesuai kondisi dan potensi tempat
kerja yang mempengaruhi kondisi kerja dan
lingkungan kerja agar mencapai kemampuan
pengendalian pekerja terhadap kesehatannya,
untuk mencapai peningkatan kesehatan dan
produktivitas (Direktorat Bina Kesehatan Kerja)
SKEMA DEFINISI PKDTK
Program
kegiatan yang Peningkatan
direncanakan kesehatan
melalui proses dan produk-
tivitas

• Peningkatan
pengetahuan, sikap,
perilaku dan
keterampilan
• Dari, oleh, untuk
bersama masyarakat
di tempat kerja
• Sesuai kondisi dan
potensi tempat kerja
• Mempengaruhi
kondisi kerja dan
lingkungan kerja
RUANG LINGKUP

Serangkaian kegiatan yang terkait


dengan pendidikan dan
pengorganisasian serta keterlibatan
komunitas lingkungan, yang didesain
khusus untuk mendukung secara
kondusif perilaku kesehatan (perilaku
hidup dan perilaku bekerja) pekerja
dan keluarganya
Advokasi
Upaya
(upaya
mempengaruhi peningkatan
lingkungan, (upaya
dll) promotif)

Pemasaran
Sosial Penyuluhan
Pendidikan
(kampanye/ (Komunikasi,
sosialisasi) kesehatan
Informasi)

Pengorga-
nisasian, Upaya lain,
penggerakan, (sesuai keada-
pemberda- an/perkem-
yaan masya- bangan)
rakat
TUJUAN

• Menciptakan norma hidup


sehat dan produktif dengan
cara terciptanya budaya dan
perilaku sehat pekerja sesuai
dengan aktivitas dan
lingkungan kerjanya
Menumb.
Menumb.
lingk kerja
lingk sekitar
yang
tempat kerja
sehat dan
yang sehat
nyaman

PEKERJA
Mengemb.  angka  Kesehatan SEHAT,
gaya hidup absensi dan SELAMAT
yang positif akibat sakit produktivitas DAN
di tempat kerja PRODUKTIF
kerja

Mengemb.
Mengemb.
gaya hidup
gaya hidup
sehat utk
sehat
keluarga
di masy
di rumah
BAGI PERUSAHAAN BAGI PEKERJA

•  dukungan terhadap •  percaya diri


program kesehatan dan •  produktivitas
keselamatan kerja •  risiko penyakit penyakit
• Citra (+) sebagai tempat terutama kardiovaskuler,
yang maju dan peduli gangguan musculoskeletal,
kesehatan penyakit psikosomatik
• Lingkungan yang lebih sehat •  stress
dan kurang hazardous •  kepuasan dan semangat
•  moral staf dan kualitas kerja
pekerja •  kemampuan mengenali
•  angka kemangkiran dan mencegah penyakit
karena sakit •  kesehatan individu dan
•  produktivitas keluarga dan masyarakat
•  biaya kesehatan sekitar
PENDEKATAN PENDEKATAN
ILMIAH PROGRAM

Kasus PAK dan KK Menggabungkan antara


harus dijelaskan: kegiatan di bidang:
• apa penyebabnya, • organisasi (untuk mendapat
• dampak dan dukungan, komitmen dan
kerugiannya (ontologi), lain-lain)
• bagaimana cara • lingkungan (mewujudkan
mengatasi, tempat kerja yang sehat
mencegahnya dan aman)
(epistemiolgi) dan • pendidikan (peningkatan
manfaat (aksiologi) pengetahuan, perubahan
kegiatan tersebut jika sikap dan cara kerja yang
dilakukan aman dan sehat)
Langkah Area prioritas
Perilaku sehat dan
strategi
Faktor positif pekerja
Physical
fitness pengaruh
Advokasi
Sosialisasi
Nutrition
Pendekatan Telaah and
mawas weight
diri control Memelihara Visi/Harapan
Inter dan mening-
Pendidikan Stress katkan
Musyawa- vensi kesehatan
Kesehatan rah masy-. manage-
ment Pekerja
Pekerja Koordi Mencegah
P sehat
risiko
Kedokte- nasi dan
K Pelaksa- Smoking terjadinya
ran pence- penyakit produk-
D naan cessation
gahan Mitra tivitas
T kegiatan
Melindungi kerja
K Kebugaran
diri dari
Meman Alcohol Dukun ancaman
fisik tau/me and drug gan penyakit
nyesuai abuse
kan Peran aktif
dalam
Health gerakan
Evaluasi education kesehatan
Pembinaa
n & penge CPR and
bangan first aid
training

KERANGKA KONSEP
Advokasi dan
Sosialisasi Telaah Mawas Diri
Pembinaan dan
• Pekerja  manajer Diagnosis masalah
Pengembangan
tempat kerja oleh masyarakat
Siklus lanjut dari
• Pekerja di semua pekerja terhadap
lingkaran pemecahan
level kondisi kesehatan
masalah-masalah
kerjanya
kesehatan kerja

LANGKAH Musyawarah
Evaluasi
STRATEGI Masyarakat Pekerja
Dilakukan evaluasi
PELAKSANAAN Mengatasi segala yang
apakah proses
berhubungan dengan
pelaksanaan sesuai
kesehatan kerja yang
yang direncana.
mereka alami
Memantau/Menyesuaikan Pelaksanaan Kegiatan
• Setiap perubahan perilaku Masyarakat pekerja
• Perubahan lingkungan melaksanakan serangkaian
• Perlu diketahui, diantisipasi kegiatan yang telah
dan dihadapi secara tepat disusun.
7. CPR and First Aid Training 1. Physical Fitness
• Dasar-dasar P3K/P3P • Latihan aerobik
• Pelatihan Cardio Pulmo • Ketahanan/kekuatan otot
Resusitasi dan aplikasinya kelenturan tulang sendi 2. Nutrition and Weight
di lapangan • Fasilitas dan terprogram Control
• Kantin sehat
• Petunjuk dan informasi
6. Health Education ttg kontrol BB dan Gizi
• Seminar2 ttg kes kerja termasuk diet faktor risiko
• Memelihara kesehatan diri
• Hazard kesehatan di deteksi
ELEMEN
ELEMEN P.Jantung dan kegemukan
• Kondisi-kondisi yang mem PROGRAM
PROGRAM
pengaruhi kondisi kesehatan 3. Stress Management
dapat dicegah dan dikontrol • Dukungan dan motivasi
• Membantu pekerja melalui
5. Alcohol and Drug Abuse petunjuk/nasehat
• Sifatnya pencegahan 4. Smoking Cessation • Psikoterapi
• Berbagai pendekatan •Tempat Kerja tanpa rokok
sptn demonstrasi, film dengan menerapkan
dsbnya. teknik berhenti merokok
yang sifatnya membantu
1. REKOGNISI

2. ANALISIS
8. KONTINUITAS

LANGKAH
PENGELOLAAN
7. EVALUASI PKDTK DI TEMPAT 3. PERENCA-
KERJA NAAN

6. IMPLEMENTASI 4. KOMUNIKASI

5. PERSIAPAN
Siklus Program Promosi
Kesehatan Pekerja (usaha Awal: Siapa yang
gabungan antara kegiatan 1. Rekognisi (Pengenalan) risiko kesehatan pekerja melakukannya?
organisasi, pendidikan dan dan kapasitas kerja melalui Health Risk Assessment
lingkungan) sebagai data dasar dalam membantu
pekerja mengetahui derajat kesehatan mereka Dept.
Pelayanan
Kesehatan
Ulangi Siklus bila tidak berhasil
2. Analisis pengenalan dan perilaku
Faktor risiko yang dapat dicegah dan negosiasi
Pekerja yang terlibat dan
Dept. Pelayanan Kes
3. Perencanaan perubahan
8. Kontinuitas Kebijakan Oleh tiap pekerja dalam hal
Melalui dan target, proses dan
apresiasi Peraturan indikator. Jenis rancangan Kontrak
termasuk Perusahaan evaluasi. Psikologik
penghargaan Manajer,
bagi pekerja 4. Komunikasi dan
Pembelajaran sosial Pimpinan
yang perencanaan untuk
dengan mencontoh manajer Asosiasi
berhasil mencapai konsensus
Perbaikan pekerja,
pimpinan dan
Lingkungan
petugas kesehatan Petugas
5. Persiapan Sumber daya
Kesehatan
Managers
6. Implementasi melalui pelatihan pada sesi kelompok,
konseling pribadi, kemudian menerapkannya dalam
perilaku hidup sehat

7. Evaluasi proses dan output pada interval tertentu dan Asesmen Risiko Kesehatan
1) Dampak jangka pendek pada pemikiran, perasaan dan tingkah laku, pengurangan risiko,
Arah menaikkan tingkat kapasitas kerja dan status kesehatan
Pengaruh 2) Outcome jangka panjang pada pengurangan biaya medis, ketidakhadiran, kematian dini akibat
Arah alur serangan cardio vascular dan kecelakaan. Hubungan pimpinan dan pekerja yang baik.
Produktivitas dan profitabilitas lebih.
PENDEKATAN PKMD
1. Pertemuan tingkat kecamatan
• Melibatkan dokter Puskesmas, Camat, pemegang program
pemberdayaan, pertanian, nelayan, perindustrian dll
• Bertujuan mendapat dukungan dan memadukan kegiatan PKDTK
dengan kegiatan LP/LS lain agar dapat lebih efektif dan efisien
2. Pertemuan tingkat desa
• Melibatkan dokter Puskesmas, kepala desa, tokoh
masyarakat/pekerja, tokoh agama dan LSM yang ada untuk
mendapat dukungan di dalam melaksanakan PKDTK di masyarakat
pekerja
3. Survei mawas diri
• Bertujuan mengenal, mengumpulkan dan menganalisa bahaya yang
ada di tempat kerja
• Dilakukan oleh masyarakat pekerja dengan bantuan petugas
kesehatan/Puskesmas
4. Musyawarah masyarakat pekerja
• Hasil survei mawas diri tersebut dipresentasikan kepada masyarakat
melalui musyawarah masyarakat pekerja untuk selanjutnya disusun
prioritas dan program PKDTK yang akan dilaksanakan
PERAN DINKES, DIREKSI, MANAJER DAN SERIKAT PEKERJA

• Melakukan advokasi, arahan, bimbingan teknis PKDTK


DINKES • Memantau perkembangan PKDTK di wilayahnya

• Mengembangkan kebijakan sehat (gizi seimbang, OR,


kawasan tanpa rokok, penggunaan APD, dll)
DIREKSI • Memberi dukungan PKDTK (sumber daya,
keteladanan, dll)
• Operaonalisasi Kebijakan sehat ( Gizi, OR, KTR, APD,
dll)
• Menyusun juklak dan juknis
MANAJER • Memberi dukungan dana dan sumber daya lainnya
dan keteladanan
• Menyiapkan informasi kit

SERIKAT • Masukan, gagasan/tanggapan


PEKERJA • Berperan aktif dalam berbagai bentuk gerakan PKDTK

KARYAWAN • Mempraktekkan perilaku bersih dan sehat


• Partisipasi aktif dalam PKDTK
INDIKATOR KEBERHASILAN

input proses output

• Ada Tim • Dukungan • Peningkatan


Kebijakan perilaku hidup dan
• Tenaga perilaku kerja
profesional • Frekwensi
kegiatan • Peningkatan
• Ada Sarana PKDTK lingkungan kerja
PKDTK
• Perbaikan
lingkungan sekitar
KETURUNAN

STATUS
YAN KES KESEHATAN LINGKUNGAN

PERILAKU

FAKTOR PREDISPOSING FAKTOR ENABLING FAKTOR REINFORCING


(PENGETAHUAN, SIKAP, (KETERSEDIAAN (SIKAP, PERILAKU
KEPERCAYAAN, FASILITAS) PETUGAS, UU,
TRADISI, NILAI DSB) PERATURAN DLL)

PEMBERDAYAAN
KOMUNIKASI MASYARAKAT PELATIHAN

PROMOSI KESEHATAN

HUBUNGAN STATUS KESEHATAN, PERILAKU DAN PROMOSI KESEHATAN


PENUTUP
• Promosi kesehatan di tempat kerja merupakan
proses yang memungkinkan para pekerja untuk
meningkatkan kesehatannya dan merupakan
bagian dari pelayanan kesehatan kerja dimana
arah pengembangannya tidak terpisah dari
pelayanan kesehatan kerja

• Program promosi kesehatan di tempat kerja bagi


pekerja tidak lepas dari dukungan sosial yang
diberikan anggota keluarga di rumah

• Di tingkat organisasi, program promosi


kesehatan di tempat kerja tidak akan berjalan
baik jika tanpa dukungan penuh dari manajemen
dan pekerja dan tanpa dorongan dari pemerintah
dalam bentuk peraturan perundangan dan
pengawasan yang baik
RUJUKAN  dari USA
• Be Physically Active Every Day HEALTHIER US,
Pesan President George W.Bush, Jr
(Banyak penyakit dapat dicegah dengan aktifitas fisik yang
sedang, tidak perlu berat dan menyita waktu, asal dilaku - (2002)
kan secara teratur selama minimal 30 menit sehari)

• Eat a Nutritious Diet


(Amerika harus banyak melakukan penyesuaian terhadap
dietnya dan mencegah porsi makan berlebihan, perbanyak
konsumsi buah dan sayur merupakan bagian utama dari
diet yang lebih sehat & nutrisi untuk mencegah penyakit
jantung, stroke, kanker dan osteoporosis)

• Get Preventive Screening


(Orang Amerika harus membiasakan pemeriksaan
kesehatan pencegahan sederhana misalnya tekanan darah
dan kadar cholesterol darah untuk mengetahui status
kesehatannya saat ini, serta untuk melakukan penyesuaian
dalam diet dan perilakunya.

• Make Healthy Choices


(Hindari rokok dan narkoba, serta penyalahggunaan
alkohol, buatlah pilihan yang cerdik dan aman dalam
kehidupan anda sehari-hari.

Adopsi : US President Statement HealthierUS 2002


TEMA
Bekerja secara sehat, aman dan nyaman
(Health fit for work and work fit for health)
PESAN POKOK
1. Olahraga/Aktifitas Fisik
Secara Teratur (5 hari/minggu,
3 YA 30 menit/hari)
2. Gizi Seimbang (kaya serat,
rendah lemak)
3. Kendalikan Stress  6 S
(Senyum, Sapa, Salam, Sopan,
Santun, Syukur)
1. Merokok
3 TIDAK 2. Miras/Narkoba
3. Sex Bebas
CONTOH PESAN UTAMA
PKDTK  GAYA HIDUP SEHAT DAN
AKTIF
1. Lakukan aktifitas fisik minimal 30 menit perhari,
dalam bentuk pekerjaan fisik, latihan kebugaran
atau olahraga
2. Makanlah makanan sehat dan gizi seimbang,
rendah lemak, garam dan gula, tinggi serat,
perbanyak makan buah-buahan dan sayuran
3. Biasakan memeriksa kesehatan secara teratur,
ketahui tekanan darah dan kadar cholesterol darah
Anda
4. Buatlah pilihan hidup yang cerdik, sehat dan aman,
hindari dan berhenti merokok, minum alkohol dan
menggunakan Narkoba
3 MULAI
• MULAI DARI DIRI SENDIRI
• MULAI DARI YANG KECIL
(MUDAH)
• MULAI SEKARANG JUGA
CUCI TANGAN SAMPAI BERSIH
CUKUP SEKIAN

TERIMA KASIH
rosaniazwar@yahoo.com
PENUGASAN
PROMOSI KESEHATAN DI TEMPAT KERJA
Sebagai seorang yang bergerak dalam upaya
kesehatan kerja di daerah, diperlukan upaya
promosi untuk menggerakkan masyarakat pekerja
agar berperilaku sehat dalam bekerja.
Berdasarkan materi PKDTK yang telah
disampaikan, maka buatlah:

 Suatu PROGRAM PKDTK dan langkah-langkah


kegiatannya berdasarkan permasalahan yang
dijumpai

 Improfisasi pesan utama kesehatan kerja


(sesuai permasalahan) berupa media (seperti
poster, brosur dll) yang diharapkan mampu
merubah perilaku pekerja untuk dapat bekerja
secara sehat dan selamat