Anda di halaman 1dari 23

Unusual Coexisting Thyroglossal Duct Cyst And

Second Branchial Cleft Fistula In An Adult

Disusun oleh:
Silva Neta Oktari (013.06.0055)

DALAM RANGKA MENGIKUTI KEPANITERAAN KLINIK


BAGIAN THT-KL RUMAH SAKIT UMUM BANGLI
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM AL-AZHAR MATARAM
TAHUN 2019
Nama Jurnal • Brazilian Journal of Otorhinolaryngology

• Unusual coexisting thyroglossal duct cyst and second


Judul Jurnal branchial cleft fistula in an adult

• Kista duktus tiroglosal dan fistula celah brankial kedua yang


Judul Indonesia ada berdampingan secara tidak biasa pada orang dewasa

• Lee Dong Hoon, Tae Mi Yoon, Joon Kyoo Lee, Sang Chul
Penulis Lim

Tahun terbit • 2018

Lokasi • Korea Selatan

Identitas Jurnal
Massa leher kongenital

Kista Laporan
duktus Anomali kasus kedua
tiroglosal celah
brankial Pada pria
(3 x) 34 tahun

Pengantar
• Laki-laki
• Usia 32 tahun
Identitas

• Keluhan utama: discharge mukoid leher anterior


dan lateral berulang sejak kecil
Anamnesis • RPD: Tonsilektomi bilateral 25 tahun yll

• Ditemukan dua lubang eksternal pada leher


pasien; satu terletak setinggi hyoid; yang
Pemeriksaan lain ditemukan di sepanjang perbatasan
anterior dari sepertiga bagian bawah otot
Fisik sternocleidomastoid (SCM)
• Tidak teraba massa dan saluran subkutan
• Tidak ada peradangan aktif di sekitar lesi

Laporan Kasus
Pemeriksaan Penunjang
• CT-scan:
• Pada leher anterior kiri ditemukan sebuah lesi kistik
sepanjang 8.2 cm dari 1/3 bawah SCM ke fossa tonsilar
• Pada tingkat hyoid tidak ditemukan adanya fistula/kista
• Tidak ada hubungan antara kedua lubang eksterna
• Pharingoesophagogram:
• Tidak ada kebocoran faring

Diagnosis
• Fistula celah brankial kedua kiri
• Kemungkinan kista duktus tiroglosus

Laporan Kasus
CT scan axial leher memperlihatkan sebuah lesi kistik tepi meninggi
memanjang 8.2 cm (panah) di sepanjang leher anterior kiri.

Laporan Kasus
• Fistula celah brankial: insisi stepladder
Penatalaksanaan • Kista duktus tiroglosus: operasi Sistrunk

Pemeriksaan • kista duktus tiroglosal dan fistula celah brankial


Patologi

• Follow up pada 14 bulan


Follow Up • No rekurensi
• Asimptomatik

Laporan Kasus
Temuan intraoperatif menunjukkan sebuah fistula celah brankial kedua kiri
yang sudah dibedah (panah hitam) dengan insisi stepladder, dan kista duktus
tiroglosal (panah putih) dengan tulang hyoid yang melekat. M, mandibula

Laporan Kasus
Kista duktus tiroglosus Anomali celah brankial
• Penyebab umum massa • Penyebab 30% lesi
leher kongenital kongenital kepala leher
• Muncul di garis tengah
leher • Jenis terbanyak adalah
• Tidak nyeri anomali celah brankial
• Membesar perlahan kedua
• Bisa berhubungan dengan • Lesi umumnya berupa
fistula dan sinus (pada kasus kistik (pada kasus ini
ini muncul dengan fistula) muncul dengan fistula)
• USG, CT-scan dan MRI berguna untuk evaluasi
• Tatalaksana; eksisi keseluruhan saluran

Diskusi
Keunikan kasus
Kasus kedua yang melaporakan kista duktus tiroglos yang ada
bersama dengan fistula celah brankial kedua pada orang dewasa

Pasien tidak muncul dengan riwayat infeksi dan prosedur


pembedahan sebelumnya untuk lesi leher kongenital

Dicurigai ada kista saluran tiroglosus dewasa maka dilakukan


operasi Sistrunk, sebagi pilihan terapi optimal

Diskusi
Berdampingannya kista duktus tiroglosal dengan fistula
celah brankial harus dipertimbangkan dalam diagnosis
banding lesi leher, bahkan pada orang dewasa.

Kesimpulan
Penulis menyatakan tidak ada konflik kepentingan.

Konflik kepentingan
1. Erikci V, Hos¸gör M. Management of congenital neck lesions in
children. J Plast Reconstr Aesthet Surg. 2014;67:e217---22.
2. Roback SA, Telander RL. Thyroglossal duct cysts and branchial
cleft anomalies. Semin Pediatr Surg. 1994;3:142---6.
3. Kyi M, Zin T, Paijan R, Abdullah, Din N. A case of an adult
synchronous thyroglossal cyst and branchial sinus: case report.
Internet J Pathol. 2012:13.
4. Androulakis M, Johnson JT, Wagner RL. Thyroglossal duct and
second branchial cleft anomalies in adults. Ear Nose Throat J.
1990;69:318---22.
5. Ozoleck JA. Selective pathologies of the head and neck in children:
a developmental perspective. Adv Anat Pathol. 2009;16:332---58.
6. Hong SM, Moon SB. Low-lying thyroglossal duct cyst with lat-eral
cervical discharge masquerading as a second branchial cleft fistula:
a case report. J Pediatr Surg. 2013;48:429---31.

Daftar Pustaka
TELAAH JURNAL
Tahun
terbit

Penulis
Lokasi
• Judul ringkas,
menggambarkan kasus
• Tidak terdapat kata-kata
laporan kasus
• Terdiri dari 12 kata (10-15
kata)
- Abstrak bisa ada/tidak
No Abstrak
- Jika ada: tidak harus terstruktur,
lebih pendek (≤100 kata)

- Alasan laporan kasus layak dibaca


- Terdapat literatur pendukung
Disajikan dalam urutan kronologis:
Riwayat klinis, temuan pemeriksaan
fisik, hasil investigasi, diagnosis
banding, diagnosis kerja, manajemen
tindak lanjut, diagnosis akhir.
Menjelaskan mengklarifikasi
temuan utama secara singkat ke Van couver style 6
intinya. Dan memaparkan refrensi
kekurangan laporan kasus
- Laki-laki 34 mengalami keluarnya discharge mukoid pada leher
anterior dan lateral yang berulang sejak kecil.
P Problem
- Pemeriksaan fisik:
1. Ditemukan dua lubang eksternal pada leher pasien; satu terletak
setinggi hyoid; yang lain ditemukan di sepanjang perbatasan anterior

I dari sepertiga bagian bawah otot sternocleidomastoid (SCM)


Intervention
•Fistula celah brankial: insisi stepladder 2. Tidak teraba massa dan saluran subkutan
•Kista duktus tiroglosus: operasi Sistrunk 3. Tidak ada peradangan aktif di sekitar lesi
- CT-scan leher:

C Comparation
1. Pada leher anterior kiri ditemukan sebuah lesi kistik sepanjang 8.2
•Kasus kedua yang melaporakan kista duktus tiroglos yang cmadadari 1/3 bawah
bersama denganSCM ke fossa
fistula celah tonsilar
brankial kedua pada orang dewasa
•Pasien tidak muncul dengan riwayat infeksi dan prosedur
2. pembedahan
Pada tingkat sebelumnya untuk lesi leher
hyoid tidak ditemukan adanya kongenital
fistula/kista
•Dicurigai ada kista saluran tiroglosal dewasa maka dilakukan operasi Sistrunk
3. Tidak ada hubungan antara kedua lubang eksterna
O Outcome - Diagnosis: fistula celah brankial kedua kiri dan kemungkinan kista
•Perjalanan pasca operasi pasien lancar. Pada 14 bulan follow up, belum
duktus ada rekurensi, dan pasien tetap asimptomatik
tiroglosus
- Patologi dari lesi: kista duktus tiroglosal dan fistula celah brankial

Analisis PICO
KEKURANGAN DAN KELEBIHAN
JURNAL
Kekurangan Kelebihan
Cohen, H., (2006). How To Write a Patient Case Report. American Journal Health System Pharmacy. 63, 1888-1892

Gopikrishna, V. (2010). A Report on Case Report. Journal of Conservative Dentisty, 13(4), 265-271.

DAFTAR PUSTAKA
TERIMAKASIH BANYAK