Anda di halaman 1dari 1

Latar Belakang

Stres pada lansia terjadi karena ketidakmampuan lansia untuk beradaptasi terhadap perubahan-perubahan baik secara fisik, mental,

maupun sosial yang berasal dari dalam tubuh maupun dari lingkungan. Prevalensi kejadian stres pada lansia yang tinggal bersama keluarga di

Indonesia mencapai 8,34%. Prevalensi stres pada lansia yang tinggal di panti sosial mencapai 30% (Riskesdas, 2013). Perasaan kecewa

karena tidak lagi dihargai seperti sebelumnya, kurang perhatian dari anak dan cucu, merasa kesepian dan kesendirian sering dialami pada

lansia yang berada dalam panti jompo. Ketiadaan kebersamaan dengan anggota keluarga, merasa tersisih, dan merasa tidak cocok dengan

teman sepanti bisa menimbulkan stres pada lansia (Azizah, 2017). Maka dari itu, penulis melakukan penelitian dengan judul tersebut yang

diharapkan senam otak dapat menurunkan tingkat stres pada lansia.