Anda di halaman 1dari 12

REFLEKSI KASUS

RETENSIO PLASENTA

Pembimbing : dr. John A. Kaput, Sp.OG

Dhiya Asfarina 10 777 029


IDENTITAS PASIEN
 Tgl masuk RS : 10 Desember 2016
 Tgl pemeriksaan : 10 Desember 2016
 Jam : 08.15 wita

Nama Pasien Suami Pasien


Nama : Ny. S Nama : Tn. N
Umur : 38 tahun Umur : 40 tahun
Alamat : Batusuya Alamat : Batusuya
Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Petani
Agama: Islam Agama: Islam
Pendidikan : SD Pendidikan : SD
INTERVENSI KASUS
ANAMNESIS
 P4A0 Usia Kehamilan : 40 minggu 5 hari
 HPHT: 05-03-2016 Menarche : 14 tahun
 TP : 12-12-2016 Perkawinan : Pertama, 15 tahun

Keluhan Utama : Ari-ari belum lahir ±7 jam SMRS


Riw. Penyakit Sekarang :
Pasien datang ke IGD RSU Anutapura dengan keluhan ari-ari
belum lahir sejak 7 jam SMRS. Pasien telah melahirkan di rumah
ditolong oleh dukun beranak pada pukul 01.15 tetapi ari-ari belum
lahir setelah melahirkan. Pasien mengatakan banyak darah merah
segar yang keluar setelah melahirkan. Pasien lalu dibawa oleh
keluarganya ke bidan desa dan dicoba untuk dikeluarkan plasenta
tetapi tidak bisa lalu dirujuk ke RSU Anutapura. Pasien mengeluh nyeri
perut bagian bawah, pusing dan badan terasa lemas, tetapi tidak mual
dan tidak muntah.
INTERVENSI KASUS
Riwayat Obstetri :
 Hamil pertama : 2003, ♂, aterm, ditolong dukun beranak, BB
tidak diketahui
 Hamil kedua : 2006, ♂, aterm, ditolong dukun beranak, BB
tidak diketahui
 Hamil ketiga : 2011, ♀, aterm, ditolong dukun beranak, BB
tidak diketahui
 Hamil keempat : 2016, ♀, aterm, bidan dan dukun beranak, BB
2900 gram

Riwayat ANC :
Tidak pernah melakukan pemeriksaan ANC di bidan maupun dokter
INTERVENSI PEMERIKSAAN
PEMERIKSAAN FISIK
 KU : Sakit sedang
 Kesadaran: Kompos mentis

 Vital sign :
 Tekanan darah : 100/60 mmHg
 Nadi : 92 kali/menit
 Respirasi : 22 kali/menit
 Suhu : 36,5ºC

 Kepala – Leher :
 Konjungtiva anemis (+/+), sklera ikterus (-/-), edema palpebra (-/-),
pembesaran KGB (-), pembesaran kelenjar tiroid (-)
INTERVENSI PEMERIKSAAN
 Thorax :
 I : Pergerakan thoraks simetris, sikatrik (-)
 P : Nyeri tekan (-), massa tumor (-)
 P : Sonor pada kedua lapang paru, pekak pada area jantung, batas jantung DBN
 A : Bunyi pernapasan vesikular +/+, rhonki -/-, wheezing -/-. Bunyi jantung I/II murni
regular
 Abdomen :
 I : Tampak cembung
 A : Peristaltik usus (+) kesan normal
 P : Timpani diseluruh kuadran
 P : Nyeri tekan di umbilikus (+)
 Ekstremitas :
 Atas : Akral hangat, edema -/-
 Bawah : Akral hangat, edema -/-
INTERVENSI PEMERIKSAAN
PEMERIKSAAN OBSTETRIK
 Inspeksi :
 Tampak datar, striae gravidarum (+), terlihat tali pusat
berukuran 5 cm di depan vulva diklem dengan forcep
 Palpasi :
 Kontraksi (-), TFU teraba 2 jari di atas umbilikus, nyeri tekan
abdomen (+)
 Pemeriksaan Dalam (Vaginal Toucher) :

 Teraba tali pusat keluar dari ostium uteri externa, stolcell


(+), portio tebal lunak, pembukaan ± 8 cm
INTERVENSI PEMERIKSAAN
 PEMERIKSAAN PENUNJANG

Parameter Nilai Normal Hasil

WBC 4.0-12 x 103/ µL 15.8

RBC 4.0-6.2 x 106/ µL 2.4

HGB 11-17 g/dL 6.4

HCT 35-55% 32

PLT 150-400 x 265


103/µL
PERMASALAHAN

 Ari-ari belum lahir 7 jam SMRS


 Melahirkan di rumah dan ditolong oleh dukun pada pukul
01.15 tetapi ari-ari belum lahir
 Perdarahan pervaginam cukup banyak setelah melahirkan
 Keluarga pasien panik  pasien dibawa ke bidan desa
pada pukul 03.30, namun ari-ari tidak bisa juga lahir
 Kondisi pasien yang semakin pucat dan lemas sehingga
pasien dirujuk ke RSU Anutapura
 Jarak Batusuya dengan RSU Anutapura yang cukup jauh,
sehingga keluarga pasien sulit untuk mencari kendaraan
DIAGNOSIS
P4A0 + Retensio Plasenta + Anemia
PENATALAKSANAAN
INTERVENSI PERAWATAN
 Rencana rawat inap

 Rencana pasang infus

 Rencana transfusi whole blood 2 bag

 Rencana manual plasenta

INTERVENSI PENGOBATAN
 Antibiotik : Cefixime 2 x 100 mg

 Anti nyeri : Asam mefenamat 3 x 500 mg


DISKUSI
 Penyebab retensio plasenta
 Management aktif kala III
 Lahir di dukun
 Saran