Anda di halaman 1dari 15

Spektrofotometri

Ultraviolet (UV) – Visibel


(Vis)
Disusun oleh :
Ali Akbar
Fokus

Spektrofotometri UV-
Vis
Satuan

1Å = 1 angstrom = 10-10 m = 10-8 cm


1µ = 1 mikron = 10-6 m = 10-4 cm = 104 Å
1 mµ = 1 milimikron = 10-9 m = 10-7 cm = 10 Å
1 nm = 1 nanometer = 10-9 m = 10-7 cm = 10 Å = 1 mµ
Panjang gelombang pada daerah UV dan Vis biasanya
dinyatakan dalam satuan “nm”
Daerah UV dan Daerah Vis

Daerah UV (ultraviolet)
dapat dideteksi dengan film
200 – 400 nm ←
(150-72 kcal mol-1) fotografik atau sel fotolistrik

Sumber sinar

 lampu “hydrogen - discharge” ← the high-volta (180 – 400 nm)


 lampu “deuterium-discharge Daerah Vis (visibel)

400 – 800 nm ← batas sensitif mata (72-36 kcal mol-1)

Sumber sinar  lampu “tungsten- filament” (400 – 800 nm)


Radiasi elektromagnetik

 Radiasi elektromagnetik, atau sinar

 suatu bentuk energi radiasi,


memperlihatkan sifat partikel dan gelombang

 Sifat gelombang, tergambar pada sifat optik radiasi elektromagnetik, yaitu


difraksi

Sifat partikel, atau foton, tergambar pada proses interaksi radiasi


elektromagnetik dengan zat, yaitu pada proses penyerapan dan emisi
Interaksi antara sinar dan zat (1)

dipantulkan
(reflection) sampel
dihamburkan
(Scattering)

sinar dari menuju detektor


sumber I
Io
diserap
(absorption)
Io = intensitas sinar sebelum mengenai
sampel
I = intensitas sinar yang diteruskan

Perhitungan intensitas pita


serapan
 menggunakan hukum
Lambert dan Beer
Interaksi antara sinar dan zat (2)

 Radiasi adalah suatu bentuk energi. Interaksi antara suatu molekul dengan
radiasi menyebabkan molekul bergerak dari tingkat energi dasar ke tingkat
energi yang lebih tinggi yaitu ke tingkat energi eksitasi

 Radiasi pada daerah UV dan Vis mempengaruhi transisi elektronik. Energi yang
serap pada transisi elektronik menyebabkan terjadinya eksitasi elektron yang
terdapat pada orbital molekul ke orbital berikutnya yang mempunyai tingkat
energi yang lebih tinggi; jadi elektron mengalami eksitasi dari tingkat dasar
ke tingkat tereksitasi

 Keadaan tereksitasi berlangsung sangat singkat (10-9 - 10-7 detik)


Interaksi antara sinar dan zat (3)

 Dalam teori : transisi elektronik tunggal memberikan garis tunggal yang tajam
pada spektra serapan. Ini hanya berlaku untuk molekul dalam bentuk gas
atau untuk atom dimana transisi selain elektronik ditekan.

 Untuk molekul dalam larutan, terlihat adanya pita serapan yang


lebar pada spektra UV yang disebabkan oleh berbagai jenis transisi
(elektronik, vibrasi, dan rotasi) yang saling berhubungan, dan karena interaksi
solut-pelarut.
Eksitasi elektronik

 Penyerapan sinar (energi) UV dan Vis oleh molekul suatu zat organik :

 disebabkan oleh eksitasi elektronik


 melibatkan promosi elektron pada orbital σ,  dan n
dari tingkat energi dasar ke tingkat energi yang lebih
tinggi

 Transisi elektronik () yang dilibatkan pada daerah UV dan Vis adalah tipe-tipe
berikut

σ  σ*, n  σ*, n  *, dan   *

Yang paling banyak pada daerah UV : transisi yang melibatkan elektron orbital n
dan 
Analisis Kualitatif

Serapan sinar UV/Vis ditentukan oleh

- Kromofor : gugus fungsional yang menyerap sinar

a.l : >C=C<, >C=O, -N=N-, -N=O, ← mempunyai multiplet

-NO2, -C=C-

Kromofor biasanya mengandung “ bond”

- Ausokrom : gugus fungsional yang tidak mempunyai serapan

a.l : -OH, -NH2, -SH (dan ← punya pasangan elektron yang tidak
derivatnya), dan terikat beberapa halogen

Jika terikat dengan kromofor, gugus ini biasanya menyebabkan pergeseran serapan ke arah
 yang lebih besar dan meningkatkan intensitas puncak serapan
Analisis Kualitatif

Applikasi spektrofotometri UV-Vis untuk keperluan analisis kualitatif adalah


sangat terbatas karena pita serapan cenderung lebar dan karenanya informasi
yang diberikan kurang detail. Walaupun demikian, investigasi terhadap
spektra pada daerah ini seringkali memberikan informasi yang berguna
mengenai ada tidaknya gugus fungsional (misalnya karbonil, aromatis, nitro,
atau diena terkonyugasi) pada suatu senyawa organik

Spektra serapan UV/Vis sering digunakan pada saat mengidentifikasi spesies


molekuler. Ini sering dilakukan dengan cara membandingkan spektrum spesies
zat sampel dengan spektrum zat yang telah diketahui (berasal dari spektra
literatur)
Analisis kuantitatif campuran

Jika sistem terdiri lebih dari satu komponen yang menyerap, diasumsikan :

- proses penyerapan oleh spesies tidak tergantung spesies yang lain


- serapan semua spesies adalah aditif

 Pada serapan maksimum untuk komponen I pada 1, terdapat serapan komponen II

 Pada serapan maksimum untuk komponen II pada 2, terdapat serapan komponen I

 Spektrum serapan untuk campuran I dan II merupakan jumlah kurva kedua


komponen
Skema tingkat energi orbital molekul
Aplikasi UV/Vis

 Bidang lingkungan
(misal : analisis berbagai logam dalam air)
 Bidang klinik
(misal : analisis barbiturat dalam serum)
 Bidang industri
Bidang industri farmasi : analisis antibiotika, hormon, vitamin, analgesik)
Bidang industri lain : analisis makanan, cat, gelas, logam
 Bidang Forensik
(misal : analisis narkotika, alkohol dalam darah)