Anda di halaman 1dari 18

Nama :

1. M. Ivan Adyatma
2. Nanda Salsabila
3. Paksi Pratama Panglipur
4. Odelia Sabrina
5. Rain Rizky Maritza
6. Rayma Varian Athallah
7. Rico Dwiki Maulana
8. Rima Soraya Permata Sari
Pengambilan Sampel Padatan
PENGERTIAN PENGAMBILAN SEMPEL

 Pengambilan sampel adalah sebuah metode


yang dilakukan seorang peneliti untuk
menguji sesuatu yang diambil sebagai
sumber data dan dapat mewakili seluruh
populasi.
Tujuan pengambilan sampel
 Karena populasi terlalu banyak atau
jangkauan terlalu luas sehingga tidak
memungkinkan dilakukan pengambilan data
pada seluruh populasi.
 Keterbatasan tenaga, waktu, dan biaya.
 Adanya asumsi bahwa seluruh populasi
seragam sehingga bisa diwakili oleh sampel.
Tahapan Pengambilan Sample
diantaranya
 Mendefinisikan populasi yang akan
diamati
 Menentukan kerangka sampel dan
kumpulan semua peristiwa yang mungkin
 Menentukan teknik atau metode sampling
yang tepat
 Melakukan pengambilan sampel
(pengumpulan data)
 Melakukan pemeriksaan ulang pada
proses sampling
Persyaratan pengambilan sampel
yang benar
1. Representatif
2. Pengawetan
3. Kecukupan
4. Pelabelan
Teknik pengambilan sampel
 Probability sampling

 Non-probability sampling
Probability sampling
 1. Pengambilan Sampel Acak Sederhana
(Simple Random Sampling)
 2. Pengambilan Sampel Acak Sistematis
(Systematic Random Sampling)
 3. Pengambilan Sampel Acak Berstrata
(Stratified Random Sampling)
 4. Pengambilan Sampel Acak Berdasar Area
(Cluster Random Sampling)
 5. Teknik Pengambilan Sampel Acak
Bertingkat (Multi Stage Sampling)
Non-probability sampling
 1. Purposive Sampling
 2. Snowball Sampling
 3. Accidental Sampling
 4. Quota Sampling
 5. Teknik Sampel Jenuh
Contoh gambar padatan
 Sampel padatan dalam bentuk butiran yang diambil dari lapangan
biasanya masih menghasil kan kuantitas yang masih terlalu banyak
untuk di analisis sehingga perlu dilakukan penimbangan untuk diait kan
dengan

Ukuran
partikel

Variasi Ketepatan
komposisinya analisis

Reperesentatif
PERSIAPAN PERLAKUAN SAMPEL
1. Grinding sampel padat

Angka mesh dalam ayakan berarti


Membuat ukuran butiran diameter dari lubang dalam ayaan, anga
yang sesuai(di ayak dengan mesh tinggi berarti diameter patikel nya
ayakan yang kecil.
berukuran[sieve]).

Untuk sampel seperti plastik Alat yang digunakan:


dan karet, maka sampel 1. Diamond mortar,
didinginkan dan dialiri nitrogen terbuat dari baja
cair 2. Ball mill, terbuat
dari porselin
2. Preparasi sampel untu analisa zat
padat

 Cutting/memotong dengan pisau yang sesuai


(microtome)
 Polishing/menghalusan (x-Ray fluorosefis
 Compression dalam bentuk disc(IR)
 Casting of thin film. Untuk plastik dan polimer
(termoplastik) untuk IR dan x-Ray
 Chill casting, sampel dilebur dalam furnance
lalu dicetak dalam bentu yang sesuai,
didinginkan(spektroskopi)
3.Pengeringan sampel
 Sampel biologi :oven pada suhu -100˚,
memcatat berat sampel yang hilang
 Vakum desikator dan freeze drying:untuk
sampel yang sensitiv dengan panas
 Dibekuan lagi dikeringan lagi dalam
keadaan beku
 Menimpan dalam desikator,sebelum
dianalisa mencek kembali sampel
tersebut
4. Leaching (melepaskan) dan ekstrasi
(mengambil) komponen dari sampel padat

 Leaching :mengambil satu/lebih komponen


sampel dalam bentuk larutan melalui reaksi
kimia dari sampel padat
 Larutan tersebut kemudian dipisakan dari fase
padat melalui penyaringan
 Leaching senyawa logam yang larut dari tanah
dilarutkan dengan air, asam ener,larutan buffer,
larutan berair dari zat pengomplek logam
organik
 Mengekstraksi senyawa organik yang larut dari
matrik yang tak larut(plastik/karet) emudian
mengocoksampel dengn pelarut dan menyaring.
Alat-alat yang di gunakan untuk
mengambil sampel padatan

*Grain sampler
*Sampler corer
*Auger *Sekop *Pacul