Anda di halaman 1dari 13

PROSES PEMBUATAN

PULP DAN PAPER


DIAGRAM ALIR PROSES PEMBUATAN BUBUR KERTAS
(PULP)
PROSES PEMBUATAN BUBUR KERTAS (PULP)

Proses pembuatan pulp ada dua macam


yaitu secara kimia (chemical pulping) dan
proses mekanikal (mechanical pulping)
Kayu yang digunakan di Indonesia umumnya jenis
Akasia. Kayu jenis ini berserat pendek sehingga
kertas menjadi rapuh. Di mesin pembuat kertas
(paper machine), serat kayu ini dicampur dengan
kayu yang berserat panjang contohnya pohon
pinus.
PROSES PEMBUATAN PULP

1. Woodyard – Dimana sebuah lapangan luas umumnya


terbuka tempat menerima dan menyimpan kayu
gelondongan siap olah (log) untuk selanjutnya
dilakukan proses pengkulitan, pemotongan kecil-kecil
& penyaringan potongan kayu.
2. Barker – dalam proses penghilangan kulit kayu ini,
gelondongan kayu (log) dimasukkan dalam
“debarking drums”, log silinder berputar
mengakibatkan log ikut berputar dan bergesekan
satu dengan yang lain melucuti kulit kayunya
3. Setelah itu log melewati stone trap (alat yang
berbentuk silinder berfungsi untuk membuang batu
yang menempel pada log), setelah itu log dicuci
LANJUTAN…..

4. Chipper – Log yang sudah bersih ini kemudian di iris menjadi potongan-potongan kecil
yang di sebut dengan chip. Chip kemudian dikirim ke penyaringan utama untuk
memisahkan chip yang bisa dipakai (ukuran standar 25x25x10mm) dengan yang
tidak. Chip yang standar disimpan ditempat penampungan.
5. Screen – diperlukan filter penyaring untuk memisahkan potongan kayu yang lebih
besar dari target ukuran diatas, dan menghilangkan debu mesin potong yang tidak
perlu.
LANJUTAN…..

6. Digester – Dari tempat penampungan, chip dibawa dengan konveyor ke bejana


pemasak (digester). Steam dimasak dengan beberapa tahap. Pertama di kukus
(presteamed), kemudian baru dipanaskan dengan steam di steaming vessel. chip di
masak dengan cairan pemasak yang disebut dengan cooking liquor.. Larutan dan
proses masak ini akan melembutkan dan akhirnya memisahkan serat kayu yang
diinginkan dari “lignin” yaitu unsur kayu semacam lem yang menahan serat kayu
bersatu.
7. Tahap selanjutnya setelah setelah bubur kertas siap kemudian dicuci dengan tujuan
untuk memisahkan cairan sisa hasil pemasakan dan mengurangi dampak terhadap
lingkungan.
LANJUTAN…..
8. Chemical Recovery and Regeneration – proses sampingan kimia inorganik
yang diolah ulang dari proses “memasak” sebelumnya, untuk memasak
kembali. Bahan kimia buangan dari proses memasak sebelumnya masih dapat
diproses ulang, tidak dibuang begitu saja.
9. Blow Tank –Disini serat kayu sudah terpisah satu sama lain, secara resmi
mereka sudah disebut pulp atau bubur kertas.
LANJUTAN…..

10. Bubur kertas dicampur dengan oksigen (O2) dan sodium hidroksida (NaOH) di dalam
delignification tower sebelum di cuci didalam washer. Tujuan dari pencampuran ini
adalah untuk mengurangi pemakaian bahan-bahan kimia pada tahap pengelantangan
(bleacing), mengurangi kandungan lignin, serta memutihkan pulp
11. Bubur kertas ini kemudian dikelantang (bleacing) dengan bahan kimia di dalam proses
bleacing untuk mencapai derajat keputihan sesuai standar ISO. Pulp kemudian
disimpan atau dikirim ke paper machine untuk diolah menjadi kertas.
PROSES FLOW DIAGRAM PEMBUATAN
PULP
PROSES PEMBUATAN KERTAS (PAPER)
1. Sebelum masuk keareal paper machine pulp diolah dulu pada bagian stock
preparation. bagian ini berfungsi untuk meramu bahan baku seperti:
menambahkan pewarna untuk kertas (dye), menambahkan zat retensi,
menambahkan filler (untuk mengisi pori - pori diantara serat kayu), dlln. Bahan
yang keluar dari bagian ini di sebut stock (campuran pulp, bahan kimia dan air)
2. Dari stock preparation sebelum masuk ke headbox dibersihkan dulu dengan
alat yang disebut cleaner, sekaligus memisahkan stock dari logam.
LANJUTAN…..
3. Refining – penggilingan bubur kertas agar lebih halus
4. Mixing – pencampuran bubur dengan zat aditif (cationic starch) untuk mengikat
ion-ion kertas agar jaringan kertas kuat berupa fiber.
5. Blending – pengadukan campuran bubur serat.
6. Beating dan pemurnian – memperluas permukaan fiber dan menambah
fleksibelitas fiber.
7. Pembentukan kertas (farmasi) – melakukan pengepresan untuk mengurangi
kadar air
LANJUTAN…..

8. Pengeringan melalui proses evaporasi


9. Finishing – proses dimana fiber telah menjadi kertas dan menjadikan kertas lebih
tahan cairan dengan penambahan damar.
PROSES FLOW DIAGRAM PEMBUATAN KERTAS (PAPER)

P-2

ZAT RETENSI

PULP BERSIH

P-1

E-1

STOCK BUBUR SERAT P-6


CATIONIC STARCH

CLEANER REFINING

LOGAM

P-7

UAP AIR
P-17
MIXING DAN BLENDING

P-9 FORMASI DAMAR

FIBER

BEATING
KERTAS
PEMURNIAN EVAPORASI
AIR STEAM