Anda di halaman 1dari 15

Presentasi 1

Belanja Jasa Konsultansi Perencanaa


Rekonstruksi Tembok Penahan
PT. GALEN SAGARA PERKASA Tanah (TPT) dan Penataan Lingkungan
Desa Puteran
Kecamatan Cikalong Wetan

TAHUN 2019
POKOK PEMBAHASAN

LATAR BELAKANG

MAKSUD DAN TUJUAN

LINGKUP KEGIATAN

METODOLOGI PELAKSANAAN PEKERJAAN

JADWAL PENUGASAN

GAMBARAN LOKASI PERENCANAAN

ANALISIS SITUASI LOKASI


LATAR BELAKANG

Berdasarkan Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana


Nomor 16 dan 17 Tahun 2008 tentang Petunjuk Pelaksanaan Rehabilitasi dan
Rekonstruksi Pasca Bencana, perlu disusun Petunjuk Teknis. Petunjuk Teknis
dimaksud berfungsi sebagai Pedoman Operasional Kegiatan (POK) sekaligus
pedoman dalam penanganan dan pelayanan terhadap masyarakat korban
bencana, oleh sebab itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Kabupaten Bandung Barat, berkewajiban untuk memberikan pelayanan dan
penanganan dengan cara memberikan kemudahan terhadap masyarakat.

Salah satu program rencana kegiatan Pemerintah Kabupaten Bandung


Barat pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bidang
Rehabilitasi dan Rekonstruksi adalah pelaksanaan kegiatan pasca bencana
rekonstruksi Tembok Penahan Tanah (TPT) dan penetaan lingkungan Desa
Puteran Kecamatan Cikalongwetan Kabupaten Bandung Barat.
Kabupaten Bandung Barat secara geografis merupakan daerah yang terletak
didataran tinggi dan pegunungan sehingga sangat mempengaruhi aspek teknis
dalam perencanaan maupun pelaksanaannya.
MAKSUD DAN TUJUAN

Pelaksanaan kegiatan ini dimaksudkan untuk merencanakan penataan


pembangunan Rekonstruksi Tembok Penahan Tanah (TPT) dan Penataan
Lingkungan Desa Puteran Kecamatan Cikalong Wetan, sedangkan tujuan
pelaksanaan ini adalah :
• Tersusunya konsep peremajaan kawasan yang meliputi kebijakan dan
stratergi pengembangan kawasan.
• Terususunya perencanaan teknis (detail desain) perencanaan penataan
kawasan setiap tahunnya yang merupakan bagian kawasan yang prioritas
untuk tindak lanjuti dengan kegiatan fisik.
LINGKUP KEGIATAN

Ruang Lingkup Pekerjaan, diantaranya;


1. Melakukan evaluasi dan menganalisa Site lapangan yang akan di
rencanakan.
2. Melakukan Survey, Pengukuran dan Test Tanah di rencana lokasi
Pembangunan
3. Merencanakan TPT, Drainase
4. Seluruh Perencanaan di lengkapi dengan perhitungan/Disain Note
a. Pekerjaan Tanah/Site Development
b. Struktur Bangunan
c. Arsitektur Bangunan.
d. Prasarana dan Sarana Luar
e. Dalam Perencanaan Bangunan harus mempertimbangkan estetika
dan keserasian.
LINGKUP KEGIATAN

5. Membuat dan menyusun, berupa :


a. Gambar-gambar Pelaksanaan Detail
b. Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS).
c. Rincian Volume pelaksanaan pekerjaan (RAB) dan Analisa Harga
Satuan dan Bahan untuk seluruh kegiatan pekerjaan.
d. Menghitung Biaya (Estimate Enggineer/EE) terhadap Konsep
Rancangan Detail untuk seluruh kegiatan pekerjaan.
METODOLOGI

1. Data dan Informasi di peroleh dengan melakukan survey primer dan


sekunder dalam bentuk :
a. Data Sekunder, akan diperoleh melalui kunjungan instansional untuk
memperoleh data kondisi fisik kawasan yang akan di rencanakan.
b. Data Primer akan diperoleh melalui kunjungan lapangan untuk melihat
kondisi fisik dan menggali aspirasi dan amino masyarakat terhadap
rencana pengembangan. Selain itu perlu dilakukan wawancara
dengan tokoh-tokoh masyarakat untuk memperoleh informasi dengan
kegiatan.
2. Analisis dilakukan melalui penelaahan berbagai aspek terkait dengan
rencana pengembangan kawasan dan perencanaan peremajaan
kawasan terpilih dengan metode-metode yang sesuai.
RENCANA KERJA
JADWAL
Bulan ke: 1 Bulan ke.2
No Kegiatan
1 2 3 4 1 2 3 4
1 Persiapan
Menyusun Rencana
Pelaksanaan Pekerjaan
a kegiatan dan penugasan
personil
b Intepretasi terhadap KAK
Studi literatur terhadap
c
materi desain
Menentukan kebutuhan
d
data
Pengadaan persyaratan
e administrasi untuk
perencanaan data
f Survey Instansi
2 Survey lapangan
3 Analisa Data
Penyusunan Dokumen
4
Lelang
5 Asistensi
6 Laporan Pendahuluan
7 Laporan Teknis
8 Laporan Akhir
JADWAL

Personil
Waktu Penugasan
Orang
No Jabatan Bulan Ke-1 Bulan Ke-2
Bulan
1 2 3 4 1 2 3 4
1 Team Leader 2
2 Teknik Sipil 2
3 Surveyor 1
4 Drafter 1
5 Administrasi Keuangan 2
GAMBARAN LOKASI PERENCANAAN
PETA DESA PUTERAN

PETA LOKASI

LOKASI BERADA DI PERBATASAN


DESA SEBELAH SELATAN
DENGAN TITIK KOORDINAT
Latitude : -6.718070°
Langitude : 107.388675°
GAMBARAN LOKASI PERENCANAAN
ANALISIS SITUASI LOKASI

Lokasi perencanaan merupakan daerah


berkontur yang berada di pinggiran sungai
dengan tekstur Tanah Merah Atau Tanah
Laterit merupakan tanah yang mempunyai
warna merah hingga warna kecoklatan yang
terbentuk pada lingkungan yang lembab, dingin,
dan mungkin juga genangan- genangan air.
Untuk informasi yang lebih mendetail dari tanah
ini adalah mempunyai profil tanah yang dalam,
mudah menyerap air, memiliki kandungan
bahan organik yang sedang dan juga memiliki
pH atau tingkat keasaman netral.
ciri atau karekateristik dari tanah laterit adalah
terbentuk pada lingkungan yang mempunyai
cuaca lembab, dingin atau pada genangan-
genangan air. Tanah laterit seringkali kita temui
di daerah- daerah yang tidak terlalu panas,
karena keberadaan tanah ini aada di tempat-
tempat yang lembab dan memiliki cuaca yang
dingin.
ANALISIS SITUASI LOKASI

DATA HASIL LAPANGAN


Panjang Tahan Longsor : 15 meter
Panjang lokasi drainase : 125 meter
Tinggi tanah Longsor : 15-20 meter
TERIMAKASIH