Anda di halaman 1dari 24

Fathoni Akbar (1810311045)

Fino Nauvalino (1810313024)


Salsa Oktarin Letmi (1810311022)
Ulya Fatharani (1810311040)
Savira Dewita Junaidi (1810313061)
Salsabilah Firdausiah (1810313045)
Maya Amanda (1810313002)
Nabila Khoirunnisa (1810312110)
Betti Endang Sutrisna (1810319001)
Rizki Aprilia Biwarno (1810312053)

2
Kenapa pada saat naik pesawat telinga terasa penuh
dan kenapa saat menelan ludah rasa penuh itu
hilang?
Pada saat peswat lepas landas Tekanan di luar pesawat menjadi lebih
rendah

Tekanan di dalam telinga lebih besar dari


luar telinga

Udara di dalam telinga mendesak keluar

Yang menekan membrane timpani

Telinga terasa penuh


 Terdiridari 2 bagian :
 Pars Oseus  bermuara ke kavum tympani
 Pars Kartilaginus  bermuara ke nasofaring, lebih banyak
dalam keadaan tertutup akibat tekanan otot dan jaringan
lemak (Ostman fatty pad’s) di lateral membran.
 M. tensor veli palatina
 M. tensor tymphani
 M. levator veli palatina
 M. salpingofaringeus
 Mukosa kavum tympani  sekret  nasofaring
 Menghalangi sekret dan kuman dari nasofaring ke kavum
tympani
1.Valsalva meneur adalah usaha untuk pernafasan paksa
dengan menutup bibir dan hidung.
2.Menelan Ludah
3.Makan permen
4.Menguap
Trigger 2
Air mata melewati empat proses yaitu produksi dari
aparatus atau sistem sekretori lakrimalis, distribusi oleh
berkedip, evaporasi dari permukaan okular, dan drainase
melalui aparatus atau sistem ekskretori lakrimalis.
Abnormalitas salah satu saja dari keempat proses ini
dapat menyebabkan mata kering (Kanski et al, 2011).
1. Aparatus Sekretorius Lakrimalis
2. Aparatus Ekskretorius Lakrimalis
 Aparatus sekretorius lakrimalis terdiri dari kelenjar lakrimal
utama, kelenjar lakrimal assesoris (kelenjar Krausse dan
Wolfring), glandula sebasea palpebra (kelenjar Meibom), dan
sel-sel goblet dari konjungtiva (musin). Sistem sekresi terdiri
dari sekresi basal dan refleks sekresi. Sekresi basal adalah
sekresi air mata tanpa ada stimulus dari luar sedangkan
refleks sekresi terjadi hanya bila ada rangsangan eksternal
(Kanski et al, 2011; Sullivan et al, 2004; AAO, 2007).
 Dalam keadaan normal, air mata dihasilkan sesuai dengan
kecepatan penguapannya sehingga hanya sedikit yang sampai
ke sistem ekskresi (Sullivan, 2004). Dari punkta, ekskresi air
mata akan masuk ke kanalikulus kemudian bermuara di sakus
lakrimalis melalui ampula. Pada 90% orang, kanalikulus
superior dan inferior akan bergabung menjadi kanalikulus
komunis sebeum ditampung dalam sakus lakrimalis. Di
kanalikulus, terdapat katup Rosenmuller yang berfungsi untuk
mencegah aliran balik air mata. Setelah ditampung di sakus
lakrimalis, air mata akan diekskresikan melalui duktus
nasolakrimalis sepanjang 12-18 mm ke bagian akhir di meatus
inferior.
Berikut adalah penjelasan mengenai proses terbentuknya air mata :
1. Proses pembentukan air mata disebut juga dengan proses lakrimasi.
Bahasa lakrimasi diambil dari bahasa latin lacrima yang berarti air mata.
2. Sistem lakrimal akan menjaga supaya kondisi di mata tetap lembab. Produksi air
mata sendiri bertujuan untuk memberikan pelumas alami pada mata beserta
mengencerkan dan membasuh partikel-partikel asing yang masuk ke dalam mata.
3. Dalam proses pembentukannya terdapat dua macam air mata yang akan dihasilkan,
yaitu air mata pelumas, yang mengandung air, lemak, dan mukosa, dan air
mata aqueus, yang hanya mengandung air sebagai respon dari luapan emosi
(menangis) dan iritasi.
4. Kelenjar air mata dengan nama ilmiah lacrima gland yang terletak di sudut bagian
atas mata, tepatnya pada bagian antara kelopak mata dan alis akan secara rutin
menyebarkan cairan yang membasahi mata setiap adanya kedipan. Kelenjar inilah
yang menjadi produsen pembuat air mata. Meskipun ukurannya kecil seperti buah
kenari, tetapi organ inilah yang nantinya akan menyemprotkan aliran air mata.
5. Air mata muncul melalui saluran keluar yang berada di sudut luar mata kita. Saat
mata kita berkedip sehingga lacrima gland menyebarkan air mata ke semua bagian
bagian mata
6. Kemudian air mata akan mengalir melalui lubang di sudut dalam mata melewati
saluran lain, untuk berlanjut menuju bidang di belakang hidung (tempat air mata
akan diserap oleh tubuh).
Kenapa saat aktifitas fisik, kita mengeluarkan keringat dan
kulit jadi berminyak?
Berkeringat adalah proses evaporasi aktif dibawah
kontrol saraf simpatis. kecepatan pengurangan
panas evaporatif dapat secara sengaja
disesuaikan melalui proses berkeringat, yang
merupakan mekanisme homeostatik untuk
mengeliminasi panas yang dibutuhkan.
Keringat adalah larutan garam encer yang secara
aktif dikeuarkan ke permukaan kulit oleh
kelenjar-kelenjar kulit.
Panas dapat keluar dari tubuh jika menguap dari
kulit. Jika keringat hanya menetes atau diseka
maka tidak akan terjadi pengurangan panas.
Faktor yang mempengaruhi evaporasi keringat
adalah kelembapan relatif udara sekitar. apabila
kelembapan relatif tinggi, kemampuan untuk
menyerap tambahan kelembapan dari kulit
berkurang.
PANAS 
AKTIVITAS KONTRAKSI KEBUTUHAN
METABOLISME SUHU TUBUH
FISIK OTOT ATP
MENINGKAT >
MENINGKAT MENINGKAT MENINGKAT
LINGKUNGAN

BERSAMA
EKSRESI MINYAK PRODUKSI
KELUARNYA PENINGKATAN
AGAR TUBUH TDK KERINGAT
PANAS REABSORBSI VASODILATASI
KEHILANGAN OLEH KEL.
MELALUI ION NA DAN PEMB. DARAH
TRLALU BANYAK SUDORIFERA
PORI2, JUGA CL
CAIRAN MENINGKAT
KELUAR AIR