Anda di halaman 1dari 11

KEGUNAAN MINYAK BUMI

Kelompok 5 : Kelas : XI mia 2


• Alin Andera
• Estuning Vidya P
• M Triandita
• Shinta Kusuma Ningrum
• Richard Novid
• Yudha Yulianto
1) Sebagai Bahan Bakar
Proses pengolahan minyak bumi melalui beberapa macam tingkatan, seperti proses penyulingan hingga
didapatkan beberapa komponen minyak bumi yang lebih ringan. Hasil dari penyulingan ini adalah
minyak bumi yang telah menjadi bahan bakar residu seperti bensin, solar, bensol, dan kerosin.

 Bensin
Bensin atau gasoline adalah salah satu hasil olahan minyak bumi yang terkenal di masyarakat sekitar.
Komponen utama yang terdapat pada bensin adalah oktana dan n-heptana. Bensin yang sering
digunakan sebagai bahan kendaraan bermotor maka kualitasnya ditentukan berdasarkan karakteristik
jumlah bilangan oktan. Dimana apabila semakin tinggi jumlah bilangan oktan pada bensin tersebut maka
semakin tinggi pula kualitas dari bensin tersebut. Bensin biasanya digunakan sebagai bahan bakar
motor, mengekstraksi berbagai bahan, seperti minyak kedelai, minyak kacang tanah, minyak kelapa dan
bahan-bahan alam lain, bahan pelarut bagi karet, dan Bahan bakar penerangan dan pemanasan.
Solar
Solar atau diesel pada umumnya digunakan sebagai bahan bakar dalam pembakaran mesin diesel,
baik itu mesin kendaraan ataupun mesin industri. Solar didapat dari proses destilasi pada suhu 200-
300 derajat Celcius, dimana titik nyalanya berada diantara 40-100 derajat Celcius. Solar ini tidak
mudah menguap pada suhu yang normal, akan tetapi solar memiliki kandungan sulfur yang lebih
tinggi dibandingankan dengan bensin atau kerosin. Kualitas solar berdasarkan dari aspek
pembakarannya, kekentalannya, kandungan sulfurnya dan kestabilannya (apabila disimpan dalam
jangka waktu yang lama). Sebagian dari mereka yang memiliki pencaharian sebagai supir angkutan
umum terkadang menggunakan bahan bakar ini.
Kerosin
Kerosin atau minyak tanah merupakan cairan yang mudah terbakar. Kerosin ini
didapat dari proses destilasi minyak bumi pada suhu 150-275 derajat Celcius dengan
rentang rantai karbon antara C12-C15. Sebelum dipasarkan, biasanya kerosin ini diberi
zat pewarna terlebih dahulu dan umumnya zat pewarna tersebut berwarna kuning
yang tujuannya agar masyarakat dapat membedakan antara minyak tanah dengan air.
Pemakaian terpenting dari kerosin adalah Minyak Lampu, Bahan bakar untuk
pemanasan untuk memasak, Bahan bakar (Alat-alat pertanian (traktor), Kapal
perikanan, Pesawat penerangan listrik kecil.), Bahan pelarut untuk insektisida, Bahan
pelarut untuk bitumen (aspal).
2) Sumber Gas Cair ( LPG )
LPG adalah hasil dari penyulingan minyak bumi yang berupa gas cair. Adapun unsur yang terkandung
dalam LPG ini antara lain propana ( C3H8 ), butana ( C4H10 ), etana ( C2H6 ) dan pentana ( C5H11 ).
Pada umumnya LPG pada era saat ini banyak digunakan sebagai bahan bakar untuk industri dan
rumah tangga. Perlu diketahui bahwa sebelum LPG ini dipasarkan, LPG ini sudah diberi zat pembau
tambahan yaitu senyawa merkaptan untuk memberi tanda kepada konsumen apabila terjadi
kebocoran gas. Tidak hanya digunakan dalam keperluan rumah tangga, LPG ini juga digunakan
sebagai bahan baku maupun campuran di pabrik-pabrik petrokimia untuk dihasilkan beberapa
produk. Beberapa hasil dari pabrik petrokimia tersebut antara lain adalah produk kosmetik, pupuk
dan biji plastik.
3) Industri Kimia
Senyawa yang dihasilkan dari pengolahan minyak bumi ternyata juga sangat berperan untuk
memproduksi beberapa produk kimia. Beberapa produk dihasilkan dari hasil olahan minyak bumi
adalah seperti cat minyak, cat dinding, cat mobil, cat kayu dan beberapa produk plastik. Hasil sisa
dari pengolahan minyak bumi ini, ternyata tidak dibuang ke alam namun memiliki manfaat yang
sangat besar untuk kehidupan manusia.
4) Produk Keperluan Dapur
Berbagai macam produk yang berada di dapur seperti kulkas, kunci pintu, kunci jendela,
panel pintu dan kursi ternyata juga melibatkan minyak bumi dalam proses produksinya.
Minyak bumi digunakan sebagai sumber pengolahan baik sebagai sumber panas maupun
produk sampingan untuk mengolah baja, aluminum maupun besi. Jadi minyak bumi ada
disekitar kita dan dalam kehidupan sehari-hari.
5) Bahan Produksi Mobil
Beberapa bagian mobil seperti blok bodi mobil, kabel instalasi listrik, dan berbagai
perangkat lain dalam mobil juga membutuhkan minyak mentah. Minyak mentah ini akan
diolah dengan berbagai macam cara dan menghasilkan produk utama dan sampingan.
Sejumlah serat dihasilkan dalam pengolahan minyak bumi dan dibuat menjadi lapisan blok
badan mobil, beberapa komponen elektronik yang lebih ringan dan beberapa cairan untuk
mobil seperti minyak rem, minyak pelumas dan bahan bakar mobil.
MinyakPelumas
Pelumas adalah zat kimia, yang umumnya cairan, yang diberikan di antara dua benda bergerak
untuk mengurangi gaya gesek.Pelumas berfungsi sebagai lapisan pelindung yang memisahkan
dua permukaan yangberhubungan. Umumnya pelumas terdiri dari 90% minyak dasar dan 10%
zat tambahan. Salah satu penggunaan pelumas paling utama adalah oli mesin yang dipakai
pada mesinpembakaran dalam. Kegunaan minyak pelumas diantaranya mencegah karat dan
mengurangi gesekan
6) Menjadi Lilin
Digunakan untuk penerangan, kertas pembungkus berlapis, lilin batik, korek api, dan bahan
pengkilap seperti semir sepatu.
7) Sebagai Bitumen (Aspal)
Aspal ialah bahan hidro karbon yang bersifat melekat berwarna hitam kecoklatan, tahan
terhadap air. Aspal sering juga disebut bitumen. Aspal atau bitumen adalah suatu cairan kental
yang merupakan senyawa hidrokarbon dengan sedikit mengandung sulfur, oksigen, dan klor.
Aspal sebagai bahan pengikat dalam perkerasan lentur mempunyai sifat viskoelastis. Aspal
akan bersifat padat pada suhu ruang dan bersifat cair bila dipanaskan. Aspal merupakan bahan
yang sangat kompleks dan secara kimia belum dikarakterisasi dengan baik. Kandungan utama
aspal adalah senyawa karbon jenuh dan tak jenuh, alifatik dan aromatic yang mempunyai atom
karbon sampai 150 per molekul. Kegunaan aspal adalah untuk melapisi permukaan jalan.
8) Menjadi Nafta
Nafta adalah material yang memiliki titik didih antara gasolin dan kerosin yang digunakan
untuk Pelarut dry cleaning (pencuci) ,Pelarut karet ,Bahan awal etilen ,Bahan bakar jet dikenal
sebagai JP-4.
Dari berbagai informasi di atas jika di sajikan dalam bentuk tabel maka akan didapatkan hasil
sebagai berikut :
Fraksi Jumlah atom C Titik didih (°C) Kegunaan
Bahan bakar LPG dan bahan baku untuk
Gas C1 - C4 < 20
senyawa organik.
Bensin (Gasolin) C5 - C10 40 - 180 Bahan bakar organik.
Nafta diperoleh dari fraksi bensin, digunakan
untuk sintetis senyawa organik, pembuatan
Nafta C6 - C10 70 - 180
plastik, karet sintetis, detergen, obat, cat,
bahan pakaian dan kosmetik.
Digunakan sebagai bahan bakar pesawat udara
Kerosin C11 - C14 180 - 250
dan bahan bakar kompor parafin.
Digunakan sebagai bahan bakar kendaraan
Minyak solar dan diesel C15 - C17 250 - 300
bermesin diesel dengan rotasi tinggi.
Digunakan sebagai minyak pelumas. Hal ini
Minyak pelumas C18 - C20 300 - 350 terkait dengan kekentalannya (Viskositas) yang
cukup besar.
Sebagai lilin parafin untuk membuat lilin, kertas
Lilin > C20 > 350
pembungkus berlapis, dll.
Bahan bakar dikapal, industri pemanas dan
Minyak bakar > C20 > 350
pembangkit listrik.
Materi aspal jalan dan atap bangunan, anti
Bitumen > C40 > 350
korosi, isolasi listrik, kedap suara pada lantai
Apakah Ada Pertanyaan ???