Anda di halaman 1dari 24

GAWAT DARURAT

KULIT

Dr. Sani Widjaja, Sp.KK


Bag./SMF IK. Kulit & Kelamin
RSUD Ulin Banjarmasin
ERITEMA MULTIFORME :
 Dif : - Akut
- Swasirna
- Kulit & Mukosa
- UKK  Khas : Lesi target /Iris (Lesi berbentuk bulat / oval
dengan tepi lesi eritematosa, bagian sentral hiperpigmentasi di atas
nya didapatkan vesikel atau bula)

 Pembagian :
 EM. Minor  kulit (Akral)
Mukosa
 EM. Mayor  Kulit
Mukosa - bibir, mata, genitalia eksterna,
Berat organ dalam

Steven Johnson Syndrome


Ex: - Virus  Virus Herpes simplex
- Bakteri  Stafilokokus
- Parasit  Trikomonas
- Jamur  Dermatofitosis, Histoplas
- Fisik  Sinar matahari, sinar X
- Obat  gol. Penisilin, Sulfa dll
- Neoplasma  Leukemia, Limfoma
- Peny. Kolagen  Sistemik Lupus Eritematosus
- Reaksi Kontak  Poison oak
- Miscellaneous  Makanan, cabut gigi, Vaksinasi
Patofisiologi
• Reaksi Hipersensitivitas tipe III

Tanda Klinis
• Ukk : - plak, makula, vesikula /
bula, papula, urtika
• Herpes Iris Of Bateman :
(Plak + Bula + Vesikel)
• Lesi target, lokasinya pada akral dibagian
ekstensor ekstrimitas, simetris timbul dalam
waktu 24-48 jam dimulai dengan UKK makula
eritematosa, bagian tepi lesi tetap eritem
ditengahnya berubah menjadi kebiruan atau
berbentuk purpura. Setelah 1-2 minggu berubah
menjadi hiperpigmentasi
Stevens Johnson Syndrome

 Gx Prodormal ( 1 – 14 hari )
 Kelainan Kulit : Ditemukan lesi target,
 Bula Erosif
 Kelainan Mukosa : Mulut
Bibir krusta hemorragik
Conjungtiva hiperemi
Alat dalam
• Angka mortalitas 5 – 15%
Patologi Anatomi

 Dermis  Infiltrasi Eritrosit perivaskuler


 Dermal – Epidermal  Edema, bula sub
epidermal
 Epidermis  Spongiosis Deg Hidropik. Basalis
Penatalaksanaan :
- Rawat inap
- Hentikan semua obat
- Koreksi elektrolit balance
- Prednison 40 – 80 mg/hari atau
deksametason 3x5 mg intravena
- Antibiotika profilaktik gentamisin inj. intravena
- Kumur Nacl 0,9%
- Ointment (Vaselin) bibir
- Kulit erosif kompres Nacl 0,9%, sofratul
- ♀ kelamin cuci dengan air hangat
- Diet lunak - cair
- Lab CITO : darah lengkap, SGOT, SGPT, ureum, kreatinin,
gula darah
- Konsultasi : Bagian penyakit dalam
Bagian THT
Bagian mata
Bagian gigi dan mulut
Toxic Epidermal Necrolitic
(TEN)
- Reaksi pada kulit
- Eritema luas
- Epidermis lepas
- Tampak seperti luka bakar grade I, II
- Insidensi 30% usia > 40 tahun
- Sembuh  parut di kulit dan mukosa
ETIOLOGI :

 Obat
 Virus
 Bakteri
 Jamur
 Vaksinasi
 Neoplasma
 Graft Versus Host
 Idiopatik
KLINIS
 Gx Prodormal  : Kulit nyeri
(1-2 jam) Mata panas
Malaise
Atralgia
 Kelainan Kulit :
 Eritematosa bentuk morbiliformis
 Makula eritematosa diffus
 Vesikel, bula dinding kendur
 Nikolsky Sign 
Kelainan Mukosa :
 Bibir : erosif
 Konjuntiva : hiperemi
 Genitalia : mukosa erosi
 Anus : mukosa erosi
Kelainan kuku : Lepas
Gx Sistemik :
 Febris
 Saluran tenggorokan : nyeri menelan
 Gastro intestinal : mual, nyeri
PA :
Epidermis :
 Str. Basalis : - Vakuolisasi (Eosinofil
bodies)
- Necrosis Eosinofilik
 Dermis : - Edema perivaskuler
Penatalaksanaan
► Sama dengan Steven Johnson Syndrome
DD. Peny. Gawat Darurat
Dibuat berdasarkan
 Anamnese

 Klinis

 Lab : - Pemeriksaan darah

- Pemeriksaan Serologik
- Pemeriksaan Kultur
- Pemeriksaan RO Thoraxs
- Pemeriksaan Biopsi kulit
- Pemeriksaan Imunofloresent
 DD :
1. Staphylococcus Scalded Skin Syndrome
2. Pemphigus Vulgaris
3. Pemphigoid Bulosa
LESI TARGET
LESI TARGET
TERIMAKASIH