Anda di halaman 1dari 35

SISTEM KOMUNIKASI GEDUNG

PENDAHULUAN

Sistem komunikasi sebagai utilitas bangunan merupakan sesuatu


yang penting yang harus dipertimbangkan dalam mendisain suatu
bangunan.
Fungsi gedung sebagai tampat bernaungnya sebuah organisasi atau
perusahaan memunculkan kebutuhan komunikasi. Yang berperan
besar dalam operasional perusahaan,interkoneksi dengan dunia
bisnis atau dengan konsumen.
BERDASARKAN BENTUKNYA SISTEM
KOMUNIKASI BANGUNAN GEDUNG DIBAGI
MENJADI DUA (2) BAGIAN, YAITU :

1. SISTEM KOMUNIKASI SUARA

2. SISTEM KOMUNIKASI DATA


1. SISTEM KOMUNIKASI SUARA

Terdapat banyak macam /jenis alat komunikasi suara yang digunakan


dalam gedung, diantarany :
-Telepon
- System Audio atau Sound System
-Nurse Call
- Intercom
Telepon
Telepon alat komunikasi yang mentransmisikan sinyal
suara penelepon ke orang yang ditelepon
melalui jaringan kabel telepon.
Terdapat 4 komponen dasar komunikasi telepon:
1. Instrumen komunikasi pengguna (pesawat telepon)
2. Jaringan lokal (local network)
3. Sistem switcing
4. Jaringan transmisi jarak jauh (long haul network)
Mendesain Sistem Telepon

• Pertimbangan –pertimbangan dalam mendesain telepon:


1. Kebutuhan komunikasi telepon pemakai
2. Faktor arsitektur bangunan
3. Lingkungan kerja dari setiap komponen sistem telepon
4. Keamanan dan akses ke peralatan telepon untuk personil
pemeliharaan
5. Penggunaan Generator atau tidak
6. Banyaknya kemungkinan titik penggunaan peralatan telepon
Desain Sistem Telepon untuk suatu bangunan:
1.Desain Sistem telepon I (sistem sederhana)
2. Desain Sistem Telepon II (terdapat pencabangan untuk jaringan
komputer)
Desain Sistem Telepon III (PABX / berbasis IP)
Alur Jaringan Instalasi PABX
Sistem dalam bangunan dimulai dari saluran Telkom ke fasilitas PABX
(Private Automatic Branch Exchange),selanjutnya dihubungkan ke kotak
hubung induk (MDF-Main Distribution Frame). Melalui kabel distribusi (DC-
Distribution Cable)jaringan telepon disebarkan ke kotak terminal(JB-Junction
Box)yang ada pada tiap-tiap lantai bangunan. Dari kotak ini jaringan telepon
diteruskan ke setiap pesawat telepon.
Sistem Audio atau
Sound system
• Jaringan sound system pada suatu fungsi bangunan
dimaksudkan untuk menyampaikan pesan audio satu arah, yaitu
dari pusat komunikasi ke ruangan-ruangan.
• Sistem jaringan sound system diatur melalui pusat audio, yang
berhubungan dengan mic. Dari mic tersebut kemudian sinyal
akan ditransmisikan melalui kabel audio.
Nurse Call

• Jaringan nurse call dihubungkan ke lokasi tempat tidur pasien


dengan fasilitas tombol panggil.
• Panel board informasi ditempatkan diarea nurse station, yang
mana alai ini bisa memberi sinyal bahwa pasien pada bed
tertentu sedang meminta bantuan.
Intercom
Intercom adalah sistem komunikasi suara yang digunakan dalam
bangunan atau koleksi kecil bangunan, berfungsi secara independen dari
jaringan telepon umum. Intercoms umumnya dipasang secara permanen di
bangunan dan kendaraan. Intercoms dapat menggabungkan koneksi ke
sistem loudspeaker alamat publik, walkie talkie, telepon, dan sistem
interkom lainnya.
Sistem Permanen
Sistem interkom tradisional seluruhnya terdiri dari
komponen elektronik analog, tetapi banyak fitur baru dan
pilihan antarmuka dapat dicapai dengan sistem baru interkom
berdasarkan koneksi digital

Banyak sekolah dan gedung perkantoran sekarang


menggunakan audio / video sistem untuk mengidentifikasi pengunjung
mencoba untuk mendapatkan akses ke sebuah bangunan terkunci, dan
dapat dihubungkan dengan sistem kontrol akses gedung. Sistem interkom
dapat ditemukan pada banyak jenis kendaraan termasuk kereta api,
perahu, pesawat terbang dan kendaraan tempur lapis baja.
Sistem Portabel
Interkom portabel umumnya digunakan oleh kru produksi acara
khusus dan tim olahraga profesional. Tetapi seni pertunjukan seperti teater
tempat dan ruang konser sering memiliki kombinasi dari unsur-unsur
interkom permanen terpasang dan portabel.
Wireless Interkom
Instalasi ini dipasang apabila tidak diinginkan atau tidak
memungkinkannya untuk menjalankan kabel untuk mendukung sistem
interkom. Ada dua manfaat utama dari sebuah sistem interkom ini:

 Bahwa instalasi lebih mudah karena tidak ada kabel dijalankan


antara unit interkom.

 Bahwa Anda dapat dengan mudah memindahkan unit setiap saat.


Telepon Interkom

Beberapa telepon dikategorikan termasuk fungsi


interkom yang dapat memungkinkan paging dan percakapan
antara instrumen telepon tersebut.
Sebuah perangkat tunggal dapat menambahkan
fungsionalitas interkom untuk telepon standar ganda pada
saluran telepon biasa, bahkan membuat model berbeda.
Selama menggunakan interkom, sinyal panggilan
dering eksternal dapat didengar dalam lubang suara.
2. Jaringan Komunikasi Data

Komunikasi data, cepat atau lambat pada akhirnya akan mengarah


kesuatu sistem jaringan. Hubungan komunikasi data yang paling
sederhana adalah merupakan hubungan dari satu titik ketitik yang lain.
Dalam hal ini hanya melibatkan satu pemancar data kesatu penerima data.
Apabila hubungan ini dikembangkan dan akhirnya melibatkan penerima
lainnya ataupun pemacar lainnya, maka terbentuklah sebuah jaringan
komunikasi data. Sistem yang biasa digunakan adalah pemasangan sistem
LAN (Local Area Network )
Local Area Network
(LAN)

LAN merupakan sistem piranti keras(hardwaer) dan piranti


lunak (Software) yang menyediakan sambungan untuk
komunikasi suara dan data. LAN memungkinkan dihasilkan
suatu jalur yang menghubungkan berbagai peralatan komputer
dengan sangat cepat, efisien dan dapat diandalkan.
Local Area Network (LAN)
,
Komputer yang dihubungkan tidak mesti berasal darijenis dan
model yang sama dan dapat dihubungkan secara memusat
serta dapat memberikan layanan, berupa :
 Surat elektronika
 Transmisi data dan teks
 Akses data eksternal
 Input dari alat baca optik
 Pencetakan baik melauli printer maupun plotter
 Mentransfer data untuk diedit
 Piringan video laser
 Keamanan jaringan
 Statistik pengelolaan jaringan
Pemasangan sistem LAN pada beberapa komputer lain
membantu data antar komputer. Alternatif lain adalah
dengan system nirkabel, yaitu menggunakan Hot Spot.
Wireles / Internet

Fiber optic / UtV


Wireless
Penggunaan media ini sangat menjanjikan untukmasa kini
dan mendatang, karena kecilnya biaya perawatan.
Tidak ada kabel yang harus dimonitor terus menerus
kondisi fisiknya. Baik kerusakan kabel karena tikus atau bencana
alam. Akan tetapi mahalnya alat-alat active device-nya masih
menjadi momok. Selain adanya issue mengenai keamanan data
yang sangat perlu diperbaiki standarisasinya. Menjadikan bentuk
media wireless ini belum begitu banyak diminati oleh
masyarakat
Batas Sistem Operasi
Penghitungan Daerah izin
Faksimile

Faksimile atau mesin faks adalah peralatan


komunikasi yang digunakan untuk mengirimkan
dokumen dengan menggunakan suatu perangkat yang
mampu beroperasi melalui jaringan telepon dengan
hasil yang serupa dengan aslinya.

Selain mengirimkan dokumen, mesin faks


juga mampu menghantarkan citra foto dengan
fasilitas half tone. Mesin faks biasanya terdiri dari
modem, mesin fotokopi, alat pemindai gambar, dan
alat pencetak data (printer).
Proses Kerja
 Proses kerja mesin faks diawali dengan keharusan bahwa penerima
dan pengirim harus memiliki mesin faks.

Masukkan dokumen yang hendak dikirim ke bagian feeder mesin


faks dan selanjutnya menekan nomor telepon mesin faks yang dituju.

 Setelah koneksi terjadi, mesin faks akan melakukan scanning.

 Mesin faks tersebut akan mengubahnya menjadi suatu sinyal


listrik.

 Sinyal listrik tersebut lalu ditransmisikan melewati saluran telepon


dan menuju mesin penerima faks.

 Mesin penerima tersebut kemudian menangkap dan mengartikan


sinyal listrik untuk membuat suatu dokumen yang persis sama
dengan aslinya dan kemudian mencetaknya.
Diagram Kerja
Penggolongan Transmisi

Kecepatan transmisi data (data transmission


rate) memiliki golongan/tingkatan tersendiri,
tingkat produksi mesin faks berdasarkan penggolongan
durasi waktu transmisinya yaitu:

• Golongan I (G1) : waktu transmisi 6 menit


• Golongan II (G2) : waktu transmisi 3 menit
• Golongan III(G3) : waktu transmisi kurang dari 1 menit
• Golongan IV (G4) : waktu transmisi 10 detik
Dalam mengirimkan suatu dokumen, mesin faks menyediakan
tiga pilihan mode, yaitu:

Mode standard. Mode ini merupakan cara tercepat dalam


mengirim dokumen yang juga berarti lebih hemat pulsa. Tetapi kualitas
hasil pengirimannya kadang-kadang kurang baik. Terlebih jika dokumen
tersebut bukan asli atau hasil foto kopi.

Mode fine. Dalam mode ini resolusi hasil pengiriman lebih baik
tetapi membutuhkan waktu transmisi yang lebih lama pula.

Mode superfine. Mode ini mampu menghasilkan hasil kiriman


paling baik di antara kedua mode sebelumnya, yang akan sangat berguna
untuk pengiriman dokumen yang sangat penting. Tetapi waktu yang
dibutuhkan dalam pengiriman juga jauh lebih lambat.
Keunggulan dan Kekurangan

Keunggulan:
Mesin faks membantu pengiriman suatu dokumen
ke tempat yang jauh dalam waktu singkat. Ketika
mengirim dokumen ke tempat yang jauh, maka mesin faks
akan mengirim lebih cepat dan spontan melampaui kinerja
pengiriman surat melalui pos.

Kekurangan:
Mesin faks dalam kualitas telah menurunkannya
dalam posisi di bawah surat elektronik atau email sebagai
bentuk alat transfer dokumen secara elektronik yang telah
tersebar luas dan digunakan banyak sekali orang.