Anda di halaman 1dari 8

ANALISIS SITUASI & SWOT

STUDI KASUS OPERASI TANGKAP TANGAN (OTT) KPK TERHADAP ROMAHURMUZIY SELAKU
KETUA UMUM PPP

OLEH:
ERNA CHRISTININGSIH
12010118410066

MAGISTER MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS
UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG
01 KRONOLOGI
AGENDA
02 DUGAAN KPK

03 ANALISA SWOT

04 KESIMPULAN
Jumat, 15 Maret 2019
Lokasi penangkapan : Kota Surabaya, Jawa Timur
Alamat : Hotel Bumi, Surabaya
Saksi-saksi :
• Romahurmuziy
• 1 anggota DPR RI
• 1 pihak swasta
• Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi (pemberi suap)
KRONOLOGI
• Kepala Kantor Kemenag Provinsi Jawa Timur, Haris Hasanudin (pemberi suap)
Barang bukti :
• Uang sejumlah Rp 156.758.000

Senin, 18 Maret 2019


Lokasi penyelidikan KPK :
• Kantor Kementrian Agama (ruang Menteri Agama, Sekertaris Jenderal, ruang kerja Kepala
Biro Kepegawaian
• Kantor PPP Jakarta (Ketua Umum, Bendahara, Administrasi)
• Rumah Romy di kawasan Codet
Saksi – saksi penyelidikan :
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin
Barang bukti :
• Uang sebesar 180 juta rupiah dan 30.000 USD , diduga terkait kasus Romi di ruang menteri
• Dokumen DPP PPP
• Dokumen berkaitan proses seleksi kepegawaian kemenag, dari ruang Sekretaris Jenderal
dan Kepala Biro Kepegawaian

6 Februari 2019, 12 Maret 2019, 15 Maret 2019


Lokasi : Rumah tersangka Romahurmiziy
Saksi – saksi :
• Romahurmiziy
• Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi (pemberi suap)
• Kepala Kantor Kemenag Provinsi Jawa Timur, Haris Hasanudin (pemberi suap)
Barang bukti :
• Uang sejumlah 250 juta terkait seleksi jabatan untuk HRS
• Uang sejumlah 50 juta terkait kepentingan seleksi MFQ
DUGAAN KPK DARI
LAPORAN YANG
DITERIMA
• Transaksi pada OTT 15 Maret 2019
bukanlah transaksi pertama yang

GLOBAL TRADE dilakukan tersangka.


• Tersangka tidak bekerja sendiri dalam
PRESENTATION
mempengaruhi seleksi jabatan di
LOREM IPSUM DOLOR SIT AMET
Kementrian Agama.
• Tersangka tak hanya terlibat dalam
pengisian jabatan Kementrian Agama
di Jawa Timur, melainkan di banyak
Portfolio Presentation wilayah Kementrian Agama lainnya.
ANALISA SWOT

STRENGTH WEAKNESSES
sumber daya yang dimiliki organisasi hal penghambat yang berasal dari
yang dapat mendukung organisasi untuk internal organisasi yang dapat
mencapai tujuan menggangu upaya pencapaian tujuan
organisasi

SWOT
THREATS OPORTUNITIES
hal di luar organisasi yang daoat hal di luar organisasi yang apabila
memberikan hambatan bagi organisasi dimanfaatkan dengan baik akan
dalam mencapai tujuan membawa manfaat bagi organisasi untuk
mencapai tujuan
STRENGTH Weaknesses
• Romahurmiziy adalah seorang ketua • Penyidik maupun kasubnit tidak
umum Partai Persatuan dan memahami bagaimana langkah
Pembangunan (PPP) penanganan tindak pidana
• Transaksi pada OTT 15 Maret 2019 korupsi, bahkan mereka belum
bukanlah transaksi pertama yang paham perbuatan pidana yang ada
dilakukan tersangka. di UU Tipikor. Hal ini terjadi karena
• Uang sebesar 180 juta rupiah dan baik anggota maupun kasubnit
30.000 USD , diduga terkait kasus belum pernah menangani tindak
Romi di ruang menteri pidana korupsi dan belum
• Dokumen DPP PPP mendapatkan pelatihan untuk
• Rommy dijerat dengan Pasal 12 huruf meningkatkan kemampuan.
a atau huruf b atau Pasal 11 UU • Tidak adanya rencana
Nomor 20/2001 tentang penyelidikan / penyidikan yang
Pemberantasan Tindak Pidana jelas yang membuat langkah-
Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. langkah penanganan tidak
• Muafaq Wirahadi dan Haris terencana dengan baik.
Hasanuddin disangkakan melanggar
Pasal 5 ayat 1 huruf atau huruf b atau
Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak
Pidana Korupsi.
SWOT Oportunities
• Adanya Undang-Undang Keterbukaan
THREATS Informasi Publik yang mewajibkan lembaga
untuk memberikan keterbukaan informasi
• Rumitnya birokrasi yang ada di instansi terhadap masyarakat secara umum. Hal ini
samping yang berkaitan dengan penanganan menyebabkan dapat diketahuinya anggaran
tipikor seperti BPKP, LPSE, LPJK, dan Pemerintah Daerah dan pertanggung
PPATK sehingga dapat menghambat jawaban penggunaannya oleh semua pihak
pelaksanaan penyidikan tipikor. sehingga tidak ada lagi anggaran yang
• Adanya intervensi baik kepada penyidik ditutupi keberadaannya.
ataupun atasan penyidik yang datang dari • Adanya tim asistensi dari Polda yang diampu
politisi atau atasan kepolisian lainnya yang oleh kanit tipikor Polda Metro Jaya.
bertugas di luar satuan kerja KPK Keberadaan tim asistensi ini dapat
• Penyidikan tindak pidana korupsi melibatkan membimbing penyidik sehingga penyidikan
banyak ahli dan memerlukan anggaran yang tipikor lebih terarah dan menambah
lebih besar daripada tindak pidana biasa. pengetahuan penyidik tentang tindak pidana
korupsi.
• Membuat rencana penyelidikan dan penyidikan
yang rinci sehingga pelaksanaan penyidikan lebih
terarah dan proses penyelesaian berkas perkara
Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap
Romahurmuziy menjadi lebih cepat.
• Membekali penyidik dengan pengetahuan
mengenai penyidikan tindak pidana korupsi melalui
pelatihan dan seminar sehingga membantu
penyidik ketika pelaksanaan.
• Perwira melaksanakan sistem pengawasan dan
pengendalian dengan baik sehingga pelaksanaan
penyidikan sesuai dengan perencanaan dan hasil
yang maksimal.
• Mengintenskan hubungan koordinasi dengan
instansi samping yang mendukung pelaksanaan
tipikor sehingga tercipta hubungan yang baik.
• Memanfaatkan sarana dan prasarana untuk
melakukan penyelidikan secara maksimal baik
secara manual maupun melalui sarana internet.

KESIMPULAN
(OTT) KPK TERHADAP ROMAHURMUZIY
Thank You