Anda di halaman 1dari 17

MODUL 3

KARAKTERISTIK SENI ANAK


SEKOLAH DASAR

Disusun Oleh :
Maesuroh
(837682817)
OUTLIN
E
Karakteristik
Karakteristik Karakteristik
Suara Anak
Musik Anak Gerak Anak
Usia SD

Karakteristik Periodisasi
Seni Rupa Seni Rupa
Anak Anak
KARAKTERISTIK SUARA ANAK USIA SD

• Anak usia ini terdengar tipis, kecil,


dan ringan.
• Mereka belum dapat menyanyikan
nada lagu dengan tepat.
• Wilayah suaranya biasanya nada d’
sampai nada a’, ada juga yang
Usia 4-5 dapat bernyanyi dengan wilayah
Tahun suara d’ sampai d”
• Anak sudah dapat menyanyikan
lagu dengan pola melodi yang
sederhana.
KARAKTERISTIK SUARA ANAK USIA SD
• Pada umumnya memiliki suara yang tinggi dan ringan, namun
beberapa diantaranya ada juga yang bersuara rendah.
• Pada usia ini anak mulai memahami perbedaan tinggi rendah
nada.
• Anak sudah dapat menyanyikan lagu yang memiliki kalimat-
kalimat pendek dan mulai dapat menyanyikan beberapa nada
berdurasi panjang.
• Anak suka bernyanyi sendiri.
• Batas suara anak biasanya antara d’ sampai b’ bahkan ada yang
mencapai d’ sampai d”.
• Mulai menyadari pentingnya pernafasan yang bagus dalam
Usia 6-7 bernyanyi.
• Mulai dapat bernyanyi dengan aksentuasi ritnik.
• Iringan sederhana mulai dapat diperkenalkan kepada mereka.
Tahun • Adanya perubahan tempo dan dinamik pada lagu yang mereka
nyanyikan mulai disadari.
• Mulai menandai perbedaan antara bernyanyi kuat-kuat dengan
berteriak.
• Anak mulai dapat bernyanyi gaya bersahutan dan lagu yang
terdiri dari 2 atau 3 bagian.
KARAKTERISTIK SUARA ANAK USIA SD
• Pada umumnya anak mulai dapat bernyanyi dengan nada
yang tepat.
• Pada anak laki-laki, mereka mulai mengembangkan
resonan untuk mempersiapkan diri menjadi suara alto-
sopran (yang kelak akan berubah menjadi suara laki-laki
dewasa).
• Mulai dapat diperkenalkan canon (lagu yang dinyanyikan
secara susul-menyusul), atau lagu bersuara dua, atau
menyanyikan lagu berdesakan.
• Lagu yang dinyanyikan mulai bersifat ekspresif, seperti
melodi yang mengalir, melodi dinyanyikan dengan
Usia 8-9 dihentakkan, atau tegas, dan sebagainya.
• Sering dengan perkembangan kognitifnya, anak mulai
Tahun dapat menyanyikan ritme yang lebih rumit dari
sebelumnya.
• Anak juga sudah mulai dapat mengenali perbedaan akor
berdasarkan pendengarannya.
• Pada usia ini anak mulai menyukai lagu dari negeri lain
dan juga berbagai gaya musik.
KARAKTERISTIK SUARA ANAK USIA SD

• Pada anak yang belum mengalami perubahan suara,


suara mereka masih terdengar jernih dan ringan.
• Sementara suara anak laki-laki menjadi lebih indah
menjelang terjadi perubahan suara.
• Pada usia ini ada beberapa anak sudah mulai mengalami
perubahan suara dimana suara mereka menjadi rendah
seperti suara anak laki-laki dewasa. Hal ini disebabkan
pita suara mereka mengalami penebalan dan terjadi
perubahan hormonal.
• Pada usia ini anak sudah mulai dapat membaca notasi
Usia 10-12 musik.
• Untuk bernyanyi dalam dua suara atau tiga suara,
Tahun mereka sudah dapat menyanyikannya lebih baik.
• Mereka juga lebih baik dalam merespons ritmik karena
rasa ritmik mereka lebih baik dari sebelumnya.
• Mereka juga cenderung menirukan karakter dan gaya
menyanyi penyanyi yang terkenal pada masanya.
KARAKTERISTIK SUARA ANAK USIA SD
Anak – anak pada usia SD bila
diberikan latihan vokal yang benar, suara
mereka dapat menyamai suara bernyanyi
wanita dewasa. Jangkauan wilayah suara
mereka dapat mencapai seperti berikut.
1. Suara Tinggi : c’-a”
2. Suara Sedang : a-f’
3. Suara Rendah : f-d’
KARAKTERISTIK MUSIK ANAK
Karakteristik yang sebaiknya muncul dalam musik
anak adalah :

1. Musik sesuai dengan minat dan menyatukan dengan kehidupan anak


sehari – hari. Karenanya musik harus mengandung hal-hal yang
menarik perhatikan anak, seperti lagu atau nyanyian yang
menggambarkan tentang khayalan anak, cerita tentang peristiwa
tingkah laku binatang yang jenaka.

2. Ritme musik dan pola melodinya pendek sehingga mudah diingat.


Mudah diingat ini dimaksudkan agar guru dapat meminta anak untuk
berimprovisasi, mengubah melodi atau teks lagu sesuai dengan
kemampuan dan kreativitas anak.
KARAKTERISTIK MUSIK ANAK
Karakteristik yang sebaiknya muncul dalam musik
anak adalah :

3. Nyanyian atau lagu tersebut juga harus mengandung unsur musik


lainnya, seperti tempo, dinamik, bunyi, dan ekspresi musik yang dapat
diolah dan diganti serta diekspresikan anak. Misalnya anak diberi
kesempatan untuk menyanyikan atau memainkan musik itu dengan
tempo yang berbeda-beda, menambahkan suara lain dalam karya
tersebut.

4. Melalui musik anak diberi kesempatan pula untuk bergerak melalui musik.
Hal ini disebabkan karena anak sangat suka sekali bergerak, mereka tidak
pernah tinggal diam (kecuali sakit atau sedang bersedih). Mereka dapat
bernyanyi sambil menari dengan gerakan yang dikembangkan sendiri sesuai
dengan musik yang didengarnya. Begitu pula sebaliknya, melalui gerak tubuh
anak dapat menghasilkan bunyi dengan cara memukulkan tongkat, bertepuk
tangan, menghentakkan kaki, dan sebagainya.
KARAKTERISTIK GERAK ANAK
• Bila kita amati perkembangan fisik khusunya perkembangan
motorik anak manusia, kita akan mencatat bahwa anak
manusia lahir dengan keadaan tak berdaya yang belajar
menggapai barang yang berada didekatnya sambil belajar
mengkoordinasikan antara mata, otak, tangan atau kaki untuk
menyentuh benda yang disodorkan padanya.
• Pada usia ini, anak selain berat badan bertambah, kaki dan
tangannya juga bertambah panjang sehingga tubuh mereka
sudah tampak proporsional. Anak telah kuat lari, loncat,
melempar atau membungkuk.
• Pada usia ini, perkembangan visiomotoriknya yakni koordinasi
antara mata dan tangan/kaki telah berkembang dengan baik.
Pada usia 6 tahun psikomotorik baik motorik halus maupun
motorik kasar sudah dianggap berkembang secara mantap
dengan frekuensinya pun makin besar.
KARAKTERISTIK SENI RUPA ANAK
• Memahami tipologi dan periodisasi karya seni rupa anak pada
masa pra dan pasca SD amat penting.
• Karya seni rupa mereka merupakan suatu ungkapan yang
kuat, jujur, langsung dan berangkat dari dalam diri mereka
tanpa ditutup-tutupi, polos. Ciri ini sangat menonjol pada anak
usia 5-9 tahun.
• Ada 4 aspek yang dapat digunakan untuk mengamati karya
seni rupa anak, yakni : 1) aspek tipologi seni rupa anak, 2)
aspek seni rupa anak, 3) aspek periodisasi seni rupa anak, 4)
aspek relevansi karakteristik seni rupa anak (Cut Kamaril,
1999).
• Pada tipe visual, kemampuan daya tangkap indrawi sangat
menonjol sehingga anak mampu merekam objek aslinya
termasuk proporsi, perspektif, perbandingan, serta detailnya.
PERIODISASI SENI RUPA ANAK
• Ada beberapa klasifikasi periodisasi seni rupa anak
diantaranya yang disodorkan oleh :
1. Lansing mengelompokkan menjadi : masa coreng moreng
(2-4 tahun), figuratif (3-12 tahun) yang terdiri dari :
permulaan figuratif (3-7 tahun), pertengahan figuratif (9-10
tahun), aktif figurtif (9-12 tahun), dan tahap artistik (12
tahun keatas).
2. Lowenfeld dan Brittain yang mengklasifikasikan: Masa
coreng moreng (2-4 tahun), pra bagan (4-7 tahun), bagan
(7-9 tahun), awal realisme (9-12 tahun),
naturalisme/pseudo naturalistic (12-14 tahun), dan masa
dewasa/the periode of dececion (14-17 tahun).
PERIODISASI SENI RUPA ANAK

A. Karya Seni Rupa Anak Usia 4-7 Tahun (Masa Prabagan)

Perkembangan visual sudah mulai terarah ketika


anak menginjak usia 4 tahun. Terlebih pada usia 6-7 tahun
anak menjadi sangat peka dengan lingkungan sekitarnya
dengan keingintahuannya yang besar.

Ciri-Ciri Karya Seni Rupa


• Bentuk-bentuk geometri yang mereka buat jika
dilepas dari keseluruhannya akan menjadi gambar
kabur.
• Objek gambar yang mereka gambar tidak saling
berhubungan satu dengan yang lain.
• Penempatan dan ukuran objek bersifat subyek.
PERIODISASI SENI RUPA ANAK

B. Karya Seni Rupa Anak Usia 7-9 Tahun (Masa Bagan)


• Konsep bentuk mulai berkembang pada usia ini,
bahkan mereka akan sering mengulang-ulang
bentuk. Jika mereka ingin menyampaikan sesuatu
mereka akan membuat skema atau bentuk yang
lain.
C. Karya Seni Rupa Anak Usia 9-12 Tahun (Masa Awal Realisme)

• Pada rentangan usia ini, kesadaran perspektif atau


linear perspektif anak telah muncul, sehingga
gambarnya mulai mendekati kenyataan dengan
latar yang tepat. Walaupun mereka menggambar
masih berdasarkan penglihatan mereka sendiri,
namun sudah mendekati kenyataan.
PERIODISASI SENI RUPA ANAK

D. Karya Seni Rupa Anak Usia 12-14 Tahun

• Pada rentang masa ini


perkembangan berpikir abstrak
terus berlangsung dengan pesat.
RANGKUMAN

Sesuai dengan perkembangan usia anak


yang meliputi fisik dan nonfisik, maka terpaut pula
perkembangan anak dalam berkarya seni. Karya
seni anak memiliki karakteristiknya kondisi yang
berbeda jauh dengan karya seni orang dewasa.
Pada bidang seni musik pada umumnya menonjol
pada suara yang mereka miliki. Kemampuan
mereka dibagi dalam kelompok-kelompok usia
sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan
fisik dan nonfisik mereka. Begitupula musik yang
dinyanyikan atau dimainkannya.
RANGKUMAN

Pada seni tari, terjadi hal sama kemampuan fisik yang terus
berkembang telah menjadikan pedoman bagi guru untuk
memilik materi dan metode pembelajarannya. Sementara pada
bidang seni rupa, juga memberi periode perkembangan, karya
rupa anak berdasarkan perkembangan ditelektual, emosi,
sosial, dan juga fisik anak.

Karakteristik seni anak SD perlu diperhatikan guru agar dapat


dihasilkan pembelajaran seni yang bermakna.