Anda di halaman 1dari 23

Disusun Oleh :

1. Alif Achmad Fahrizal (P07120215003)


2. Angelica Intan Puspitasari (P07120215005)
3. Ayuningtyas Dian Utami (P07120215010)
4. Wiwien Winarni (P07120215042)
5. Yulianus Basutei (P07120215044)
 Mahasiswa mampu mengetahui pengertian,
jenis dan penatalaksanaan pada sinusitis.
 Mahasiswa mampu melakukan pengkajian pre
operasi pasien dengan sinusitis.
 Mahasiswa mampu menegakkan diadnosa pre
operasi pasien dengan sinusitis.
 Mahasiswa mampu membuat perencanaan
pre operasi pasien dengan sinusitis.
 Mahasiswa mampu melakukan
pendokumentasian pre operasi pasien
dengan sinusitis
A. Pengertian
Sinusitis adalah suatu peradangan yang terjadi pada sinus. Sinus sendiri
adalah rongga udara yang terdapat di area wajah yang terhubung
dengan hidung. Fungsi dari rongga sinus adalah untuk menjaga
kelembapan hidung & menjaga pertukaran udara di daerah hidung.

Rongga sinus sendiri terdiri dari 4 jenis, yaitu :

 Sinus Frontal, terletak di atas mata dibagian tengah dari masing-masing


alis

 Sinus Maxillary, terletak diantara tulang pipi, tepat disamping hidung

 Sinus Ethmoid, terletak diantara mata, tepat di belakang tulang hidung

 Sinus Sphenoid, terletak dibelakang sinus ethmoid & dibelakang mata


Sinusitis sendiri dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu
 Sinusitis akut : Suatu proses infeksi di dalam sinus yang
berlansung selama 3 minggu. Macam-macam sinusitis
akut : sinusitis maksila akut, sinusitis emtmoidal akut,
sinus frontal akut, dan sinus sphenoid akut.
 Sinusitis kronis : Suatu proses infeksi di dalam sinus yang
berlansung selama 3-8 minggu tetapi dapat juga berlanjut
sampai berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.
 Pada Sinusitis Maxilaris:

a. Infeksi virus : infeksi virus pada saluran pernafasan bagian atas (misalnya
Rhinovirus, Influenza virus, dan Parainfluenza virus).

b. Bakteri : Di dalam tubuh manusia terdapat beberapa jenis bakteri yang dalam
keadaan normal tidak menimbulkan penyakit (misalnya Streptococcus
pneumoniae, Haemophilus influenzae). Jika sistem pertahanan tubuh menurun
atau drainase dari sinus tersumbat akibat pilek atau infeksi virus lainnya, maka
bakteri yang sebelumnya tidak berbahaya akan berkembang biak dan menyusup
ke dalam sinus, sehingga terjadi infeksi sinus akut.

c. Infeksi jamur : misal jamur Aspergillus.

d. Peradangan menahun pada saluran hidung

e. Pada penderita rhinitis alergi dan juga penderita rhinitis vasomotor.

f. Septum nasi yang bengkok

g. Tonsilitis yg kronik
 Demam
 Pusing
 Ingus kental di hidung
 Hidung tersumbat
 Nyeri pada pipi terutama sore hari
 Ingus mengalir ke nasofaring kental kadang-
kadang berbau dan bercampur darah.
a. Rinoskopi anterior
b. Rinoskopi posterior : Tampak mukopus di
nasofaring (post nasal drip).
c. Dentogen : Caries gigi
d. Transiluminasi (diaphanoscopia): Sinus yang
sakit akan menjadi suram atau gelap.
e. Foto sinus paranasalis
f. Pemeriksaan CT-Scan
1. Pencucian sinus paranasal pada sinus maksila
2. Pembedahan sinus maxila
 Antrostomi, yaitu membuat saluran antara
rongga hidung dengan sinus maksila di bagian
lateral konka inferior.
 Operasi Caldwell-Luc: Operasi ini ialah
membuka sinus maksila, dengan menembus
tulang pipi.
 Hari/tanggal : Selasa, 11 Desember 2012
 Pukul : 13.30 WIB
 Tempat : Ruang OK 5.04 Gedung Bedah Sentral Terpadu (GBST) RSUP DR. Sardjito
 Metode : Wawancara, observasi,dan pemeriksaan fisik, studi document.
 Sumber : Klien, keluarga, dan status klien.
 Oleh : Praktikan

Identitas Klien
 Nama : An. “P”
 Umur : 17 tahun
 Jenis kelamin : Laki-Laki
 Agama : Islam
 Alamat : Karang, Brangkal, Karang Anom, Klaten, Jawa Tengah
 Pendidikan : -
 Pekerjaan : Pelajar
 Diagnosa medis : Tumor sinus maxilaris
 Tgl. Masuk RS : 04 Desember 2012
 Tgl.Operasi : 11 Desember 2012
 No.RM : 16101xx
Penanggung jawab
 Nama : Tn “SH”
 Umur : 41 tahun
 Pendidikan : SMP
 Pekerjaan : Petani
 Alamat : Karang, Brangkal, Karang Anom, Klaten, Jawa Tengah
 Hub. dengan klien : Ayah klien
 Gelang pasien : Berwarna biru muda
 Lokasi operasi : Sudah ditandai
 Inform consent operasi dan anestesi sudah lengkap
 Jenis operasinya : Caldwell-Luc
 Jenis anastesi : General anastesi
 Riwayat alergi : Tidak ada
 Puasa : Dari jam 00.00 WIB.
 Lavement : Tidak diberikan
 Gigi palsu dan riasan : Tidak ada
 Obat antibiotik : Cefotaxime sudah
diinjeksikan jam 08.30 WIB.
Riwayat Kesehatan
1. Kesehatan Pasien

a. Riwayat kesehatan sekarang

Keluarga klien mengatakan sejak umur 15 tahun pada hidung klien terdapat
benjolan. Awalnya benjolan itu tidak mengganggu tetapi setelah umur 17 tahun
benjolan tambah besar dan klien mengeluh nyeri kepala dan tenggorokan. Klien
mengeluh hidungnya tersumbat, flu yang sering kambuh (ingusnya kental) dan
penciuman berkurang

Sebelum operasi klien mengatakan cemas dan takut akan menjalani operasi yang
akan dijalaninya. Klien tampak gelisah ketika menunggu di ruang induksi. Wajah klien
tegang saat menunggu masuk ke ruang operasi.

b. Riwayat kesehatan yang lalu

Keluarga klien mengatakan sebelumnya klien tidak pernah sakit parah, klien
biasanya hanya sakit flu dan batuk.

c. Faktor Pencetus

Klien kurang mengetahui faktor apa yang memicu klien pusing dan flu karena klien
terlalu sering mengalami hal tersebut.
Kesehatan keluarga
 Genogram

Riwayat Kesehatan keluarga


Kelurga klien mengatakan nenek klien pernah sakit
polip hidung.
Pola Kebiasaan Pasien
1. Pola Nutrisi

Sebelum sakit
 A : Berat badan 55 kg, tinggi badan 160 cm, IMT 21,4

 B : Tidak terkaji

 C : Tidak terkaji

 D : Klien mengatakan makan 3 kali sehari. Klien makan

habis 1 porsi sedang, lauk, dan sayur. Klien kurang menyukai buah dan sayur. Tidak ada
makanan pantangan. Klien mengatakan minum ± 7 gelas perhari (±1600cc).

Selama sakit
 A : Berat badan 52 kg, Tinggi badan 160 cm, IMT

 B : Hb 12,4 g/dL , Hematokrit 35,3%

 C : Konjungtiva tidak pucat, bibir tidak kering dan pecah-

 pecah, membran mukosa lembab, turgor kulit cukup, peristaltik usus 5x/menit

 D : Diit TKTP, Klien mengatakan makan 3 kali sehari.

Klien hanya makan ± 3 sendok porsi yang disediakan rumah sakit, kerena tenggorokan klien
sering merasa sakit. Klien mengatakan minum 6-8 gelas perhari (±1200-1600cc). Klien
mengatakan telah berpuasa dari jam 00.00 WIB malam.
2. Pola Eliminasi
 Sebelum sakit

Klien mengatakan dalam 1 hari b.a.k ± 5 kali sehari (


1200 cc / hari ). Klien b.a.b 1 kali sehari setiap pagi.
Konsistensi lunak, berbau dan tidak ada darah.

 Selama sakit

Klien mengatakan dalam 1 hari b.a.k ± 3 kali dalam


satu hari. klien juga mengatakan b.a.b 1 kali dalam
sehari. Pasien tidak dilavement.
3. Pola Aktifitas – Istirahat – Tidur

Sebelum sakit :

 Kebutuhan Aktifitas sehari-hari

Klien mengatakan aktivitas kesehariannya adalah

seorang pelajar. Klien bisa beraktifitas mandiri,

seperti makan, minum, toileting dan berpakaian.

 Kebutuhan Istirahat dan tidur

Klien biasa tidur 8-11 jam perhari. Klien tidak

mengkonsumsi obat tidur.


Selama sakit :

 Kebutuhan Aktifitas sehari-hari

Klien menyatakan dalam beraktivitas seperti


makan, berpakaian dibantu dan toileting bisa
dilakukan dengan mandiri.

 Kebutuhan Istirahat dan tidur

Ketika tidur di rumah sakit klien tidur ± 7 jam


22.00-05.00 WIB).Saat klien pusing atau
hidungnya tersumbat klien susah untuk tidur.
4. Pola Kebersihan Diri
 Sebelum sakit
Klien mengatakan mandi 2 kali sehari dengan
menggunakan sabun mandi, menggosok gigi dengan
pasta gigi 2 kali sehari saat mandi. Klien mencuci rambut
3 hari sekali dengan shampo.
 Selama sakit
Klien mengatakan setelah sakit klien mandi 2 kali sehari
dengan menggunakan sabun mandi dan menggosok gigi
dengan pasta gigi.sebelum masuk ke ruang operasi klien
sudah mandi dengan menggunakan sabun.
Pemeriksaan secara sistemik (Head to Toe)

1. Kepala

 Kepala : Bentuk kepala mecochepal, kulit kepala terlihat bersih, tidak ada lesi, rambut lurus dan
rapi.

 Mata : Konjungtiva tidak pucat, tidak ada bengkak, tidak ada sekret pada kelopak mata. Klien
mampu melihat secara jelas.

 Telinga : Bentuk simetris, daun telinga bersih, tidak ada cairan keluar dari telinga. Klien mampu
mendengar dengan jelas dan menanggapi pembicaraan orang yang mengajaknya berbicara.

 Hidung : Terdapat sekret kental di lubang hidung, berwarna putih kekuningan. Terdapat
benjolan pada lubang hidug sebelah kiri. Klien tidak memakai alat bantu pernafasan kanule
binasal .

 Mulut : Tidak mengalami sariawan, di sudut mulut tidak ada jamur, bibir kering dan pecah-
pecah, membran mukosa kemerahan, gigi terlihat sedikit kotor, tidak menggunakan gigi palsu.

 Wajah : Wajah tidak pucat, tidak bengkak, kulit terlihat sedikit kering.

 Ekspresi : Pasien terlihat tegang, klien nampak gelisah menunggu waktu operasi.
2. Leher : Tidak ada lesi. Tidak ada pembesaran kelenjar tiroid.

3. Dada

a. Inspeksi : bentuk dada simetris kanan kiri, tidak ada retraksi dada saat bernafas

b. Palpasi : tidak ada massa abnormal pada paru dan jantung, tidak ada nyeri
tekan pada paru dan jantung, tidak ada cardiomegali.

c. Perkusi : terdengar bunyi resonan pada paru dan bunyi redup pada jantung.

d. Auskultasi : suara napas ronkhi, S1 dan S2 lup dup pada jantung.

4. Kulit Warna kulit coklat tua, kulit klien sedikit kering. Turgor kulit baik, saat
ditekan kulit cepat kembali (capillarevil < 2 detik).
5. Abdomen
a. Inspeksi : tidak ada lesi, tidak ada bekas operasi, tidak ada spider nevy, warna
kulit sama dengan warna sekitar.
b. Auskultasi : Peristaltik usus 5 x/menit.
c. PalpasI : tidak ada nyeri tekan
d. Perkusi : Suara tympani pada tiap kuadran
6. Punggung

 Inspeksi : Tidak ada lesi, tidak ada lordosis maupun kifosis.

 Palpasi : tidak ada nyeri tekan, tidak ada massa

7. Genetalia: Terpasang dower kateter sejak tanggal 10 Desember


2012.

8. Extrimitas Atas

9. Anggota gerak

Atas : Lengkap. Tidak ada kelainan. Terpasang infus RL 20


tpm di tangan kiri sejak tanggal 09 Desember 2012

Bawah : Anggota gerak lengkap tidak ada kelainan jari.


 Hasil Pemeriksaan Laboratorium
Pemeriksaan darah rutin
Tanggal : 9 Desember 2012
Hematologi
Tanggal 9 Desember 2012

Pemeriksaan CT- Scan


 Tanggal 28 Oktober 2012
Terdapat tumor pada sinus maxilaris dan nasal sinistra.
Terapi

 Infus RL 20 tpm.

 Program sebelumnya : cefotaxime 2 x 500 mg

Pengkajian Data Fokus

 Keadaan Umum

 Kesadaran : Composmentis

 Status Gizi

BB : 52 kg

TB : 160 cm

IMT : 20,31

 Tanda – tanda Vital

Suhu : 36 oC

RR : 12 x/mnt

Nadi : 72 x/mnt

TD : 130/90 mmHg

 Hb : 12,4 gr/dL