Anda di halaman 1dari 28

KESEHATAN KARYAWAN DAN

TATALAKSANA PASCA PAJANAN

oleh:
KETUT ANDRIYASA

PROGRAM PENGENDALIAN
INFEKSI (PPI)
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH
KABUPATEN BULELENG
Definisi
• Profilaksis Pasca Pajanan (PPP atau PEP)
• terapi antiretrovirus jangka pendek untuk menurunkan potensi infeksi HIV
setelah pajanan yang berpotensi, baik karena pekerjaan atau melalui
hubungan seksual.

• PPP menjadi salah satu bagian universal precaution  dapat


menurunkan pajanan pekerja terhadap benda-benda infeksius saat
bekerja.

18
Kapan PEP diberikan
• Keputusan untuk memberikan PEP dibuat sesuai kasus (case by case),
• mengutamakan kasus dimana PEP direkomendasikan dan bahaya dari terapi tidak melebihi
manfaatnya.
• Pada situasi yang tidak jelas dan rumit:
• dicurigai resisten antiretrovirus
• Kehamilan
• Menyusui
• hepatitis B dan C kronik,
• keputusan untuk pemberian terapi harus didiskusikan dengan dokter yang berpengalaman dalam bidang ini.

Saat PEP dianjurkan, harus segera diberikan dan dimulai sesegera


mungkin setelah paparan dan dalam waktu 72 jam. 19
HIV masuk kedalam tubuh pada awal infeksi

• Dlm 24 jam post


exposure,virus masuk
atau ditangkap oleh
dendritic cells di
mukosa
membran/kulit

• Terjadi dalam 2 hari


pertama infeksi

20
• Infeksi menjalar ke
seluruh jaringan dalam 3
hari (72 jam)
• Infeksi menyebar ke
macrofag jaringan
mengaktifkan CD4 sel
dalam lymph node
• Masuk dalam peredaran
darah
• Masuk ke dalam organ

21
Tabel 5. Rekomendasi PEP setelah paparan OCCUPATIONAL dengan
sumber yang STATUS HIV DIKETAHUI

Tipe paparan dengan Perkiraan risiko penularan Rekomendasi PEP


sumber HIV positif HIV per paparan bila Sumber paparan tidak Sumber paparan diketahui
sumber paparan tidak dalam terapi atau dalam VIRAL LOAD tidak
dalam terapi ARV terapi namun VIRAL LOAD terdeteksi
terdeteksi
Luka tusukan jarum (NSI) 1/440 3 obat pertimbangkan 2 obat
atau paparan benda tajam
lainnnya
Membran mukosa dan <1/1000 3 obat pertimbangkan 2 obat
paparan kulit non-intak

22
PPP HIV
THANK YOU