Anda di halaman 1dari 24

PENYAKIT ANTHRAX

PADA MANUSIA

dr. FEBRIANA PUTRI NARA HESWARI, MMR


PENDAHULUAN
Penyakit Anthraks adalah penyakit yang disebabkan
oleh Bacillus anthracis.
Penyakit ini menyerang hewan ternak dan manusia
yang kontak dengan hewan yang terinfeksi.
B. anthracis membentuk dua sistem pertahanan yaitu
spora dan kapsul.
Spora anthraks dapat tahan puluhan tahun di tanah.

2
ASPEK BIOLOGI
Morfologi :

- Berbentuk batang lurus
- Ukuran 1,6 µm
- Merupakan bakteri Gram positif, aerob
- Bersifat patogen
- Membentuk spora
- Tidak mempunyai alat gerak
- Berkapsul dan tahan asam
- Eksotoksin : Protective Ag (PA), Lethal
Factor(LF), Edema Factor (EF)

3
Siklus hidup :

1. Fase Vegetatif :
- Berbentuk batang
- Jika spora antraks memasuki tubuh inang
akan berubah bentuk vegetatif.
- Jika inangnya mati, bentuk vegetatif
menjadi dorman/tidak aktif dan
membentuk spora

4
2. Fase spora :
- Dalam keadaan tidak aktif
- Berbentuk bola, ukuran 1-1,5 µm
- Tahan terhadap panas, sinar ultraviolet
dan beberapa desinfektan
- Dalam tanah dapat bertahan puluhan tahun
- Jika memasuki tubuh inang akan berubah
ke bentuk vegetatif

5
CARA PENULARAN ANTHRAX?

• makanan atau sumber air minum yang terkontaminasi spora anthrax

• Serangga seperti lalat dan hewan pemakan bangkai dapat


menyebarkan spora anthrax ke wilayah yang lebih luas

• Faktor stress pada hewan karena kondisi lingkungan dapat memicu


terjadinya infeksi
• Spora anthrax sangat tahan pada kondisi tanah yang bersifat basa
(tanah berkapur).
PENULARAN
• Menyerang hewan berdarah panas,
paling rentan adalah hewan herbivore seperti
sapi, kerbau, kambing, domba, dan kuda.
Hewan jenis babi juga dapat tertular namun
relative lebih tahan, demikian juga jenis
anjing. Burung unta juga pernah dilaporkan
tertular.

• Menular dari hewan ke manusia, dan sering


menimbulkan kematian
PATOGENESIS

8
TANDA-TANDA KLINIS PENYAKIT
ANTHRAX PADA HEWAN

Pada sapi, kerbau, kambing dan


domba
tremor, tinja dan
urin bercampur
darah, konvulsi dan
demam, gelisah,
akut menimbulkan mati.
berputar-putar,
kematian yang 4) Keluar darah
pernafasan berat
mendadak. dari lubang-lubang
dan cepat
kumlah (mulut,
anus, lubang
hidung dan vulva).
• Anthrax dapat terjadi pada anjing liar yang
makan bangkai hewan yang mati karena
anthrax.

• Penyakit umumnya bersifat kronis, dengan


gejala: pembengkakan pada tenggorokan,
dan perut. Pada lidah dan gusi dapat
terlihat lesi karbunkel.
Bakteri Bacillus anthracis

Lethal Factor Protective Antigen Edema Factor

Lethal Toxin Edema Toxin

Kematian sel Penumpukan cairan


dan jaringan

11
12
Penularan Pada Manusia

• kontak dengan hewan yang terkena


anthraks, dapat melalui daging, tulang,
kulit, maupun kotoran.

• Belum ada kasus manusia tertular melalui


sentuhan atau kontak dengan orang yang
mengidap antraks
Proses masuknya spora anthrax

• spora anthrax terhirup dan masuk ke dalam


inhaled anthrax saluran pernapasan

• spora anthrax masuk melalui kulit yang terluka.


cutaneous Proses masukkanya spora ke dalam manusia
anthrax sebagian besar merupakan cutaneous anthrax
(95% kasus).

gastrointestinal • daging dari hewan yang dikonsumsi tidak


dimasak dengan baik, sehingga masih
anthrax megandung spora dan termakan
GEJALA
1. Antraks kulit KLINIS
:
- Biasanya terjadi pada permukaan lengan
atau tangan, wajah dan leher
- Khas lesi berdiameter 1-3 cm, eschar hitam
• di tengah

17
2. Antraks saluran pencernaan :
- Gejala awal rasa sakit perut yang hebat, mual,
muntah, tidak nafsu makan dan suhu tubuh
meningkat
- Diare akut berdarah
- Asites
- Hematemesis
- Toksemia
- Syok

18
3. Antraks saluran pernapasan
- Lebih berbahaya
- Menghirup bakteri atau spora
- Menyerupai gejala ISPA
- Menyebabkan gangguan pernapasan berat
- Tidak diterapi 90% kematian

19
Mediastinal widening with inhalation anthrax (JAMA
1999:281:1735-1745)

4. Komplikasi Meningitis
Jarang terjadi, fatal dan menyebabkan
kematian

20
PENATALAKSANAAN

pemberian antibiotik

Pemberian antitoksin

Terapi tambahan, seperti


sedation
PENCEGAHAN
PENULARAN/PENYEBARAN ANTHRAX

Ternak sakit dan ternak sekandang harus


diisolasi dan diberi pengobatan.

Bangkai dilarang untuk


disembelih/dipotong/dibuka, harus segera
dibakar, termasuk peralatan yang
terkontaminasi bangkai ikut dibakar

Jika tidak memungkinkan untuk dibakar,


bangkai ternak segera dikubur ke dalam
lubang yang cukup dalam (1-2 meter)
Permukaan tanah atau peralatan yang
terkontaminasi yang tidak mungkin dibakar agar
disemprot dengan desinfektan (misalnya
formalin 5 %).

Pergerakan ternak dari dan ke wilayah tertular


anthrax dibatasi atau dihentikan dan vaksinasi
pada semua hewan rentan di wilayah endemic
antraks.

Apabila ada masyarakat yang tertular anthrax


agar segera berobat ke rumah-
sakit/puskesmas terdekat
Terimakasih

26