Anda di halaman 1dari 32

ASKEP PADA LANSIA

Oleh

A.A.Ayu Yuliati Darmini S.Kep,Ns


ASKEP PADA LANSIA

Tujuan : Lansia mampu,


1. Melakukan kegiatan secara
mandiri ( Produktif )
2. Mempertahankan kesehatan
dengan perawatan /
pencegahan
3. Membesarkan semangat hidup
( Life Support )
FOKUS ASUHAN
KEPERAWATAN

1. Health promotion
2. Preventif
3. Mengoptimalkan fungsi mental
4. Mengatasi gangguan
kesehatan umum
Pengkajian : Bio,Psiko,Sosial

1. Biologis/Fisik :Persistem/Head to Toe


Keadaan umum / dasar :
- Vital Sign -BB
-Tingkat orientasi - Memori/Ingatan
-Pola Tidur
-Penyesuaian psikososial
Sistem persarafan
• Wajah asimetris/tidak
• Tingkat kesadaran
• Mata : Penglihatan
,pergerakan, katarak,keadaan
pupil isohor/dilatasi
• Gangguan sensori
• Ketajaman pendengaran
• Rasa sakit/nyeri
* Sistem Cardiovaskuler
Sirkulasi
perifer,warna,kehangatan,denyut
nadi,Distensi Vena Jugularis,
Pusing,Sakit,Odem
• Sistem GI
Status Gizi, Masukan
diet,Anorexia,Mual
muntah,mengunyah,menelan,gigi,
rahang,rongga mulut,bising usus,
distensi,konstipasi,diare,inkontine
ntia alvi
• Sistem Genitourinari
Warna dan bau urine, distensi
blader,inkontinentia,frekwensi,des
akan,disuri,pemasukan/pengeluar
an cairan,sexualitas
• Sistem Kulit
Temperatur,kelembaban,keutuhan
,turgor,pigmen,kuku,rambut,gangg
uan umum
• Sistem muskuloskeletal:
Kontraktur, atropi,gerakan
sendi,pralisis,kiposis
• Psikologis
- Apakah mengenal masalah
utamanya
- Sikap terhadap proses penuaan
- Merasa dibutuhkan/tdk,optimis
mengatasi stres
- Mudah menyesuaikan diri/sering
mengalami kegagalan
- Harapan saat ini dan y.a.d
- Fungsi kognitif ( Daya ingat,
proses fikir,alam
• Sosial Ekonomi
Sumber keuangan
lansia,kesibukan,teman/tempat
tinggal,kegiatan
organisasi,pandangan thd
lingkungan,hubungan dg
orla,besarnya
ketergantungan,penyaluran hobi
• Spiritual
Keteraturan melakukan
ibadah,keterlibatan dalam
kegiatan keagamaan,berdoa,
• Diagnosa keperawatan fisik
1. Pemenuhan nutrisi kurang dari
kebutuhan b/d masukan tak
adekuat
2. Gangg.persepsi sensori
pendengaran,penglihatan,b/d
hambatan
penerimaan/pengiriman rangsang
3. Defisit perawatan diri b/d
penurunan minat
4. Resiko cedera b/d penurunan
fungsi tubuh
5. Perubahan pola tidur b/d
• Diagnosa keperawatan
Psikososial
1. Isolasi sosial b/d perasan curiga
2. Menarik diri b/d perasaan tak
mampu
3. Depresi b/d isolasi sosial
4. Harga diri rendah b/d perasaan
ditolak
5. Koping tak efektif b/d
ketidakmpuan mengemukakan
perasaan secara tepat
6. Cemas b/d terbatasnya sumber
• Diagnosa keperawatan spiritual
1. Reaksi berduka/berkabung b/d
ditinggal pasangan
2. Penolakan thd proses penuaan
b/d ketidaksipan
3. Marah b/d kegagalan yang
dialami
4. Perasan tak tenang b/d
ketidakmpuan melakukan ibadah
Rencana Keperawatan
• Pemenuhan nutrisi
Penyebab gangguan nutrisi :
Penurunan alat
penciuman,pengecap,kurang
sempurna mengunyah,gigi tak
lengkap,perasan penuh pada
perut,sembelit,otot lambung
dan usus melemah.
• Kebutuhan nutrisi lansia
Kalori Laki- laki 2100kal, wanita
1700
Karbohidrat : 60 % dari kebut.
Kalori
Lemak : 15 – 20% dari kebut kalori
Protein : 20 – 35 % dari kebut kalori
Vitamin,mineral,sama dengan kebut
usia muda
Air : 6 – 8 gelas sehari
• Tindakan pemenuhan nutrisi
- Beri makanan porsi kecil tp
sering
- Banyak minum kurangi
makanan terlalu asin
- Beri makanan mengandung
serat
- Batasi minum kopi dan teh
- Batasi makanan tinggi kalori
Meningkatkan keamanan dan
keslamatan lansia
Penyebab kecelakaan :
Fleksibilitas kaki berkurang,
penurunan panca
indera,pencahayaan
kurang,lantai licin tak rata,
tangga tak ada
pengaman,kursi/TT mudah
bergerak
• Tindakan keperawatan
- Gunakan alat bantu utk
berjalan
- Latih pindah dari TT kekursi
- Biasakan gunakan pengaman
TT
- Bantu kekamar mandi
- Gunakan kaca mata
- Usahakan ada yang menemani
bila bepergian
• Lingkungan
- Tempatkan lansia diriangan yg
memudahkan utk observasi
- Letakkan meja kecil dekat TT utk
alat-alatyg sering digunakan
- Upayakan lantai bersih, rata tak
licin,tak basah
- Lampu 70 – 100 watt
- Gunakan sandal alas karet
• Memelihara kebersihan diri
Penyebab kurang perawatan diri :
kurang motivasi dan kelemahan
fisik
Tindakan :
- Mengingatkan/membantu lansia
melakukan upaya kebersihan diri
- Menganjurkan utk menggunakan
sabun lunak yg mengandung
minyak atau berikan skin lotion
- Mengingatkan utk membersihkan
lubang telinga,mata dan gunting
• Memelihara keseimbangan
istirahat dan tidur
- Menyediakan tempat tidur
yang nyaman
- Mengatur lingkungan cukup
ventilasi bebas bau-bauan
- Latihan fisik ringan utk
memperlancar sirkulasi dan
melenturkan otot
- Memberi minum hangat
sebelum tidur ( susu hangat )
• Meningkatkan hubungan
interpersonal melalui komunikasi
Masalah utama lansia : Daya ingat
menurun,depresi,mudah
marah/tersinggung,curiga
Upaya
- Kontak mata dalam komunikasi
- Beri stimulus thd kegiatan yg
akan dilakukan
- Sediakan waktu utk berbincang
- Tanggap thd respon non verbal
lansia dan beri kesempatan
- Libatkan utk keperluan
tertentu sesuai kemampuan
- Hargai pendapat lansia
Intervensi keperawatan :
- Tumbuhkan dan bina saling
percaya
- Sediakan cukup penerangan
- Tingkatkan rangsangan panca
indera
- Pertahankan dan latih daya
- Beri perawatan sirkulasi
- Beri perawatan pernafasan
- Beri perawatan pada alat
pencernaan
- Beri perawatan genitourinari
- Beri perawatan
kulit,muskuloskeletal dan
psikososial
- Pelihara keslamatan
TEORI PROSES MENUA
Secara Individual :
- Tahap proses menua terjadi
pada seseorang pada usia
berbeda
- Masing – masing lansia
mempunyai kebiasan yang
berbeda
- Tidak ada satu faktorpun
ditemukan utk mencegah
• Teori – Teori Biologi
1. Teori genetik dan mutasi (
Somatic Mutatic Theory )
- Menua terprogram secara
genetik utk spesies
tertentu
- Terjadi akibat perubahan
biokimia yg diprogram oleh
molokul-molokul DNA, setiap sel
pada saatnya akan mengalami
mutasi.Contoh : mutasi sel – sel
kelamin (Terjadi penurunan
2. Teori pemakaian dan Rusak
Kelebihan usaha dan stres
menyebabkan sel – sel tubuh lelah
3. Teori akumulasi dan produk sisa.
Pengumpulan dari pigmen/lemak
dlm tubuh akan mengganggu sel
tubuh itu sendiri.
4. Tidak ada perlindungan terhadap
: radiasi,penyakit dan kurang gizi
4. Teori Auto Immun :
Dlm proses metabolisme
tubuh, suatu zat diproduksi
oleh auatu zat khusus.
Terdapat suatu jaringan tubuh
tertentu yang tidak tahan
terhadap zat tersebut,
sehingga jaringan tubuh
menjadi lemah dan sakit.
Contoh involusi kelenjar timus
mengakibatkan kelainan
5. Teori immunologi Slow Virus
:Sistem immun menjadi efektif
dengan bertambahnya usia
dan masuknya virus kedalam
tubuh dapat menyebabkan
kelainan auto immun
6. Teori Radikal Bebas : Radikal
bebas dapat terbentuk dialam
bebas mengakibatkan
oksidasi yg menyebabkan sel
– sel tidak dapat regenerasi
7. Teori rantai silang
Sel – sel yang tua atau usang,
reaksi kimianya menyebabkan
ikatan yang kuat khususnya
jaringan kolagen.Ikatan ini
menyebabkan kurangnya
elastisitas ,kekacauan dan
hilangnya fungsi.
8. Teori Program
Kemampuan organisme utk
menetapkan jumlah sel yg
membelah setelah sel-sel itu mati
• Teori kejiwaan Sosial
1. Aktifitas / kegiatan
- Lansia yang sukses adalah
lansia yang aktif dan ikut
banyak dalam kegiatan sosial
- Mempertahankan hubungan
antara sistem sosial dan
individu agar tetap stabil dari
usia pertengahan kelanjut
usia.
2.Kepribadian berlanjut
Perubahan yang terjadi pada
seorang lansia sangat dipengaruhi
oleh tipe personality yang
dimilikinya
3. Teori pembebasan (
Disengagement theory )
Bertambahnya usia seseorang
secara berangsur – angsur mulai
melepaskan diri dari kehidupan
sosialnya/menarik diri dari
pergaulan sekitarnya.Keadaan ini
• Kehilangan Ganda ( Triple
Loss )
1. Kehilangan peran ( Loss of
Role )
2. Hambatan kontak sosial
( Restraction of contacts and
Relationship )
3. Berkurangnya komitmen
(Reduced Commitment to
Social Mores and Values )