Anda di halaman 1dari 17

MAKALAH FISIKA GERAK

PARABOLA
Nama kelompok
• DESTIA RAHMA PUTRI S (11)
• DIAN AYU LESTARI (12)
• INTAN FAMALIN (19)
• NELA ANANDA FEBRIYANI (27)
• DAFTAR ISI
• Hal
• KATA PENGANTAR.................................................................................................. i
• DAFTAR ISI.................................................................................................................. ii
• BAB I PENDAHULUAN
• A. Latar Belakang................................................................................................. 1
• B. Rumusan Masalah............................................................................................ 2
• C. Tujuan Penulisan Makalah............................................................................... 2
• D. Manfaat Penulisan Makalah............................................................................. 2
• BAB II PEMBAHASAAN
• A. Pengertian Gerak Parabola dan Fungsinya..................................................... 3
• B. Fenomena Gerak Parabola Secara Sistematis.................................................. 4
• C. Gambar Gerak Parabola................................................................................. 5
• D. Jenis-jenis Gerak Parabola............................................................................... 6
• E. Persamaan khusus Gerak Parabola.................................................................. 7
• E.1.Waktu untuk mencapai titik tertinggi ...................................................... 8
• E.2.Tinggi Maksimum MUM(H) .................................................................. 9
• E.3.Komponen Gerak pada sumbu (Y) .......................................................... 10
• BAB III PENUTUP
• A. Kesimpulan..................................................................................................... 11
• B. Saran............................................................................................................... 11
BAB I

PENDAHULUAN

A. PENGERTIAN GERAK PARABOLA

Gerak Parabola (Perpaduan GLB dan GLBB) Gerak parabola adalah gerak yang membentuk
sudut tertentu terhadap bidang horizontal. Pada gerak parabola, gesekannya diabaikan, dan
gaya yang bekerja padanya hanyalah gaya berat atau percepatan gravitasinya saja.

Gerak yang lintasannya berbentuk parabola disebut gerak parabola. Contoh umum gerak
parabola adalah gerak benda yang dilemparkan ke atas membentuk sudut tertentu terhadap
permukaan tanah. Gerak parabola dapat dipandang dalam dua arah, yaitu arah vertikal
(sumbu-y) yang merupakan gerak lurus berubah beraturan (GLBB),dengan arah horizontal
(sumbu-x) yang merupakan gerak lurus beraturan (GLB).Siapa saja waktu SMA pernah belajar
fisika kinematika, tentu masih ingat tentang Gerak Parabola. Biasanya yang paling sering
ditanya dalam ujian adalah jarak dan tinggi maksimum dari benda yang dilempar. Namun
bagaimana jika yang ditanya adalah panjang lintasan maksimum yang dilalui benda?
Lintasan Gerak Parabola dalam Koordinat Cartesian

Untuk menjawab pertanyaan tersebut maka penulis menulisnya dalam makalah sederhana.
Berikut adalah kutipan dari artikel yang saya dapat dari internet.Dalam analisis gerak
parabola sering diperhitungkan bagaimana cara untuk mendapatkan jarak maksimum.
Perumusannya yaitu dengan mengatur arah kecepatan dengan sudut terhadap sumbu
horizontal.
BAB II

PEMBAHASAN TENTANG GERAK PARABOLA

A. PENGERTIAN GERAK PARABOLA

Gerak Parabola (Perpaduan GLB dan GLBB) Gerak parabola adalah gerak yang
membentuk sudut tertentu terhadap bidang horizontal. Pada gerak
parabola,gesekannya diabaikan,dan gaya yang bekerja hanya gaya berat atau
percepatan gravitasinya saja. Gerak yang lintasannya berbentuk parabola disebut
gerak parabola. Contoh umum gerak parabola adalah gerak benda yang dilempar
ke atas membentuk sudut tertentu terhadap permukaan tanah. Gerak parabola
dapat dipandang dalam dua arah, yaitu arah vertikal (sumbu-y) yang merupakan
gerak lurus berubah beraturan (GLBB), dan arah horizontal (sumbu-x) yang
merupakan gerak lurus beraturan (GLB).

Fungsi gerak parabola Fungsi dari gerak parabola cukup banyak pertama fungsi
dari gerak parabola misalnya dalam kemiliteran yaitu pada saat menembakan
rudal maupun mortir yaitu membantu rudal untuk bisa mencapai tempat lawan
dengan gerakan benda berbentuk parabola ketika diberikan kecepatan awal dari
ketinggian tertentu dengan sudut tetap terhadap garis horisontal sehingga dapat
mencapai tempat tertentu dan menembakan ke arah yang benar atau mencapai
tempat yang diinginkan rudal ataupun mortir tersebut.
B. FENOMENA GERAK PARABOLA SECARA SISTEMATIS

Pada pokok bahasan Gerak Lurus, baik GLB dan GLBB kita telah membahas gerak benda
dalam satu dimensi, ditinjau dari perpindahan, kecepatan dan percepatan. Kali ini kita mempelajari
gerak dua dimensi di dekat permukaan bumi yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Pernakah anda menonton pertandingan sepak bola? walaupun hanya melalui Televisi.
Gerakan bola yang ditendang oleh para pemain sepak bola kadang berbentuk melengkung.
Mengapa bola bergerak dengan cara demikian ?

Selain gerakan sepak,bola banyak sekali contoh gerakan parabola yang kita jumpai dalam
kehidupan sehari-hari. Diantaranya adalah gerak bola volly, gerakan bola basket, bola tenis, bom
yang dijatuhkan serupa dengan gerak parabola.untuk contoh-contoh lain dapat kita temukan
sendiri. Apabila di amati secara saksama, benda-benda yang melakukan gerak parabola selalu
memiliki lintasan berupa lengkungan.Benda-benda yang bergerak seperti gerak pearabola
dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu:1.benda tersebut bergerak karena ada gaya yang diberikan.
Gaya Pada kesempatan ini,belum menjelaskan bagaimana proses benda-benda tersebut
dilemparkan, ditendang dan diberi gaya pada umumnya. Kita hanya memandang gerakan benda
tersebut setelah dilemparkan dan bergerak bebas di udara hanya dengan pengaruh daripadah
gravitasi.2.seperti pada Gerak Jatuh Bebas, benda-benda yang melakukan gerak parabola
dipengaruhi oleh gravitasi, yang berarah ke bawah menuju pusat bumi dengan besar g = 9,8 m/s2.3.
hambatan atau gesekan udara. Setelah benda tersebut benda tersebut diberikan kecepatan awal
hingga bergerak, maka selanjutnya gerakannya bergantung kepada gravitasi atau gesekan pada
hambatan udara. Karena kita menggunakan model ideal, maka dalam menganalisis gerak parabola
selalu berpengaruh terhdap gravitasi.
Menurut Galileo’s

1. Untuk persamaan parabola y² = px


- Jika p > 0, parabola terbuka ke kanan
- Jika p < 0, parabola terbuka ke kiri
2. Untuk parabola yang mempunyai F(0,p) dan direktrik y = -p, persamaan
parabola x² = py
- Jika p > 0, parabola terbuka keatas
- Jika p < 0, parabola terbuka kebawah
C. JENIS-JENIS GERAK PARABOLA

1. Gerakan benda berbentuk parabola ketika diberikan kecepatan awal dengan


sudut teta terhadap garis horisontal, sebagaimana tampak pada gambar di bawah.
Dalam kehidupan sehari-hari terdapat banyak gerakan benda yang berbentuk
demikian.diantarany gerak bola basket yang dilemparkan secara vertikal, gerakan
bola tenis, gerakan bola volly, gerakan lompat jauh dan gerakan peluru yang
ditembakan dari permukaan bumi menuju titik tertentu.

2. Gerakan benda berbentuk parabola ketika diberikan kecepatan awal pada


ketinggian tertentu dengan arah sejajar horisontal, sebagaimana tampak pada
gambar di bawah. Beberapa contoh gerakan jenis ini yang kita temui dalam
kehidupan sehari-hari, meliputi gerakan bom yang dijatuhkan dari pesawat atau
benda yang dilemparkan ke bawah dari ketinggian tertentu.

3. Gerakan benda berbentuk parabola ketika diberikan kecepatan awal dari


ketinggian tertentu dengan sudut teta terhadap garis horisontal, sebagaimana
tampak pada gambar di bawah ini
D. PERSAMAAN KHUSUS GERAK PARABOLA

1. WAKTU UNTUK MENCAPAI TITIK TERTINGGI


Pada saat benda melakukan gerak parabola sampai mencapai titik tertinggi, kecepatan benda
pada komponen vertikal (sumbu-y) vy = 0
vy = v0y – gtAB
0 = v0 sin α – gtAB
gtAB = v0 sin α

2. TINGGI MAKSIMUM(H)
Tinggi maksimum benda yang melakukan gerak parabola dapat ditentukan dari penurunan
persamaan di atas adalah sebagai berikut dikuadratkan menjadi

3. KOMPONEN GERAK PADA SUMBU (Y)


karena dipengaruhi percepatan grafitasi maka kecepatan pada arah ini akan selalu berubah.
adapun nilai kecepatan pada arah vertikal yang terjadi setiap saat adalah :

Rumus Gerak Parabola


Gerak pada sumbu x = Vox. t
Gerak pada sumbu y = Vy = g. t

Keterangan :
x = Jarak jangkauan benda(m/s) t= waktu(m/s)
Vox = Kecepatan awal pada sumbu x Vo =kecepatan awal(m/s)
Vy = Kecepatan benda pada sumbu y h=tinggi(m)
g = percepatan gravitasi
Komponen Gerak pada Gerak Parabola

Gerak Parabola merupakan gabungan dari dua komponen gerak, yakni


komponen gerak horizontal (sumbu x) dan komponen gerak vertikal
(sumbu y).

Mari kita bahas kedua komponennya:

Komponen gerak parabola sisi horizontal (pada sumbu X):

– Komponen gerak horizontal besarnya selalu tetap dalam setiap rentang waktu
karena tidak terdapat percepatan maupun perlambatan pada sumbu x ,
sehingga:

– Terdapat sudut (θ) antara kecepatan benda (V) dengan komponen gerak
horizontal dalam setiap rentang waktu, sehingga:

– Karena tidak terdapat percepatan maupun perlambatan pada sumbu X, maka


untuk mencari jarak yang ditempuh benda (x) pada selang waktu (t) dapat kita
hitung dengan rumus:
• Komponen gerak parabola sisi vertikal (pada sumbu y): Komponen
gerak vertikal besarnya selalu berubah dalam setiap rentang waktu
karena benda dipengaruhi percepatan gravitasi (g) pada sumbu y.
Jadi kamu harus pahami bahwa benda mengalami perlambatan
akibat gravitasi

• Terdapat sudut [θ] antara kecepatan benda (V) dengan komponen


gerak vertikal , sehingga:

• Karena dipengaruhi percepatan gravitasi, maka komponen gerak


vertikal pada selang waktu (t) dapat kita cari dengan rumus:

• Kita dapat mencari ketinggian benda (y) pada selang waktu (t)
dengan rumus:
• Terdapat pula persamaan-persamaan untuk menentukan besaran gerak
parabola lainnya: Apabila tidak diketahui komponen waktu, kita dapat
langsung mencari jarak tempuh benda terjauh (), yakni dari titik A hingga
ke titik B, dengan menggabungkan kedua komponen gerak.
Komponen gerak horizontal:
Komponen gerak vertikal:
Dengan mensubstitusikan kedua persamaan diatas, kita mendapatkan
persamaan:

• Kita dapat pula langsung menghitung ketinggian benda maksimum dengan


persamaan:

• Selain itu, dengan dengan menggunakan teorema Pythagoras kita dapat


mencari kecepatan benda jika kedua komponen lainnya diketahui.

• Jika diketahui kedua komponen kecepatan, kita juga dapat mengetahui


besarnya sudut θ yang dibentuk, yaitu:
Contoh Soal Gerak Parabola

Soal 1:

Seorang stuntman melaju mengendarai sepeda motor menuju ujung tebing setinggi 50 m. Berapa
kecepatan yang harus dicapai motor tersebut saat melaju dari ujung tebing menuju landasan
dibawahnya sejauh 90 m dari tebing? Abaikan gesekan udara.

Pembahasan:
• Kemudian kita identifikasi komponen-komponen yang diketahui,
• m.
• Mau diskon 40% paket RuangGuru? WA: 0813 7693 4946
• , jadi kita tahu bahwa
• Dengan rumus untuk mencari ketinggian benda, kita bisa mendapatkan waktu tempuh:
• Dengan rumus untuk mencari jarak tempuh, kita bisa mendapatkan kecepatan motor:
• .
• Jadi, kecepatan yang harus dicapai harus sebesar 28,21 m/s atau sekitar 100 km/h (101,55 km/h).

Dengan rumus untuk mencari ketinggian benda, kita bisa mendapatkan waktu tempuh:

Dengan rumus untuk mencari jarak tempuh, kita bisa mendapatkan kecepatan motor:
.
Jadi, kecepatan yang harus dicapai harus sebesar 28,21 m/s atau sekitar 100 km/h (101,55 km/h).
CONTOH SOAL
Contoh 1

Sebuah bola ditendang dengan sudut elevasi 37˚ dan kecepatan awal 10 m/s. Tentukan
kecepatan bola setelah 0,2 detik! ( cos 37˚= 4/5, sin 37˚=3/5)

Pembahasan:

Diketahui:
α = 37˚
vo = 10 m/s
t = 0,2 s

Ditanya: v saat t = 0,2 s

Jawab:
Kecepatan pada sumbu x:
vx = vo cos α
vx = 10 cos 37˚
vx = 10 (4/5) = 8 m/s
Kecepatan pada sumbu y:
vy = vo sin α - g.t
vy = 10 sin 37˚ - 10 (0,2)
vy = 10 (3/5) – 2
vy = 6 – 2 = 4 m/s
sehingga kecepatan setelah 0,2 s:
BAB III
PENUTUP

KESIMPULAN

Dari pembahasan yang telah penulis paparkan dalam makalah ini.maka dapat
penulis simpulkan bahwa,parabola adalah gerak yang membentuk sudut tertentu
terhadap bidang horizontal. Pada gerak parabola yang gesekannya diabaikan, dan
gaya yang bekerja hanya gaya berat atau percepatan gravitasinya saja.1.Gerak
parabola adalah gerak benda yang dilemparkan ke atas membentuk sudut tertentu
terhadap permukaan tanah.2. Gerak parabola dapat dipandang dalam dua arah,
yaitu arah vertikal (sumbu-y) yang merupakan gerak lurus berubah beraturan
(GLBB), dan arahhorizontal(sumbu-x) yang merupakan gerak lurus beraturan (GLB).

3.persamannya x =Vox.t
y =Vy = g.t
Dengan waktu yang di gunakan adalah(t).h=tinggi,g=gaya,x=jarak
jangkauan benda,Vox=kecepatan awal pada sumbu x,Vy=kecepatan
benda pada sumbu y.

1. benda tersebut bergerak karena ada gaya yang diberikan. Mengenai


Gaya dilemparkan dan sebagainya.Kita hanya memandang gerakan benda
tersebut setelah dilemparkan dan bergerak bebas di udara,itu semua
terjadi hanya dengan pengaruh gravitasi.

2. seperti pada Gerak Jatuh Bebas, benda-benda yang melakukan gerak


parabola dipengaruhi oleh gravitasi, yang berarah ke bawah menuju (pusat
bumi) dengan besar g = 9,8 m/s2.

3. Hambatan atau gesekan udara. Setelah benda tersebut ditendang,


dilempar atau dengan kata lain benda tersebut diberikan kecepatan awal
hingga bergerak, maka gerakannya akan bergantung pada gaya gravitasi,
Karena kita menggunakan model ideal, maka dalam menganalisis gerak
parabola yang berpengaruh terhadap benda adalah gaya gravitasi.
SARAN

Adapun saran yang dapat penulis berikan adalah Agar pembaca biasa
mengetahui apa yang di maksud dgan gerak parabola dan bagaimna
bentuk dari gerak parabola beserta rumus dasar dari gerak
parabola.dihrapakan juga kepda pembaca untuk memberikan masukan
terhadap makalah yang telah di buat, meskipun masih sangat jauh dalam
menuju kesempurnaan.