Anda di halaman 1dari 8

A.

Hambatan Dari Dalam Negeri


1. Vicous Circle of Poverty: Produktivitas rendah
pendapatan rendah Investasi rendah
pembentukan modal rendah.
Ada 3 hal penyebabnya:
(i) Ketidak mampuan menggerakkan tabungan yg
cukup
(ii) Kurangnya peransang utk penanaman modal
(iii) Taraf pendidikan, pengetahuan dan kemahiran yg
masih rendah
Supply of capital
Kamampuan menabung
kecil karena pendapatan riil
yang rendah dalam
masyarakat. Pendapatan
Disebabkan
saving rendah karena rendahnya
oleh
tingkat produktivitas.
Rendahnya tingkat
produktivitas karena
kekurangan modal atau
peralatan modal, dan
Real kekurangan modal ini adalah
capital akibat dari kemampuan
income
menabung kecil, dan
seterusnya. Ini merupakan
suatu lingkaran sebab akibat
yang tak berujung pangkal.
Productivity
Hasrat para pengusaha dalam
Demand for capital permintaan akan modal
untuk diinvestasikan dalam
sector- sector produktif
adalah randah/kecil, karena
daya beli (effective demand)
Hasrat Disebabkan
masyarakat rendah. Hal ini
investasi oleh
berarti pasaran (luas pasar)
bagi hasil produksi adalah
kecil dan sangat terbatas.
Rendahnya adaya beli adalah
akibat dari rendahnya
pendapatan riil masyarakat
Effective demand = sebaagai akibat rendahnya
productivity
size of market prduktivitas masyarakat.
Produktivitas yang rendah
adalah akibat dari kurangnya
Real pemakaian peralatan modal
atau kurangnya daya tarik
income untuk melakukan investasi
dalam masyarakat.
2. Rendahnya Pembentukan Kapital (Low Rate
capital formation)
Penghambat investasi:
(i) Kebiasaan dalam berinvestasi; investasi lebih
disukai pada usaha yg sudah dikenal
(ii) Sempitnya pasar domestik
(iii) Kesulitan mendapatkan dana utk tujuan
investasi
(iv) Kurangnya buruh terampil dan kendornya
mobilitas faktor
(v) Kurangnya sarana dan prasarana
(vi) Kemampuan wiraswasta yg rendah
3. Perangkap penduduk; dapat dilihat dari 2 sisi:
(i) Penduduk sebagai konsumen (demand)
(ii) Penduduk sebagai produsen (supply tenaga kerja)

Di UDCs pertambahan penduduk menjadi penghambat


pembangunan, karena:
(1) Pertumbuhan penduduk berpacu dg pertumbuhan
produksi nasional, dan sering dimenangkan oleh
pertumbuhan penduduk (Malthus)
(2) Pertumbuhan penduduk yang tinggi memerlukan
lapangan pekerjaan, bila tidak terserap dalam
lapangan pekerjaan maka pengangguran akan
terjadi.
4. Sosio budaya (social cultural obstacle):
Nurks: pembangunan ekonomi berkaitan erat dg
kekayaan manusiawi, sikap sosial, kondisi politik, dan
latarbelakang sejarah. Modal/kapital merupakan sarat
yg perlu tapi tidak cukup (necessary condition but not
sufficient) , perlu diikuti dg modal sosial

Di UDCs terdapat perlawanan sosial terhadap


perubahan ekonomi yg berakar pada faktor-faktor
kelembagaan seperti kasta, agama, ras, warna kulit
dan suku bangsa.
B.Penghambat dari Luar Negeri
Terjadi kekuatan yg tidak seimbang, keuntungan
perdagangan banyak dinikmati oleh DCs: term of
trade ekspor UDCs semakin rendah
Struktur ekspor UDCs:
(1) Komoditi ekspor merupakan hasil industri
primer (produk pertanian dan pertambangan)
(2) Barang mentah yg di ekspor jenisnya terbatas
(3) Sektor yg di ekspor awalnya dikembangkan oleh
pengusaha yg berasal dari negara penjajah,
sehingga tidak banyak memberikan sumbangan
pd UDCs dalam pembangunan