Anda di halaman 1dari 11

KONSEP UTILITAS DAN

PENGAMBILAN KEPUTUSAN
KONSUMEN
OLEH KELOMPOK 4

Akhmad Durrun Nafis P07131216091


Amaruli P07131216093
Auliya Muflihati P07131216096
Elitria Sapitri P07131216102
Fathimah P07131216104
Fatimah P07131216105
Marisa Noviyanti P07131216112
Mutia Permatasari P07131216119
Neta Dwi Agustina P07131216122
KONSEP UTILITAS

 Pengertian Utilitas
Nilai Guna (Utility) dalam ekonomi ialah kemampuan
suatu barang atau jasa dalam memberikan manfaat atau
kegunaan atau kepuasan kepada orang yang
mengkonsumsinya. Semakin tinggi utility suatu barang atau
jasa, semakin diinginkan barang atau jasa itu oleh
seseorang. Utility bersifat relatif : barang atau jasa yang
memiliki utility bagi orang tertentu belum tentu bagi orang
lain.
LANJUTAN

Cara mengukur kepuasan seseorang dapat menggunakan


dua macam pendekatan yaitu :
A . Pendekatan nilai guna (Utility) Kardinal
Pendekatan nilai guna (Utility) Kardinal atau sering
disebut dengan teori nilai subyektif : dianggap manfaat
atau kenikmatan yang diperoleh seorang konsumen dapat
dinyatakan secara kuantitif/dapat diukur
B. Pendekatan nilai guna ordinal
Pendekatan nilai guna ordinal mennjelaskan manfaat
yang diperoleh masyarakat dari mengkonsumsikan barang-
barang tidak kuantitif/tidak dapat diukur
Di dalam ilmu ekonomi dikenal ada
beberapa jenis utility :
 Time utility
Adalah nilai yang diciptakan oleh suatu bisnis dengan
menyediakan suatu produk pada saat diinginkan.
 Place utility
Adalah nilai yang diciptakan oleh suatu bisnis dengan
menyediakan produk di tempat yang diinginkan
customer.
 Possession utility
Adalah nilai yang tercipta dengan dimilikinya suatu
produk.
 Form utility
Adalah nilai yang diciptakan oleh suatu bisnis dengan
menggabungkan bahan-bahan dan komponen-komponen
tertentu untuk menghasilkan suatu produk.
PENGAMBILAN KEPUTUSAN
KONSUMEN
 Pengertian pengambilan keputusan adalah suatu
tindakan untuk menentukan pilihan sebagai seleksi
terhadap dua pilihan alternative yang dilakukan
secara konsisten dan bijaksana untuk memenuhi
kebutuhan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
PERILAKU KONSUMEN

Menurut Engel (1995) Proses pengambilan keputusan membeli


pada konsumen dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik
yang bersifatindividual (internal) maupun yang berasal dari
lingkungan (eksternal)

Menurut Engel (1995) faktor-faktor yang mempengaruhi


dalam pengambilan keputusan dipengaruhi oleh faktor-faktor
sebagai berikut :

 Faktor Individual (Internal)


 Faktor Lingkungan (Eksternal)
FAKTOR INDIVIDUAL(INTERNAL)

Sumber daya konsumen


Keterlibatan dan motivasi
Pengetahuan
Sikap
Kepribadian
Gaya hidup
Demografi
FAKTOR LINGKUNGAN(EKSTERNAL)

 Budaya
 Kelas social
 Pengaruh kelompok dan keluarga
TAHAP-TAHAP DALAM PROSES KEPUTUSAN
PEMBELIAN

Proses pengambilan keputusan menurut Engel, Blackwell dan


Miniard (1994) meliputi 6 tahap yaitu :
1. P E N GE NALAN KE BUT UHAN
2. P E N CARIAN I N FORMASI
3. E VA LUASI A LT E RNATIF
4. P E M BE LIAN
5. KON SUM SI
6. E VA LUASI SE T E LAH P E M B E L IAN
KESIMPULAN

 Nilai Guna (Utility) dalam ekonomi ialah kemampuan suatu barang


atau jasa dalam memberikan manfaat atau kegunaan atau
kepuasan kepada orang yang mengkonsumsinya.Semakin tinggi
utility suatu barang atau jasa, semakin diinginkan barang atau jasa
itu oleh seseorang.
 Penger tian pengambilan keputusan adalah suatu tindakan untuk
menentukan pilihan sebagai seleksi terhadap dua pilihan
alternative yang dilakukan secara konsisten dan bijaksana untuk
memenuhi kebutuhan.
 Proses pengambilan keputusan membeli pada konsumen dapat
dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang bersifat individual
(internal) maupun yang berasal dari lingkungan (eksternal).
 Proses pengambilan keputusan menurut Engel, Blackwell & Miniard
(1994) meliputi 6 tahap yaitu pengenalan kebutuhan, pencarian
informasi, evaluasi alternatif, pembelian, konsumsi, dan evaluasi
setelah pembelian.
TERIMAKASIH