Anda di halaman 1dari 15

SSCBA (Self Contain Breathing Apparatus) adalah Brathing Apparatus dimana suplai udara

atau oksigen diperoleh dari cylinder atau tabung lain yang merupakan bagian dari pealatan
tersebut
BAGIAN SCBA DAN FUNGSINYA

Adapun bagian-bagian penting dari SCAB/A atau SCBA / SCUBA terdiri dari komponen penting, yaitu:

1. Backpack plate, berfungsi untuk mengakomodasi tabung udara (cylinder)


2. Reducer Valve, berfungsi untuk menurunkan tekanan dalam tabung udara (cylinder) dari tekanan tinggi
menjadi tekanan rendah. Tekanan dalam tabung bervariasi berkisar 150 Bar / 200 Bar / 300 Bar menjadi
tekanan rendah yaitu menjadi 8 Bar
3. Lung Demand Valve (LDV), berfungsi sebagai bagian penting mengatur komsumsi pemakaian udara dari
tabung dan dihirup melalui masker tertutup (Full face Mask)
BAGIAN SCBA DAN FUNGSINYA

4. Full Face Mask, sebagai penutup wajah dan hidung untuk terhindar dari tekanan udara bebas yang
terkontaminasii gas beracun atau jumlah oksigen (O2) kurang dari ambang batas minimal.
5. Pressure Gauge (Pengukur Tekanan), untuk mengetahui tekanan dalam tabung udara.
6. Warning Whistle, pluit penanda sebagai peringatan bahwa tekanan udara dalam tabung tinggal beberapa
saat, untuk memperingatkan pemakai segera meninggalkan tempat berbahaya pada tempat yang lebih aman.
7. Cylinder (Tabung Udara), Tabung udara sesuai dengan perkembangan teknologi, banyak variasi dengan besar
dan kecilnya volume udara dalam tabung. Dan terbuat dari bermacam bahan mulai dari Alloy (Alumunium),
Steel (Baja) dan Fiber Composite.
JENIS SCBA

1. SCBA Rescue unit adalah SCBA yang digunakan sebagai alat bantu pernapasan pada waktu melakukan proses
pertolongan/penyelamatan atau pada saat melakukan pekerjaan dilingkungan yang terkontaminasi gas
berbahaya. Waktu optimal penggunaan SCBA jenis ini selama 30 menit.
2. SCBA work unit adalah jenis SCBA yang digunakan selama sekitar 10 menit, dan SCBA jenis ini dilengkapi alat
penyambung uadara untuk botol-botol cadangan udara lainnya. Karena adanya penyambungan maka SCBA ini
dapat digunkan lebih dari 30 menit.
3. SCBA Escape Unit adalah SCBA yang digunakan untuk membantu pernapasan pada waktu meninggalkan
lokasi berbahaya menuju lokasi yang aman dengan waktu penggunaan 10 menit. SCBA ini sering digunakan
untuk pertolongan korban yang telah terpapar bahan berbahaya pada saat evakuasi. SCBA ini sering disebut
SCBA emergency.
Hal-hal penting yang berhubungan dengan SCBA diantaranya :

• Pastikan SCBA selalu dalam kondisi siap digunakan.


• Pastikan tekanan udara dalam kondisi penuh / sesuai dengan kapasitasnya.
• Tempatkan SCBA dalam posisi :
- Mudah dijangkau.
- Terhindar dari suhu udara yang panas, karena akan mengakibatkan pemuaian pada botol sehingga tekanan
udara akan naik.
- Terhindar dari kotoran.
• Pakailah SCBA dengan benar dan cepat, mengingat fungsi SCBA sebagai peralatan bantu pernafasan pada
kondisi darurat karena paparan gas berbahaya.
Hal-hal penting yang berhubungan dengan SCBA diantaranya :

• Lakukan perawatan rutin, jika terdapat kebocoran atau kerusakan segera laporkan untuk diperbaiki dan
dilakukan pengisian ulang.
• Proses pengisian ulang SCBA akan mengakibatkan botol menjadi panas,karena perubahan tekanan pada ruang
tertutup akan berbanding lurus dengan perubahan suhu, sehingga lakukan peredaman panas dengan
merendam botol selama proses pengisian, tujuannya adalah untuk keselamatan kerja dan mempertahankan
kondisi botol tetap dalam suhu stabil, sehingga ketika pengisian selesai dan botol menjadi dingin, tekanan
udara tetap.
Hal-hal penting yang berhubungan dengan SCBA diantaranya :

Pengisian botol SCBA dilakukan dengan menggunakan Air Breathing Compressor bertekanan tinggi yang
dilengkapi dengan filter-filter khusus untuk menyaring udara dan mengurangi kadar air. Udara yang dihasilkan
compressor ini secara berkala dilakukan uji kandungan, yang bertujuan untuk memastikan kondisi dan komposisi
udara yang dihasilkan. Selain itu, botol SCBA juga secara berkala dilakukan Hidro Test untuk memastikan kondisi
dan kekuatan botol terhadap tekanan.

Rumus waktu penggunaan SCBA adalah sebagai berikut :

Volume botol (liter) X pressure (bar)


Waktu penggunaan = -------------------------------------------------
40 liter/menit
dimana: 40 liter / menit adalah kebutuhan udara rata-rata seseorang pada saat bekerja berat.
Contoh :
Bila diketahui volume botol = 6.8 liter, tekanan = 300 bar, maka :

6.8 liter X 300 bar


Waktu penggunaan = ---------------------------
40
2040
= ------------
40
= 51 menit

Waktu penggunaan SCBA secara optimum adalah hasil perhitungan dikurangi 10 menit sebagai waktu sebelum
pemakaian masker dan 10 menit waktu cadangan, sehingga dari contoh tersebut diatas, maka waktu optimumnya
adalah 31 menit.
Prosedur Cara Menggunakan SCBA

1. Sambung/hubungkan selang penyalur udara yang ada pada


topeng pelindung wajah dengan yang ada pada harnest.
Dengan cara memasukkan serta menekan sambungan yang
ada, kemudian angkat tali pundak ke pundak kiri dan kanan
dengan hati-hati untuk melindungi wajah.
2. Tali pundak tarik kebawah kearah pinggul sampai
silinder/tabung dibelakang kelihatan menonjol keatas.
Prosedur Cara Menggunakan SCBA

3. Hubungkan ikat pinggang dengan menekan/memasukkan


pengunci. Kemudian pada posisi mengunci
atur/seimbangkan tali ikat pinggang disebelah kanan untuk
mendapatkan tegangan secara benar dan enak
pemakaiannya.
4. Turunkan pelindung wajah/face mask dengan
mengalungkan tali keleher selanjutnya periksa kerangan
pengatur pernafasan dan atur pada posisi minus.
Prosedur Cara Menggunakan SCBA

5. Untuk menjamin udara yang ada pada silinder/tabung, sebelum


memasang ke face mask/topeng pelindung,ambil penunjuk
tekanan dengan tangan kiri dan waktu yang bersamaan
taruhlah tangan kanan pada kerangan silinder serta putarlah
kerangan silinder dengan jari dan ibu jari. Putaran harus penuh
sehingga putaran terasa tertahan. Silinder tidak boleh
digunakan a isinya kurang dari 80% yang mana kira-kira pada
posisi petunjuk menunpabilajukkan posisi jam 12.
Periksa dan atur tali kepala sampai seimbang serta membentuk lingkaran. Rambut harus disisir/diatur
kebelakang kemudian pasang topeng pelindung/face mask kewajah anda. Tarik tali kepala kebelakang sampai
kencang. Yakinlah bahwa tali tersebut sudah ditarik kebelakang dan tidak kendor.
Prosedur Cara Menggunakan SCBA
6. Periksa apakah seal/perapat sudah tepat dan memuaskan
dan apakah peluit sebagai peringatan tekanan udara bekerja
dengan benar. Cara melakukan tindakan : pegang penunjuk
tekanan dengan tangan kiri dan letakkan tangan kanan anda
pada kerangan silinder, selanjutnya matikan silinder dengan
memutar kerangan searah dengan diri anda kemudian
bernafaslah perlahan-lahan. Peluit akan berbunyi pada
tekanan udara 45-50 Bar terus menerus sampai angka
penunjuk tekanan pada angka nol dan bernafaslah sekali lagi.
Bila seal/perapat memuaskan dan dalam kondisi baik, maka
topeng akan melekat pada wajah anda.
Prosedur Cara Menggunakan SCBA

7. Periksa sistem saluran pernafasan pada posisi positif. Buka silinder


dengan penuh bersamaan dengan itu putar pengatur pernafasan
keposisi positif kemudian hembuskan pernafasan kedalam dan
keluar sebanyak 3 (tiga) kali. Bernafaslah dan dengarkan
kebocoran, apabila tidak bocor serta dapat didengar “pekerjaan
anda dapat dimulai”.
8. Apabila anda belum mendapatkan udara segar, maka anda dapat
memutar kembali pengaturan saluran pernafasan keposisi negatif
agar mendapatkan udara segar dari silinder dan kembalikan
keposisi positif saat anda akan memulai pekerjaan.
Prosedur Cara Menggunakan SCBA

9. Cara melepas kembali perangkat breathing apparatus.


Putar kerangan pengatur pernafasan keposisi tanda minus
pada posisi stop. Pindahkan pelindung muka/face mask
dengan melepas dari wajah anda. Lepaskan tali-tali kepala
dengan jari-jari dan ibu jari masing-masing buckle/gesper
dari pangkal tali kemudian keujung tali.
Prosedur Cara Menggunakan SCBA

10. Tutup kerangan pengatur pada silinder, ambil penunjuk dengan tangan kiri. Putar pengatur pernafasan dan
posisi positif untuk memeriksa penunjuk tekanan secara benar dan menjamin penunjuk pada posisi stop
kemudian kembalikan keposisi negatif.
11. Lepaskan ikat pinggang dengan melepas pengunci dan lepaskan serta ulir tali pundak dengan jari dan ibu jari
untuk menekan pengencang tali pundak keatas. Selanjutnya lepas dan turunkan perangkat silinder kemudian
taruhlah diantai dengan posisi terlentang.