Anda di halaman 1dari 21

SISTEM PROTEKSI GENERATOR

Suharni
NIM 15721251008

Pramudita Budiastuti
NIM 15721251004
MENU UTAMA
PENDAHULUAN

PERMASALAHAN

PEMBAHASAN

PENUTUP
PENDAHULUAN
Generator merupakan sumber energi listrik didalam
sistem tenaga listrik, maka perlu diproteksi dari semua
gangguan jangan sampai mengalami kerusakan karena
kerusakan generator akan sangat mengganggu
penyediaan tenaga listrik.
Tetapi dilain pihak dari segi selektifitas pengamanan
sistem diharapkan agar PMT generator tidak mudah trip
terhadap gangguan dalam sistem, karena lepasnya
generator dari sistem akan mempersulit jalannya oprasi
sistem tenaga listrik.
PERMASALAHAN
1. Apa sajakah Komponen-komponen yang
berada dalam Generator ?
2. Gangguan-gangguan apa sajakah yang
ada pada pusat pembangkit atau
generator ?
3. Bagaimanakah aplikasi/implementasi
proteksi generator ?
4. Bagaimanakah merancang sistem relay
proteksi generator ?
PEMBAHASAN
BAGIAN GENERATOR

MACAM GANGGUAN

PROTEKSI GENERATOR

SISTEM RELAY
PROTEKSI GENERATOR
BAGIAN GENERATOR
MACAM GANGGUAN
1. Electrical fault
a. Hubung singkat 3 fasa
b. Hubung singkat 2 fasa
c. Stator hubung singkat 1 fasa ketanah (stator ground fault)
d. Rotor hubung tanah (field ground)
e. Kehilangan medan penguat (loss of excitation)
f. Tegangan lebih (over voltage)
2. Mechanical or thermal fault
a. reverse power
b. stator wedges
c. memparalel generator
3. System fault
a. abnormal frequency operation
b. loss of synchron
c. unbalance armature current
PROTEKSI GENERATOR
No Nama Relai
1 Relai jarak (distance relay)
2 Relai periksa sinkron (synchron check relay)
3 Relai tegangan kurang (undervoltage relay)
4 Relai daya balik (reverse power relay)
5 Relai kehilangan medan penguat (loss of excita-tion relay)
6 Relai phasa urutan negatif (negative phase sequence relay)
7 Relai arus lebih seketika (instantaneous over cur-rent relay)
8 Relai arus lebih dengan waktu tunda (time over current relay)
9 Relai penguat lebih (over excitation relay)
10 Relai tegangan lebih (over voltage relay)
11 Relai keseimbangan te-gangan (voltage balance relay)
12 Relai waktu
13 Relai stator gangguan tanah(stator ground fault relay)
14 Relai kehilangan sinkroni-sasi (out of step relay)
15 Relai pengunci (lock out relay)
16
SISTEM RELAY PROTEKSI GENERATOR
Pengaman over speed

Penyebab :
Gangguan pada sistem sehingga lepas beban dan governor tidak mampu
mengembalikan putaran normal
Pengaman :
Under speed dan over speed
Pengaman differential generator

Untuk mendeteksi gangguan hubung singkat pada daerah


yang diamankan Pengaman :
Relai differensial (differential relay)
Pengaman beban lebih

Penyebab :
Arus beban melebihi nominal dan bertahan lama
Pengaman :
Over load relay
Pengaman ketidakseimbangan arus fasa

Untuk mendeteksi arus urutan negatif yang disebabkan oleh beban


tidak seimbang dari batas-batas yang diijinkan
Pengaman :
Relai phasa urutan negatif (negative phase sequence relay)
PENUTUP
Fungsi peralatan proteksi adalah untuk mengidentifikasi
gangguan dan memisahkan bagian jaringan yang terganggu dari
bagian lain yang masih sehat serta sekaligus mengamankan
bagian yang masih sehat darikerusakan atau kerugian yang lebih
besar. Sistem Proteksi harus memenuhi syarat sebagai berikut :
(1) Sensitif yaitu mampu merasakan gangguan sekecil apapun,
(2) Andal yaitu akan bekerja bila diperlukan (dependability) dan
tidak akan bekerja bila tidak diperlukan (security). (3) Selektif
yaitu mampu memisahkan jaringan yang terganggu saja. (4)
Cepat yaitu mampu bekerja secepat-cepatnya.
TERIMA KASIH