Anda di halaman 1dari 33

Pendidikan Pancasila

( IPB 111)

Pengajar :
HJ. ETTY EIDMAN,SH
KALENDER AKADEMIK
Awal Kuliah = 21 Januari 2019
Akhir Kuliah = 15 Mei 2019

UTS = 13-23 Maret 2019


UAS = 16-26 Mei 2019
PENILAIAN

UTS : 30 PERSEN
UAS : 30 PERSEN
KOLOKIUM : 40 PERSEN, terdiri dari

• KEHADIRAN (20%)
• PENYUSUNAN MAKALAH (20 %)
• PENYAJIAN (20 %)
• KEAKTIFAN (40 %)
TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM

MAHASISWA DAPAT MEMAHAMI DAN MENJELASKAN :

• FALSAFAH PANCASILA, UUD 1945, DALAM


KEHIDUPANNYA SEBAGAI WARGA NEGARA
INDONESIA MENUJU TERWUJUDNYA CITA-CITA
NASIONAL.

• IDENTITAS NASIONAL YANG SANGAT BERAGAM


SEBAGAI DASAR KEHIDUPAN BERMASYARAKAT,
BERBANGSA DAN BERNEGARA MEMBANGUN
PERSATUAN DAN KESATUAN BERWAWASAN
KEBANGSAAN.
TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM (lanjutan)

• MEMUPUK SIKAP PERILAKU YANG SESUAI DENGAN


NILAI-NILAI DAN NORMA PANCASILA SEHINGGA
MAMPU MENANGGAPI PERUBAHAN YANG TERJADI
DALAM RANGKA KETERPADUAN IPTEKS DALAM
PEMBANGUNAN MENUJU MASYARAKAT MADANI YANG
ADIL DAN MAKMUR

 DAPAT MELAKSANAKAN HAK SERTA KEWAJIBANNYA


SECARA SANTUN, JUJUR, DAN DEMOKRATIS DENGAN
IKHLAS SEBAGAI WARGANEGARA TERDIDIK DALAM
KEHIDUPANNYA YANG BERTANGGUNGJAWAB DALAM
UPAYA BELA NEGARA UNTUK MEWUJUDKAN
KETAHANAN NASIONAL YANG TANGGUH
LANDASAN & TUJUAN
PENDIDIKAN PANCASILA
VISI
UNDANG- UNDANG NO.20 TAHUN 2003 :

@ SISTEM PENDIDIKAN SEBAGAI PRANATA SOSIAL


YANG KUAT DAN BERWIBAWA
@ UNTUK MEMBERDAYAKAN SEMUA WARGA NEGARA
INDONESIA
@ BERKEMBANG MENJADI MANUSIA YANG BERKUALITAS
@ MAMPU DAN PROAKTIF MENJAWAB TANTANGAN JAMAN
YANG SELALU BERUBAH
VISI

.
PASAL 1 SK DIRJEN DIKTI DEPDIKNAS RI
NO: 43/DIKTI/KEP/2006:

* SUMBER NILAI & PEDOMAN PENYELENGGARAAN


PROGRAM STUDI GUNA MENGANTARKAN
MAHASISWA MEMANTAPKAN KEPRIBADIANNYA
SEBAGAI MANUSIA INDONESIA SEUTUHNYA.
MISI

MEMBANTU MAHASISWA :
- MEMANTAPKAN KEPRIBADIANNYA AGAR SECARA
KONSISTEN MAMPU MEWUJUDKAN NILAI-NILAI DASAR
KEAGAMAAN DAN KEBUDAYAAN,
- MEMILIKI RASA KEBANGSAAN
- CINTA TANAH AIR SEPANJANG HAYAT
- MENGUASAI, MENERAPKAN DAN MENGEMBANGKAN
IPTEKS YANG DIMILIKINYA DENGAN RASA TANGGUNG
JAWAB KEMANUSIAAN
KOMPETENSI PENDIDIKAN PANCASILA

- BERTUJUAN MENGANTARKAN PESERTA DIDIK


BERPIKIR, BERSIKAP RASIONAL DAN DINAMIS

- BERPANDANGAN LUAS SEBAGAI MANUSIA


INTELEKTUAL YANG MEMILIKI KESADARAN
BERBANGSA DAN BERNEGARA
TUJUAN PENDIDIKAN PANCASILA
 MENINGKATKAN KUALITAS MANUSIA INDONESIA
(BERIMAN,BERTAQWA KEPADA TUHAN YME, BERBUDI LUHUR
BERKEPRIBADIAN, MANDIRI, TANGGUH, CERDAS,
KREATIF,TERAMPIL, DISIPLIN, PROFESIONAL,
BERTANGGUNGJAWAB, PRODUKTIF, SEHAT JASMANI DAN
ROHANI)
 MENUMBUHKAN JIWA PATRIOTIK
 MEMPERTEBAL RASA CINTA TANAH AIR
 MENINGKATKAN SEMANGAT KEBANGSAAN
 MENINGKATKAN KESETIAKAWANAN SOSIAL
 MENINGKATKAN KESADARAN PADA SEJARAH
 MENINGKATKAN SIKAP MENGHARGAI JASA PAHLAWAN
 BERORIENTASI KE MASA DEPAN
 MEMILIKI BEKAL IPTEKS BERLANDASKAN NILAI PANCASILA,
KEAGAMAAN DAN PERJUANGAN
HAKEKAT PENDIDIKAN PANCASILA
 MAMPU MENGANTISIPASI HARI DEPAN

 MENJAMIN KELANGSUNGAN HIDUP SEBAGAI


GENERASI PENERUS

 MEMILIKI WAWASAN KESADARAN BERNEGARA


DALAM BELA NEGARA

 MEMILIKI POLA PIKIR, POLA SIKAP, POLA


TINDAK YANG MENCINTAI TANAH AIR
BERDASARKAN PANCASILA.
POKOK BAHASAN
I. PENDAHULUAN

II. BELA NEGARA

III. IDENTITAS NASIONAL

IV. NEGARA DAN KONSTITUSI INDONESIA (1)

V. NEGARA DAN KONSTITUSI INDONESIA (2)

VI. PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA DAN


DASAR NEGARA
VII. PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT NEGARA DAN
POKOK BAHASAN (Lanjutan)
VIII. KEWARGANEGARAAN DAN HAM
IX. GEOPOLITIK INDONESIA
X. GEOSTRATEGI

XI. POLSTRANAS
XII. GOOD GOVERNANCE DAN DEMOKRASI
XIII. OTONOMI DAERAH

XIV. PENDIDIKAN ANTI KORUPSI


PENGERTIAN PANCASILA
1. PANCASILA SECARA ETIMOLOGI
 BERASAL DARI BAHASA SANSEKERTA (INDIA/BRAHMANA)
- PANCA : LIMA
- SYILA (VOKAL i PENDEK) – BATU SENDI, ALAS, DASAR
- SYIILA (VOKAL i PANJANG) - PERATURAN TINGKAH LAKU YANG
BAIK DAN PENTING
PENGERTIAN PANCASILA

1. PANCASILA SECARA ETIMOLOGI


 JAMAN MAJAPAHIT (ABAD XIV)
DALAM BUKU NEGARAKERTAGAMA  EMPU PRAPANCA
DALAM BUKU SUTASOMA  EMPU TANTULAR

DALAM BUKU SUTASOMA PANCASILA BERARTI :


“BERBATU SENDI YANG LIMA”
ARTINYA PELAKSANAAN KESUSILAAN YANG
MEMILIKI LIMA UNSUR (PANCASILA KRAMA)
- LIMA PERATURAN TINGKAH LAKU YANG PENTING
- ETIKA
- SUSILA DIHUBUNGKAN DENGAN MORAL
PENGERTIAN PANCASILA

AJARAN PANCASILA MENURUT AGAMA BUDHA


5 ATURAN (LARANGAN) YANG HARUS DITAATI DAN
TIDAK DILAKSANAKAN (MEMBUNUH, MENCURI,
BERZINA, BERDUSTA, MEMINUM MINUMAN KERAS)

AJARAN AGAMA ISLAM DI MASYARAKAT JAWA DIKENAL M-5


MATENI - MEMBUNUH
MALING - MENCURI
MADON - BERZINA
MABOK - MINUMAN KERAS, CANDU
MAIN - BERJUDI
PENGERTIAN PANCASILA

2. PANCASILA SECARA TERMINOLOGI

RUMUSAN PANCASILA DALAM UUD 1945


1. KETUHANAN YANG MAHA ESA
2. KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB
3. PERSATUAN INDONESIA
4. KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT
KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN/
PERWAKILAN
5. KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA
PENGERTIAN PANCASILA
2. PANCASILA SECARA TERMINOLOGI

RUMUSAN PANCASILA DALAM UUD 1949 (KONSTITUSI RIS)

1. KETUHANAN YANG MAHA ESA


2. PERI KEMANUSIAAN
3. KEBANGSAAN
4. KERAKYATAN
5. KEADILAN SOSIAL
PENGERTIAN PANCASILA
2. PANCASILA SECARA TERMINOLOGI

RUMUSAN PANCASILA DALAM UUD 1950 (UUDS)

1. KETUHANAN YANG MAHA ESA


2. PERI KEMANUSIAAN
3. KEBANGSAAN
4. KERAKYATAN
5. KEADILAN SOSIAL
PENGERTIAN PANCASILA

2. PANCASILA SECARA TERMINOLOGI

RUMUSAN PANCASILA DALAM MASYARAKAT

1. KETUHANAN YANG MAHA ESA


2. PERI KEMANUSIAAN
3. KEBANGSAAN
4. KEDAULATAN RAKYAT
5. KEADILAN SOSIAL
PENGERTIAN PANCASILA

3 . PENGERTIAN PANCASILA SECARA SEJARAH


.

RUMUSAN PANCASILA PADA TAHUN 1945


1. MR MUH YAMIN (29 MEI 1945)
.
USULAN SECARA LISAN :
1. PERI KEBANGSAAN
2. PERI KEMANUSIAAN
3. PERI KETUHANAN
4. PERI KERAKYATAN
5. KESEJAHTERAAN RAKYAT
PENGERTIAN PANCASILA

3. PENGERTIAN PANCASILA SECARA SEJARAH


RUMUSAN PANCASILA PADA TAHUN 1945
1. MR MUH YAMIN (29 MEI 1945)
USULAN SECARA TULISAN:
1. KETUHANAN YANG MAHA ESA
2. KEBANGSAAN PERSATUAN INDONESIA
3. RASA KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB
4. KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN
DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN
5. KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA
PENGERTIAN PANCASILA
3. PANCASILA SECARA SEJARAH
2. IR. SOEKARNO ( 1 JUNI 1945)
1. KEBANGSAAN INDONESIA
2. INTERNASIONALISME ATAU PERI KEMANUSIAAN
3. MUFAKAT ATAU DEMOKRASI
4. KESEJAHTERAAN SOSIAL
5. KETUHANAN YANG BERKEBUDAYAAN

PANCASILA DIPERAS MENJADI TRISILA


(SOSIO NASIONALISME - SOSIO DEMOKRASI- KETUHANAN)

TRISILA DIPERAS LAGI MENJADI SATU SILA /EKASILA :


GOTONGROYONG
FUNGSI/HAKEKAT PANCASILA

1. SEBAGAI PANDANGAN HIDUP BANGSA INDONESIA


SEMUA TINGKAHLAKU & PERBUATAN MANUSIA INDONESIA HARUS
DIJIWAI DAN MERUPAKAN PANCARAN DARI SEMUA SILA DALAM
PANCASILA

2. SEBAGAI DASAR NEGARA INDONESIA


UNTUK MENGATUR PENYELENGGARAAN NEGARA ATAU
SEBAGAI DASAR UNTUK MENGATUR PEMERINTAHAN NEGARA
FUNGSI/HAKEKAT PANCASILA

3. SEBAGAI SUMBER DARI SEGALA SUMBER HUKUM ATAU


SUMBER TERTIB HUKUM BAGI NEGARA INDONESIA

- TAP MPRS NO. XX/MPRS/1966 JO


- TAP MPR NO. V/MPR/1973 JO
- TAP MPR NO. IX/MPR/1978

MENYEBUTKAN BAHWA SUMBER TERTIB HUKUM NEGARA RI


ADALAH PANDANGAN HIDUP, KESADARAN, DAN CITA- CITA MORAL
YANG MELIPUTI SUASANA KEJIWAAN DAN WATAK BANGSA INDONESIA
FUNGSI/HAKEKAT PANCASILA

4. SEBAGAI PERJANJIAN LUHUR BANGSA INDONESIA PADA


WAKTU MENDIRIKAN NEGARA
17 AGUSTUS PROKLAMASI, BELUM ADA UUD 1945
18 AGUSTUS SUDAH ADA UUD 1945 DAN DISAHKAN OLEH PPKI

5. SEBAGAI CITA-CITA DAN TUJUAN BANGSA INDONESIA


PANCASILA SEBAGAI JIWA PROKLAMASI

6. SEBAGAI DASAR DAN WADAH YANG MEMPERSATUKAN


BANGSA INDONESIA
MENGANDUNG NILAI DAN NORMA YANG DIYAKINI PALING BENAR
FUNGSI/HAKEKAT PANCASILA
7. SEBAGAI JIWA BANGSA INDONESIA
* VOLKGEIST – TEORI KARL VON SAVIGNYI
* PANCASILA SUDAH ADA SEJAK BANGSA INDONESIA
(PROF A.G.PRINGGODIGDO)

8. SEBAGAI KEPRIBADIAN BANGSA

9. SEBAGAI FILSAFAT NEGARA


- FILSAFAT – PEMIKIRAN MANUSIA UNTUK MENGETAHUI
SESUATU SEDALAM-DALAMNYA
- PEMIKIRAN FILSAFAT MENDAHULUI PEMIKIRAN ILMU
PENGETAHUAN
- FILSAFAT DIANGGAP INDUK DARI ILMU PENGETAHUAN
- PANCASILA MERUPAKAN FILSAFAT YANG RELIGIUS
( SILA 1)
CIRI DAN SIFAT PANCASILA
SILA-SILA DALAM PANCASILA MERUPAKAN SATU KESATUAN

1. SISTIMATIS
TIDAK DITUKAR URUTANNYA
2. KESATUAN TOTALITAS YANG ORGANIS
(UTUH, MANUNGGAL, SENYAWA)
SILA YANG SATU TIDAK DAPAT DIPISAHKAN HUBUNGANNYA DENGAN
SILA LAINNYA
3. HIERARKHIS PIRAMIDAL (BERTINGKAT JENJANG)
SILA YANG PERTAMA MERUPAKAN DASAR YANG MENJIWAI SILA
KEDUA, SILA KEDUA DIJIWAI SILA PERTAMA DAN MENJIWAI SILA
KETIGA DST)
KESIMPULAN
 MATA KULIAH PENDIDIKAN PANCASILA DI PPKU
SEBAGAI MATA KULIAH :

1 . # PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN
# MENJADI SUMBER NILAI & PEDOMAN DALAM
MENGANTARKAN PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN
MAHASISWA,
# DIHARAPKAN AKAN MEWUJUDKAN NILAI- NILAI
DASAR KESADARAN BERBANGSA & BERNEGARA
DALAM MENERAPKAN IPTEKS DENGAN RASA
TANGGUNGJAWAB KEMANUSIAAN PADA
MAHASISWA.
KESIMPULAN … lanjutan

2. MATERI PENDIDIKAN PANCASILA :

# TIDAK CUKUP HANYA DIPELAJARI & DIUJIKAN

# DAPAT MEMBERI NILAI KUANTITATIF, DAN


LEBIH PENTING ADALAH HASIL KUALITATIF

# APLIKASI - MATERI PENDIDIKAN PANCASILA


KE DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
• TERIMA KASIH ATAS PERHATIAN ANDA

Anda mungkin juga menyukai