Anda di halaman 1dari 15

Nikko Sukmabuana (012085733)

Rr. Farah Aldila (012085775)


Gambar apakah ini?
Apakah ginjal itu?
Ginjal merupakan organ
yang mempunyai fungsi
V
yang sangat penting
dalam tubuh manusia,
1. terdapat sepasang
2. terletak di pinggang,
3. Berukuran ± sebesar
kepalan tangan, dan
4. bentuknya seperti
kacang merah
Fungsi
• Mengatur keseimbangan air dan elektrolit di
dalam tubuh, termasuk mengatur tekanan darah
• Mengeluarkan hasil-hasil sisa metabolisme
tubuh yang tidak bermanfaat bagi tubuh
• Fasilitator pembentukan sel darah merah
Gagal Ginjal Kronik
Adalah suatu keadaan dimana ginjal
mengalami penurunan fungsi
(mempertahankan metabolisme tubuh
dan keseimbangan cairan dan elektrolit)
hingga 90%, dan sudah berlangsung
lebih dari 3 bulan.

Kerusakan yang ditimbulkan bersifat


PROGRESIF / cepat memburuk dan
PERMANEN / tidak dapat diperbaiki
Penyebabnya?
1. Kencing manis (diabetes melitus)
2. Tekanan darah tinggi (hipertensi)
3. Peradangan pada ginjal
(glomerulonefritis)
4. Batu ginjal dan infeksi saluran
kemih
5. Ginjal polikistik
6. Penggunaan obat-obatan yang
bersifat nefrotoksik
Bagaimana gejalanya?
• Peredaran darah dan jantung • Sistem pencernaan
 Tekanan darah tinggi  Mual, muntah
 Pembengkakan pada  Tidak nafsu makan
daerah mata  Sulit BAB
 Pembesaran vena leher • Sistem syaraf
• Kulit  Badan lemah dan letih
 Gatal dan bersisik  Kejang
 Bengkak • Otot dan tulang
 Rambut tipis dan kasar  Kram otot
• Paru-paru  Kekuatan otot hilang
 Sesak napas
 Dahak
 Napas dangkal dan cepat
serta tidak teratur
Secara umum …….
• Tidak nafsu makan dan berat
badan turun
• Tubuh terasa tidak sehat
• Tampak pucat dan badan lesu
• Buang air kecil terus-menerus
• Gangguan tidur
• Sesak napas, dan
• Bengkak pada kaki dan atau
sekitar mata
Pengobatan
1. Pengobatan secara teratur dan rutin
 Monitoring fungsi ginjal melalui kadar ureum, kreatinin
 Monitoring tekanan darah
 Monitoring anemia (kadar Hb, pengenalan gejala)
 Monitoring kadar asam urat dan profil lipid darah
 Monitoring kegawatan :
1. Peningkatan keasaman dalam darah : napas cepat dan dalam, sakit
kepala, dan badan lemah
2. Peningkatan kadar kalium : kelemahan otot
3. Penimbunan cairan pada paru : tampak ketakutan dan bingung, napas
dangkal dan cepat, frekuensi nadi meningkat, keringat berlebihan
4. Perdarahan
5. Kejang uremi
6. Infeksi
7. hipertensi
2. Pengobatan dialisis (cuci darah)
Terapi pengganti untuk mengeluarkan sisa-sisa
metabolisme atau racun tertentu dari peredaran darah
tujuan :
a. Membuang produk metabolisme protein seperti urea, kreatinin,
asam urat
b. Membuang kelebihan air
c. Mempertahankan atau mengembalikan
kadar elektrolit tubuh
e. Memperbaiki status kesehatan
3. Cangkok / transplantasi ginjal
tujuan : mengganti keseluruhan fungsi dari
ginjal yang sakit.
Cara Menjaga Keseimbangan Cairan
1. Perhatikan jumlah cairan yang diminum
2. Kurangi konsumsi garam dan makanan
yang banyak mengandung garam, seperti
makanan kaleng, makanan olahan, dan fast
food (makanan siap saji)
3. Jalani konsumsi rendah protein sesuai
dengan anjuran dokter atau ahli gizi
4. Hindari makanan yang berlemak tinggi,
seperti gorengan, makanan yang bersantan
kental
5. Jika tidak nafsu makan, maka buatlah
makanan yang menarik dan tidak
membosankan
6. Hitung status gizi anda (BB / TB2)
Terima Kasih… ^^