Anda di halaman 1dari 13

MENYUSUN PROGRAM PEMULIAAN

Pola Hirarkhi

1. Close Nucleus
2. Open Nucleus

Pada system tertutup, ternak yang


berada di strata dibawahnya tidak
bisa masuk ke strata lebih atas

System pola terbuka adalah suatu system dimana ternak-


ternak yang berada di strata dibawahnya dan diduga
mempunyai potensi genetik tinggi, bisa masuk ke strata
diatasnya bahkan ke nukleus
Pola Pemuliaan Tertutup dan Terbuka

Arus Ternak

Arus Ternak
Pola Pemuliaan pada Layer

1♂ dan 4♀ 4♂ dan 40♀ 4♂ dan 40♀ 40♂ dan 400♀ PL

80 ♂ 320♀ 800 ♂ 8 000♀ GP

25 000 ♂ 250 000♀ PS

10 000 000 ♀ FS/CS


Pola Pemuliaan pada Broiler

Fertilitas
1992 Konversi Pakan
1 jantan x 10 Betina
Bobot badan
Konformasi
Kesehatan
Seleksi/
Peningkatan Mutu Genetik
+ 5 Tahun 150 Betina
X 15
Great-Grandparent stock
X 40 6000 Betina
Grandparent stock

Parent stock X 40 240 000 Betina

Broiler X 120 28 800 000

1996-1997 Konsumen 28 800 000 x 2 kg x 69%


(39 744 Ton Daging)
Pola Pemuliaan Domba Pedaging
Pola Pemuliaan pada Sapi
Nukleus
200 ekor betina
20 Betina Terjelek
Catatan lengkap

Jantan

Wilayah 1

Wilayah 2

Wilayah 3
20 Anak Betina
Betina

Wilayah 4
Kriteria Seleksi pada Ayam Petelur
1. Jumlah Telur - Survivor (hen-day) production
- Hen-housed Production
2. Umur Pertama Bertelur
3. Persistensi Produksi
4. Efisiensi Pakan
5. Kualitas Telur - Kekuatan/ketebalan kerabang
- Kualitas albumen
- Blood spot
- Warna kulit
6. Berat telur
7. Daya tahan terhadap penyakit
8. Adaptasi terhadap lingkungan yang spesifik
9. Daya tetas dan mortalitas (bibit)

Kriteria Seleksi pada Ayam Pedaging


1. Pertumbuhan
2. Produksi daging/karkas/daging dada
3. Efisiensi pakan
4. Komformasi tubuh
5. Mortalitas
6. Perlemakan
7. Produksi telur, fertilitas, daya tetas (Bibit)
Kriteria seleksi pada Domba Pedaging
1. Pertumbuhan
2. Bobot lahir, bobot saat sapih, dan bobot
saat dipasarkan
3. Jumlah anak per kelahiran
4. Pengaruh induk saat membesarkan anak
(Maternal ability)

Kriteria Seleksi pada Sapi Potong


1. Pertumbuhan
2. Bobot lahir, bobot sapih, dan bobot saat
dipasarkan
3. Pengaruh induk saat membesarkan anak
(Maternal ability)
4. Leaness (perlemakan di daging)
5. Efesiensi penggunaan pakan
6. Calving ease (kemudahan waktu
melahirkan)

Kriteria Seleksi pada Sapi Perah


1. Produksi susu harian atau 305 hari atau
total produksi susu selama hidup
2. Persistensi atau daya tahan produksi
3. Bahan kering dan berat jenis susu
4. Produksi atau kadar lemak susu
5. Produksi atau kadar protein susu
6. Calving ease (kemudahan melahirkan)
Evaluasi Genetik dan Fenotip
Evaluasi genetik ternak nukleus

Pendugaan nilai pemuliaan kriteria seleksi

Pola Perkawinan hindari inbreeding

Performance Test/Evaluasi Fenotip

Lingkungan standar pakan cukup


manajemen layak

Competitor Test

Penerimaan konsumen
Kemajuan genetik pada beberapa jenis Ternak