Anda di halaman 1dari 19

BABY INCUBATOR

PENGERTIAN
Baby Incubator adalah
peralatan medis yang digunakan untuk memberikan perawatan
secara intensif atau perlindungan
bayi premature atau mempunyai berat badan lahir rendah (BBLR),
dengan cara memberikan: suhu dan kelembapan yang stabil dan
kebutuhan oxygen
sesuai dengan kondisi dalam kandungan ibu.
memberikan perlindungan terhadap kuman penyakit seperti virus
dan bakteri dari lingkungan luar terhadap bayi.
Bayi premature
• Pada bayi normal dilahirkan dengan usia kandungan sekitar 38 – 40
minggu dengan berat badan sekitar 2.500 gram – 4000 gram,
• pada bayi premature usia kandungan hanya 37 minggu atau kurang
dengan berat badan kurang dari 2.500 gram.
Masalah Bayi Premature
• Kemampuan bernapasnya belum sempurna
• Serta belum optimalnya kemampuan isap untuk mendapatkan ASI
• Kemampuan mengontrol suhu tubuh.
• Karena bayi ini masih terlalu muda, masalah utama yang harus
dicegah adalah terjadinya infeksi.
Komponen alat:
- Heater
- Blower
- Control, temperature dan kelembapan
- Selungkup
- Acces cup
- Display/ indicator
- Alarm
- Chamber
BLOCK DIAGRAM:
Standar spesifikasi baby incubator
Menurut American National Standards Institute Association for the
advancement of medical instrumentation (ANSIAAMI) 1136- 1196 :
1. Suhu udara : 32°C - 36°C
2. Suhu kulit : 36°C - 37°C
3. Uniformity of temperature 1°C
4. Level kebisingan : < 60dB
5. Kelembapan relatif : > 70%
6. Aliran udara : < 0.35 m/s
Jenis-Jenis Incubator Perawatan:

Incubator perawatan dengan pemanas elemen


Incubator perawatan dengan pemanas bola
lampu.
Prinsip Kerja Inkubator
• Prinsip kerjanya yaitu mengubah energi listrik menjadi energi panas.
Prinsip Kerja Incubator Perawatan
• Inkubator bayi modern yang temperaturnya diatur oleh sistem control.
• Temperature pada saluran-saluran suply udara merubah tahanan
thermisor tetap identik dengan suhu yang di kehendaki.
• Jika suhu udara memasuki tempat bayi atau chamber lebih rendah dari
pada suhu yang di set, daya dihubungkan ke heater untuk mengoreksi
perbedaan ini.
• Pada sistem control, jumlah daya yang di berikan ke heater sebanding
dengan perbedaan
• Hal ini berarti daya berkurang sewaktu suhu mencapai set poin ( suhu
yang di set). Bila suhu yang dikehendaki tidak tercapai, alarm akan
berbunyi.
Hal yang perlu diperhatikan:
- Tegangan
- Kebersihan chamber
- Setting suhu
- Alarm
- Aksesoris
- Pembumian
- Lakukan pemeliharaan sesuai jadwal
- Lakukan pengujian dan kalibrasi 1 tahun sekali.
CARA PEMAKAIAN INFANT INCUBATOR TSN 87
- Masukkan air aquades kedalam tabung water reservoir (ada di bag.kiri
depan) sampai strip level max. untuk kelembaban dalam incubator.
Kelembaban dalam incubator bisa diatur dengan cara menekan &
menggeser knob humidity lever (ada di samping kiri) pada posisi wet/
dry. Posisi wet untuk menaikkan kelembaban dan posisi dry untuk
menurunkan kelembaban. Nilai kelembaban ditunjukkan oleh
higrometer digital.
- Hubungkan steker arde ke stop kontak PLN 220 VAC. Nyalakan power
switch ON.
- Setting incubator sebelum bayi dimasukkan ke dalamnya dan
incubator dapat bekerja dengan baik bila suhu settingnya 35 C diatas
suhu ruangan sekitar. contohnya : bila suhu ruangan sekitar 28 C maka
incubator dapat diset pada suhu minimal 31 C
• Setting suhu incubator dengan cara memutar knob selector
temperatur ke arah nilai suhu yang dibutuhkan oleh bayi.
• Bila telah selesai disetting diamkan incubator dalam kondisi kosong
selama 30 menit atau sampai suhu setting incubator tercapai. Panas
tidaknya suhu incubator tidak dapat dirasakan dengan tangan tetapi
dengan melihat nilai yang ditunjukkan oleh thermometer alcohol.
• Perhatikan kondisi bayi selama perawatan dalam incubator, bila suhu
incubator yang ditentukan terlalu panas maka turunkan suhu
settingnya. Demikian sebaliknya.
Protap Pengoperasian Inkubator Perawatan
1. Tempatkan alat pada ruang tindakan.
2. Lepaskan penutup debu. Kunci roda penggerak.
3. siapkan dan pasang aksesoris (filter bakteri, acces
cup,atau iris cup, skin probe temperetur).
4. periksa: pengatur posisi matras, sungkup pengontrol,
volume air, gas oksigen, flow meter).
5. hubungkan alat dengan terminal pembumian
Protap Pengoperasian Inkubator Perawatan
6. hubungkan alat dengan catu daya.
7. hidupkan alat dengan menekan atau memutar tombol
ON/OFF ke posisi ON
8. lakukan pemanasan secukupnya
9. atur dan periksa temperature control, humidity atau electric
fan
10. hubungkan alat dengan konektor gas oksigen.
11. Periksa sistim alarm
12. perhatikan protap pelayanan
13. Beritahukan kepada pasien, mengenai tindakan
yang akan di lakukan
14. atur temperetur control, sesuai keperluan.
15. atur aliran oksigen sesuai keperluan
16. pasang skin sensor temperature, bila ada.
17. perhatikan indicator atau monitor temperature dan
kelembapan dalam chamber pastikan alat berfungsi
dengan baik
18. masukkan bayi ke dalam incubator perawatan yang telah
stabil temperatur dan kelembapannya dan pantau fungsi alat.
Pastikan acces cup dan sungkup tertutup dengan baik.
19. setelah selesai, keluarkan bayi dari incubator perawatan.
Kembalikan posisi temperature regulator ke posisi minimum
20. matikan alat dengan menekan atau memutar tombol
ON/OFF ke posisi OFF.
21. lepaskan aksesoris dari alat
22. lepaskan hubungan alat dari catu daya
23. lepaskan kabel pembumian
24.lepaskan hubungan alat dengan tabung gas
oksigen.
25. bersihkan alat. Pastikan alat incubator
perawatan dalam keadaan baik dan siap di
fungsikan pada pemakaian berikutnya
26. Pasang penutup debu
27. Simpan alat dan aksesoris ketempat semula.
28. Catat beban kerja alat - dalam jumlah pasien