Anda di halaman 1dari 19

USULAN PENELITIAN

ANALISIS HUBUNGAN PERENCANAAN KEBUTUHAN OBAT DENGAN


METODE KONSUMSI DAN METODE MORBIDITAS TERHADAP
KETERSEDIAAN OBAT KEMOTERAPI DI RUMKITAL Dr. RAMELAN

NINA PUSPITAWATI
051724153011

PROGRAM MAGISTER PROGRAM STUDI ILMU FARMASI


FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2019
PENDAHULUAN
1. LATAR BELAKANG

2018 diprediksi
18,1 juta kasus
kanker baru dan
9,6 juta kematian
akibat kanker
(WHO, 2018) 2018 diprediksi 1,7
juta > orang
menderita kanker,
dan 609.640 mati
karena kanker
(ACS, 2018)
Kanker merupakan pertumbuhan sel Prevalensinya pada
yang tidak terkendali dan berpotensi tahun 2018 sebesar
untuk menyerang jaringan lokal dan 4,9 per 1000 orang
menyebar ke bagian lain dalam tubuh (Kemenkes, 2018)
(DiPiro, et al, 2016)
Pengobatan kanker

• Pembedahan
Non-farmakologi • Radiasi
• Bioterapi

Pertumbuhan sel kanker terjadi berkali kali


sebelum massa dapat dideteksi secara
• Kemoterapi  secara
klinis, massa baru dapat dideteksi ketika
bertahap umumnya 6-8
Farmakologi jumlah sel kanker mencapai 109 sel. Satu
siklus, dg interval
pemberian 3-4 minggu putaran siklus kemoterapi tidak
menghilangkan semua sel kanker, oleh
karena itu dibutuhkan siklus berulang
(DiPiro, et al, 2016 ; Walker, et al, 2014)
PENGELOLAAN KESELAMATAN PELAYANAN
SEDIAAN
PASIEN FARMASI KLINIK
UU KONAS FARMASI
No.36
/2009
PMK
no.72 /
2016 1. Obat menyelamatkan jiwa dan meningkatkan kesehatan,
2. Obat meningkatkan kepercayaan dan partisipasi dalam
pelayanan kesehatan,
3. Obat sangat mahal,  anggaran yang besar pada program
kesehatan setelah gaji dan kendaraan.
4. Obat berbeda dengan produk lain,  konsumen tidak dapat
Akses Ketersediaan Obat memilih sendiri obat yang diperlukan.
5. Obat merupakan substansi yang selalu membutuhkan
perbaikan dalam hal penyediaan dan pemanfaatannya.
(Quick, et al, 2012)
1. Meninjau masalah kesehatan
2. Mengidentifikasi pilihan pengobatan
3. Memilih obat dan bentuk sediaan
Pemilihan 4. Menentukan obat yang akan
disediakan pada tiap tingkat
perawatan
PERENCANAAN KEBUTUHAN OBAT
adl. Penentuan jumlah dan periode pengadaan obat
dari hasil kegiatan pemilihan obat untuk menjamin
Penggu- kebutuhan agar tepat jenis, jumlah, waktu dan efisien
Manajemen Pengadaan
naan (Doen, Fornas, Standar Pedoman Pengobatan)
pendukung
(PMK No. 72, 2016)
Perencanaan kebutuhan obat
1. Metode konsumsi
Kuantifikasi obat 2. Metode morbiditas
3. Metode proxy consumption
4. Metode service-level projection
Distribusi of budget requirements

Pengelolaan Obat (Quick, et al, 2012)


KEBIJAKAN, HUKUM DAN REGULASI
Penelitian terdahulu

Febreani
dan • Logistik Instalasi Farmasi Rumah Sakit Siti Khodijah mengalami persediaan
obat yang stagnant dan stockout selama periode Januari hingga September
Chalidyanto 2015 karena metode yang digunakan dalam perencanaan obat yang tidak baik
(2016)

Rudianto • perencanaan yang kurang baik dalam menentukan jumlah kebutuhan obat
menyebabkan kekurangan persediaan obat di Unit Pelayanan Kesehatan
(2018) Diskes Lantamal V

• kekosongan obat dalam pelayanan JKN terjadi karena proses perencanaan


LKJ PPJK yang belum optimal. Maka fasilitas kesehatan diharapkan memperbaiki
(2018) kualitas perencanaan kebutuhan obat yang sesuai dengan kebutuhan riil agar
tidak mengalami kekosongan stok ataupun stok yang berlebihan
1. Perencanaan kebutuhan besar dibuat disesuaikan dengan alokasi
anggaran yang direncanakan oleh bagian Renprogra yaitu pada satu
tahun sebelum tahun berjalan. Perencanaan kebutuhan dibuat dan
diajukan berdasarkan perkiraan dari penggunaan obat pada tahun
sebelumnya dan tidak ada metode perhitungan khusus dalam
menentukan jumlah kebutuhan obat.
2. Pengadaan obat dilakukan secara rutin setiap 3 bulan berdasarkan
perencanaan yang dibuat. Bila terjadi kekosongan obat diluar
perencanaan, maka dilakukan tambahan pengadaan.

3. Penyakit kanker di Rumkital Dr. Ramelan termasuk pada 10 macam penyakit terbesar rawat inap dan
menempati posisi pertama dengan prevalensi sebesar 24% dari jumlah pasien rawat inap tahun 2015
dan meningkat menjadi 41% pada tahun 2016 (Rumkital Dr. Ramelan, 2016 ; 2017 ).
2. Rumusan Masalah
• Apakah ada hubungan perencanaan kebutuhan obat dengan metode konsumsi dan metode morbiditas
terhadap ketersediaan obat kemoterapi di Rumkital Dr. Ramelan

3. Tujuan Umum
• Menganalisis hubungan perencanaan kebutuhan obat dengan metode konsumsi dan metode morbiditas
terhadap ketersediaan obat kemoterapi di Rumkital Dr. Ramelan

Tujuan Khusus
• Menganalisis perencanaan kebutuhan obat dengan metode konsumsi terhadap ketersediaan obat
kemoterapi di Rumkital Dr. Ramelan
• Menganalisis perencanaan kebutuhan obat dengan metode morbiditas terhadap ketersediaan obat
kemoterapi di Rumkital Dr. Ramelan
• Menganalisis hubungan perencanaan kebutuhan obat dengan metode konsumsi dan metode morbiditas
terhadap ketersediaan obat kemoterapi di Rumkital Dr. Ramelan.
4. Manfaat Penelitian

Bagi Rumah Sakit


• Sebagai bahan masukan kepada rumah sakit dalam upaya meningkatkan efisiensi persediaan obat dengan
cara membuat sistem perencanaan kebutuhan obat yang benar.
• Rumah sakit dapat memberikan peningkatan pelayanan kefarmasian kepada masyarakat sekitar.

Bagi Institusi Pendidikan


• Sebagai bahan untuk mengukur sejauh mana hasil proses belajar mengajar dapat diterapkan di dalam
kegiatan pelayanan dan manajemen farmasi di rumah sakit.

Bagi Peneliti
• Memberikan manfaat dalam upaya peningkatan pengetahuan, kemampuan, dan pengalaman untuk bisa
menerapkan ilmu di bidang mamajemen farmasi di rumah sakit.
Pengelolaan Obat
KERANGKA 1. Perencanaan Kebutuhan Obat
KONSEPTUAL Kuantifikasi Obat :
Metode konsumsi
1) Data pemakaian obat
2) Lead time
Metode morbiditas
Keterangan : 1) Jumlah kunjungan pasien Ketersediaan obat yang
2) Data pemakaian obat tepat jenis, tepat
jumlah, dan tepat
diteliti c. Metode proxy consumption waktu secara efektif
d. Metode service-level projection of dan efisien
budget requirements
tidak diteliti

2. Pengadaan Obat

3. Distribusi Obat
Hipotesis : Ada perbedaan
ketersediaan obat kemoterapi di 4. Penggunaan Obat

Rumkital Dr. Ramelan berdasarkan


perencanaan kebutuhan obat
dengan metode konsumsi dan
metode morbiditas. Variabel bebas Variabel terikat
METODE PENELITIAN

1. Jenis Penelitian : Analitik retrospektif


2. Populasi : Obat
Sampel : Obat Kemoterapi
Kriteria inklusi : a. Obat kemoterapi yang diresepkan di Rumkital Dr. Ramelan
b. Obat kemoterapi dengan bentuk sediaan injeksi
c. Obat kemoterapi yang diresepkan untuk pasien rawat inap di
Rumkital Dr. Ramelan
d. Obat kemoterapi yang digunakan selama periode tahun 2015 s.d.
2017
3. Sumber data : Data sekunder
4. Instrumen penelitian : Lembar pengumpul data
5. Lokasi : Departemen Farmasi, Kemo center, UKPBJ, Bagminmed
6. Waktu : tahun 2019
7. Variabel Penelitian
Variabel bebas : a. Perencanaan obat menggunakan metode konsumsi
b. Perencanaan obat menggunakan metode morbiditas
Variabel tergantung : Ketersediaan obat
8. Definisi Operasional

No Variabel Definisi Operasional Indikator Cara Pengukuran Hasil Pengukuran


1 Perencanaan Menghitung perencanaan a. Jenis obat Menghitung jumlah Daftar jenis dan
kebutuhan kebutuhan obat tahun b. Jumlah obat konsumsi setiap item obat jumlah obat yang akan
obat dengan 2018 berdasarkan kemoterapi tahun 2017, diadakan sesuai
metode a. Data pemakaian obat kemudian menghitung dengan pola konsumsi
konsumsi tahun 2015 s.d 2017 di kebutuhan obat tahun obat
Rumkital Dr. Ramelan 2018 dengan penyesuaian
berdasarkan resep yaitu menambah rata-rata
atau form rekonstitusi prosentase kenaikan
obat kemoterapi pemakaian obat
b. Lead time pengadaan kemoterapi di Rumkital Dr.
obat yaitu jumlah Ramelan dari tahun 2015
waktu yang s.d 2017 dan
dibutuhkan dari menambahkan safety
pemesanan sampai stock.
dengan menerima
obat
2 Perencanaan Menghitung a. Jenis obat Menghitung jumlah Daftar jenis dan
kebutuhan perencanaan b. Jumlah obat kunjungan penyakit jumlah obat yang
obat dengan kebutuhan obat tahun kanker di Rumkital akan diadakan
metode 2018 berdasarkan Dr.Ramelan pada sesuai dengan pola
morbiditas a. Standar Pedoman tahun 2017, morbiditas.
Pengobatan Kanker menetapkan frekuensi
b. Data morbiditas penyakit berdasarkan
penyakit kanker usia dan diagnosa,
tahun 2015 s.d kemudian menghitung
2017 di Rumkital kebutuhan obat
Dr. Ramelan kemoterapi tahun
2018 dengan
penyesuaian
menambah rata-rata
prosentase kenaikan
kunjungan pasien
kanker di Rumkital Dr.
Ramelan dari tahun
2015 s.d. 2017
3 Ketersediaan Ketersediaan obat adalah a. Obat berlebih a. Jumlah persediaan a. Kategori stok
obat jumlah obat yang tersedia obat dibagi dengan obat berlebih
di unit pelayanan rata-rata pemakaian
kesehatan selama periode obat tiap bulan,
waktu tertentu mencukupi lebih dari
18 bulan.
b. Jumlah persediaan
b. Stok obat normal b. Kategori stok obat
obat dibagi dengan
(aman) normal (aman)
rata-rata pemakaian
obat tiap bulan,
mencukupi untuk 12-
18 bulan
c. Stok obat kurang c. Jumlah persediaan c. Kategori stok obat
obat dibagi dengan kurang
rata-rata pemakaian
obat tiap bulan,
mencukupi kurang
dari 12 bulan
d. Kosong d. Jumlah persediaan d. Kategori stok obat
obat dibagi dengan kosong
rata-rata pemakaian
obat tiap bulan,
mencukupi kurang
dari 1 bulan
9. Prosedur pengambilan dan analisis data

• Menghitung
Tahap II • Membandingkan
Tahap IV
perencanaan ketersediaan obat
kebutuhan obat • Menghitung kemoterapi antar • Analisis data
dengan metode perencanaan metode konsumsi
konsumsi kebutuhan obat dan morbiditas
dengan metode
morbiditas
Tahap I Tahap III
Menyiapkan data untuk merencanakan jumlah kebutuhan obat dengan Menyiapkan data untuk merencanakan jumlah kebutuhan obat dengan
metode konsumsi metode konsumsi
Menghitung pemakaian obat kemoterapi tahun 2015 s.d. 2017 a. Menentukan diagnosa penyakit yang akan dihitung jumlah
Menghitung rata-rata pemakaian obat perhari, per bulan, per tahun kebutuhan obatnya
Menghitung rata-rata persentase kenaikan/penurunan kebutuhan obat b. Menentukan item obat yang akan dihitung jumlah kebutuhan
Menghitung lead time dan rata-rata lead time pengadaan obat kemoterapi obatnya berdasarkan standar pedoman pengobatan penyakit kanker
c. Menghitung jumlah kunjungan pasien kanker tahun 2015 s.d. 2017
d. Menghitung rata-rata persentase kenaikan/penurunan jumlah
kunjungan pasien
e. Menghitung persentase rata-rata pemakaian obat kemoterapi

Membuat perencanaan kebutuhan obat kemoterapi tahun 2018

Metode Konsumsi Metode Morbiditas

Menghitung rata-rata pemakaian riil obat kemoterapi perbulan


tahun 2018

Menentukan ketersediaan masing-masing obatkemoterapi , jumlah persediaan obat kemoterapi dibagi dengan rata-rata pemakaian riil obat kemoterapi
perbulan tahun 2018 (kategori stok obat berlebih, stok obat normal/aman, stok obat kurang, obat kosong)

Membandingkan ketersediaan obat antara metode konsumsi dan metode morbiditas


LEMBAR PENGUMPUL DATA

No.
No Nama Usia L/P Status Diagnosa Obat Dosis
RM
TERIMA KASIH