Anda di halaman 1dari 36

ISTILAH UMUM DAN

SINGKATAN YANG SERING


DIGUNAKAN DI LAB MEDIK

Alfina-Annisa-Hofsiah-Maulina
Pembimbing
Dra. Angki p.,M.Si,Apt
Dra. Warida,M,Kes
ISTILAH YANG SERING
DIGUNAKAN DI
LABORATORIUM MEDIK
AKURASI, ukuran yang menunjukkan
derajat derajat kedekatan hasil analisis
dengan analit yang sebenarnya

ANTIKOAGULAN, zat yang mencegah


pembekuan darah : zat EDTA

BAHAN KONTROL, bahan/substansi yang


digunakan untuk memantau ketetapan dan
ketelitian suatu pemeriksaan, / untuk mengawasi
kualitas pemeriksaan.
DETEKTOR, bagian KALIBRATOR, KETIDAKPASTIAN
(uncertainty),
dari fotometer bahan atau parameter yang
yang berfungsi substansi yang terkait dengan
untuk mengubah pengukuran, yang
energi cahaya
digunakan menunjukan
menjadi energi untuk penyebaran nilai
mengkalibrasi yang dapat secara
listrik
layak diberikan pada
(photodetector) peralatan besaran ukuran.

KIT INSERT, KUVET, wadah LINEARITAS,


petunjuk atau yang digunakan kmampuan metode
keterangan sebagai tempat analisis suatu
sistem pemeriksaan
operasional campuran hasil
yang memberikan
suatu produk reaksi yang akan respon proposional
atau kit reagen dianalisa dijalur terhadap
yang dibuat oleh cahaya pada kontsentarsi analit
pabrik fotometer. dalam sampl.
• MATRIKS, semua komponen atau substansi yang
ada dalam bahan kecuali analit.
• MONOKROMATOR, alat yang digunakan untuk
menseleksi panjang gelombang sehingga hanya
satu panjang gelombang yang di lewatkan
• NILAI KRITIS, nilai yang mencerminkan keadaan
patologis yang dapat membahayakan jiwa bila
tidak segera diambil tindakan
• NILAI RUJUKAN, nilai yang digunakan sebagai
acuan nilai dari pemeriksaan
• PEMANTAPAN MUTU EKSTERNAL (PME), kegiatan
yang diselenggarakan secara periodik oleh pihak
lain di luar laboratorium yang bersangkutan untuk
dalam bidang pemekrisaan tertentu
PLASMA, SPECIMEN, STANDAR, zat yang
komponen darah Ssekumpulan konsentrasinya
bentuk cair yang dari satu bagian atau
menngandung sel atau lebih kemurniannya
darah tetapi masih bahanyang diketahui dan
mengandung diambil dari diperoleh dengan
faktor pembekuan suatu sistem cara penimbangan

TURN AROUND TIME, VALIDASI,


waktu yang UJI PROFESI, uji
dibutuhkan oleh jenis upaya yang yang dikukan oleh
pemeriksaan tertentu dilakukan lab dengan
mulai dari membandingkan
pengambilan sampel
untuk hasil pemeriksaan
sampai hasil memantapkan terhadap bahan
pemeriksaan kualitas hasil kontrol dengan
diberikan kepada lab lain.
pasien pemeriksaan.
SATUAN, patokan untuk mengatur
suatu besaran

SERUM, komponen darah berbentuk cair


yang mengandung sel darah tanpa
mengandung faktor pembekuan

SUMBER CAHAYA, bagian dari


fotometer yang menghasilkan cahaya
• PEMANTAPAN MUTU INTERNAL (PMI), kegiatan
pencegahan dan pengawasan yang dilaksanakan oleh
masing-masing lab secara terus menerus agar tidak terjadi
atau mengurangi kejadian error/penyimpangan sehingga
diperoleh hasil pemeriksaan yang tepat.
• PRESISI (Ketelitian), kedekatan hasil pemeriksaan yang
dilakukan berulang dengan sampel yang sama,
• SAMPEL, satu atau lebih bagian yang diambil dari suatu
sistem dan dimaksudkan untuk memperoleh informasi,
sebagai dasar untuk mengambil keputusan terhadap
sistem tersebut atau produksinya.
• KETELUSURAN (Tracebility), sifat hasil suatu pengukuran
atau nilai suatu standar yang dapat dihubungkan dengan
acuan tertentu, biasanya standar Nasional/Internasional,
melalui suatu rantai perbandingan yang tidak terputus
yang semuanya mempunyai ketidakpastian tertentu.
UJI BANDING, pengujian yang
dilakukan dengan pembanding, baik
alat/reagen maupun metode, bisa
dilakukan di dalam satu lab sendiri atau
lab lain

VERIFIKASI, upaya pencegahan


terjadinya kesalahan dalam melakukan
kegiatan lab mulai dari tahap pra
analitik, analitik dan pasca analitik
dengan melakukan pengecekan setiap
tindakan atau proses pemeriksaan
SINGKATAN YANG SERING
DIGUNAKAN DI LAB MEDIK
ALAT : Alfa 1 Antitripsin, Kelainan bawaan yang dapat
menyebabkan penyakit hait

ACTH : Adrenocorticotropin, Hormon yang diproduksi oleh


kelenjar hipofisis anterior

ADH : Anti Deuretik Hormon, Mendiagnosis dan mnentukan


penyebab kelebihan hormon anti deuretik

AFP : Alfa Feto Protein, protein yang diproduksi dalam hati dan
kantung telur pada janin saat proses kehamilan

AGD/AGDA : Analisa Gas darah Arteri, tes darah yang diambil


pada pembuluh darah arteri untuk mengukur kadar o2, co2, ph

A-ds-DNA : Anti Double Standed DNA, mendiagnosis dan


mengamati penyakit systemic lupus erythematosus (SLF)
AIDS : Aquired
ALD : Aldolase
AHF : Anti Hemofilic Immuno Defisiensi
Enzime, enzim yang
Factor (faktor VIII), Sydrome,gejala dan
bekerja tanpa
berperan dalam infeksi yang timbul
bantuan oksigen dan
proses pembekuan karena rusaknya
terlibat dalam reaksi
darah sistem kekebalan
glukolisis
tubuh akibat HIV

ALT : Alanin Amiuno ANA Test : Anti


ALP : Alkalis Posfatase,
Transferase (SGPT), Nuclear Antibodi Test,
digunakan untuk
mengukur jumlah mengukur kadar dan
mengukur tingkat
enzim dalam darah, pola aktivitas antibodi
enzim fosfatase alkali
enzi yang dijumpai di pada darah yang
dalam darah
dalam serum darah melawan tubuh.

AST : Aspartate
Aminoi Aransferase ASTO : Anti
APC : Antibodi
(SGOT), tes fungsi hati Streptolisin-O, tes
Persenting Cell, sel
yang umum akan darah yang dilakukan
penyaji antigen/sel
menunjukkan jika untuk mengukur
aksesoris
terjadi kerusakan tingginya antibodi
pada jaringan hati
CTH : Calsitonin
CT : Cloting Time(
Hormon, hormon
CPK/CK : Creatin Masa Pembekuan),
yang memelihara
Posfokinase, mengkur respon
kadar kalsium
mendiagnosis luka darah terhadap
dalam darah agar
pada jantung antikoagulan
kembali ke batas
terutama heparin
normal
DIC : Disseminated DS-DNA : Double
DNA : Diribio
Intravasculer Stranded-DNA,
Nucleic Acid, asam
Coagulation, komponn
nukleat yang
kondisi terjadinya pembntukkan
menyimpan semua
pembekuan darah genom kebanyakan
informasi tentang
pada pembuluh organism dan
genetika
darah kecil semua sel

E1: Estron E2 : Estradiol


Komponen (Estrogen), hormon
Estrogen, steroid, esterogen,
E3 : Estriol, estron
esterogen, dan bertanggung
hormon sex utama jawabatas banyak
wanita fungsi organ tubuh
APTT : Activated Partial Thromboplastin Time, pemeriksaan
untuk mendeteksi kelainan dari faktor pembekuan

BAO : Basic Acid Output, pemeriksaan getah lambung

BMP : Bone Marrow Punction,tes susmsum tulangn dengan


mengambil dan memeriksa darah yang ada di sumsum tulang

BT : Bleding Time, waktu pendarahan diukur setiap 30 detik

BUN : Blood Urea Nitrogen, pemeriksaan ginjal

CA : Carsinoma Antigen, zat antigenik yang diproduksi sel tumor


CD : Cluster Of CF : Complemen
Deferentation, protokol CEA : Carsinoma Fixation , reaksi
yang digunakan untuk Embrionik Antigen, pengikatan
identifikasi dan pemeriksaan komplemen untuk
investigasi molekul yang pertanda adanya mengukur kadar
terdapat pada tumor antibodi
permukaan sel
serum/antigen

CG : Chorionic CO/LCS : Cairan Otak /


CKMB : Creatinkinase
Ganadotropin, Liquor Cerebro
Label M&B,untuk
hormon yang Spinalis, metode
diagnosis AMI ( Acule
dproduksi selama pemeriksaan nonne
Myocardial Infarct)
masa kehamilan apelt dan pendy tes

CP : Cerupo Plasmin, CRP : C Reaktif Protin,


CMV : Cito Megalo
enzim dengan zat tes darah untuk
Virus , pemeriksaan
tembaga yang mengukur jumlah
untuk mendeteksi
berfungsi sebagai protein, nama
adanya antibodi
katalisator pada reaksi proteinnya adalah
cytomegalo virus
organik protein C-Reaktif
HBeAg : Antigen HBsAg : Hepatitis HCG : Human
Core Virus B Surface Antigen, Choironic
Hepatitis yang pem. Untuk Gonadotropin,
beredar, pem. mendeteksi pemeriksaan
Lanjutan hepatitis adanya antigen mendeteksi
B, Kronis/akut virus hepatitis B hormon HCG

HDN : Hemolitik
HCG EIA :
Dease of The New
Pmeriksaan HCG
Born, penyakit HDL : High Density
dengan Enzyme
hemolitik akut Lipo Protein,
Immuno Assay,
pada bayi, yang kolestrol baik
pem. HCG dengan
disebabkan karena
metode EIA
anti D
HT :Haptaglobin, HGH/STH : Human
HER : Hemoglobin protein dari Growth Hormon /
Eritrosit Rata-rata golongan globulin Somatotropik
pem. Indeks a2, yg mngusung Hormin, hormon
eritrosit, banyak hemoglobin yang pertumbuhan,
hb/eri x 10 terlepas dr eri yg mengukur jumlah
rusak HG dalam darah
GAMMA GT : Gamma Globulin Test, untuk pemeriksaan fungsi
hati

HAI : Human Aglutination Inhibitor

HB : Haemoglobin, bagian dari sel darah yang mengandung


banyak oksigen dan pembuat warna merah pada darah.

HbA1C : Hemoglobulin A Glikolisasi, hemoglobin yang berikatan


dengan glukosa

HB-S : Hemoglobin Sel Sabit, untuk hepatitis yang lebih spesifik

HBcAg : Antigen Inti Virus Hepatiitis B, pemeriksaan hepatitis


EIA : Anzime Immuno
EBV : Ebstein Barr
Assay , sebuah
E4 : Estretol, Virus , virus herpes
metode pemeriksaan
manusia 4
imunoserologi

ELISA : Enzim Linked


FT : Fragility Test,
Immunosorbent FSF: Fibrin Stabilized
untuk mengecek
Assay, metode Factor, menimbulkan
kecenderungan
pemeriksaan pembekuan fibrin
hemolisis di bawah
imunoserologi lebih kuat
tekanan
berdasarkan enzim

GGPD : Glukosa 6
FTA-ABS : Fluorocence FSH : Folikel Posfat Dehidrogenase,
Treponema Antibody Stimulating Hormon, kelainan gen pada
Absorption, tes untuk menstimulasi kromosom X yang
diagnostik untuk sifilis pematangan ovum mempengaruhi darah
merah
5-HINAA : 5
Hidroxyndole Acetid HI test :
HIV : Human Acid, metabolit Hemaglutination
Immunodefisiensi utama dr serotonin, Inhibition Test, untuk
virus, virus penyebab zat kimia yg berfungsi mengukur virus
penyakit AIDS dlm meneruskan relatif, virus antibodi,
implus saraf bakteri,
&pembuluh darah

HMT/HCT :
HLA : Human Leukosit
Hematokrit/
Antigen, suatu HPL : Hormon
Hemococentration,
protein yang Laktogen Plasenta,
perbandingan sel
bertanggung jawab mnentukan hari
darah merah dengan
dala sistem imun melahirkan
vol darah keseluruhan
tubuh
dalam %

HSV1/HSV2 : Herpes IEP : Immuno Electro


Ig A, D, E, G, M :
Simplex Virus 1 / 2, Phoresis, pem.
Imugnoglobin jenis
pem. Adanya Adanya penyakit
A, D, E, G, M
penyakit herpes psoriasis
INR : International Normalize Ratio, pengukuran lab tentang
berapa lama darah untuk membentuk gumpalan

ITP : Iditopatic Trombocitopenic, uji fungsi ginjal dan hati

KHER : Konsetrasi Hemoglobin Rata-Rata, pem. Indeks erri


dengan cara menghitung hb/ht x 100

LDH : Lacatat Dehidrogenase, untuk memantau infeksi penyakit


ginjal dan hati

LDL : Low Density Lipoprotein (Lemak jahat), disebabkan


karena alkohol, banyak makan dan berat badan berlebih

LED : Laju Endap darah, pemeriksaan untuk mengetahui adanya


perdangan dalam tubuh.
MAO : Maksimum
LPB : Limposit Plasma Mast Sel : Sel
Acid Output (Pem.
B, untuk pem. dbd Mantosit
Getah Lambung)

MCH : Mean MCHC : Mean


Corpuscullar Corpucullar
MCA : Mucin Like Hemoglobin, pem. Hemoglobin
Carcinoma Assosiated indeks eritrosit untuk Consentratin, pem.
Antigen mengukur jumlah rata indeks eritrosit untuk
rata hb dalam sel menilai kosentrasi
darah hb/unit sel darah

PAP : Prostatic Acid


MCV : Mean
Fosfatase, diagnostik
Corpuscullar Volume,
5-NT : Nukleotidase 5 biokimia untuk
volume/ukuran
mendeteksi kanker
eritrosit rata-rata
prostat
PRP : Platelet Rich
Plasma, plasma yang Pa O2 : Tekanan Pa CO2 : Tekanan CO2
telah diperkaya dengan Oksigen Dalam Arteri Dalam Arteri
trombosit

PSA : Prostatic Specific


PBI : Protein Bound PPT : Pregnosticon Antigen, tes darah
Iodine Plano Test untuk skrining kanker
prostat

PPT : Protrombin Partial


PT : Protombin Time,
Time, untuk mengukur
untuk mengukur waktu PTU : Propiltio Uracil
kecepatan keseluruhan
pembekuan darah
pembekuan darah
RA : Rheumatoid Arthritis, gangguan inflamasi kronis hynag
mempengaruhi banyak sendi

RF : Rheumatoid Factor

RhF : Rhisus Factor

RPR : Rapid Plasma Reagen, tes treponema mendeteksi antibodi


secara spesifik terkait dengan bakteri penyebab sifilis

SLE : Systemic Lupus Eritematous, penyakit radang disebabkan


ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringannya sendiri

SDM : Sel Darah Merah


TIBC : Total Iron Baound TPHA : Treponema
Capacity,mengukur TORCH : Toksoplasma, Pallidum
jumlah total besi yang Rubella, Hemaglutination Assay,
dapat teikat oleh Cytomegalovirus mendeteksi antibodi
protein treponema pallidum

TSH : Thyroid VDRL : Veneral Desease


Stimulating Hormon, Researh Laboratory,
VER : Volume Eritrosit
hormon ysng dihasilkan pem. Antibodi spesifik
Rata-rata
oleh kelenjar hipofise terkait dengan antibodi
otak bagian anterior penyabab sifilis

VHA (HAV) : VHB (HBV): Virus VHC (NANB) : Virus


Virus Hepatitis A Hepatitis B Hepatitis C
SGOT : Serum Glutamic Oxaloasetic Transaminase,
pemeriksaan fungsi hati

SGPT : Serum Glutamic Pyruvic Transaminase, pemeriksaan


fungsi hati

VLDL : Very Low Density Lipoprotein, memiliki kandungan


trigliserida lebih banyak dari pada LDL
TERIMA KASIH
PERTANYAAN
1. Apa kepanjangan dari singkatan MCH?
a. Mean Corpuscullar Hormon
b. Mean Corpuscullar Hemoglobin
c. Mean Corpuscullar Hepatitis
d. Mean Corpuscullar Human
e. Mean Corpuscullar Hemofilic
2. SGOT dan SGPT merupakan pemeriksan apa?
a. Jantung
b. Lambung
c. Hati
d. Darah
e. LCS
3. MCH, MCV, dan MCHC merupakan pemeriksaan ?
a. Leukosit
b. Eritrosit
c. Indeks Eritrosit
d. Retikulosit
e. Hemoglobin
4. Yang termasuk pemeriksaan imunoserologi adalah
a. LED
b. HB
c. ELISA
d. PT
e. RH
5. Apa itu LDL
a. Lemak Jahat
b. Lemak Jenuh
c. Lemak Baik
d. Lemak Nabati
e. Lemak Hewani
6. Yang termasuk antikoagulan
a. Asam sulfosalisilat
b. Magnesium Sulfat
c. EDTA
d. Drabkin
e. Eosin
7. Singkatan lain dari LED
a. HER
b. ESR
c. RES
d. RSE
e. RHE
8. BT (Bleeding Time) adalah pemeriksaan untuk
a. Waktu pembekuan darah
b. Waktu pendarahan
c. Denyut nadi
d. Retikulosit
e. Laju endap darah
9. Ada berapa Jenis immunoglobin
a. 4
b. 3
c. 5
d. 6
e. 7
10. TPHA adalah pemeriksaan untuk bakteri apa
a. Pneumonia
b. Staphylococcus
c. BTA
d. Streptococcus
e. Treponema pallidum

Anda mungkin juga menyukai