Anda di halaman 1dari 13

PRAKTIKUM BIOLOGI BAB PERTUMBUHAN &

PERKEMBANGAN TUMBUHAN
PENGARUH KONSENRASI DETERJEN
TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN
KACANG HIJAU

Nama Kelompok :
1. Abidah Noor Azizah (01)
2. Erinna Ayu Prasysta (11)
3. Fairuz Salsabila Rifan (12)
4. Farhan AdityaYana (13)
5. Ruth Aurellia Butarbutar (27)
Tujuan
 Untuk mengetahui pengaruh dari konsentrasi
deterjen terhadap pertumbuhan tanaman kacang
hijau

Rumusan Masalah
 Bagaimana pengaruh konsentrasi deterjen
terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau?
Landasan Teori
 Pertumbuhan dapat diartikan sebagai suatu proses
pertambahan ukuran atau volumre serta jumlah sel dan
tidak dapat kembali ke bentuk semula. Ada faktor
internal dan eksternal yang mempengaruhi
pertumbuhannya sebuah tanaman. Faktor internal
melibatkan hormon dan gen. Sedangkan faktor eksternal
salah satunya yaitu air. Air sangat berpengaruh dalam
proses prtumbuhan suatu tanaman. Pemberian jenis air
yang berbeda akan menghasilkan pertumbuhan yang
berbeda pula. Air yang tidak terkontaminasi akan
berpengaruh baik bagi tanaman. Air berguna bagi
tanaman untuk melakukan perkecambahan.
 Deterjen merupakan bahan rumah tangga yang
digunakan untuk mencuci pakaian dll. Deterjen
mengandung berbagai bahan kimia. Dan beberapa bahan
kimia tersebut dikatakan tidak baik bagi tanaman. Air
yang telah tercemar deterjen akan dapat mengganggu
proses pertumbuhan suatu tanaman. Karena di dalam
deterjen terdapat zat kimia berbahaya bersifat basa dan
memiliki ph yang sangat tinggi. Hal tersebut dapat
menyebabkan pencemaran pada lingkungan terutama
perairan.
Hipotesis
 Konsentrasi deterjen yang berbeda - beda pada air yang
digunakan untuk tanaman kacang hijau dapat
mengganggu proses pertumbuhannya.
Variabel
 Variabel kontrol : Gelas
 Variabel terikat : Tinggi tanaman kacang hijau
 Variabel bebas : Konsentrasi deterjen
Alat dan Bahan
 Gelas air mineral
 Biji kacang hijau
 Deterjen
 Air ledeng
 Kapas
 Penggaris
Prosedur Kerja
 Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan
 Pilih biji kacang hijau yang baik
 Letakkan kapas pada masing – masing gelas. Lalu beri nama masing –
masing gelas (A, B, C)
 Masukkan 3 biji pada masing – masing gelas
 Kemudian basahi kapas pada gelas pertama (A) dengan air ledeng / air
dengan konsentrasi deterjen 0%
 Campurkan air ledeng dengan deterjen yang berbeda konsentrasinya.
(konsentrasi deterjen 10 % dan 20%)
 Basahi kapas pada gelas B dengan air dengan konsentrasi deterjen 10%
 Lalu basahi kapas pada gelas C dengan air dengan konsentrasi deterjen
20%
 Lakukan penyiraman dengan air ledeng dengan rutin sehari sekali
 Amati dan catat hasilnya setelah 5 hari
Tabel Penelitian
No. Perlakuan Tinggi Tanaman Jumlah Rata -
A B C rata
1. Media + 11 cm 9,2 cm 10,5 cm 30,7 cm 10,23
deterjen 0% cm
2. Media + 0 cm 0 cm 0 cm 0 cm 0 cm
deterjen
10%
3. Media + 0 cm 0 cm 0 cm 0 cm 0 cm
deterjen
20%
Analisis Data
 Setelah 5 hari menanam kacang hijau dan kemudian
melakukan pengamatan, diperoleh data bahwa
 Pada gelas A yang memiliki konsentrasi deterjen paling
rendang yaitu 0%, terjadi pertumbuhan pada ketiga biji
kacang hijau yang ada didalamnya. Tanaman pertama
tingginya 11 cm, tanaman kedua 9,2 cm, tanaman ketiga
10,5 cm. sehingga rata – rata tinggi yang diperoleh
adalah 10,23 cm
 Pada gelas B yang memiliki konsentrasi deterjen 10%
dan gelas C yang konsentrasi deterjennya 20%, proses
pertumbuhan semua biji kacang hijau pada kedua gelas
tersebut terhambat. Bahkan ketiga biji tersebut
membusuk dan mengalami kematian
Kesimpulan
 Dari hasil penelitian yang kami peroleh di atas, dapat
kami simpulkan bahwa pengaruh dari berbagai macam
konsentrasi deterjen pada proses pertumbuhan tanaman
ialah dapat menghambat dan mengganggu proses
pertumbuhannya. Serta dapat menyebabkan kematian
pada tanaman.
TERIMA KASIH 