Anda di halaman 1dari 21

7 PRINSIP-PRINSIP DESAIN

ARSITEKTUR
PEBIMBING : MIRA ALFITRI, ST., M.Ars
PENGANTAR ARSITEKTUR
2

PRESENTATION BY GROUP 2:
HARIS MUNANDAR
PUTRI HIDAYANTI
JEFRIYANSYAH HARDA PUTRA
ARIF MAULANA
MUHAMMAD ALMUTAWAKKIL
3

SEJARAH SINGKAT MESJID BAITUL


MUSYAHADAH ( TEUKU UMAR )
4

Masjid Baitul Musyahadah dibangun secara swadaya


tahun 1989. Awalnya masjid ini bermula dari sebuah meunasah
dengan nama Al-Ikhlas. Perencanaan pembangunan dan ide
arsitekturnya dilakukan oleh Prof Ali Hasjmy, seorang
cendekiawan terkemuka di Aceh. Lalu pada tahun 1993 Mesjid
ini diubah namanya menjadi Baitul Musyahadah dan
diresmikan langsung oleh Gubernur Aceh Syamsuddin
Mahmud yang saat itu juga didampingi oleh ulama kondang
KH Zainuddin MZ, yang diundang langsung memberikan
ceramah agama.
Daya tariknya pada keindahan arsitektur dan keunikan
kubah kopiahnya. Kopiah Meukutop sendiri memiliki filosofi
mendalam. Warna-warninya mencerminkan lambang dari
Islam, qanun dan adat-istiadat. Masjid ini didirikan di tapak
berbentuk segi lima, yang melambangkan rukun Islam yang
lima
5

Dari segi arsitektur Masjid Baitul Musyahadah dibangun


dua lantai yang ditopang dengan puluhan tiang besar dan kokoh.
Bila dilihat dari luar, masjid yang berdiri di lahan sekitar 3 Hal
ini memiliki beberapa fasilitas. Seperti tempat whuduk laki-laki
dan perempuan yang representatif dan lahan parkir yang luas.
Ornamen-ornamen khas Aceh banyak dipajang di dinding depan
Masjid Baitul Musyahadah.

Selain itu, masjid ini juga memiliki pintu unik yang


terbuat dari besi. Ada empat buah pintu Aceh (Pintoe Aceh)
dalam ukuaran besar. Dua di samping kiri mihrab dan dua
lainnya di samping kanan. Empat Pintoe Aceh yang
melambangkan adat keacehanposisinya kontras terpajang di
dinding utama masjid dalam balutan kuningan.
6

PRINSIP DESAIN YANG TERDAPAT


PADA MESJID BAITUL MUSYAHADAH
(TEUKU UMAR) BANDA ACEH

 KESEIMBANGAN ( BALANCE )
 IRAMA ( RHYTHM )
 PENEKANAN ( POINT OF IN THE REST )
 SKALA ( SCALE )
 PROPORSI ( PROPORTION )
 URUTAN ( SEQUENCE )
 UNITY ( KESATUAN )
7

1.
KESEIMBANGAN ( BALANCE )
 Keseimbangan adalah suatu nilai/kualitas nyata dari
setiap objek dimana perhatian fisual dari 2 bagian pada
2 sisi dari pusat keseimbangan/pusat perhatian adalah
sama.
 Desain arsitektur yang baik adalah desain yang
seimbang. Untuk itulah prinsip dalam desain
arsitektur harus mempunyai balance.

 Keseimbangan dalam desain arsitektur sendiri dibagi


menjadi dua yakni :
 keseimbangan yang asimetris
 keseimbangan yang simetris
8

.
9

2.
IRAMA ( RHYTHM )
 yang dimaksud irama adalah penataan dari sebuah elemen
yang harmonis. Elemen ini pun bisa bervariasi mulai dari
bentuk, warna, hingga perabot dan dekor ruangan

 Prinsip irama dalam desain arsitektur sendiri dibagi


menjadi dua jenis irama :
• irama statis : pengulangan dengan pola yang sama
dan konsisten.
• irama dinamis : di mana faktor penentu
pengulangan irama bisa lebih dari satu aspek dan
bervariasi.
10
11

3.
penekanan ( point of in the rest )
 Prinsip desain arsitektur satu ini juga sering disebut
sebagai focal point adalah membuat sebuah elemen kontras
yang menjadi perhatian utama dari sebuah desain. Baik itu
dalam interior maupun secara arsitektural.

 Ada banyak cara mengimplementasikan prinsip ini pada


desain arsitektur rumah ataupun interior. Berbagai elemen
mulai dari bentuk, warna, ukuran, posisi, hingga tekstur
ataupun visual. Contoh penerapan sederhananya adalah
penggunaan sofa unik berwarna mencolok seperti merah atau
kuning di tengah-tengah ruangan yang didominasi warna
putih.
12
4.
skala ( scale )
 Skala adalah perbandingan dari ruang atau bangunan
dengan lingkungan atau elemen arsitektural lainnya. Pada
dasarnya, skala pada desain arsitektur tak ada aturan
khusus karena skala bisa disesuaikan dengan nuansa atau
kesan yang diinginkan.

 Misalkan untuk mendapatkan kesan megah, kita bisa


membuat ruangan dengan tinggi yang lebih tinggi dari
pada ruang lainnya atau standar pada umumnya.
14
15

5.
proporsi ( proportion )
Proporsi merupakan kesesuaian dimensi dari elemen
arsitektur dengan lingkungan sekitar dan juga fungsi serta aspek
arsitektural lainnya seperti lokasi, posisi, dan juga dimensi
obyek lainnya.
16
6.
urutan ( sequence )
 urutan adalah penataan elemen secara keseluruhan agar
alur menjadi lebih nyaman. Contoh penerapan komposisi
pada desain arsitektur yang paling mudah dipahami adalah
penataan denah komposisi ruang

 Untuk membimbing pengunjung ke tempat yang di tuju


sebagai persiapan klimaks.
18

7.
kesatuan ( unity )
 Unity adalah Tersusunnya beberapa unsur menjadi satu
kesatuan yang utuh dan serasi

 Memberikan keserasian pada setiap unsur dalam desain


arsitektur bisa dilakukan dengan berbagai hal seperti dengan
penggunaan warna, bentuk, pola, material hingga gaya
spesifik desain.
19
20

Thank you for all your


attention
21

Apa yang anda


tahu tidaklah
penting tetapi apa
yang anda lakukan
dengan apa yang
anda tahu itu jauh
lebih penting ( winslon churchill )