Anda di halaman 1dari 6

Developmental Care adalah praktik professional,

edukasi, dan penelitian dimana perawat perlu


mengeksplorasi, mengevaluasi, dan menemukan
secara terus menerus perubahan teknologi lingkungan
di unit perawatan intensif neonatal (NICU) yang
berfokus meminimalisasi efek jangka pendek dan
jangka panjang akibat pengalaman rumah sakit pada
bayi dalam kondisi kritis terhadap ancaman fisik,
psikologis, dan emosional
5 inti dalam Developmental Care: memfasilitasi tidur,
pengkajian dan manajemen stress, dan nyeri, aktifitas
seari-hari, asuhan berpusat pada keluarga, dan
lingkungan mendukung penyembuhan
. Menurut Hockenberry dan Wilson (2009) pendekatan
Developmental Care dapat dilakukan dengan beberapa
cara:

 Menciptakan suasana malam hari untuk meningkatkan pola tidur bayi


dengan mematikan lampu ruangan sehingga ruangan menjadi gelap
atau redup, menutup incubator dengan selimut atau kain penutup dan
memakaikan penutup mata pada bayi
 Meminimalkan stimulasi lingkungan, perawat hendaknya selalu
memonitor dan memperhatikan tanda perubahan fisiologis dan
perilaku bayi selama melakukan prosedur untuk mencegah
kemungkinan terjadinya stress pada bayi. Bayi memerlukan
penanganan secara lembut, emngontrol pergerakan bayi karena ada
beberapa bayi yang tidak stabil apabila dipindahkan tiba-tiba dan
apabila terjadi gerakan yang tidak teratur maka bayi harus diperbaiki
kembali pada posisi tulang belakang fleksi , ekstremitas bawah
mendekati tubuh.
 Membantu memperbaiki posisi bayi dengan miring dan fleksi pada
tulang belakang, terutama sebelum prosedur invasive untuk
mengurangi distress
 Pembedongan dapat dilakukan seblelum prosedur invasive untuk mengurangi
respon nyeri pada bayi.
 Nesting (pembatasan) dilakukan dengan cara menggulung selimut atau kain
diletakkan pada tempat tidur bayi bagian bawah untuk membantu
mempertahankan posisi fleksi ketika bayi terlentang atau miring
 Skin to skin contact (kangaroo care) dan pijatan sesaat dapat menurunkan
stress pada bayi premature. Kontak kulit pasif antara ibu dan bayi secara
regular dapat meringankan stress. Orang tua baik ibu maupun ayah tidak
mengenakan baju atas demikian juga bayi, kecuali memakai popok. Bayi
diposisikan vertical pada dada ortu, sehingga terjadi kontak langsung kulit bayi
dengan kulit ortu, kontak mata serta kedekatan secara langsung
 Cobedding of twins intervensi perkembangan yang memberikan lingkungan
yang lebih baik bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi, dimana bayi
kembar ditempatkan pada satu tempat tidur atau incubator dapat menjadikan
termoregulasi membaik, episode apneu atau bradikardi berkurang, berat
badan lebih cepat meningkat dan mengurangi jumlah hari rawat.
TERIMAKASIH