Anda di halaman 1dari 10

PENGEMBANGAN SDM KOMPETEN

MELALUI PROGRAM PELATIHAN TENAGA KERJA

Bambang Satrio Lelono


Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kemnaker.RI

Disampaikan Pada Rakor LSP


Hotel Bidakara Grand Pancoran, 10 September 2019

11
CAPAIAN PEMBANGUNAN SDM

TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA 5.01 %

TINGKAT KEMISKINAN 9.41%

KESEMPATAN KERJA 12.3 Juta

22
TANTANGAN / PELUANG PEMBANGUNAN SDM

KONDISI KETENAGAKERJAAN
INDONESIA

BONUS DEMOGRAFI

REVOLUSI INDUSTRI 4.0

33
KONDISI KETENAGAKERJAAN INDONESIA

BEKERJA Tantangan
129,36 Juta (94,99%)

Non Formal
58% graduates 57% non formal
Formal 57%
<Junior High worker
ANGKATAN 43%
KERJA
136,18 Juta
(69,32%) 5,01% 2,24jt new
workforce every
Unemployment
year

PENGANGGUR 56jt job


6,82 Juta (5.01%) 63% Job impacted by
Missmatch
digitalization

Source: BPS, FebruarI 2019

44
BONUS DEMOGRAFI
TAHUN 2025 – 2035
⮚ Usia Produktif mencapai 70 %
⮚ Usia Muda (15 – 35 tahun)
mencapai 30 %

Rasio Ketergantungan per 100


Penduduk adalah 51%

Kunci Mengelola Bonus


Demografi:
⮚ Kesehatan
⮚ Pendidikan dan Pelatihan
Vokasi
⮚ Iklim Ketenagakerjaan

55
REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Mengubah Ekosistem dan Proses
Industri:
Kombinasi manusia, mesin dan Kecepatan Perubahan
BIG data yang mengakibatkan Eksponensial
Industri BERKURANG/ tutup dan
ada Industri TUMBUH

Mengubah tatanan Mengubah Paradigm Berbagasi


Ketenagakerjaan dimana akan Sekotr (Ekonomi / Bisnis,
ada pekerjaan yang BERKURANG Masyarakat/Komunitas,
bahkan HILANG dan ada Individual, dan Pemerintah
pekerjaan baru yang TUMBUH

Menuntut kebutuhan
KETERAMPILAN BARU
66
KEBIJAKAN PENGUATAN MUTU
DAN AKSES PELATIHAN VOKASI

7
PENINGKATAN MUTU PELATIHAN VOKASI

LINK & MATCH SKILLS ON REORIENTASI KERJASAMA


DENGAN PASAR Penyempurnaan Melakukan
CURRICULUM KEJURUAN
Reorientasi
Melibatkan industrI
KERJA komposisi SKILL
untuk menyusun dalam Kurikulum kejuruan dan
standard kompetensi seperti Technical Program Pelatihan
program dan kurikulum Skill, Soft Skill, dan disesuaikan
Digital Skill dengan Potensi Kerjasama
pelatihan dengan Industri
Daerah
dalam
penyelenggaraan
Pelatihan Vokasi

88
PENGUATAN AKSES PELATIHAN VOKASI
\ Mempermudah persyaratan untuk mengikuti Pelatihan di BLK;

Melakukan revitalisasi lembaga pelatihan vokasi (instruktur,


manajemen pengelolaan BLK, infrastruktur dan Peralatan);

Pengembangan metode pelatihan jarak jauh melalui


aplikasi online;

Triple Skillings ( Skilling, Upskilling dan Reskilling);

Mendorong dunia usaha dan industry untuk


melaksanakan pemagangan mandiri

Pengembangan Pola Pendanaan

99
Terima
Kasih

10
10