Anda di halaman 1dari 30

PEWARNAAN GRAM

DEBITA ISTIFADAH D.
G0016058
TUJUAN PEWARNAAN BAKTERI

• Identifikasi bakteri: gram +/-


• Untuk membantu pengamatan morfologi:
coccus/bacillus/spiral
• Struktur koloni: bergerombol, berderet, dsb
CARA MELIHAT BAKTERI

1. Direct
Langsung dilihat dengan menggunakan
mikroskop cahaya tanpa menggunakan
pewarnaan.
Bakteri  Colorless
Sehingga metode ini hanya dapat
mengetahui ada tidaknya bakteri dengan
melihat motilitasnya.
2. Indirect
Dengan pewarnaan, sehingga dapat
melihat morfologi bakteri tersebut dengan
mikroskop cahaya.

Metode ini dibagi menjadi 3 :


• Simple Staining
• Differential Staining
• Special Staining
Simple Staining (Pewarnaan Sederhana)

• Pewarnaan hanya dengan 1 macam zat


warna. Tujuannya untuk melihat
morfologi bakteri.

- Carbol fuchsin
- Gentian violet
- Methylene blue
Differential Staining

• Pewarnaan dengan lebih dari 1 macam


zat warna. Tujuannya untuk
membedakan 2 jenis mikroba.

- Pewarnaan Gram
- Perwarnaan Tahan Asam
Special Staining

• Pewarnaan khusus untuk mewarnai


bagian sel kuman atau kuman tertentu
yang sukar diwarnai dengan pewarnaan
biasa.
PEWARNAAN GRAM
CAT GRAM

A : Crystal Violet [Pewarna 1],


alkohol 96%, ammonium oxalate
1% inaqua
B : Iodium, Kalium Iodida, aquadest
[Mordant]
C : Alkohol, Aseton [Decolorizer]
D : Safranin [Pewarna 2], alkohol 96%,
aquadest
PRINSIP PEWARNAAN GRAM

• Bakteri yang tahan terhadap peluntur akan


mempertahankan pewarna pertama 
Berwarna ungu (Crystal violet [CV])  Gram
positif
• Bakteri yang tidak tahan terhadap peluntur
akan menyerap pewarna kedua  Berwarna
merah (safranin)  Gram negatif
BAKTERI GRAM NEGATIF
DAN GRAM POSITIF
BAKTERI GRAM NEGATIF DAN GRAM POSITIF
BAKTERI GRAM POSITIF
• Bakteri gram positif memiliki peptidoglikan yang
berlapis-lapis namun tidak memiliki outer
membrane.
• Memiliki teichoic acid (TA) yang berfungsi
– Meregulasi perpindahan kation keluar masuk
sel
– Mencegah kerusakan dinding sel yang luas dan
kemungkinan sel lisis selama pertumbuhan sel
– Merupakan antigen permukaan utama
BAKTERI GRAM NEGATIF
• Bakteri gram negative memiliki
lipopolysaccharide-lipoprotein-
phospholipid outer membrane yang
mengelilingi peptidoglikan tipis.
• Tidak memiliki teichoic acid
TEORI KLASIFIKASI BAKTERI
TEORI SALTON

GRAM +
Denaturasi Pori-pori CV-I Berwarna
Alkohol protein mengecil dipertahankan ungu

GRAM -
Zat warna Bakteri
Pori-pori
Alkohol Larut membesar
mudah tidak
terlepas berwarna
TEORI PERMEABILITAS DINDING SEL

Peptidoglikan
Tebal

Permeabilitas CV-I tidak


GRAM Kurang Keluar
(+)

Dinding
Kompak
Peptidoglikan
Tipis

Permeabilitas CV-I dapat


GRAM Besar Keluar
(-)

Dinding
tidak
Kompak
Contoh bakteri gram positif
• Bentuk coccus
Streptococcus, Staphylococcus, Pneumococcus,
Peptococcus
• Bentuk batang
Corynobacterium, Bacillus, Clostridia
Contoh bakteri gram negatif
• Bentuk coccus
Neisseria, Veilonella
• Bentuk batang
E.coli, Shigella, Salmonella, Klebsiella,
Haemophilus, Brucella
• Beberapa bakteri setelah dicat gram
menunjukkan pola gram-variable dimana
tampak campuran pink dan ungu.
• Actinomyces, Arthrobacter,
Corynebacterium, dan Propionibacterium
dinding selnya mudah rusak saat
pembelahan sehingga yang seharusnya
gram (+) tercat gram (-)
Beberapa bakteri tidak dapat terwarnai
dengan baik melalui pewarnaan gram
• Acinetobacter  gram (-)
Resisten terhadap decolorizer  gram (+)
• Gardnella memiliki struktur dinding sel
gram + yg berbeda, sehingga sering
terwarnai sebagai gram negatif atau gram
variabel
PERLU DIPERHATIKAN!
• Lama waktu pewarnaan dapat
mempengaruhi hasil karena jika terlalu
lama dapat menjadi positif palsu atau
negatif palsu
• Umur biakan dapat mempengaruhi
hasil pewarnaan gram
• Tebal tipis sediaan dapat menyebabkan
penetrasi zat warna yang berbeda
Staphylococcus sp
Neisseria gonorrhoeae
TERIMA KASIH