Anda di halaman 1dari 9

ASUHAN BAYI BARU LAHIR DAN NEONATUS

OLEH KELOMPOK IV :
WD. DWI DHARMAYANTI
NURBAITIYA HABRI
SUNARTI JAMAL
HAJARNI
JADWAL KUNJUNGAN

Kunjunan neonatus bertujuan untuk meningkatkan


akses neonatus terhadap pelayanan kesehatan dasar,
mengetahui sedini mungkin komplikasi yang terjadi pada
bayi sehingga dapat segera ditangani dan bila tidak dapat
ditangani maka dirujuk ke fasilitas yang lebih lengkap
untuk mendapatkan perawatan yang optimal.
lanjutan...
1. Kunjungan I
Dilakukan pada 6 jam pertama setelah kelahiran.
2. Kunjungan II
Pada hari ke-3 setelah kelahiran
3. Kunjungan III
Pada hari ke-8 sampai 28 hari setelah kelahiran. Tapi biasanya
pada minggu ke-2 bersamaan dengan saat melakukan kunjungan
nifas yang ketiga pada ibu.
4. Kunjungan IV
Pada 6 minggu setelah kelahiran. Kunjungan neonatus hanya 3 kali
kunjungan tapi saat melakukan kunjungan nifas yang ke-4 pada ibu
sekaligus melihat kondisi bayi
Manajemen pada Bayi Baru Lahir dan Neonatus

1. Pengkajian segera BBL


Pemeriksaan awal :
1) Nilai kondisi bayi
2) Apakah bayi menangis kuat/bernapas tanpa kesulitan
3) Apakah bayi bergerak aktif/lemas ?
4) Apakah warna merah muda,pucat/biru ?
5) APGAR Score Merupakan alat untuk peagkajian bayi
setelah lahir meliputi 5 variabel yaitu pernapasan,
frekuensi jantung, warna kulit, tonus otot, reflek . Apgar
score ditemukan oleh virginia apgar (1950).
lanjutan....
2. Pemeriksaan lengkap beberapa jam kemudian
Semua bayi harus diperiksa lengkap beberapa jam kemudian,
setelah membiarkan bayi beberapa waktu untuk pulih karena
kelahiran. Bayi secara keseluruhan. Bayi normal berbaring
dengan posisi fleksi (menekuk). la mungkin meregang atau
menguap. Warnanya merah muda, menangis, pernapasannya
teratur, memberikan respon terkejut yang normal, jika tiba-tiba
diberi sentakan (ia akan melemparkan tangannya ke arah depan
luar seperti hendak meraih seseorang). Ini disebut refleks
Moro.
Lanjutan....
Ukurlah lingkar kepala. Ukuran kepala yang
tidak normal besarnya disebut hidrosefalus. Ukuran kepala
yang terlalu kecil disebut mikrosefalus. Lingkar kepala rata-rata
adalah 33 cm. Rabalah fontanela anterior, seharusnya tidak
menonjol (membengkak). Lihatlah adanya celah bibir (seperti
bibir kelinci) atau celah palatum.
Spina bifida merupakan kelainan tulang belakang pada bayi.
Tidak didapatkan tulang dan kadang-kadang tidak ada kulit yang
menutupi sumsum tulang belakang bayi.
Lanjutan....

Periksalah apakah anus terbuka dan mekonium dapat keluar.


Ini untuk meyakinkan tidak adanya anus imperforate/atresia
ani.Anus imperforata atau atresia ani merupakan kelainan
kongenital pada anus dimana tidak terdapatnya lubang anus.
Periksa kondisi semua anggota tubuh, apakah normal ataukah
terdapat kelainan.
Pemeliharaan BBL
Dalam melakukan kunjungan rumah, bidan harus
memperhatikan kebutuhan higiene, memandikan bayi,
memelihara tali pusat, pakaian bayi, merawat kuku bayi,
merawat mulut bayi, merawat telinga, merawat hidung,
kebutuhan makanan, dan kebutuhan tidur.
TERIMA KASIH~