Anda di halaman 1dari 13

PERANAN PANGAN

FUNGSIONAL
KELOMPOK 3
DEFINISI PANGAN FUNGSIONAL

The Institute of Medicine’s food & Nutrition board


(IOM/NAS,1994), mendefenisikan pangan fungsional sebagai
“setiap pangan atau ingredient pangan yang dapat
memberikan keuntungan kesehatan di luar manfaat zat-zat gizi
yang di kandungnya”

Secara umum pangan fungsional didefinisikan sebagai


bahan pangan yang selain bergizi juga mempunyai
pengaruh positif terhadap kesehatan seseorang,karena di
dalam bahan pangan tersebut terkandung komponen
atau zat-zat tertentu atau senyawa bioaktif yang
mempunyai aktivitas fisiologis yang sangat baik untuk
kesehatan tubuh.
Kriteria yang harus dipenuhi agar
menjadi pangan fungsional

Kriteria menurut Roberfoid (1999) ,suatu bahan pangan dapat digolongkan


sebagai “pangan fungsional” bila memenuhi salah satu atau kedua criteria
berikut ini :

Mengandung senyawa zat Secara kolektif,pangan


gizi atau non-gizi yang fungsional harus
mempengaruhi satu atau memberikan efek yang
sejumlah terbatas fungsi menguntungkan bagi
dalam tubuh,yang kesehatan dan / atau
diartikan sebagai efek penurunan risiko timbulnya
positif(Bellisle,1998) penyakit.
Peranan pangan fungsional

 Pencegahaan timbulnya suatu penyakit yang berhubungan


dengan konsumsi pangan.
 Meningkatkan daya tahan tubuh( regulation bio-
defensiveness).
 Regulasi ritme kondisi fisik tubuh.
 Memperlamabat proses penuaan (aging).
 Penyehatan kembali (recovery) tubuh setelah menderita suatu
penyakit tertentu.
Senyawa bioaktif pada
pangan fungsional

Senyawa bioaktif
merupakan senyawa
yang mempunyai efek
fisiologis dalam tubuh
yang berpengaruh
positif terhadap
kesehatan manusia
Tempe

Senyawa bioaktif : peptida


Manfaat :
- Membantu penyerapan
kalsium dan besi
- Senyawa antitrombotik
- Menurunkan kolesterol
- Toksik terhadap sel tumor
Tomat

Senyawa bioaktif : Likopen


Manfaat :
- Menangkal radikal bebas
- Mencegah kanker prostat
- Menangkal dampak buruk sinar UV
- Menjaga keremajaan kulit
- Menangkal kanker payudara
Kedelai

Senyawa bioaktif : isoflavon


Manfaat :
- Menurunkan kolesterol
- Menghambat perkembangan
sel –sel kanker
- Menghambat angiogenesis
Sayuran dan kacang-kacangan

Senyawa bioaktif : Serat


Manfaat :
- Menjaga kesehatan jantung
- Mencegah kanker
- Menurunkan kolesterol
- Mencegah batu empedu dan batu
ginjal
- Membuat kulit menjadi sehat
- Mencegah stroke
- Membantu menjaga berat badan
- Menjaga kesehatan pencernaan
usus
Cruciferae
(kol,brokoli,lobak)

Senyawa biaktif : glukosinolat,


isotiosianat,ditiolion,indol,sulfo
nat dan vitamin (E dan C)
Manfaat sebagai antikanker :
Menurunkan resiko kanker
prostat (40%)
Rempah-rempah
(kluwek dan bawang putih)

Senyawa bioaktif : Allisin ,Ajoene,


vynil dithiins dan dialil trisulfida
Manfaat :
- Menurunkan kolesterol darah
- Mengatur tekanan darah
- Sebagai antioksidan
- Menghambat berkembangnya
tumor
- menghambat timbulnya
agregasi trombosit.
Produk susu fermentasi

Senyawa bioaktif : probiotik


Manfaat :
Menurunkan risiko timbulnya
penyakit kanker,terutama
kanker kolon
Contoh makanan fungsional