Anda di halaman 1dari 46

Analisis Terhadap Efek Terapi Rasagiline pada Parkinson’s

Disease dalam Terapi Jangka Panjang Ditinjau dari Kedokteran


dan Islam

Pembimbing : DR. Risdawati Djohan, ApT., M.Kes & DR. H. Zuhroni, M.Ag

Elva Oktiana Rahmi


1102012075
Sidang Skripsi – 10 Maret 2016 1
Pendahuluan

Pengaruh Terapi Rasagiline pada


PD dalam Jangka Waktu Panjang

Tinjauan Islam Terhadap


Penggunaan Terapi Rasagiline
dalam Pengobatan PD

Kaitan Pandangan Kedokteran dan


Islam tentang Pengaruh Terapi
Rasagiline terhadap Pengobatan PD

Kesimpulan Dan Saran


Latar Belakang
Permasalahan
Tujuan Penulisan
Manfaat Penelitian

Pendahuluan
Latar Belakang - Parkinson

dr. James Parkinson Kelainan biokimiawi Konsep terbaru saat ini


adalah yang pertama yaitu penurunan kadar mengenai penyebab dari
kali menuliskan dopamin juga Parkinson’s disease yaitu
deskripsi gejala dilaporkan merupakan adanya peran dari alpha-
penyakit Parkinson salah satu yang synuclein, agregasi protein,
pada tahun 1817, mendasari terjadinya metabolisme radikal bebas dan
dalam tulisannya Penyakit Parkinson disfungsi mitokondria yang
berupa buku kecil “An berkontribusi dalam kematian
essay on the shaking sel.
palsy”
Penyakit Parkinson Sindrom Parkinson
Dugaan bahwa substansia harus dibedakan
merupakan penyakit
nigra merupakan sebagai dengan penyakit
neurodegeneratif kedua
lokus lesi parkinson
paling sering dijumpai
Pendahuluan
Latar Belakang - Rasagiline

• Inhibitor Monoamine Dalam uji klinis telah Rasagiline telah di teliti


oxidase tipe B (MAO-B diperoleh hasil bahwa dalam melindungi dan
inhibitor merupakan rasagiline dapat melawan kematian sel
kelompok obat menunjukan beberapa yang di induksi oleh
neuroprotektif. efek perbaikan gejala beberapa faktor yang
• terdiri atas dua obat penyakit pada pasien menyebabkan Parkinson’s
yaitu selegiline dan Parkinson’s disease Disease
rasagiline.

Tinjauan Kedokteran dan Islam

Efektivitas rasagiline pada Hukum Islam pada penggunaan


Parkinson’s disease rasagiline dalam pengobatan
Parkinson’s Disease
Pendahuluan
Rumusan Permasalahan

“ Bagaimana farmakologi Rasagiline?


Bagaimana mekanisme terjadinya
Parkinson’s disease?
Bagaimana pengaruh Rasagiline
pada terapi Parkinson’s disease?


Bagaimana pandangan Islam tentang
penggunaan Rasagiline pada Parkinson’s
disease ?

Pendahuluan
Tujuan Penulisan

Tujuan Umum
Mendapatkan pengetahuan tentang
pengaruh Rasagiline dalam mengatasi
Parkinson’s disease ditinjau dari
kedokteran dan Islam

Tujuan Khusus
• Mengetahui farmakologi Rasagiline.
• Mengetahui mekanisme terjadinya
Parkinson’s disease.
• Mengetahui pengaruh terapi
Rasagiline terhadap Parkinson’s
disease.
• Mengetahui pandangan Islam
mengenai penggunaan Rasagiline
pada Parkinson’s disease

Pendahuluan
Manfaat Penelitian

Menambah pengetahuan dan keterampilan penulis mengenai pengaruh


Rasagiline dalam mengatasi Parkinson’s disease ditinjau dari kedokteran
dan Islam
Penulis
Memenuhi salah satu persyaratan untuk mendapat gelar dokter
muslim

Diharapkan skripsi ini dapat memberikan informasi mengenai pengaruh


Masyarakat Rasagiline dalam mengatasi Parkinson’s disease ditinjau dari kedokteran
dan Islam.

Diharapkan dapat menjadi bahan rujukan bagi civitas akademika


Universitas
universitas YARSI dan memperkaya khasanah ilmu pengetahuan di
Yarsi
Universitas YARSI.

Pendahuluan
Parkinson’s Disease
Definisi
Klasifikasi
Epidemiologi
Etiologi
Patofisiologi
Gejala Klinis
Diagnosis
Penatalaksanaan
Rasagiline
Farmakokinetika
Farmokodinamika
Efek samping
Interaksi dengan obat lain
Dosis dan bentuk sediaan
Efektivitas Rasagiline pada Parkinson’s Disease
Mekanisme kerja
Efektivitas kerja

Pengaruh Terapi Rasagiline


Pada Parkinson’s Disease Dalam
Jangka Waktu Panjang
Parkinson’s Disease
Definisi

Penyakit Parkinson Secara patologis Penyakit


merupakan bagian dari Parkinson ditandai dengan
Parkinsonisme, yaitu degenerasi ganglia basalis
penyakit atau suatu terutama substansia pars
kelainan fungsi otak yang Parkinson’s compacta (SNc) disertai
Diseases adanya inklusi sitoplamik
disebabkan oleh proses
degeneratif yang terjadi eosinofilik yang disebut
secara progressif Lewy Bodies (Tanto et al,
2014).

Pengaruh Terapi
Rasagiline pada
PD
Parkinson’s Disease
Klasifikasi
Sindrom Parkinson (SP) dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

1
3
4 Sekunder
2 Kelainan
Sindrom
Primer degeneratif
/parkinson
akuisita plus
/ idiopatik diturunkan
1 Primer / idiopatik
Gejala
• Penyakit Parkinsonisme yang menyertai penyakit diduga berhubungan
/• zatGejala
dengan Pada jenis
Parkinson
penyakit ini sering
timbul
neurologi kali
lainpenyebab
bersama
dimana gejala
tidakketurunan
faktor neurologi
diketahui lain
dan sebagian
memegang
• Infeksi dan pasca infeksi otak (ensefalitis).
2
peran
• Toksin Kronis
seperti:
besar
sebagaimerupakan
Sekunder
seperti
/
etiologinya,penyakit
akuisitaseperti:Parkinson.
methyl-4-phenyl-1,2,3,6-tethrahydrophyridene (MPTP), Mn ,
• •
• penyakitPeran
progressif
toksin
Alzheimeryang
supraneural
berasal dari
palasy
lingkungan, salah satunya adalah
CO, sianida dan lain-lain
•manganese.
multiple system athrophy
• penyakit
• Efek samping obat Wilson
penghambat reseptor dopamine dll.
3 • •
• penyakit
• Sebagian
Faktor
cortical-basal
Sindrom genetik, bersifat
ganglionic
parkinson
Hutington
anti psikotik
plussporadik
degeneration,
seperti haloperidol dan obat yang menurunkan cadangan
• Dementia
dopamin (reserpin).frontotemporal
• Pasca stroke, hipotyroid, hipoparatyroid, tumor/trauma otak, hydrocephalus
4 normal.
bertekanan Kelainan degeneratif diturunkan

Pengaruh Terapi
Rasagiline pada
PD
Parkinson’s Disease
Epidemiologi
Salah satu penyakit neurologis
Faktor yang meningkatkan Insidens
tersering
dan prevalens:
• bertambahnya usia
Prevalensi = sekitar 120
• umur rata-rata pasien saat awal
kasus per 100.000 adalah sekitar 60 tahun.
populasi. • Lebih sering mempengaruhi laki-
laki daripada perempuan dengan
Epidemiologi perbandingan 3:2. (Tanto et al,
Mempengaruhi
2014).
sekitar 1% individu
berusia lebih dari 60 Penelitian terhadap prevalensi parkinson di
tahun Indonesia belum pernah ada, tetapi diperkirakan
sekitar 1-3% dari jumlah orang berusia di atas 65
Insidens PD = 5-21 tahun. Namun demikian terdapat pula data
kasus per 100.000 penderita parkinson yang baru berusia 30-40
populasi pertahun tahun.

Pengaruh Terapi
Rasagiline pada
PD
Parkinson’s Disease
Etiologi

Penyebab kematian sel-sel SNc = belum pasti

Namun berdasarkan penelitian, didapatkan beberapa dugaan


penyebab PP seperti dibawah ini (Andayani, 2009) :

1 2 3
Faktor Faktor Cedera
Genetik Lingkungan Kranioserebral

4 Usia 5 6
(Proses Ras Stress
menua) Emosional

Pengaruh Terapi
Rasagiline pada
PD
Parkinson’s Disease
Patofisiologi

Urutan 1 2 3 4 5 6 7

Dopamine Semua
Substansia
nigra Sel-selnya menurun fungsi
menghasilkan neuron di
neurotransmitter Pada PD sel-
Pusat SSP
dopamin untuk sel neuron
kontrol/koor menurun
Proses dinasi dari
mengatur seluruh di SNc
pergerakan otot dan mengalami
seluruh menghasilkan kelambanan
keseimbangan badan degenerasi
pergerakan gerak (Bradikinesia) ,
yang dilakukan oleh
sistem saraf pusat kelambanan bicara dan
berfikir (bradifrenia) , tremor
Disertai terbentuknya inklusi sitoplasmik eusinofilik (Lewi
Bodies)
, kekakuan (rigiditas).

Pengaruh Terapi
Rasagiline pada
PD
Parkinson’s Disease
Patofisiologi

Urutan 1 2 3 4

Stress
oksidatif Menumpuk & tidak
dapat didegradasi
oleh ubiquitin- Degenerasi
terbentuk
formasi
proteasomal pathway sel-sel SNc
Proses oksiradikal

Pengaruh Terapi
Rasagiline pada
PD
Parkinson’s Disease
Patofisiologi

Tahap 1 Tahap 2
• Stress oksidatif • Reaksi antara oksiradikal
dengan nitric-oxide yang
menghasilkan
peroxynitric radikal
PROSES PATOLOGI TERSEBUT DAPAT
MENYEBABKAN  DEGERNERASI GANGLIA
Tahap 1 Tahap 2
BASALAIS  APOPTOSIS PADA SEL-SEL SNc
• Kerusakan mitokondria sebagai • Peningkatatan apoptosis
akibat dari penurunan produksi dan kematian sel
ATP & akumulasi elektron yang
memperburuk stress oksidatif
PARKINSON’S DISEASE
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3
• Proses inflamasi di sel nigra • Sitokin meningkat • Apoptosis sel

Pengaruh Terapi
Rasagiline pada
PD
Parkinson’s Disease
Gejala Klinis

Ganguan non-motorik :

• Rigidity
Disfungsi otonom
• Gangguan suasana hati
• Gangguan kognitif
• Gangguan tidur
• Gangguan sensasi Tremor

Akinesia
Postural /bradikinesia
instability

Pengaruh Terapi
Rasagiline pada
PD
Parkinson’s Disease
Diagnosis
Utamanya pada terlihat pada Gambaran Klinis
Pemeriksaan penunjang: CT-Scan, MRI, PET atas indikasi untuk menyingkirkan diagnosis
sindrom Parkinson selain penyakit Parkinson.

Kriteria diagnosis klinis Kriteria diagnosis Kriteria diagnosis


didapat dengan adanya: Koller : GELB :

• 2 dari 3 tanda kardinal • 2 dari 3 tanda kardinal • Diagnosis possible


gangguan motorik (tremor, gangguan motorik yang • Diagnosis probable
rigiditas, bradikinesia) atau berlangsung 1 tahun atau • Diagnosis definite
• Terdiri dari 4 tanda motorik lebih
(tremor, rigiditas, • Respon positif terhadap
bradikinesia, levodopa (min.
ketidakstabilan postural). 1000mg/hari selama 1
bulan) dan lama perbaikan
1 tahun atau lebih

Pengaruh Terapi
Rasagiline pada
PD
Untuk menentukan berat ringannya penyakit digunakan
berdasarkan Hoen and Yahr:

Stadium V
• Hanya berbaring
Stadium IV atau duduk di kursi
• Dissabilitas jelas roda
• Berjalan terbatas • Tidak mampu
Stadium III
tanpa bantuan berdiri atau
• Gangguan gaya
berjalan meskipun
berjalan menonjol • Lebih cenderung
Stadium II jatuh dibantu
• Terdapat
• Bilateral • Bicara tidak jelas
ketidakstabilan
Stadium I • Postur • Wajah tanpa
• Unilateral postural
Membungkuk ekspresi
• < Ekspresi wajah kedepan • Jarang berkedip
• Tremor • Gaya jalan lambat
• Ayunan lengan dengan langkah
berkurang kecil
• Posisi fleksi lengan • Sulit berbalik badan
yang terkena

Pengaruh Terapi
Rasagiline pada
PD
Parkinson’s Disease
Penatalaksanaan

Secara garis besar


penatalaksanaan penyakit
Parkinson terbagi menjadi 3
hal:

Umumnya penatalaksanaan
• Simptomatis
dilakukan secara
• Protektif
komprehensif :
— • Retorative
Tujuan utama terapi yaitu
• Obat- obatan
memulihkan disabilitas
• Perbaikan diet dengan
fungsional yang disandang
mengurangi asupan
penderita.
protein
• Terapi fisik

Pengaruh Terapi
Rasagiline pada
PD
Parkinson’s Disease
Penatalaksanaan
Pilihan terapi Parkinson’s Disease:

1 Meningkatkan transmisi dopaminergik

1. Meningkatkan
Memanipulasi konsentrasi
neutransmitter dopamin
non-dopaminergic
2 (Levodopa,
(antikolonergik Carbidopa,
: Benztropin, Amantadin)Biperiden)
Trihexifenidil,
2. Agonis dopamin (Bromocriptine,
Pramipexole)
3 3. Mengikatkan pelepasan dopamin
Obat neuroprotektif
4. Meningkatkan re-uptake dopamin
5. Menghambat degradasi dopamin (MAO
inhibitor dan COMT inhibitor).
4 Terapi pembedahan : ablasi, DBS, Brain Grafting

5 Terapi pencegahan/preventif

Pengaruh Terapi
Rasagiline pada
PD
Rasagiline
Definisi

o MAO-B inhibitor yang dikenal dengan


nama azilect atau N-Propargyl-1-(R)-
aminoindan

o Terbaru, efeknya irreversible dan


lebih poten dibanding selegiline

o Menunjukan efek neuroprotektif


pada studi in vivo dan in vitro.

o Bukan berasal dari amphetamine dan


tidak di metabolism menjadi derivatif
L-methamphetamine neurotoksik

o Tidak memiliki efek simpatomimetik

Pengaruh Terapi
Rasagiline pada
PD
Rasagiline
Farmakokinetika

• Ditribusi : secara luas pada


• Absorbsi : secara oral, termasuk
jaringan, volume rata-rata pada
obat yang cepat diabsorbsi, (Cmax)
keadaan stabil 87L.
adalah 2.5 ng/L pada (tmax) 0.5 jam
• Metabolisme rasagiline di hati oleh
setelah diberikan dosis tunggal
isoenzim sitokrom P450 (CYP),
sebesar 1 mg.
didominasi oleh CYP1A2
• Bioavilabilitas mutlak sekitar 36%
• Jalur eliminasi utamanya adalah
• Makanan tidak mempengaruhi tmax
melalui sekresi urin, sekitar 62%
Rasagiline, namun Cmax berkurang
dari dosis yang diberikan akan
sekitar 60% dan AUC atau area
dieksresikan melalui urin dan 7%
under curve berkurang sekitar 20%
melalui feses setelah 7 hari dari
jika rasagiline di konsumsi
waktu kosumsi obat.
bersamaan dengan makanan tinggi
• Waktu paruh atau t½ rasagiline
lemak.
adalah 3 jam (Paul L, 2014).

Pengaruh Terapi
Rasagiline pada
PD
Rasagiline
Farmakodinamika

MAO ditemukan di seluruh tubuh, terutama pada terminal saraf, otak, mukosa usus dan hati.
Sementara MAO-A utamanya berada pada jalur gastrointestinal dan neuron katekolamin pada
otak dan MAO-B ditemukan terutama pada neuron serotonergik dan histamin juga pada
astrosit di otak.

Enzim MAO-B berlokasi di membran luar mitokondria dan bertugas untuk mengkatalisasi
deaminasi oxidative dari amin-amin neuroaktif dan vasokatif termasuk dopamin

Inhibisi MAO-B pada bagian propagyl rasagiline akan berikatan secara kovalen irreversible pada
bagian flavin adenine dinucleotide (FAD) dari enzim

Penggunaan dengan dosis tinggi (10 mg/kg) pada rasagiline dapat menginhibisi MAO-A dan
MAO-B sehingga menurunkan tingkat selektivitas dari rasagiline. Namun jika dikonsumsi dengan
dosis terapeutik pada Parkinson’s disease (0.5-1 mg/hari), rasagiline hanya akan menginhibisi
secara selektif yaitu pada MAO-B dan tidak memungkinkan terjadinya pressor response atau
peningkatan tekanan darah sistolik pada konsumsi oral tyramin.

Pengaruh Terapi
Rasagiline pada
PD
Rasagiline
Farmakodinamika

Rasagiline menginhibisi MAO-B dengan potensi 5- sampai 10- kali lebih tinggi bahkan 10- sampai
20- kali lebih tinggi dibandingkan dengan selegiline.

Rasagiline tidak di metabolisme menjadi amphetamine yang merupakan obat stimulansia dan juga tidak
menunjukan efek simpatomimetik dan efek neurologis lain yang terlihat pada selegiline (Paul L, 2014).

Metabolit utama dari rasagiline, 1-aminoindan, juga berkontribusi pada efek neuroprotektif
rasagiline.

Mekanisme pasti dari efek neuroprotektifnya belum sepenuhnya diketahui tetapi rasagiline
dapat menurunkan stress oksidatif, menstabilisasi membran mitokondria dan mencegah
apoptosis.

Rasagiline turut berperan pada death signaling pathway pada mitokondria dan menginduksi anti-
apoptosis Bcl-2 dan faktor-faktor neurotropik

Pengaruh Terapi
Rasagiline pada
PD
Rasagiline
Efek Samping
1
Hipertensi jika dikonsumsi
lebih dari dosis terapeutik 5
Mengantuk
2 8
Sindrom serotonin (seperti
Melanoma
menggigil, diare)
6
Hyperpirexia
3
Hipotensi orthostatik 9
Confusion
7
4
Perilaku compulsive Halusinasi

Pengaruh Terapi
Rasagiline pada
PD
Rasagiline
Interaksi dengan Obat Lain

1 Antidepressan

• Tricyclic contohnya amitriptilin, tetracyclic


2 • 5Dapat meningkatkan AUC rasagiline sejumlah 83%,
Analgesik opioid
atau triazolopiridine dan SSRI-selective
semakin besar AUC maka semakin banyak kadar obat
serotonin reuptake inhibitor contohnya
3
• Jika Antitusif
fluoxetine
bersama dengan
seperti meperidine
• Reaksi
didalamanalgesik
darah,
dextromethorphan
• (pethidine),
terlalu digunakan
Reaksi
banyak.
hipertensi
opioid
bisa menyebabkan
bersamaan
tramadol,
hipertensi
ini bisa
dengan
disebabkan
terjadijika
toksisitas jika simpatomimetik
nonselective
oleh konsentrasiMAO inhibitor.
• Dapatmetadone
menyebabkan
dan toksisitas padaini
Reaksi
dextropropoxyphene SSP
sebenarnya tidak diharapkan pada penggunaan
4 • menyebabkan
• Dapat Tetapi tyramine
hal yang
ini tidak tinggi (melalui
mempengaruhi
psikosis transien pelepasan
ataut1/2 dari rasagiline.
MAO inhibitor
seperti hiperpireksia (sindrom yang
selektif MAO-Blainnya
serotonin) inhibitor bersamaan dengan simpatomimetik,
noradrenaline
perilaku bizzare, maka dari itudari neuron
penggunaan simpatetik) hal ini diamati
dapat berdampak fatal. namun pada bagaimanapun
MAO inhibitor jugatidak
yang telah dilaporkan kejadian severe
kombinasi
• Dapat obat tersebut menjadi krisis selektif dan tidak
5 menyebabkan
CYP1A2pada
karena diharapkan
kontraindikasi. MAO inhibitor
hipertensif
Inhibitorhipertensi/hipertensi
(ciprofloksasin)
MAO-B
yang
berat (hiprtensi
inhibitor
nonselective
emergency) pada
rasagiline.
penggunaan rasagiline bersamaan dengan obat tetes mata
6 Tyramineyang mengandung simpatomimetik seperti efedrin.

7 Obat yang mengandung simpatomimetik

Pengaruh Terapi
Rasagiline pada
PD
Rasagiline
Dosis dan Bentuk Sediaan

Dosis : Bentuk sediaan yang ada

• Pemakaian tunggal adalah 1 mg sekali • Tablet 0.5 mg


dalam sehari pada pasien yang tidak • Tablet 1 mg
mengkonsumsi levodopa.
• Bagi pasien yang juga mengkonsumsi
levodopa dosis yang disarankan adalah
0.5 mg sekali dalam sehari
• Dipertimbangkan sesuai dengan respon
klinisnya.

Pengaruh Terapi
Rasagiline pada
PD
Rasagiline
Mekanisme Kerja

Pengaruh Terapi
Rasagiline pada
PD
Rasagiline
Efektivitas Kerja

Pengaruh Terapi
Rasagiline pada
PD
Rasagiline
Efektivitas Kerja

Pengaruh Terapi
Rasagiline pada
PD
Pandangan Islam terhadap Rasagiline
Pandangan Islam mengenai Parkinson’s Disease
Ketentuan Obat dan Berobat dalam Islam
Pandangan Islam Mengunai Penggunaan Rasagiline
pada Parkinson’s Disease

TINJAUAN ISLAM TERHADAP


PENGGUNAAN TERAPI
RASAGILINE DALAM
PENGOBATAN PARKINSON’S
DISEASE
Pandangan Islam terhadap Rasagiline

Dalam ajaran Islam sudah ditentukan kehalalan dan keharaman


suatu unsur, Rasulullah SAW bersabda:

Artinya:
“Sesungguhnya Allah tidak menjadikan kesembuhanmu dengan sesuatu yang Ia haramkan atas kamu.”
(HR. Al-Bukhari).

Menurut
Halal syariat
dan haram
Zat Menurut IbnIslam,
Qayyimkehalalan
al-Jauziyat, yang
berdasarkan Cara Perolehan
suatu
diharamkan jenis makanan
meliputi apa saja yang
diharamkan olehatau minuman
syara’ juga yang dianggap
ditentukan
menjijikan oleh 4 akal
oleh penilaian hal sehat
Akibat yang
Alquran Hadist Kaidah Fiqih
Sifat ditimbulkan jika
mengkonsumsinya

Tinjauan Islam
Pandangan Islam terhadap Rasagiline

Rasagiline
Efektif dalam senyawa kimia Melibatkan enzim
mengobati yang melalui yang ada didalam
Parkinson’s Disease proses tubuh.
Manfaat > Mudarat chemoenzymatik
Artinya :
“Hukum asal segala sesuatu itu diperbolehkan, sehingga
Termasuk Lebih poten kriteria
kedalam ada dalil (bukti) yang menunjukkan keharamannya”.
dibandingan obat lain Rasagiline
halal dalam syariat Islam
yang satu golongan
dan tidak ada dalil yang
mengharamkannya
Tidak memiliki sifat
sehingga penggunaan
neurotoksik dan efek
simpatomimetik
rasagiline pada dasarnya
adalah boleh secara selektif menghambat
Efektif untuk MAO-B yang terdapat didalam
pengobatan jangka otak
panjang

Tinjauan Islam
Pandangan Islam terhadap Rasagiline

Kesehatan di dalam ajaran Seorang muslim yang terkena


Islam merupakan rahmat suatu sakit dianjurkan berobat
Allah yang sangat besar.

Sabar, ikhlas dalam Setiap penyakit pasti memiliki


menghadapinya dan dapat obatnya dan harus meyakini
mengambil hikmahnya sehingga bahwa Allah Yang Maha
dapat menghapuskan dosa. Menyembuhkan

Tinjauan Islam
Ketentuan Obat dan Berobat dalam Islam

Pengobatan dalam Islam sangat dianjurkan untuk menggunakan obat


yang halal dan thayyib “Mubah”

“Sunah” “Makruh”

“Wajib” “Haram”

HUKUM BEROBAT

Tinjauan Islam
Pandangan Islam Mengenai Penggunaan Rasagiline pada
Parkinson’s Disease

Rasagiline telah terbukti


Rasagilne Pada Parkinson

WAJIB

Hukum Berobat pada PD


Termasuk
dapat mengurangi
Upaya Berobat dengan
pengobatan
keparahan gejala Parkinson, secara ilmiah
diantaranya yaitu tremor dan yang dapat
bradikinesia. Dibandingkan dipertanggung
dengan obat yang lain efek jawabkan, maka
Rasagiline

samping rasagiline tidak sangat dianjurkan


terlalu berat dan fatal, jika
digunakan sesuai dosis
terapeutik yang benar.

Tinjauan Islam
Kaitan Pandangan Kedokteran dan Islam

Kaitan Pandangan Kedokteran


dan Islam Tentang Pengaruh
Terapi Rasagiline Terhadap
Pengobatan Parkinson’s Disease
Kaitan Pandangan Kedokteran dan Islam

Efektivitas
Anjuran
Rasagiline
Berobat dalam
Islam

Kaitan Pandangan
Rasagiline Kedokteran dan
Islam

Kaitan
Kedokteran dan
Pandangan Islam
Kesimpulan
Saran

Kesimpulan dan Saran


Kesimpulan

Rasagiline merupakan obat anti-Parkinson memiliki efek neuroprotektif dengan Mekanisme


menurunkan stress oksidatif, menstabilisasi membran mitokondria dan mencegah
apoptosis
1
Pada Penyakit Parkinson sel-sel neuron di SNc mengalami degenerasi, sehingga kadar
2 dopamin menurun Hal tersebut disertai dengan terbentuknya inklusi sitoplasmik eusinofilik
(Lewy Bodies) dimana penyebabnya multifaktor

Rasagiline memiliki potensi klinis neuroprotektif dan akan lebih efektif dan selektif jika
digunakan sesuai dengan dosis terapeutik pada Parkinson’s Disease. Selain itu juga dapat
dikombinasikan dengan terapi rehabilitatif untuk meningkatkan AKS
3
Menurut Islam, pengobatan Parkinson’s disease dengan menggunakan rasagiline pada
4 dasarnya dapat dilakukan, selama memenuhi kehalalan dan memberikan manfaat juga tidak
menimbulkan mudharat sebagaimana kaidah fiqhiyyah.
Kesimpulan&Saran
Saran
Kepada para mubaligh diharapkan agar
senantiasa mengikuti perkembangan di Disarankan kepada masing-masing
bidang kesehatan terutama dalam hal individu untuk selalu menjaga kesehatan,
kehalalan obat. Sehingga halal dan jika terdapat gejala klinis yang telah
haramnya obat yang akan di konsumsi dijelaskan di atas sebaiknya segera
oleh masyarakat banyak memiliki titik memeriksakan diri ke dokter terdekat
terang kejelasan yang telah ditetapkan
hukumnya oleh Majelis Ulama
Indonesia
Ulama Individu
Masyarakat Dokter Muslim
Disarankan bagi masyarakat agar Disarankan untuk para dokter khususnya yang
mengetahui informasi secara umum bekerja di bidang penelitian agar lebih
tentang penyakit Parkinson’s memperbanyak penelitian tentang rasagiline dan
penatalaksanaan Parkinson’s disease sehingga
disease, sehingga dapat mencegah,
dapat memberikan ilmu pengetahuan yang lebih
berobat dan menghindari terjadinya luas lagi tentang rasagiline dan dapat memberikan
Parkinson’s disease gambaran tentang terapi yang sesuai bagi
penderita Parkinson’s disease.

Kesimpulan&Saran
Referensi
Alquran dan Terjemahnya. 2004. Departemen Agama Republik Indonesia. Jakarta: Toha Putra.
Akao, Y., Maruyama, W., Yi, H., Shamoto-Nagai, M, Youdim, M., et al. (2002). An Anti-Parkinson's Disease
Drug, N-propargyl-1(R)-aminoindan (Rasagiline), Enchances expression of anti-apoptotic Bcl-2 in
Human Dopaminergic SH-SY5Y Cells. Neurosci Lett, 105-8.
Aminoff, M. J. (2006). Treatment should not be initiated too soon in Parkinson's Disease . Annuals of Neurology,
562-564.
Andayani, R. R. (2009). BUKU AJAR ILMU PENYAKIT DALAM (V ed., Vol. I). (S. W. Aru, S. Bambang, A.
Idrus, S. Marcellus, & S. Siti, Eds.) Jakarta Pusat: InternaPublishing.
Assidiq, Y. (2010). Bahan Haram dalam Obat-Obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia. Retrieved
Februari 4, 2016, from Lembaga Pengkajian Pangan:
http://www.halalmui.org/newMUI/index.php/main/detil_page/11/375
Chau, K., Cooper, J., & Schapira, A. (2010). Rasagiline protects against alpha-synuclein induced sensitivity to
Oxidative Stress in Dopaminergic Cells. NCBI, 525-529.
Fonseca, T. d., Silva, M. R., Oliviera, M., Lemos, T. L., Marques, R. d., & Mattos, M. C. (2014). Chemoenzymatic
Synthesis of Rasagiline Mesylate Using Lipases. ScienceDirect, 76-82.
Harsono. (2008). Buku Ajar Neurologis Klinis. Yogyakarta: UGM.
Ibnu, Q. (2013). Buku Pintar Kedokteran Nabi. Jakarta: Fathan Prima Media.
Jankovic, J., Goetz, C. G., Tilley, B. C., Shaftman, S. R., Stebbins, G. T., Fahn, S., et al. (2008). Movement
Disorder Society-Sponsored Revision of the Unified Parkinson’s Disease Rating Scale (MDS-UPDRS):
Scale Presentation and Clinimetric Testing Results. Movement Disorders, 2129–2170.
Leegwater, K. J., & Bortan, E. (2010). The Role of Rasagiline ini the Treatment of Parkinson's Disease.
PUBMED.
Mark, L., Robert, H., Howard, H., William, O., Joanne, W., Tamar, G., et al. (2010). Long-Term Efficacy of
Kesimpulan&Saran
Rasagiline in Early Parkinson Disease. International Journal of Neuroscience, 404-408.
Referensi
Miyasaki, J. M., Martin, W., Suchowersky, O., Weiner, J. W., & Lang, A. E. (2002). Practice parameter: Inititation
of treatment for Parkinson's disease: An evidence-based review: report of the quality standards
subcommittee of the American Academy of neurology. Neurology, 11-17.
Moussa, Y., Tamar, A., Falach, Y. M., Bar, A. O., Wakkako, M., & Makato, N. (2003). The Essentialy of Bcl-2,
PKC, and Proteasoem-Ubiquitin Complex Activations in the Neuroprotective-antiapoptotic Action of the
anti-Parkinson Drug, Rasagiline. Biochemical Pharmacology Science Direct, 1635-1641.
Naoi, M., & Maruyama, W. (2009). Functional Mechanism of Neuroprotection by Inhibitors of type B monoamine
Oxidase in Parkinson's Disease. NCBI, 1233-50.
Olanow, C., Stern, M., & Sethi, K. (2009). The Scientific and Clinical Basis for Treatment of Parkinson Disease.
New York: AAN Enterprises.
Paul L, M. (2014). Rasagiline: A Review of its Use in the Treatment of Idhiopatic Parkinson's Disease. ADIS
DRUG EVALUATION, 1083-1097.
Ponce, F. A. (2014). Thalamotomy. In Ecyclopedia of Neurological Science (pp. 423-424). USA: ELSEVIER.
Schapira AH, G. M. (2011). Mitocondrial Contribusion to Parkinson's Disease Pathogenesis. Parkinson Dis, 159-
160.
Silvia, M., Orly, W., Tamar, A., & BH, Y. M. (2005). Mechanism of Neuroprotective action of the anti-Parkinson
Drug Rasagiline and Its Derivatives. Brain Research Reviews Science Direct, 379-387.
Sokai, P., Harat, M., Rusinek, M., & Litwinowicz, A. (2015, March). Intraoperative CT verivication of Electrode
Localization in DBS surgery in Parkinson's Disease. Interdiciplinary Neurosurgery, 2(1), 6-9.
Stefanis, L. (2012). alpha-Synuclein in Parkinson's Disease. NCBI.
Tanto, C., Liwang, F., Hanifati, S., & Pradipta, E. A. (2014). Kapita Selekta Kedokteran Essentials of Medicine
(IV ed., Vol. II). Jakarta: Media Aesculapeus.
Weireb, O., Amit, T., Am, O. B., & Youdim, M. B. (2010). Rasagiline: A novel anti-parkinsonKesimpulan&Saran
monoamine
Oxidase- B inhibitor with Neuroprotective Activity. Progress in Nurobiology, 330-344.
Referensi
Youdim, M. B., Am, O. B., Yogev-Falach, M., Weinreb, O., Maroyama, W., Naoi, M., et al. (2005). Rasagiline :
Neurodegeneration, Neuroprotection, and Mitchondrial Permeability Transition. Journal of Neuroscience
Research, 172-179.
Zuhroni, Riani, N. & Nazaruddin, N., 2003. Islam Untuk Disiplin Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran 2. Jakarta:
Departemen Agama RI.
Zuhroni. 2010. Pandangan Islam Terhadap Kedokteran Dan Kesehatan. Jakarta: Universitas Yarsi
Zuhroni. 2012. Hukum Islam Terhadap Berbagai Masalah Kedokteran Dan Kesehatan Kontemporer. Jakarta:
Universitas YARSI
Zuhroni. 2013. Hukum Islam Terhadap Berbagai Masalah Kedokteran dan Kesehatan Kontemporer. Jakarta:
Bagian Agama Universitas YARSI.

Kesimpulan&Saran
“I believe that the greatest gift you can
give your family and the world is a healthy
you”
- Joyce Meyer

Terima Kasih