Anda di halaman 1dari 21

BIO AKUSTIK

WLCOME TO
BIO AKUSTIK

KULIAH PEMBUKAAN
POINT OF LEARNING:
1. DESKRIPTION
2. SOUND SENDING PROCESS
3. ANATOMIC IN PROCES OF SENDING SOUND
4. EFFECT OF SENDING SOUND DISTURB
Membahas bio-akustik berarti
berusaha mengurai keterkaitan
antara bunyi – gelombang bunyi,
getaran dan sumber bunyi dengan
kesehatan. Apa sih yang dimaksud
gelombang itu ? dan apa
hubungannya dengan telinga?
Adakah manfaat gelombang bunyi
dalam kesehatan?
Base Learning
Deskripsi:

Gelombang adalah fenomena perambatan


gangguan, yaitu perambatan energi. Arah
perambatan ini dapat merambat dalam satu
dimensi (misalnya gelombang simpangan tali ),
dua dimensi (misalnya gelombang permukaan
air ), dan tiga dimensi (misalnya gelombang
bunyi di udara ).
Berdasarkan arah rambat, gelombang dibedakan menjadi:

• Gelombang Longitudinal yaitu arah rambat gelombang


sejajar dengan arah gerak partikel-partikel medium.
• Gelombang Transversal yaitu arah rambat gelombang tegak
lurus dengan arah gerak partikel-partikel medium.

Berdasarkan mekanismenya, gelombang dibedakan:

• Gelombang mekanis yaitu gelombang yang cepat


rambatnya tergantung pada besaran mekanik.
• Gelombang elastik yaitu gelombang yang cepat rambatnya
tergantung pada besaran-besaran elastisitas.
• Gelombang permukaan dalam zat cair yaitu gelombang
yang cepat rambatnya tergantung pada besaran permukaan
cairan.
• Gelombang elektromagnetik yaitu gelombang yang cepat
rambatnya tergantung pada besaran listrik dan magnetik.
Bunyi & Gelombang Bunyi

Konsep bunyi dalam kehidupan sehari-hari dihubungkan dengan indera


pendengaran (telinga). Frekuensi yang didengar manusia adalah f = 20 _
20000 Hz (audible frequency). Jenis gelombang bunyi yang lain adalah
Ultrasonic f > 20000 Hz dan infrasonic f < 20 Hz.

Gelombang bunyi adalah gelombang mekanik longitudinal yang berada


dalam daerah pendengaran kita yaitu 20 Hz sampai dengan 20.000 Hz
dan dalam perambatannya membutuhkan medium, mediumnya dapat
berupa zat padat, cair dan gas.
Cepat gelombang bunyi di udara pada suhu 0oC atau 273oK adalah
sekitar 331,3 m/s.
Telinga sebagai alat pendengaran

Telinga merupakan organ untuk pendengaran dan


keseimbangan, yang terdiri dari telinga luar, telinga
tengah dan telinga dalam.

telinga luar menangkap gelombang suara yang dirubah


menjadi energi mekanis oleh telinga tengah.
telinga tengah merubah energi mekanis menjadi
gelombang saraf, yang kemudian dihantarkan ke otak.

telinga dalam membantu menjaga keseimbangan tubuh.


Telinga luar

telinga luar terdiri dari


daun telinga (pinna atau
aurikel) dan saluran
telinga (meatus auditorius
eksternus). telinga luar
merupakan tulang rawan
(kartilago) yang dilapisi
oleh kulit, daun telinga
kaku tetapi juga lentur.
suara yang ditangkap
oleh daun telinga
mengalir melalui saluran
telinga ke gendang
telinga. gendang telinga
adalah selaput tipis yang
dilapisi oleh kulit, yang
memisahkan telinga
tengah dengan telinga
luar.
telinga tengah
teling tengah terdiri dari gendang telinga
(membran timpani) dan sebuah ruang kecil
berisi udara yang memiliki 3 tulang kecil yang
menghubungkan gendang telinga dengan
telinga dalam.

maleus (bentuknya seperti palu, melekat


pada gendang telinga)
•inkus (menghugungkan maleus dan stapes)
•stapes (melekat pda jendela oval di pintu
masuk ke telinga dalam).
telinga dalam
telinga dalam (labirin) adalah suatu struktur yang
kompleks, yang terjdiri dari 2 bagian utama:
• koklea (organ pendengaran)
• kanalis semisirkuler (organ keseimbangan).
koklea merupakan saluran berrongga yang
berbentuk seperti rumah siput, terdiri dari cairan
kental dan organ corti, yang mengandung ribuan sel-
sel kecil (sel rambut) yang memiliki rambut yang
mengarah ke dalam cairan tersebut. getaran suara
yang dihantarkan dari tulang pendengaran di telinga
tengah ke jendela oval di telinga dalam
menyebabkan bergetarnya cairan dan sel rambut. sel
rambut yang berbeda memberikan respon terhadap
frekuensi suara yang berbeda dan merubahnya
menjadi gelombang saraf.
gelombang saraf ini lalu berjalan di sepanjang serat-serat
saraf pendengaran yang akan membawanya ke otak.
walaupun ada perlindungan dari refleks akustik, tetapi suara
yang gaduh bisa menyebabkan kerusakan pada sel rambut.
jika sel rambut rusak, dia tidak akan tumbuh kembali. jika
telinga terus menerus menerima suara keras maka bisa
terjadi kerusakan sel rambut yang progresif dan berkurangnya
pendengaran. kanalis semisirkuler merupakan 3 saluran yang
berisi cairan, yang berfungsi membantu menjaga
keseimbangan. setiap gerakan kepala menyebabkan ciaran di
dalam saluran bergerak. gerakan cairan di salah satu saluran
bisa lebih besar dari gerakan cairan di saluran lainnya; hal ini
tergantung kepada arah pergerakan kepala. saluran ini juga
mengandung sel rambut yang memberikan respon terhadap
gerakan cairan. sel rambut ini memprakarsai gelombang saraf
yang menyampaikan pesan ke otak, ke arah mana kepala
bergerak, sehingga keseimbangan bisa dipertahankan.
jika terjadi infeksi pada kanalis semisirkuler,
(seperti yang terjadi pada infeksi telinga
tengah atau flu) maka bisa timbul vertigo
(perasaan berputar).
ULTRASONIK
Untuk mempelajari ultrasonik, kita harus mengingat terlebih
dahulu tentang penggolongan frekuensi bunyi. Ultrasonik
adalah gelombang bunyi dengan frekuensi lebih dari 20.000
Hz.
Ultrasonik dapat diproduksi dengan piranti magnet listrik dan
kristal piezoelektrik dengan frekuensi di atas 20.000 Hz.
Magnet listrik
Jika batang ferromagnetik diletakkan pada medan magnet
listrik maka akan timbul gelombang ultrasonik pada ujung
batang ferromagnetik tersebut. Demikian pula jika batang
ferromagnetik tersebut dilingkari kawat, kemudian dialiri
listrik.
Alat diagnostik USG
menggunakan
gelombang ultrasonik
yang mempunyai
frekuensi 1-10 MHz.
Kecepatan gelombang
suara didalam suatu
medium akan berbeda
dari medium lainnya.
Sifat akustik medium
menentukan perbedaan
ini. Frekuensi dan daya
ultrasonik yang dipakai
dalam bidang kedokteran
disesuaikan dengan
kebutuhan. Untuk
diagnostik digunakan
frekuensi 1 – 5 MHz
dengan daya 0,01
W/cm2. untuk terapi daya
ditingkatkan menjadi 1
W/cm2, bahkan untuk
menghancurkan kanker
daya yang diperlukan
sebesar 103 W/cm2.
Efek Gelombang Ultrasonik
Gelombang ultrasonik dapat memberikan efek Kota P.Ratu
baik mekanik,
SLK-FPIK
panas, kimiawi maupun biologis. Atau perubahan –
perubahan siklik yang terjadi pada perambatan gel ultrasonik
: getaran partikel, perubahan tekanan, peruabahan densitas,
dan perubahan suhu.
Semua perubahan diatas bersifat sementara dan
penagruhnya sangat kecil, banyaknya panas yang timbul
didalam jaringan tubuh ditentukan oleh : intensitas, lamanya
pemaparan, dan koefisien absorpsi jaringan. Pemakaian gel
ultrasonik dan intensitas tinggi dapat menimbulkan
fenomena kavitasi pada medium yang berupa cairan. Faktor
yang menambah keamanan penggunaan USG yang banyak
dipakai saat ini mempunyai intensits <10 MW/Cm2.
Bathymetri Lokasi ke-2
Mekanik
Membentuk emulsi asap/awan dan disintegrasi beberapa benda padat. Ini bisa
digunakan untuk mendeteksi lokasi batu empedu
Panas
Sebagian ultrasonik mengalami refleksi pada titik yang bersangkutan, dan
sebagian lagi pada titik tersebut mengalami perubahan panas. Pada jaringan
bisa terjadi pembentukan rongga dengan intensitas tinggi.
Kimia
Gelombang ultrasonik menyebabkan oksidasi dan hidrolisis ikatan polyester
Biologis
Efek ini sebenarnya merupakan gabungan antara efek-efek di atas, misalnya
panas menimbulkan dilatasi pembuluh darah. Ultrasonik juga meningkatkan
permeabilitas membran sel dan kapiler serta merangsang aktifitas sel. Otot
mengalami paralisis dan sel-sel hancur, bakteri dan virus dapat pula hancur.
Keletihan akan terjadi jika frekuensi ultrasonik ditingkatkan.
THANKS