Anda di halaman 1dari 8

PENEMUAN KASUS TBC

Strategi Penemuan Kasus TBC

Strategi penemuan pasien TBC di Indonesia dapat dilakukan:

secara pasif dan intensif di fasyankes


pasif, pada pasien bergejala yang berkunjung
Intensif pada pasien yang berisiko sakit TBC

2. secara aktif ( kegiatan di luar gedung ) dan


3. masif ( cakupan seluas mungkin ).
Penemuan TBC secara aktif
Dilakukan di luar fasyankes / gedung oleh petugas kesehatan dibantu oleh
kader kesehatan posyandu, pos TBC desa, posbindu, tokoh masyarakat,
dan tokoh agama, kader organisasi kemasyarakatan,dan kelompok peduli
TBC lainnya.
 Investigasi Kontak: Kunjungan pada lingkungan yang kontak dengan
pasien TB
 Penemuan aktif pada kondisi khusus : anak usia < 5 tahun, orang
dengan gangguan sistem imunitas, malnutrisi, lansia, wanita hamil
 Penemuan aktif di tempat khusus : Penemuan di daerah kantung TB
 Penemuan aktif melalui pendekatan keluarga dan masyrakat
Penemuan pada
Lingkungan yang Mudah Terjadi Penularan TB

pada daerah yang dihuni / ditempati banyak orang, kontak yang lama,
ruangan yang tertutup, misal : Lapas / Rutan, RS Jiwa, Tempat kerja
( perusahaan / pabrik / industri, pertambangan ), sekolah berasrama, panti
jompo, panti sosial, daerah kumuh miskin terbelakang

sekolah tempat kerja rutan / lapas panti jompo


PERAN KADER DALAM KOLABORASI TB HIV

 HIV/AIDS :Merupakan penyakit menular yang menyerang daya


tahan tubuh. Penularannya melalui hubungan seksual,melalui darah
atau pertukaran cairan tubuh lainnya,penularan dari ibu HIV (+) ke
bayi yang dikandungnya
Koinfeksi TB-HIV

Koinfeksi TB-HIV ialah pasien TB dengan HIV positif.


Pasien TB sangat rentan terkena HIV karena daya
tahan tubuh yang menurun. Pengobatan TB tidak
akan berjalan dengan baik tanpa keberhasilan
pengendalian HIV.
Peran kader TB dalam Menemukan Kasus HIV

pelibatan kader TB dalam menemukan kasus HIV adalah upaya bersama


untuk mempercepat penemuan kasus HIV dan TB secara simultan,
meliputi :

 memberikan informasi dasar HIV dan kaitannya dengan TB saat melakukan


kunjungan rumah, menjelaskan keuntungan pemeriksaan HIV pada pasien TB
 Memotivasi terduga TB yang ditemukan untuk melakukan pemeriksaan tes HIV
sebagai satu paket pemeriksaan TB
 Merujuk pasien TB yang ditemukan untuk melakukan tes HIV ke layanan tes HIV
terdekat