Anda di halaman 1dari 36

PRODI D-4 GIZI

POLTEKKES KEMENTRIAN KESEHATAN PONTIANAK


KOMPETENSI PERTEMUAN
MAHASISWA DIHARAPKAN MAMPU:

1. Menjelaskan pengertian kehamilan


2. Faktor-Faktor yang mempengaruhi status gizi
ibu hamil
3. Pengaruh status gizi terhadap pertumbuhan
janin
4. Kebutuhan Energi dan zat gizi ibu hamil
5. Prinsip dan tujuan pemberian diit pada ibu
hamil
DEFENISI KEHAMILAN
 Serangkaian proses yang di awali dengan konsepsi
pertemuan antara sel telur dengan sperma sehat dan
dilanjutkan dengan fertilisasi, nidasi (penenaman)
dan implantasi, dengan lama kehamilan umunya
280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari)

 Dibagi menjadi 3 tri semester :


1. Tri Semester I (0-28 minggu)
2. Tri Semester II (13-28 minggu)
3. Tri Semester III (28-40 minggu)
FAKTOR-FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI STATUS GIZI BUMIL
Perhatian papan
Keluarga (suami, orang
tua/mertua, anggota keluarga
Lingkungan sekitar ASIH

makanan

ASAH
sandang

kesehatan

Peningkatan Kapasitas Ibu (pengetahuan,


Kelas (Ibu hamil, kelas Gizi)
ASUH
1. SALURAN CERNA

 Perubahan dari rongga mulut-Usus besar


termasuk organ penghasil enzim pencernaan, sep
hati & empedu
 Per (+) hormon estrogen > sekresi air ludah &
sifat lebih asam : sering gigi berlubang
 Peningkatan hormon progesteron menurunkkan
motilitas saluran cerna waktu pengosongan dan
transit makanan lebih panjang lebih banyak air
terserap (sembelit)
PERUBAHAN FISIK SELAMA HAMIL

 Sistem Endokrin
 Saluran cerna

 Ginjal & Saluran Kemih

 Sistim Kardiovaskuler

 Kantong Empedu

 Hati
PROSES-PROSES ANABOLIK, SELAMA
KEHAMILAN:

disebabkan perubahan-perubahan
kelenjar endokrin ibu, akibatnya :
ukuran uterus, payudara,volume darah ibu,
cairan ketuban dan masa jaringan lemak
membesar.

ditandai dengan :
meningkatnya berat badan ibu sejalan
dengan umur janin yang dikandungnya.
2 (DUA) PROSES ANABOLIK SELAMA MASA
KEHAMILAN

1. Proses pertumbuhan dan pematangan


plasenta dan janin yang selanjutnya menjadi
bayi.
2. Proses penyesuaian fisiologik dan
metabolik yang dialami ibu hamil.
2. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
PERTAMBAHAN BB BUMIL

BUMIL
•Faktor fisik (cuaca,
sanitasi, keadaan rumah
dan sanitasi.
• Faktor genetik •Faktor psikososial
• Faktor lingkungan: (stimulasi, kelompok
Gizi, mekanis, toksin, sebaya),
endokrin, radiasi, • Stress. Cinta dan kasih
infeksi, stress, sayang, interaksi).
perawatan kesehatan, •Faktor keluarga dan
penyakit kronis, istiadat (pendidikan,
metabolisme dan pekerjaan, jumlah
hormon) saudara, jenis kelamin,
adat istiadat, agama dan
kehidupan politik)

Pertambahan BB Baumil
2b. PEMANTAUAN status Gizi BUMIL

 Pengukuran LILA (skreening)


 Pengukuran BB dan Tinggi Badan (IMT)

 Pengukuran BB secara teratur

(Menilai pertambahan BB optimal setiap bulan/


semester)

Dilakukan terus menerus & teratur dalam mengetahui


kondisi kemajuan atau kegagalan pertumbuhan dengan
menggunakan parameter ukur tertentu.
4. PENGARUH STATUS GIZI IBU HAMIL
TERHADAP PERTUMBUHAH JANIN

 Nutrisi diperlukan untuk perkembangan janin


dan kesehatan ibu
 Penting bagi wanita hamil untuk mendapatkan
nutrisi setiap harinya
 Peningkatan berat badan ibu saat hamil
ternyata berpengaruh terhadap berat badan
janin
 Menurut penelitian yang dilakukan oleh Abrams
and Laros (1986) menunjukan bahwa wanita
dengan berat badan rendah melahirkan bayi
yang lebih kecil
Pengaruh Gizi Kurang pada
Ibu dan Hambatan Pertumbuhan Janin
Ekspansi vol darah saat
hamil kurang

Peningkatan curah
jantung kurang

Aliran darah ke plasenta


kurang

Plasenta mengecil Transfer zat giz


berkurang

Pertumbuhan janin Kematian, BBLR,


terhambat premarur
PENDEKATAN INTERVENSI GIZI YANG TEPAT DALAM
PENCAPAIAN
Lebih diperlukan
PERTUMBUHAN YANG OPTIMAL
Protein dan Gizi Mikro Lebih diperlukan
Kalori

Membangun BB potensial
Membangun TB potensial

Perlu Perlu Perlu


Gizi Seimbang Gizi Seimbang Gizi Seimbang
Perlu
Gizi Seimbang
Perlu
Gizi Seimbang

Pra- ASI dan


MP-ASI
hamil

I II III

Kehamilan
Pertumbuhan Otak
100%

80%

60%
400 g
50%
32-36 cm

hamil lahir 1 tahun 2 tahun 12 tahun


PROPORSI KENAIKAN BB SELAMA HAMIL
(WORTHINGTON ROBERTS DAN WILLIAM, 1993

No Komponen tubuh Persentase (%)


1. Janin 25-27
2. Plasenta 5
3. Cairan amnion 6
4. Ekspansi vol darah 10
5. Pertumbuhan uterus dan 11
payudara
6. Peningkatan cairan 3
ekstraseluler
7. Peningkatan lemak tubuh 25-27
LAJU PERTAMBAHAN BB IBU HAMIL

1. Trisemester I Kisaran
(1-2 kg) atau 350-400g/mgg
2. Trisemester II Kisaran
& III (0,34-0,50 kg/mgg)
1. Menghitung Pertambahan BB
2. Melalui penampilan fisik
1. Lakukan Pegukuran TB
2. Lakukan Pengukuran BB
3. Hitung IMT dengan Rumus :

IMT = BB/(TB)2

BB : Kg
TB : Meter
KLASIFIKASI BERAT BADAN
(BROWN, JE, CARISON, M.NUTRITION AND MULTIFETAL
PREGNANCY, J AM DIET ASSOC,2000

Rekomendasi
Nilai BMI BMI (kg/m2) kenaikan BB selama
hamil

Rendah < 19,8 kg/m2 12,5-18,0 kg

Normal 19,8-26,0 kg/m2 11,5-16,0 kg

Overweight/ BB Lebih: 26,1-29 kg/m2 7,0-11,5 kg

Obesitas > 29,0 kg/m2 7,0 kg


5. PRINSIP DAN TUJUAN PEMBERIAAN
MAKANAN UNTUK IBU HAMIL
GIZI SEIMBANG
SEHINGGA TETAP PERLU, DILAKUKAN :
(ASSESMENT)

 Komposisi dan kecukupan asupan makanan dan zat gizi


 Pola – pola makan dan snack
 Lingkungan yang menunjukkan tentang makan
 Toleransi makanan dan zat gizi
 Pengetahuan dan kepercayaan tentang anjuran – anjuran
gizi / makanan
 Mengelola dan memperhatikan gizi dan kesehatan diri
sendiri
 Konseling dan edukasi gizi yang sudah didapatkan
sebelumnya
INRETVENSI GIZI BERDASARKAN PERMASLAHAN
YANG DIHADAPI IBU HAMIL
No PermasAlahan Pencegahan
1. Morning Sickness 1. Membiasakan makan teratur (porsi
(70-85% wanita hamil ringan, tapi sering)
Trisemester I 2. Hindari makanan tinggi lemak/minyak
mengalaminya) 3. Sediakan biskuit, cracker sejenis sebagai
cemilan
4. Istirahat, relaks, menghisap udara segar
2. Kelelahan/ Anemia 1. Konsumsi teratur tablet Fe
2. Perbanyak konsumsi (lauk+buah dan
sayuran) : kaya akan vitamin & mineral
3. Sembelit bisa 1. Konsumsi serat yang cukup (sereal, buah
disebabkab konsumsi &
tablet Fe Sayuran, agar-agar dll)
2. Tingkatkan konsumsi cairan
4. Rasa Panas pada 1. Makan teratur, porsi kecil.
Lambung (Heartburn) 2. Hindari makan
pedas/berlemak/berminyak.
3. Hindari langsung berbaring setelah
makan.
PERMASLAHAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN MAKANAN
PADA BUMIL (LANJUTAN)
No Permaslahan Pencegahan
5. Preeklamsia yang 1. Hindari konsumsi berlebih garam
ditandai dengan serta olahan yang tinggi natrium
(TD 140/90, proteinuria. 2. Bila edema hindari miunum yang
Edema) berlebih
Cat. 3. Beri diet TKTP dan tinggi Ca,
Hipertensi dibawa Protein Biologis tinggi & hindari
sebelumnya/ timbul setelah junk food
minggu ke-20 kehamilan.
6. Food Fadism Cth.
Kegilaan/fanatisme terhadap 1. Jenis Diit tertentu utntuk
makanan tertentu/ menurunkan BB dengan drastis
kebiasaan aneh
2. Wanita India tidak mau makan
pepaya dan telur selama hamil
karena dipercaya dapat
menyebabkan aborsi dan
kemandulan setelah melahirkan
PERMASLAHAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN
MAKANAN PADA BUMIL (LANJUTAN)

No Permaslahan Pencegahan

7. Perut sakit 1. Makan perlahan


sesudah makan 2. Porsi kecil tapi sering
3. Makanan dikunyah
sampai halus
8. Flatulens 1. BAB teratur
2. Hindari makanan bergas
(seperti pada kol, ubi
jalar dll)
 Pilih makanan kaya zat gizi & kaya asam folat
 Jangan lupa sarapan

 Asupan zat gizi yang cukup (pencapaian BB yang


optimal)
 Hindari menurunkan BB atau menghindar
kenaikan BB optimal)
 Penggunaan garam berjodium dalam jumlah yang
cukup
 Konsumsi cairan yang cukup

 Hindari rokok
CARA MENGHITUNG
KEBUTUHAN ENERGI

 BEE = 65.5 + (9.6 x BB) + (1.7 x TB) – (4.7 x U)


Keterangan:
BB = Berat Badan (kg)
TB = Tinggi Badan (cm)
U = Umur (tahun)
TEE= BEE X Aktifitas
P(+) Energi :
Triwulan 1 (180 Kal, Triwulan 2 dan 3 (300 Kal)
(zat gizi lainnya lihat AKG, 2013
Kelmpok Energi Protein
Umur (Kkal) (g)
16-18 th 2200 50
19-29 th 1900 50
30-49 th 1800 50
50-64 th 1750 50
60+ th 1600 50

Hamil (+an)
Timester 1 +180 +17
Timester 2 +300 +17
Timester 3 +300 +17
Zat Gizi % Zat Gizi %
Kalori 14 Folate 122
Protein 34 Vit B12 10
Vitamin D 100 Kalsium 50
Vitamin E 25 Fosfor 50
Viytamin K 8
Vitamin C 17 Magnesium 14
Thiamin 36 Besi 100
Riboflavin 23 Seng 25
Niacin 13 Yodium 17
Vitamin B5 27 Selenium 18
Zat Gizi Keterangan
Energi Energi yang dibutuhkan selama kehamilan 80.000 Kalori, dengan
rincian:
Tersembunyi pada :
Protein : 5.180 Kal
Lemak : 36.337 Kalori
Mengubah Energi dari makanan: 26.244 Kalori
Total : 74.537 Kalori
Dibulatkan 80.000 Kalori
Maka penambahan perhari : 80.000/250 hr
(umur kehamilan = 300 Kal/hr)
Karakteristik Trisemster I meningkat minimal
Trisemester III
Energi dibutuhkan pemekaran jaringan ibu (penambahan volume
darah, pertumbuhan uterus, payudara & penumpukan lemak
Trisemester III (Pertumbuhan janin & Plasenta)
Zat Gizi Keterangan
Zat Besi Perkiraan Zat besi yang ditimbun selama hamil 1.040 mg, dengan
distribusi :
1. 200 mg tertahan oleh tubuh ketika melahirkan
2. 840 mg hilang (300 mg Fe ditransfer ke janin, 50-75 mg
pembentukan plasenta, 450 mg untuk menambah sel darah
merah dan 200 mg hilang saat melahirkan) sehingga sulit
terpenuhi dari makanan sehingga perlu diberikan tablet Fe
3. Cadangan besi akan habis pada akhir kehamilan : perlu
diberikan Fe sampai 3 bulan post partun

1. Tujuan dari pemberian tablet Fe


2. Konsumsi suplementasi Fe saja tanpa disertai zat gizi lain tidak
menjamin cakupan yang adekwat
Dalam hal konsumsi Fe 3. Jelaskan zat yang dapat menghambat absorbsi Fe seperti kopi,
perlu disampaikan ke teh, garam kalsium, magnesium sebaliknya dimakan
Bumil bersamaan dgn makanan yang meningkatkan absorbsi (Vit C)
Zat Gizi
1. Metabolisme Calsium pada bumil berubah mencolok
Kalsium (mekanisme belu terlalu diketahui)
2. Kadar Ca darah bumil menurun 5% Vs wanita dewasa yang
tidak hamil
3. Kumulatif janin menimbun Ca sebesar 30 gr

Anjuran asupan kalsiun 1200mg/hr

Pemeliharaan kulit, fungsi mata dan pertumbuhan tulang


Konsumsi suplemen tinggi dapat menghambat pertumbuhan
Vitamin A embrio
ZAT GIZI PENTING
Zat Gizi Fungsi Sumber
Energi + 180 Kal (Trisemester I) KH :55-60%
+ 300 Kal (Trisemester II) P : 10%
L : 30-35%
Karbohidrat Sebagai sumber energi roti, oatmeals, nasi, atau
berbagai pangan
Protein Sumber Energi, ikan atau seafood, hati,
pembentukan sel dan darah, ayam, daging sapi, daging
Untuk ertumbuhan jaringan kambing, tahu, kacang-
janin, pertumbuhan jaringan kacangan, biji-bijian
payudara, serta seperti kacang tanah,
peningkatkan persediaan kacang panjang, kacang
darah. hijau dll.

Kalsium Pengaturan cairan tubuh & Ikan, keju, tahu, kol, telur,
pertumbuhan tulang, cikal yogurt dan susu dll
bakal gigi bayi, kontrakasi
otot & sistem saraf
ZAT GIZI PENTING
Zat Gizi Sumber
Zat Besi bersama Na, K & Air embantu bayam, kol hijau, selada, dan
meningkatkan volume darah, kol, roti, sereal dan
pembentukan darah (mencegah oatmeal, kacang merah dan
anemia) kacang hitam.
Asam folat -Sudah dibutuhkan embrio beras merah, sayuran
(B9) beberapa.setelah bbrp mgg berdaun hijau (seperti kol
(pembentukan sistem saraf dan hijau, bayam, selada, dan
sel2, kol)
Kekurangan dpt menyebabkan buah (jeruk, stroberi, lemon,
janin tidak berkembang manga, tomat, dan melon),
sempurna (anenchephaly=tanpa gandum & kelompok
batok kepala), (spina bifida kacang-kacangan.
(tulang tdk bersambung) dll
Vitamin C -Meningkatkan absorbsi Fe, stroberi, lemon, mangga,
mempercepat penyembuhan tomat, melon dll
luka, menjaga pertumbuhan gigi
dan tulang
Air Menjaga keseimbangan cairan Air putih
MAKANAN SEBAIKNYA YANG DIHINDARI

Zat Gizi
Kopi & teh Mengganggu penyerapan zat gizi
lainnya

Alkohol & rokok Kondisi fisik yang sangat rentan

Makanan/mentah/setengah Dapat menjadi vektor dalam


membawa bibit penyakit, contoh
susu segar, keju segar, telur
setengah/mentah, salad dan sate
Ikan yang resiko tinggi mengandung Biasanya dalam makanan
mercuri kalengan, kerang, ikan pari dll