Anda di halaman 1dari 48

PENGARUH

NARKOB
DIKALANGAN REMAJA

A OLEH KELOMPOK 4
DIPERSEMBAHKAN
SEKILAS MATERI
MUHAMMAD NAJIB (MODERATOR)

Latar Sejarah
MARI ANANDA Belakang Napza

VIOLANDA Pengertian Napza Jenis –Jenis


Napza

META PRATIWI Ciri – Dampa


Ciri k

NURUL IZZAH SHALSYA Faktor – Kasu


Faktor s

ANNISA SHASNIYA Cara Penanggulangan Tokoh dan perannya


LATAR
BELAKANG
Latar
Belakang

MARAKNYA PENGGUNAAN
NARKOBA DI INDONESIA

MENINGKATNYA KASUS NARKOBA


SEIRING PERKEMBANGAN
ZAMAN DI INDONESIA

ERATNYA HUBUNGAN
NARKOBA DAN PELAJAR
SEJARAH NARKOBA
DI DUNIA &
INDONESIA
London (Tahun 1874)

Westphalia (Tahun Cina (Abad ke XVII)


Amerika 1806) Samaria (Tahun
Serikat 2000 SM) Golden Crescent ( Pakistan, Iran,
(Tahun Afghanistan) (Tahun 1960 - 1970)
1856)
Golden Triangel ( Myanmar, Vietnam,
Laos) (Tahun 1960 - 1970)

SEJARAH NARKOBA DI
DUNIA
DAFTAR 10 NAMA TOKOH NARKOBA TERBESAR DI
DUNIA
Zhenli Ye Gon Gilberto Rodriguez-Orejuela
1 Penyelundupan pseudoephedrine dari Asia 6 Penyelundupan kokain dari Peru dan Bolivia
ke Mexico (2007) ke Kolombia (1970-an)

Frank Lucas
2 Joaquín guzmán Loera
Penyelundupan heroin (1960 – Penyelundupan kokain dari Meksiko ke
1970) 7
Amerika (1990-an). Pengiriman 7,3 ton
kokain ke Amerika (1993)
Klaas Bruinsma
3
Dijuluki Raja Narkoba Belanda
Osiel cárdenas guillén
Ismael Zambada García
8 Raja Narkoba Meksiko. Pemimpin simbolis
4 dari kartel gulf
Pengedar narkoba no.1. Top 10 FBI Most
Wanted
Amado carrillo Fuentes
9 Penyelundup paling top di
Manuel Noriega Meksiko
5 Penyelundup Narkoba Internasional
Pablo escobar
10 Pemimpin dari kartel medellín.
SEJARAH NARKOBA DI INDONESIA

Muncul sejak Disahkan sebagai


Digunakan secara Dikeluarkannya undang-
sebelum pecahnya obat legal dan
bebas oleh orang undang (Verdovende
perang dunia II bebas digunakan
– orang cina Middelen Ordonantie)
oleh Kolonial yang mulai diberlakukan
Belanda pada tahun 1927 (State
Gazette No.278 Juncto
536)

Dikeluarkannya UU Anti Dikeluarkannya Undang- Pemberian wewenang Pelarangan


Narkotika nomor 22 Undang No.9 tahun kepada Menteri penggunaan oleh
tahun 1997 dan UU 1976, tentang Narkotika Kesehatan untuk Jepang
Psikotropika nomor 5 pengaturan obat –obat
tahun 1997 berbahaya(State Gaette
No.419, 1949)
Grafik Pengguna Narkoba di Indonesia Dari Tahun 2004 -
2015

5100000

4600000
4200000

3500000
3170000

200 200 201 201 201


4 9 1 3 5
Sumber :
Kompasiana
APA ITU
NAPZ
A
NA P
ZA
NARKOTIKA PSIKOTROPIKA ZAT ADIKTIF

Zat-zat kimiawi yang apabila dimasukkan kedalam tubuh


dapat mempengaruhi pikiran, suasana hati, perasaan dan
perilaku seseorang.
Zat atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis,
yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan
kesadaaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan
rasa nyeri, dan dapat menimbulkan
ketergantungan. Pasal 1 Angka 1 UU NO.35 Tahun 2009

Zat atauobat alamiah maupun sintetis bukan narkotika, berkhasiat


psikoaktif melalui pengarh selektif pada susunan syaraf pusat yang
menyebabkan perubahan khas pada aktivitas merital dan perilaku
(UU NI. 5 TAHUN 1997 TENTANG PSIKOTROPIKA)

H F
Adalah bahan yang penggunaanya dapat menimbulkan
ketergantungan psikis
ADIKTI TOLERA
HABITUAL
F N
Membuat pemakai-
Membuat pemakai-
nya selalu Membuat tubuh
nya terpaksa
Teringat, pemakainya semakin
memakai terus dan
Terkenang dan menyatu &
tidak dapat
terbayang untuk menyesuaikan
menghentikannya.
selalu mencari diri dengan narkoba
Penghentian
dan rindu. dengan menuntut
menyebabkan
Sifat ini yang dosis pemakaian
efek putus zat
mem- buat yang semakin tinggi
yaitu perasaan
mantan pemakai
sakit luar biasa
narkoba bisa
(sakaw)
kambuh lagi
(relapse)
NA Golongan I : Heroin, Kokain, Ganja.

NARKOTIKA

Golongan II : Morfin, Petidin.

Golongan III :
Codein.
Golongan I :
P Ekstasi.

PSIKOTROPIKA
Golongan II :
Amphetamine.

Golongan III : Phenobarbital.

Golongan IV : Diazepam, Nitrazepam ( BK, DUM ).


ZA Golongan A : kadar etanol 1 –5 %
(Bir).
ZAT ADIKTIF Minuman
Alkohol Golongan B : kadar etanol 5 –20 %
(Berbagai minuman anggur)

Golongan C : kadar etanol 20 –45 %


(Whisky, Vodca, Manson House, Johny
Walker).

Inhalas LEM BENSIN TINER PENGHAPUS CAT KUKU


i

Tembaka
u
CIRI – CIRI
DARI PENGGUNA
NARKOBA
CIRI-CIRI PENGGUNA NARKOBA
PERUBAHAN FISIK

1
MATA MERAH DAN
SAYU

2 MULUT KERING DAN TERDAPAT


BINTIK HITAM DISEKITARNYA

3 SAKIT KEPALA DAN SERING


MIMISAN

4 LUKA DIKULIT ATAU


MEMAR
PERUBAHAN FISIK AKIBAT KONSUMSI NARKOBA

7/30/
2017
MACAULAY CULKIN
(PENGGUNA HEROIN)

7/30/
2017
CIRI-CIRI PENGGUNA NARKOBA
PERUBAHAN PERILAKU

1 5
BERSIKAP TIDAK WAJAR SELALU GELISAH

2 6
BICARANYA KACAU SUKA MENYENDIRI

3
DAYA INGAT MENURUN

4 MUDAH TERSINGGUNG
DAMPAK DARI PENGGUNAAN
NARKOBA
DAMPAK DARI PENGGUNAAN NARKOBA
1
GANGGUAN PADA KESEHATAN

2
TERGANGGUNYA PROSES BELAJAR

3 KEHILANGAN KONSENTRASI
DAN LAMBAN DALAM BEKERJA

4 HILANG KERPERCAYAAN DIRI DAN


CENDERUNG APATIS

5
GANGGUAN MENTAL, ANTI SOSIAL, DIKUCILKAN OLEH LINGKUNGAN
DAMPAK DARI PENGGUNAAN NARKOBA

6
MENJADI BEBAN KELUARGA

7
MASA DEPAN SURAM

8 OVERDOSIS
PECANDU GANJA (CANNABIS/MARIJUANA)

7/30/
FAKTOR – FAKTOR
PENGGUNAAN NARKOBA
DI KALANGAN REMAJA
FAKTOR – FAKTOR PENGGUNAAN
NARKOBA

1 2

LINGKUNGAN
INDIVIDU

KETERSEDIAAN
NARKOBA
FAKTOR INDIVIDU
1
RASA INGIN TAHU YANG BESAR

2
KRISIS MORAL DAN IMAN

3 PELARIAN DARI SUATU MASALAH


ATAU KEBOSANAN

4 INGIN MENCOBA TANPA BERPIKIR


AKIBATNYA

5
KURANG KASIH SAYANG ORANG TUA, TERLALU DIMANJAKAN
Faktor
Lingkungan

1 TERSEDIANYA FASILITAS DAN KESEMPATAN SEPERTI

DI DISKOTIK, TEMPAT HIBURAN, REKREASI, PESTA.


2 PENGARUH TEMAN SEBAYA ATAU MENGIKUTI
TREND

3 LINGKUNGAN MEMBIARKAN MARAKNYA


PENGGUNAAN, PENJUALAN BEBAS NARKOBA

4 MASIH RENDAHNYA PARTISIPASI BERBAGAI INSTANSI


PEMERINTAH, SWASTA, DAN MASYARAKAT.
FAKTOR KETERSEDIAAN

Narkoba semakin beragam


Masih ada laboratorium
dalam jenis, cara
gelap dan sindikat narkoba
pemakaian, dan bentuk
yang belum terungkap
kemasan

Narkoba mudah didapatkan Narkoba membawa


secara ilegal dengan harga keuntungan yang cukup
yang terjangkau besar bagi para
bandarnya
CONTOH KASUS
NARKOBA DI
INDONESIA
CONTOH KASUS NARKOBA DI
INDONESIA
1
Dua bandar narkoba diamankan saat
melintasi perbatasan Segumon Sangau,
Kalimantan Barat. Ketika ditangkap, mereka
2 Kasus kedua, BNN mengungkap penyelundupan
tengah membawa 2.036 gram sabu dan 20 bungkus plastik kemasan teh China berisi sabu di
30.151 butir pil ekstasi dari Kota Kuching, Jalan Binjai, Medan, Sumatera Utara, Minggu,
Malaysia menuju Indonesia. 18 Maret 2018. BNNmengamankan dua pria
berinisial BJ (45) dan KH (29)
4
3 Masih dari Kota Medan. BNN kembali
Raffi Ahmad diciduk BNN dirumahnya di
mengamankan 10 kg sabu asal Malaysia yang
kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan
dikirim melalui jalur darat Dumai.
pada akhir Januari 2013 dan positif
mengkonsumsi 14 butir 3,4-MDC dan 2 Pengungkapan kasus yang diwarnai
linting ganja penembakan ini terjadi di Jalan Harjosari
Medan Amplas, Kota Medan, Selasa 20 Maret
2018.
PENANGGULANGAN PENYALAHGUNAAN
NARKOBA & NARKOTIKA
PENANGGULANGAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA DAN
PSIKOTROPIKA

1 2

PRIMER SEKUNDER
Preventif + Kuratif
Represif

3
TERSIER
Rehabilitatif
PRIMER – preventif&
represif

PREVENTIF

PEMBINAAN M O R A L , MEMBINA KEKUATAN MENTAL MASY


A RAKAT D A N REMAJA

PENYULUHAN OLEH PIHAK BERKOMPETEN

REPRESIF

MENINDAK /MEMBERANTAS PENYALAHGUNAAN NARKOB


A MELALUI JALUR HUKUM
SEKUNDER – k u r a t i f

PENYEMBUHAN PARA KORBAN BAIK SECARA MEDIS


MAUPUN DENGAN M E D I A LAIN.

TERSIER – r ehabilitati
f

UPAYA YANG DILAKUKAN AGAR SETELAH PENGOBATAN SELESAI PA


RA EKS PENGGUNA TIDAK “KETAGIHAN”
PERMASALAHAN
FAKT NARKOBA
A DI INDONESIA

Tidak ada wilayah di Indonesia


63 Triliun yang terbebas dari
Jumlah kerugian baik ekonomi peredaran dan penyalahgunaan
maupun sosial akibat permasalahan NARKOTIKA
narkoba
INDONESIA saat ini telah menjadi
pasar terbesar
tingkat kawasan ASEAN untuk
kebutuhan AMPHETAMINE – type
stimulant ( ATS ) khususnya
Peredaran narkotika sudah jenis sabu kristal
menyebar
hingga ke sekolah dasar
Pencegahan Narkoba

DIRI SENDIRI

PEMERIN TAH ORANG TUA

LSM LINGKUN GAN


TOKOH ANTI
NARKOBA
MASALAH YANG MUNCUL DISEKITAR
KITA ADALAH MENGAPA NARKOBA
TETAP DIKONSUMSI MESKIPUN MEREKA
TAHU ITU BERBAHAYA?????

Argumentasi: Meskipun telah banyak informasi tentang bahaya narkoba di


berbagai media, hal itu tidak menjadikan angka pengguna narkoba
berkurang secara signifikan. Menurut kelompok kami hal ini disebabkan
oleh rasa keingintahuan yang besar untuk mencoba sesuatu tanpa
berpikir panjang apa akibat yang bakal ditimbulkan dikemudian hari.
Jika seseorang telah menyentuh narkoba sekali saja maka niscaya ia
akan menjadi pecandu narkoba dan sulit untuk melepaskannya, dan
akan terjadi perubahan dalam dirinya baik itu jasmani maupun rohani.
KESIMPULAN
1 MASALAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA ADALAH ANCAMAN YANG
SANGAT MENCEMASKAN BAGI KELUARGA DAN SUATU BANGSA

2
DAPAT MENIMBULKAN DAMPAKNEGATIF BAIK FISIK MAUPUN
PSIKOLOGIS

3 PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA BUKANLAH MENJADI TUGAS DARI


PIHAK
PENEGAK HUKUM, MELAINKAN BERAWAL DARI DIRI SENDIRI
4 “LANGKAHMU MENENTUKAN MASA
DEPANMU”
• TINGKATKATKAN KEIMANAN, KETAQWAAN
DANNMORALITAS PRIBADI
• MILIKI SIKAP, MENTAL DAN RASA PERCAYA DIRI
YG TANGGUH SEJAK DINI
• PILIH TEMAN BERGAUL YANG BISA
MENAMBAH NILAI POSITIF
• BERANI KATAKAN TIDAK (TOLAK)
• TINGKATKAN KESADARAN UNTUK LEBIH
PRODUKTIF DAN BERPRESTASI
• ISI WAKTU LUANG DENGAN KEGIATAN YANG
POSITIF DANPRODUKTIF
salamJOMBL
O
 Jangan pernah merasa rugi jika tidak
menggunakan narkoba
 Obat terlarang sangat berbahaya
 Mari gunakan waktu luang untuk hal
berguna
 Boleh dicoba jika siap siksa dunia
dan akhirat
 Langkahmu menentukan masa
depanmu
 Oke “lets say no to drugs”